Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rancang Solusi Energi Terbarukan untuk Pertamina NRE, Mahasiswa BINUS Raih Juara 1 BCC IYREF 2026

Rancang Solusi Energi Terbarukan untuk Pertamina NRE, Mahasiswa BINUS Raih Juara 1 BCC IYREF 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Tiga mahasiswa BINUS University berhasil mencatatkan prestasi dalam Business Case Competition Integrated Youth Renewable Energy Forum (BCC IYREF) 2026, sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh Society of Renewable Energy Institut Teknologi Bandung atau SRE ITB. Ketiganya berhasil meraih dua pencapaian sekaligus, yakni Juara 1 dan penghargaan Best Speaker setelah merancang solusi energi terbarukan untuk Pertamina NRE.

Jakarta, 16 September 2026 – Tiga mahasiswa BINUS University, Taniya Vanessa Ken dari program Finance, Kairos Abinaya Susanto dari program Computer Science & Statistics, serta Angelica Virginevra Malina More dari program Global Business Marketing, berhasil meraih Juara 1 sekaligus Best Speaker dalam Business Case Competition (BCC) Integrated Youth Renewable Energy Forum (IYREF) 2026 yang diselenggarakan Society of Renewable Energy Institut Teknologi Bandung (SRE ITB). Setelah melalui rangkaian kompetisi sejak Maret 2026, ketiganya mempresentasikan solusi bisnis untuk mendukung implementasi energi terbarukan pada Pertamina NRE.

Mengangkat tema “The New Equilibrium: Balancing Business Growth and Sustainability towards a Net-Zero Future”, BCC IYREF 2026 menantang mahasiswa untuk menjawab persoalan nyata dalam transisi energi. Peserta tidak hanya dituntut menghadirkan ide yang inovatif, tetapi juga memastikan solusi tersebut dapat diterapkan, memiliki kelayakan bisnis, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi case collaborator.

Dalam kasus yang diberikan, mahasiswa BINUS University harus melihat pengembangan energi terbarukan dari berbagai sisi sekaligus. Tantangan yang dianalisis mencakup tingginya biaya distribusi bahan baku menuju lokasi pengolahan yang berbeda wilayah, kebutuhan capital expenditure yang besar, hingga bagaimana membangun model finansial yang tetap bankable dengan debt-to-equity ratio pada batas yang sehat. Mereka juga perlu menentukan teknologi yang paling efisien serta memastikan adanya potensi offtaker untuk mendukung keberlanjutan proyek.

Perbedaan latar belakang akademik ketiganya menjadi salah satu kekuatan dalam menyusun solusi. Kompetensi Finance digunakan untuk melihat kelayakan investasi dan struktur keuangan, Computer Science & Statistics memperkuat pendekatan analitis dan berbasis data, sedangkan Global Business Marketing memberikan perspektif terhadap kebutuhan pasar dan keberlanjutan model bisnis.

“Kasus yang kami kerjakan cukup kompleks karena kami harus melihat persoalan perusahaan dari beberapa sisi sekaligus, mulai dari biaya distribusi bahan baku, kebutuhan capex yang besar, model finansial agar tetap bankable, pemilihan teknologi yang paling efisien, sampai bagaimana memastikan adanya off-taker yang tertarik. Saat presentasi dan tanya jawab, kami juga berusaha memahami solusi yang kami bawa dengan baik dan menjawab berdasarkan data. Pembagian peran kami cukup seimbang, jadi tidak ada satu orang yang terlalu dominan dan kami bisa saling melengkapi.” ujar Taniya Vanessa Ken, mahasiswa BINUS University program Finance.

Keunggulan ketiga mahasiswa BINUS University juga terlihat dalam kemampuan mereka mempresentasikan dan mempertahankan solusi di hadapan juri hingga meraih penghargaan Best Speaker pada Business Case Competition (BCC) Integrated Youth Renewable Energy Forum (IYREF) 2026. Pihak juri menilai bahwa ketiganya mampu menjawab pertanyaan dengan pemahaman yang kuat terhadap solusi yang dibawa serta didukung oleh data. Presentasi dan sesi tanya jawab juga dilakukan secara seimbang, tanpa bergantung pada satu anggota tertentu.

Kemampuan tersebut menjadi penting karena pada tahap final BCC IYREF 2026, penilaian tidak hanya berfokus pada ide tetapi juga dari presentasi dan jawaban saat sesi tanya jawab, yang antara lain menilai kejelasan penyampaian, struktur argumentasi, ketepatan jawaban, penggunaan datar pendukung, serta kemampuan peserta mempertahankan pendapat terkait solusi yang diusulkan.

Melalui pencapaian Juara 1 dan Best Speaker Business Case Competition (BCC) Integrated Youth Renewable Energy Forum (IYREF) 2026, ketiga mahasiswa BINUS University menunjukkan bahwa kompetensi akademik, kolaborasi lintas disiplin, kemampuan komunikasi, dan pemahaman terhadap kebutuhan industri menjadi bekal penting bagi talenta muda untuk ikut menjawab tantangan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Sebagai informasi, prestasi ini juga melanjutkan jejak Binusian dalam ajang IYREF. Pada penyelenggaraan tahun 2025, Nadya Angelie Lislie, mahasiswa dari program Computer Science & Statistics, juga berhasil meraih penghargaan Best Presenter dalam kompetisi tersebut.

Prestasi para mahasiswa dalam ajang kompetisi ini menjadi salah satu wujud nyata terhadap pengembangan talenta unggul yang terus didorong BINUS University. Tidak hanya memiliki kompetensi pada bidang akademik, mahasiswa juga didukung untuk mampu berkolaborasi lintas disiplin, berpikir kritis, menggunakan data dalam pengambilan keputusan, serta menerjemahkan pengetahuan menjadi solusi bagi tantangan nyata di industri.

“Talenta unggul masa depan tidak cukup hanya menguasai satu bidang ilmu. Mereka perlu mampu bekerja lintas disiplin, memahami kebutuhan industri, serta mengubah pengetahuan menjadi solusi yang relevan dan berdampak. Prestasi ini menunjukkan bagaimana Binusian mampu membawa kompetensi yang mereka miliki untuk menjawab tantangan nyata.” tutup Theresia Lesmana, Head of Finance Program BINUS University.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

    SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Denpasar, (2/7) – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Pemerintah serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor kesehatan, PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) berpartisipasi sebagai pembicara dalam kegiatan Pameran & Business Matching Peningkatan Penggunaan Perbekalan Kesehatan Dalam Negeri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) […]

  • Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM

    Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Purwokerto, 16 Juli 2026 – Perempuan tidak hanya menjadi penopang keluarga, tetapi juga penggerak ekonomi Indonesia. Berangkat dari semangat tersebut, PT Etos Kreatif Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran” berkolaborasi dengan Yayasan Amal Bunda menyalurkan bantuan kepada 250 perempuan pelaku UMKM berupa paket sembako dan bantuan […]

  • Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

    Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hingga Desember 2025, volume angkutan limbah B3 tercatat tumbuh sebesar 37%, dari 10.386 ton pada tahun 2024 menjadi 14.256 ton pada tahun 2025. Capaian tersebut mencerminkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus telah melampaui 66% dari target tahunan […]

  • Uang Nganggur Freelancer: Berapa Dana Darurat yang Perlu Disiapkan?

    Uang Nganggur Freelancer: Berapa Dana Darurat yang Perlu Disiapkan?

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Menjadi freelancer punya fleksibilitas dalam menentukan proyek dan waktu kerja. Namun, penghasilan yang tidak selalu sama setiap bulan membuat pengelolaan keuangan perlu lebih terencana. Ada bulan ketika proyek datang bersamaan, tetapi ada pula periode ketika pemasukan lebih sedikit. Karena itu, uang yang sedang tidak terpakai bisa dialokasikan untuk membangun dana darurat terlebih dahulu. Dana ini […]

  • BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah  Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB

    BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – Perubahan pola hidup masyarakat dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu beradaptasi dengan berbagai aktivitas sehari-hari. Rumah kini berkembang menjadi ruang multifungsi, mulai dari tempat beristirahat, bekerja, hingga pusat interaksi keluarga. Dalam konteks tersebut, renovasi hunian semakin menjadi pilihan strategis […]

  • Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

    Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Tangerang – Di tengah gempuran media sosial dan ucapan digital, papan bunga tetap menjadi salah satu bentuk ekspresi perhatian yang paling dicari masyarakat urban, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Tangerang. Baik untuk momen berduka, pernikahan, pembukaan usaha, maupun pencapaian pribadi, kehadiran papan bunga masih dianggap sebagai representasi nyata dari sebuah pesan yang ingin […]

expand_less