Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Siapkan Proyek Percontohan Kedelai untuk Dukung Target Swasembada Pangan

PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Siapkan Proyek Percontohan Kedelai untuk Dukung Target Swasembada Pangan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Jakarta — Upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional terus mendapat dukungan dari sektor perkebunan. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV PalmCo menyiapkan proyek percontohan pengembangan kedelai di sejumlah wilayah potensial sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa saat mengunjungi sentra produksi kedelai di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (15/5/2026). Kunjungan berlangsung di tengah panen raya kedelai nasional yang turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto.

Di hamparan lahan kedelai yang mulai dipanen petani tersebut, Jatmiko mengatakan perusahaan mulai memetakan peluang pengembangan kedelai secara lebih serius. Menurut dia, kedelai memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari.

“Kedelai bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi bagian dari stabilitas pangan masyarakat karena menjadi bahan baku utama tahu dan tempe. Karena itu kami mulai melihat peluang pengembangannya secara jangka panjang,” ujar Jatmiko.

Ia menilai langkah diversifikasi ke sektor pangan juga sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tingginya ketergantungan impor kedelai.

Kebutuhan kedelai nasional saat ini diperkirakan mencapai 2,6 juta hingga 2,7 juta ton per tahun. Namun, produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga sebagian besar pasokan masih berasal dari impor. Dalam beberapa tahun terakhir, luas panen kedelai nasional juga terus menyusut akibat peralihan lahan dan rendahnya minat petani.

Pemerintah kini mulai mendorong peningkatan produksi melalui perluasan areal tanam, penyediaan benih unggul, hingga kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan TNI.

Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu daerah yang dinilai potensial dalam pengembangan kedelai nasional. Berdasarkan hasil peninjauan PalmCo, pola tanam petani di Desa Ngudikan tergolong produktif dengan kombinasi satu musim padi, satu musim kedelai, dan dua musim bawang merah dalam setahun.

Dukungan irigasi, kondisi lahan yang relatif datar, serta kelembagaan petani yang kuat membuat produktivitas kedelai di wilayah tersebut mampu mencapai 1,7 hingga 2,1 ton per hektare. Bahkan, melalui penerapan teknologi organik dan prebiotik, hasil panen disebut berpotensi meningkat hingga 3,5 ton per hektare.

Menurut Jatmiko, pengalaman budidaya di Nganjuk menjadi referensi penting bagi PalmCo sebelum menjalankan proyek percontohan di wilayah perkebunan perusahaan.

Saat ini perusahaan mulai melakukan kajian kesesuaian areal untuk memastikan lahan yang akan digunakan memenuhi aspek agronomis, mulai dari kondisi tanah, ketersediaan air, topografi, hingga faktor iklim. “Kami ingin memastikan pengembangannya berjalan optimal dan berkelanjutan. Karena itu seluruh aspek teknis harus dipetakan terlebih dahulu,” katanya.

Tahap awal proyek akan dilakukan di sejumlah areal terpilih sebelum diperluas secara bertahap. Beberapa wilayah di Sumatera seperti Langkat, Deli Serdang, Pasaman, dan Banyuasin mulai masuk dalam pemetaan awal karena dinilai memiliki karakter agroklimat yang sesuai untuk pengembangan kedelai.

PalmCo berharap pengembangan kedelai tidak hanya berkontribusi memperkuat pasokan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar kawasan perkebunan melalui pola kemitraan dan kolaborasi bersama petani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Emas Selalu Naik saat Krisis? Fakta untuk Investor

    Apakah Emas Selalu Naik saat Krisis? Fakta untuk Investor

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Dalam sejarah keuangan dunia, emas sering kali dipandang sebagai aset pelindung nilai yang paling tepercaya ketika kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Pertanyaan mengenai apakah harga emas selalu naik saat krisis menjadi sangat relevan bagi para investor yang ingin mengamankan modal mereka dari volatilitas pasar saham atau depresiasi mata uang. Secara umum, emas memiliki korelasi negatif […]

  • Seluruh Perjalanan KA dari Daop 2 Bandung Kembali Normal Pasca Insiden Bekasi Timur

    Seluruh Perjalanan KA dari Daop 2 Bandung Kembali Normal Pasca Insiden Bekasi Timur

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Info Terkini Daop 2 Bd Kamis, 30 April 2026 Seluruh Perjalanan KA dari Daop 2 Bandung Kembali Normal Pasca Insiden Bekasi Timur Bandung (Jawa Barat), 30 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan update terkini terkait perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung pasca terjadinya insiden operasional di […]

  • APBD 2025 Disorot! Gubernur Sulut Ancam Evaluasi Jika Anggaran Tak Terealisasi Maksimal

    APBD 2025 Disorot! Gubernur Sulut Ancam Evaluasi Jika Anggaran Tak Terealisasi Maksimal

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MANADO, reputasiplus.com — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulut di ruang rapat Kantor Gubernur, Senin (14/10/2025). Rapat ini […]

  • Timah Properti Perkuat Ekosistem Hunian Bernilai Tinggi dan Terjangkau

    Timah Properti Perkuat Ekosistem Hunian Bernilai Tinggi dan Terjangkau

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Bekasi, 24 Agustus 2026 — PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan ekosistem hunian terpadu yang bernilai tinggi, berkelanjutan, dan tetap terjangkau bagi masyarakat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung ketersediaan perumahan nasional, sekaligus menjawab kebutuhan hunian yang semakin dinamis di kawasan urban. Timah Properti yang merupakan […]

  • 5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

    5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Papua, 21 Juli 2026 – Upaya menyelamatkan generasi muda Papua dari ancaman narkotika kembali dibuktikan Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, prajurit berhasil menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang ditanam di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo. Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa menjaga Papua tidak hanya dilakukan melalui pengamanan […]

  • Dollar Melambung Tinggi, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

    Dollar Melambung Tinggi, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Menjelang musim libur panjang lebaran tahun ini, terjadi pergeseran tren yang signifikan di kalangan wisatawan nusantara. Faktor utama yang mengubah peta perjalanan masyarakat Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi global yang menyebabkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp 17.000.  Para pelancong lokal kini kompak mengalihkan incaran liburan mereka ke berbagai destinasi domestik sebagai alternatif […]

expand_less