Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » OJK Catat Transaksi Kripto RI Turun 28,2 Persen, Ada Apa?

OJK Catat Transaksi Kripto RI Turun 28,2 Persen, Ada Apa?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Jakarta, 8 September 2026 – Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia mengalami perlambatan pada Juli 2026. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, nilai transaksi aset kripto di pasar spot mencapai Rp20,52 triliun, turun 28,2 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada transaksi derivatif aset keuangan digital. Nilainya tercatat Rp3,41 triliun sepanjang Juli 2026, atau melemah sekitar 18,52 persen secara bulanan.

Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan kripto di Indonesia tengah menghadapi tekanan setelah sebelumnya mencatat pertumbuhan transaksi yang cukup signifikan.

Namun, penurunan nilai transaksi tersebut belum diikuti dengan berkurangnya jumlah pengguna aset kripto di Tanah Air.

Pengguna kripto Indonesia terus bertambah

Dalam RDKB Agustus yang digelar pada Senin (7/9/2026), OJK mencatat jumlah akun konsumen aset kripto hingga Juli 2026 mencapai 22,93 juta akun.

Jumlah tersebut meningkat 1,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pertumbuhan jumlah akun di tengah penurunan transaksi memperlihatkan adanya kondisi yang cukup kontras di pasar kripto Indonesia. Aktivitas jual-beli aset, seperti BItcoin dan lainnya memang melambat, tetapi basis pengguna justru masih bertambah.

OJK menilai pelemahan transaksi lebih mencerminkan dinamika pasar dan fluktuasi nilai aset digital, bukan menunjukkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kripto.

“Ini disinyalir sesuai dengan dinamika dan fluktuasi nilai transaksi. Kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset digital termasuk aset kripto di Indonesia secara umum masih terjaga dan menunjukkan perkembangan yang positif,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital OJK, Adi Budiarso dalam RDKB Agustus.

Pergerakan pasar yang cenderung sideways juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi aktivitas perdagangan. Ketika harga aset bergerak dalam rentang yang relatif terbatas, investor dan trader cenderung lebih selektif dalam mengambil posisi.

Industri melihat peluang di tengah pasar yang melambat

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan penurunan transaksi dalam satu periode tidak dapat menjadi satu-satunya indikator untuk melihat perkembangan industri kripto secara keseluruhan.

Menurut dia, pertumbuhan jumlah akun konsumen menunjukkan bahwa ketertarikan masyarakat terhadap aset digital masih tetap ada, meskipun aktivitas perdagangan mengalami perlambatan.

“Kalau kita melihat dari perspektif industri, penurunan volume transaksi dalam satu bulan merupakan bagian dari dinamika pasar. Yang menarik justru jumlah pengguna masih bertumbuh. Artinya, minat terhadap aset digital belum hilang, tetapi aktivitas pengguna bisa saja lebih selektif mengikuti kondisi pasar,” ujar Yudho.

Ia menilai kondisi pasar seperti saat ini juga menjadi momentum bagi industri untuk memperkuat fondasi ekosistem, mulai dari edukasi, keamanan, kepatuhan terhadap regulasi, hingga pengalaman pengguna.

“Bagi pelaku industri, fase seperti ini penting untuk memastikan pertumbuhan pengguna tidak hanya didorong oleh momentum harga, tetapi juga oleh meningkatnya pemahaman dan kepercayaan terhadap aset digital,” kata Yudho.

Menurut Yudho, semakin matang ekosistem kripto Indonesia, pertumbuhan jumlah pengguna diharapkan dapat diikuti oleh peningkatan kualitas aktivitas perdagangan secara berkelanjutan.

“Pertumbuhan industri bukan hanya tentang mengejar angka transaksi setinggi-tingginya. Kita juga perlu membangun ekosistem yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab agar masyarakat memiliki kepercayaan untuk berpartisipasi dalam jangka panjang,” ujarnya.

Pasar kripto masih menghadapi dinamika

Selain transaksi pasar spot kripto, pelemahan juga terlihat pada perdagangan derivatif. Penurunan sebesar 18,52 persen menjadi Rp3,41 triliun menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung mengurangi aktivitas perdagangan ketika kondisi pasar belum memberikan katalis yang cukup kuat.

Meski demikian, pertumbuhan jumlah konsumen menunjukkan bahwa proses adopsi aset kripto di Indonesia masih berlangsung.

Data tersebut juga datang di tengah perkembangan sektor keuangan digital nasional yang tetap mencatat aktivitas positif. OJK mencatat penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan membukukan transaksi yang disetujui mitra sebesar Rp2,41 triliun sepanjang Juli 2026.

Jumlah pengguna Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) juga mencapai 19,26 juta orang pada periode yang sama.

Sementara itu, penyelenggara Kredit Alternatif mencatat 28,32 juta hit permintaan data skor kredit atau inquiry sepanjang Juli 2026.

Dengan demikian, pelemahan transaksi kripto pada Juli belum dapat diartikan sebagai berhentinya pertumbuhan ekosistem aset digital Indonesia. Justru, pertumbuhan basis pengguna menunjukkan bahwa ruang adopsi masih terbuka, sementara tantangan industri selanjutnya adalah menjaga kepercayaan dan meningkatkan kualitas ekosistem.

Bagi pelaku industri seperti FLOQ, periode transaksi yang lebih rendah dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat fondasi sebelum pasar kembali memasuki fase dengan aktivitas perdagangan yang lebih tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle reputasi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Dominasi Pasar Kecantikan 2026: Mengapa Maklon Skincare di Efba Kosmetindo Menjadi Standar Baru Keberhasilan Brand Berteknologi Tinggi

    Dominasi Pasar Kecantikan 2026: Mengapa Maklon Skincare di Efba Kosmetindo Menjadi Standar Baru Keberhasilan Brand Berteknologi Tinggi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM, melainkan oleh presisi teknologi manufaktur dan kekuatan ekosistem hilirisasi. Maklon skincare di Efba Group memberikan standar baru bagi para beautypreneur melalui sinergi antara produksi berteknologi tinggi, manajemen legalitas yang aman, dan akselerasi digital yang masif. Dengan rekam jejak mitra yang […]

  • EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance – Saatnya Kembali Lirik $SBUX?

    EPS Melonjak 22%, Starbucks Resmi Naikkan Guidance – Saatnya Kembali Lirik $SBUX?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Starbucks akhirnya mencatat babak baru dalam perjalanan pemulihannya. Pada kuartal kedua tahun fiskal 2026 (Q2 FY2026), perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba secara bersamaan untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun terakhir, sebuah pencapaian yang dinantikan oleh para investor dan analis pasar global. Pendapatan Starbucks pada kuartal ini tercatat sebesar $9,5 miliar, tumbuh […]

  • Semarak HUT ke-81 RI, Pekerja BRI Region 6 Antusias Ikuti Beragam Lomba 17 Agustus

    Semarak HUT ke-81 RI, Pekerja BRI Region 6 Antusias Ikuti Beragam Lomba 17 Agustus

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di lingkungan BRI Region 6. Usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dengan penuh khidmat, para pekerja BRI Region 6 langsung larut dalam suasana penuh keceriaan dengan mengikuti berbagai perlombaan khas 17 Agustus. Beragam lomba tradisional yang digelar menjadi momen bagi para pekerja […]

  • Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

    Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Mei 2026 – BRI Group kembali menghadirkan BRI Consumer Expo 2026 Jakarta sebagai ajang yang menghadirkan berbagai solusi finansial dan gaya hidup dalam satu rangkaian acara. Diselenggarakan pada 22–24 Mei 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, acara ini menghadirkan beragam program mulai dari Property Expo, Automotive Expo, Travel Fair, Fun Activities, […]

  • LRT Jabodebek dan Pelaku Wisata Perkuat Sinergi Transportasi Publik melalui LRT City Travel Fest 2026

    LRT Jabodebek dan Pelaku Wisata Perkuat Sinergi Transportasi Publik melalui LRT City Travel Fest 2026

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek memperkuat integrasi transportasi dan pariwisata lewat LRT City Travel Fest 2026 bareng ASPPERWI di Stasiun Jatimulya, Sabtu 20/6. Sebanyak 50 pelaku wisata & komunitas ikut Trip City Tour, mengunjungi fasilitas Light Maintenance untuk edukasi perawatan kereta, Operation Control Center untuk lihat sistem operasional berbasis teknologi + coba train simulator. KAI menyebut transportasi publik […]

expand_less