Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Perkuat Daya Saing Pariwisata, SUCOFINDO Sertifikasi Hotel Mercure Kuta

Perkuat Daya Saing Pariwisata, SUCOFINDO Sertifikasi Hotel Mercure Kuta

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Denpasar, (25/2) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat daya saing industri pariwisata nasional melalui layanan sertifikasi usaha pariwisata berbasis risiko dan sertifikasi hotel berbintang. Peran ini dijalankan PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai lembaga Testing, Inspection, and Certification (TIC) sekaligus Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSUP) terakreditasi yang memastikan standar mutu, keselamatan, serta kepatuhan terhadap regulasi terpenuhi secara konsisten.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerbitan Sertifikat Hotel Berbintang dan Sertifikat Usaha Pariwisata Berbasis Risiko yang diraih oleh Hotel Mercure Kuta. Sertifikat ini diperoleh setelah melalui proses audit dan penilaian komprehensif oleh PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha Berbasis Risiko pada Sektor Pariwisata.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng kepada Manager Hotel Mercure Kuta, Pantri Arini bertempat di Aula Hotel Mercure Kuta, Bali.

Rusdi Palureng menjelaskan bahwa dalam Sertifikasi Hotel Berbintang, PT SUCOFINDO (PERSERO) melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek fasilitas fisik dan sarana prasarana, standar pelayanan, manajemen dan operasional, serta penerapan keselamatan, keamanan, dan kesehatan kerja. Sementara itu, Sertifikasi Usaha Pariwisata Berbasis Risiko menitikberatkan pada kesesuaian tingkat risiko usaha, pemenuhan perizinan berusaha berbasis risiko, penerapan standar usaha pariwisata, serta manajemen risiko operasional guna memastikan kegiatan usaha berjalan secara aman dan berkelanjutan.

“Sertifikasi yang kami lakukan bukan sekadar pemenuhan administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa usaha pariwisata dikelola secara profesional, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Kepatuhan berbasis risiko menjadi fondasi penting untuk menjaga keselamatan tamu, karyawan, serta lingkungan, khususnya di destinasi strategis seperti Kuta,” tegas Rusdi Palureng.

Dari sisi pelaku usaha, Pantri Arini menyampaikan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan hotel dalam menjaga kualitas layanan dan kepercayaan tamu.

“Perolehan Sertifikasi Hotel Berbintang dan Usaha Berbasis Risiko ini menjadi bukti bahwa operasional Hotel Mercure Kuta telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi para tamu, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Sebagai mitra pemerintah dan mitra strategis pelaku usaha perhotelan, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mendukung penguatan ekosistem pariwisata nasional melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC). Layanan tersebut meliputi Sertifikasi Usaha Pariwisata, Sertifikasi Halal, Pengujian Kualitas Air dan Lingkungan, Sertifikasi Sistem Manajemen (ISO), hingga Sertifikasi Usaha Pariwisata Berkelanjutan berbasis Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang menilai aspek pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat lokal.

“Melalui layanan sertifikasi yang komprehensif dan independen, SUCOFINDO mendorong terciptanya industri pariwisata yang tertib, berkualitas, dan berdaya saing, sekaligus mendukung citra pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun global,” tutup Rusdi Palureng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinyal The Fed Berubah, Bitcoin Belum Lepas dari Konsolidasi US.000

    Sinyal The Fed Berubah, Bitcoin Belum Lepas dari Konsolidasi US$83.000

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Oktober 2026 – Ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed pada Oktober berubah dalam sepekan terakhir. Peluang The Fed mempertahankan suku bunga kini mencapai 52,9%, berbalik dari ekspektasi sepekan sebelumnya yang memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 54–55%. Di tengah perubahan tersebut, Bitcoin (BTC) bergerak dalam fase konsolidasi di kisaran US$83.400–83.800 setelah sebelumnya […]

  • Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

    Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta — Kedutaan Besar India di Jakarta melalui Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) memperluas kerjasama pendidikan dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui kunjungan resmi yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Semarang, Jawa Tengah, dengan menawarkan program pelatihan dosen, beasiswa, dan pertukaran akademik lintas institusi guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di berbagai bidang strategis. Langkah […]

  • Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

    Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kupang, 15 Agustus 2026 – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, langsung direspons Pemerintah Provinsi NTT bersama Polda NTT dan Forkopimda. Penanganan difokuskan pada penyelamatan korban, pendataan, pemetaan kerusakan, serta memastikan akses menuju wilayah terdampak tetap terbuka. Gubernur NTT, Melkianus Laka Lena, mengatakan pemerintah langsung meminta seluruh daerah […]

  • Dupoin Futures Raih Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026

    Dupoin Futures Raih Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia meraih peringkat pertama dalam kategori volume transaksi bilateral terbesar di Jakarta Futures Exchange (JFX) untuk periode Februari 2026. Pencapaian ini menempatkan Dupoin Futures sebagai salah satu pelaku dengan aktivitas transaksi tertinggi di pasar perdagangan berjangka nasional. Berdasarkan data JFX, penghargaan tersebut diberikan kepada anggota bursa yang mencatatkan volume transaksi bilateral paling […]

  • Friday Profit Taking: Strategi Mengamankan Keuntungan Sebelum Pasar Tutup Pekan Ini

    Friday Profit Taking: Strategi Mengamankan Keuntungan Sebelum Pasar Tutup Pekan Ini

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Hari Jumat selalu menjadi momen krusial yang menentukan hasil akhir dari seluruh rangkaian transaksi finansial sepanjang pekan. Memasuki sesi perdagangan akhir minggu, dinamika pasar global biasanya mengalami pergeseran karakteristik yang cukup signifikan. Banyak investor institusional dan pelaku pasar besar memilih untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking) dengan menutup posisi-posisi menguntungkan yang telah dibuka sejak […]

  • Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas

    Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dalam mengarungi perdagangan instrumen keuangan global, melihat grafik harga komoditas yang melonjak tajam sering kali memicu dorongan psikologis yang kuat untuk segera membuka posisi beli. Fenomena yang dikenal sebagai ketakutan akan kehilangan momentum (fear of missing out) ini kerap kali menjebak para pelaku pasar untuk masuk di tingkat harga yang sudah terlalu tinggi. Padahal, pasar […]

expand_less