Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional, Presiden RI Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Nasional Fase 2

Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional, Presiden RI Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Nasional Fase 2

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Cilegon (30/4) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Hilirisasi Nasional Fase 2 yang dipusatkan di kawasan Kilang Pertamina RU IV Cilacap. Proyek ini merupakan satu dari sembilan proyek strategis nasional yang diluncurkan serentak untuk memperkuat ketahanan industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri.

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel
Group (KRAS) hadir sebagai pilar utama dalam agenda ini melalui dua proyek
investasi yang berlokasi di Cilegon untuk carbon steel dan Morowali untuk
stainless steel bersama mitra strategis. Proyek pertama adalah pembangunan
fasilitas produksi slab baja karbon berkapasitas 1,5 juta ton per tahun dengan
investasi sebesar USD 200 juta. Proyek kedua, di bawah koordinasi Danantara,
adalah fasilitas produksi slab stainless steel berkapasitas 1,2 juta ton per
tahun dengan investasi USD 320 juta.

Benteng Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global 

Inisiatif hilirisasi ini merupakan langkah
taktis Pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik global, termasuk potensi
eskalasi konflik di Timur Tengah yang berisiko mengganggu jalur logistik
strategis seperti Selat Hormuz. Gangguan pada jalur tersebut berpotensi menekan
pasokan bahan baku industri seperti bijih besi (iron ore) dan memicu lonjakan
biaya produksi global.

Dalam pidatonya, Presiden RI menekankan bahwa
bangsa Indonesia perlu keberanian dan kemampuan untuk mengelola kekayaan alam
untuk dinikmati oleh bangsa Indonesia sendiri. 

“Hilirisasi adalah jalan utama menuju kemakmuran
rakyat. Juga inovasi teknologi, efisiensi, serta kolaborasi lintas sektor demi
kemajuan ekonomi dan kesejahteraan nasional,” tegas Presiden RI, Prabowo
Subianto.

Adopsi Teknologi Terkini dan Optimalisasi Sumber Daya Lokal 

Kedua proyek ini mengintegrasikan teknologi manufaktur
terbaru yang lebih efisien dan hemat energi. Kolaborasi dengan mitra strategis
memungkinkan Krakatau Steel mengadopsi proses produksi yang sangat efisien
untuk meningkatkan kapasitas nasional.

Selain peningkatan kapasitas, fokus utama proyek
ini adalah pemanfaatan bijih besi lokal sebagai campuran bahan baku utama.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya, tetapi juga
mengoptimalkan utilisasi produksi baja domestik dan memperkuat rantai pasok
nasional agar lebih mandiri dan resilien.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,
Dr. Akbar Djohan, menyatakan, “Kolaborasi bersama mitra strategis ini melalui
penguatan teknologi mutakhir dan optimalisasi sumber daya lokal akan memperkuat
ketahanan industri baja nasional. Pemanfaatan bahan baku domestik adalah kunci
utama membangun industri yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Dr.
Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel
Industry Association (IISIA).

Sejalan dengan itu, Managing Director
Non-Financial Holding Operasional di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata
Nusantara (Danantara), Febriany Eddy, menambahkan bahwa sinergi ini akan
memberikan nilai tambah tinggi bagi ekosistem industri hulu hingga hilir,
sekaligus menciptakan multiplier effect terhadap penyerapan tenaga kerja.

Penciptaan Nilai Tambah Strategis 

Optimalisasi proyek dilakukan di lahan Kawasan
Industri Krakatau Steel, Cilegon, yang telah terintegrasi dengan ekosistem
industri lengkap, termasuk pelabuhan internasional, pembangkit listrik,
industri pengolahan air, dan konektivitas jalur kereta api. Integrasi ini
memastikan efisiensi logistik yang terpadu.

Secara strategis, proyek ini diarahkan untuk
mengurangi importasi secara bertahap, mengantisipasi risiko keterbatasan
pasokan global, serta mengoptimalkan aset Krakatau Steel, termasuk pemanfaatan
kembali fasilitas idle agar lebih produktif. Melalui langkah ini, Krakatau
Steel terus bertransformasi membangun ekosistem industri baja yang terintegrasi
dari hulu ke hilir, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok
global untuk masa depan hijau yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

    DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Operasional drone di lingkungan industri skala besar melibatkan banyak misi, banyak lokasi, dan banyak tim yang bekerja secara bersamaan. Tanpa platform manajemen terpusat, koordinasi misi, pemantauan real-time, dan pelaporan data menjadi proses yang tidak efisien. DJI FlightHub 2 hadir sebagai platform manajemen operasional drone all-in-one yang mencakup perencanaan misi, eksekusi otomatis, pemantauan live, dan pemrosesan […]

  • KAI Bandara Sudah Layani 155 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Arus Mudik Lebaran 2026 dan Hadirkan Promo THR

    KAI Bandara Sudah Layani 155 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Arus Mudik Lebaran 2026 dan Hadirkan Promo THR

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PT Railink sebagai operator KAI Bandara mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Dalam rentang waktu 11 Maret hingga 23 Maret 2026, KAI Bandara melalui layanan KA Srilelawangsa di wilayah Sumatera Utara telah melayani total 155.212 penumpang. Relasi Medan menuju Bandara Kualanamu sebanyak 63 Ribu Penumpang dan relasi Medan – Binjai hingga Kuala […]

  • Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan

    Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Gresik, 15 Juli 2026 – Antusiasme operator pelabuhan dalam mengadopsi konsep Green and Smart Port (GSP) terus meningkat. Hal itu tercermin dari keikutsertaan delapan pelabuhan dalam Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026, program asesmen yang mendorong transformasi pelabuhan menjadi lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan ramah lingkungan. Program yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan […]

  • Dollar Melambung Tinggi, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

    Dollar Melambung Tinggi, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Menjelang musim libur panjang lebaran tahun ini, terjadi pergeseran tren yang signifikan di kalangan wisatawan nusantara. Faktor utama yang mengubah peta perjalanan masyarakat Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi global yang menyebabkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp 17.000.  Para pelancong lokal kini kompak mengalihkan incaran liburan mereka ke berbagai destinasi domestik sebagai alternatif […]

  • BRI Finance Hadirkan Promo Pembiayaan Kendaraan Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Makassar

    BRI Finance Hadirkan Promo Pembiayaan Kendaraan Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Makassar

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Makassar, 19 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali berpartisipasi dalam BRI Consumer Expo 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di Trans Studio Mall Makassar. Melalui ajang ini, BRI Finance menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan dengan penawaran suku bunga kompetitif untuk memudahkan masyarakat memiliki kendaraan impian. Sebagai bagian dari sinergi BRI […]

  • Mengapa Indonesia Kembali Menjadi Prioritas India

    Mengapa Indonesia Kembali Menjadi Prioritas India

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Oleh Gautam Kumar Jha, Assistant Professor di Jawaharlal Nehru University Jakarta — Rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada pekan pertama Juli 2026, menyusul kunjungan bersejarah Presiden Indonesia Prabowo Subianto sebagai tamu kehormatan pada peringatan Hari Republik India tahun lalu, menjadi tonggak baru dalam hubungan bilateral yang terus berkembang pesat antara New […]

expand_less