Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prediksi Emas Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Penguatan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi

Prediksi Emas Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Penguatan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga emas hari ini berpotensi melanjutkan tren pelemahan setelah kembali gagal menembus zona resistance US$4.200–US$4.226. Dalam analisis Dupoin Futures, penolakan harga di area tersebut membentuk Swing High baru dan membuka peluang koreksi menuju zona support US$4.102–US$4.065. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih perlu diwaspadai selama harga belum mampu menembus resistance utama.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai kegagalan XAUUSD melewati resistance menjadi sinyal penting dalam membaca arah pergerakan emas. Pada timeframe harian, harga yang kembali tertahan di zona tersebut berpotensi melanjutkan pola ABC Correction. Berdasarkan proyeksi teknikal Dupoin Futures, area US$4.102–US$4.065 menjadi zona support berikutnya apabila tekanan bearish tetap mendominasi pasar.

Selama harga emas masih bergerak di bawah resistance US$4.200–US$4.226, peluang pelemahan masih terbuka. Sebaliknya, apabila XAUUSD mampu menembus zona resistance tersebut, skenario bearish perlu ditinjau kembali. Karena itu, Dupoin Futures menempatkan level resistance dan support sebagai acuan penting untuk memantau perubahan momentum harga emas.

Dari sisi fundamental, prospek emas turut dipengaruhi oleh perkembangan inflasi Amerika Serikat dan arah kebijakan moneter Federal Reserve atau The Fed. Inflasi AS yang bertahan tinggi dapat mendorong bank sentral mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama. Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap emas karena investor dapat lebih tertarik pada instrumen yang menawarkan imbal hasil.

Dupoin Futures juga menyoroti pengaruh dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS terhadap pergerakan XAUUSD. Ketika dolar menguat, harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Sementara itu, kenaikan imbal hasil obligasi dapat mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan bunga atau pendapatan berkala.

Ekspektasi kebijakan moneter yang ketat dapat memperkuat kedua faktor tersebut. Oleh sebab itu, data inflasi AS dan pernyataan pejabat The Fed menjadi perhatian pelaku pasar dalam memperkirakan arah suku bunga. Perubahan ekspektasi kebijakan moneter dapat memengaruhi dolar AS, imbal hasil obligasi, dan pada akhirnya pergerakan harga emas.

Meski menghadapi tekanan tersebut, emas masih berpotensi memperoleh dukungan dari permintaan aset safe haven. Ketidakpastian geopolitik global dapat mendorong investor mencari aset lindung nilai ketika risiko pasar meningkat. Menurut gambaran fundamental yang menjadi dasar analisis Dupoin Futures, sentimen geopolitik tersebut dapat menahan pelemahan atau memicu pemulihan harga apabila permintaan emas meningkat.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental, Dupoin Futures melihat potensi koreksi emas masih terbuka selama harga belum menembus resistance US$4.200–US$4.226. Area US$4.102–US$4.065 menjadi target penurunan yang perlu diperhatikan jika tekanan jual berlanjut.

Namun, perkembangan geopolitik dan perubahan ekspektasi suku bunga dapat mengubah arah pasar sewaktu-waktu. Karena itu, pelaku pasar perlu memantau level teknikal, data inflasi AS, dan kebijakan The Fed sebelum mengambil keputusan. Proyeksi Dupoin Futures ini merupakan skenario berdasarkan kondisi pasar, bukan kepastian pergerakan harga atau rekomendasi transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • USDJPY Berpotensi Melemah ke 156.598, Ini Analisis Dupoin Futures

    USDJPY Berpotensi Melemah ke 156.598, Ini Analisis Dupoin Futures

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pergerakan USDJPY masih menghadapi dinamika antara ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Dolar AS masih mendapatkan dukungan dari prospek suku bunga The Federal Reserve (The Fed), tetapi secara teknikal USDJPY mulai menunjukkan potensi pelemahan setelah harga belum mampu menembus zona supply pada timeframe H4. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY berpotensi kembali mengalami pelemahan […]

  • Jangan Lengah! Akulaku Finance Ingatkan Pentingnya Perlindungan Data Pribadi

    Jangan Lengah! Akulaku Finance Ingatkan Pentingnya Perlindungan Data Pribadi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PT Akulaku Finance Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan berpartisipasi dalam kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan bersama 500 pelaku usaha ultra mikro di Surakarta. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari acara Women Art and Society 2026 ini diselenggarakan oleh Infobank Media Group dan berlangsung di Pendhapi Gedhe Sala, Surakarta, Jawa Tengah. […]

  • Konsultan Manajemen Bisnis: Transformasi Operasional Efba Consulting dalam Memitigasi Risiko Perusahaan Di 2026

    Konsultan Manajemen Bisnis: Transformasi Operasional Efba Consulting dalam Memitigasi Risiko Perusahaan Di 2026

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA, 11 Mei 2026 – Memasuki pertengahan tahun 2026, kompleksitas pasar global menuntut perusahaan untuk memiliki ketangkasan operasional yang luar biasa. Dinamika ekonomi saat ini sangat dipengaruhi oleh disrupsi teknologi dan perubahan regulasi yang terjadi secara simultan. Oleh karena itu, PT. Efba Consulting meluncurkan program transformasi operasional terpadu bagi perusahaan skala besar maupun menengah. Kehadiran […]

  • Evakuasi Selesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui: KA Pertama Melintas Pukul 03.20 WIB

    Evakuasi Selesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui: KA Pertama Melintas Pukul 03.20 WIB

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 2 April 2026 – KAI Daop 2 Bandung memastikan proses evakuasi dan penanganan rangkaian KA Ciremai yang sebelumnya tertimpa longsoran di petak jalan Maswati – Sasaksaat telah selesai dilaksanakan. Seluruh upaya penanganan dilakukan secara intensif oleh tim tanggap darurat guna mempercepat pemulihan jalur dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Selain evakuasi sarana, […]

  • KAI Bandara Edukasi 150 Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tentang Keselamatan Perkeretaapian Sekaligus Perkenalkan Layanan Baru

    KAI Bandara Edukasi 150 Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tentang Keselamatan Perkeretaapian Sekaligus Perkenalkan Layanan Baru

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan perkeretaapian melalui program edukasi kepada masyarakat. Kali ini, KAI Bandara menggelar Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian di SMA Negeri 1 Lubuk Pakam yang diikuti sekitar 150 siswa dan siswi kelas XII beserta para guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda […]

  • Lewat BRILiaN Culture Festival, BO Segitiga Senen Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Kerja

    Lewat BRILiaN Culture Festival, BO Segitiga Senen Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Kerja

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Segitiga Senen menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bandung dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Segitiga Senen. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BCF menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk membangun kedekatan, mempererat engagement, sekaligus menumbuhkan semangat […]

expand_less