Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95

Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bergerak menguat pada perdagangan Rabu (7/10/2026) dan kembali mendekati US$90 per barel. Kenaikan harga minyak terjadi di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan akibat ancaman badai di Teluk Meksiko dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Meski demikian, Dupoin Futures melihat penguatan WTI saat ini masih berpotensi menjadi koreksi dalam tren bearish. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga minyak pada timeframe Daily sebelumnya telah menembus zona support US$89–US$88. Setelah breakout tersebut, WTI kini memasuki fase koreksi naik yang berpotensi menguji area Sell Limit sebelum kembali melanjutkan pelemahan.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengatakan struktur teknikal tersebut masih memberikan peluang bagi harga minyak untuk bergerak menuju area support berikutnya.

“WTI telah melakukan breakout pada zona support 89–88 dan saat ini mengalami koreksi naik. Jika koreksi mencapai area Sell Limit dan kembali mendapatkan tekanan jual, harga berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support 86.76–84.95,” ujar Geraldo.

Menurut analisis Dupoin Futures, breakout support US$89–US$88 menjadi sinyal penting karena menunjukkan perubahan struktur harga ke arah bearish. Oleh karena itu, kenaikan WTI setelah breakout belum dapat langsung dianggap sebagai pembalikan tren. Dupoin Futures melihat fase tersebut sebagai koreksi yang perlu dipantau sebelum menentukan arah selanjutnya.

Area Sell Limit menjadi perhatian utama dalam analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures. Jika harga mendapatkan rejection dari area tersebut, peluang seller untuk kembali mendominasi dapat meningkat. Dalam skenario bearish, zona US$86.76–US$84.95 menjadi target support berikutnya.

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap minyak saat ini justru memberikan dukungan terhadap harga. Reuters melaporkan WTI naik sekitar 0,92% menjadi US$90,25 per barel pada Rabu pagi. Kenaikan tersebut dipicu kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan akibat badai di Teluk Meksiko serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Ancaman badai menjadi perhatian karena dapat mengganggu aktivitas produksi minyak dan gas di kawasan lepas pantai Amerika Serikat. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi pasokan dalam jangka pendek dan memberikan dukungan terhadap harga WTI.

Selain itu, ketegangan di Timur Tengah juga menjadi faktor yang dapat meningkatkan premi risiko pada harga minyak. Gangguan terhadap fasilitas produksi maupun jalur distribusi energi dapat membuat harga bergerak lebih tinggi secara cepat.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai kondisi fundamental tersebut dapat mendorong rebound WTI, tetapi belum otomatis mengubah struktur teknikal menjadi bullish.

“Risiko gangguan supply memang memberikan katalis positif bagi WTI. Namun, dari sisi teknikal, harga masih berada dalam struktur bearish setelah breakout support 89–88. Karena itu, rebound tetap perlu dilihat sebagai koreksi selama belum terjadi perubahan struktur yang lebih kuat,” jelas Geraldo.

Dupoin Futures juga mencermati perkembangan persediaan minyak Amerika Serikat. Penurunan stok minyak mentah AS memberikan dukungan tambahan terhadap harga karena menunjukkan kondisi supply domestik yang lebih ketat. Reuters melaporkan persediaan crude AS turun lebih dari 2 juta barel.

Di sisi lain, pasar minyak sebelumnya mendapatkan tekanan dari peningkatan ekspor Timur Tengah dan komitmen negara-negara G7 untuk menambah pasokan dari cadangan darurat. Kondisi tersebut sempat meredakan kekhawatiran mengenai keterbatasan supply global dan menjadi faktor bearish bagi WTI.

Dengan demikian, analisis Dupoin Futures menunjukkan adanya dua sentimen yang saling berlawanan. Fundamental memberikan ruang bagi rebound akibat risiko gangguan pasokan, sementara struktur teknikal masih mengarah pada pelemahan.

Berdasarkan analisis Geraldo Kofit, WTI berpotensi menguji area koreksi atau Sell Limit terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan penurunan. Selama harga belum mengubah struktur bearish setelah breakout US$89–US$88, Dupoin Futures melihat zona US$86.76–US$84.95 sebagai area support berikutnya yang patut diperhatikan.

Pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan badai Teluk Meksiko, kondisi persediaan minyak AS, serta ketegangan geopolitik Timur Tengah karena ketiga faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas WTI dan mengubah sentimen pasar dengan cepat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drone Kargo DJI FlyCart 100 untuk Distribusi Logistik di Medan Ekstrem

    Drone Kargo DJI FlyCart 100 untuk Distribusi Logistik di Medan Ekstrem

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Distribusi logistik di medan pegunungan menghadapi kendala yang tidak bisa diselesaikan dengan kendaraan darat konvensional. Akses jalan yang terbatas, medan curam, dan elevasi tinggi membuat pengiriman barang ke wilayah terpencil menjadi lambat, berisiko, dan tidak efisien. DJI FlyCart 100 hadir sebagai drone kargo berkapasitas besar yang dirancang untuk operasi pengiriman di kondisi lapangan ekstrem. Sistem […]

  • Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah,  BRI Finance Resmi Buka Dua Cabang Baru di Februari 2026

    Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah, BRI Finance Resmi Buka Dua Cabang Baru di Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan dinamika ekonomi yang solid menjelang awal 2026. Data resmi dari Badan Pusat Statistik mencatat bahwa perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,37 persen pada tahun 2025, meningkat dari capaian tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata nasional, yang mencerminkan penguatan aktivitas produksi, konsumsi, dan ekspor jasa serta […]

  • Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral

    Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pontianak, 7 Agustus 2026 – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman memimpin langsung pelepasan kapal ekspor komoditas Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (7/8). Pelepasan ini menandai dimulainya kembali aktivitas pengapalan ekspor setelah pemerintah sukses mengurai hambatan regulasi akibat perbedaan interpretasi ketentuan Logam […]

  • MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

    MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MyRepublic Indonesia, sebagai bagian dari MoraRepublic, kembali meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 yang diselenggarakan oleh Infobrand. MyRepublic Indonesia, sebagai bagian dari MoraRepublic, kembali meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 yang diselenggarakan oleh Infobrand. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan MyRepublic Indonesia dalam membangun brand yang kuat dan populer […]

  • Semarak HUT ke-81 RI, KAI Bandara Layani 41.483 Penumpang di Yogyakarta

    Semarak HUT ke-81 RI, KAI Bandara Layani 41.483 Penumpang di Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan dalam layanan KAI Bandara di Yogyakarta. Selama periode 14–18 Agustus 2026, KAI Bandara mencatat sebanyak 41.483 penumpang yang menggunakan layanan KA Bandara YIA, terdiri dari 28.436 penumpang KA YIA Reguler dan 13.047 penumpang KA YIA Xpress. Tingginya mobilitas masyarakat selama periode perayaan kemerdekaan […]

  • Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Menguat Meski Sentimen Safe Haven Mulai Berkurang

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Menguat Meski Sentimen Safe Haven Mulai Berkurang

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Kamis (6/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, prospek kenaikan logam mulia tersebut semakin menguat setelah muncul sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan dominasi buyer masih sangat solid. Meski demikian, arah pergerakan harga diperkirakan tetap diwarnai volatilitas karena pelaku pasar terus […]

expand_less