Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rekomendasi IDAI tentang Perlindungan Kulit Bayi dari Sinar Matahari

Rekomendasi IDAI tentang Perlindungan Kulit Bayi dari Sinar Matahari

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Menjemur bayi baru lahir sepertinya sudah tidak asing lagi untuk mom yang baru melahirkan. Pasalnya, di Indonesia kegiatan ini dipercaya dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D si kecil. Biasanya bayi dijemur di pagi hari, sekitar pukul 07.00–09.00, dengan harapan mendapat manfaat sinar matahari yang cukup.

Tapi di sisi lain, menjemur bayi artinya kulit bayi terpapar langsung oleh sinar matahari. Padahal, kulit bayi baru lahir masih sangat tipis dan sensitif. Lalu, bagaimana sebenarnya perlindungan kulit bayi yang tepat menurut medis? Dan bagaimana rekomendasi IDAI sunscreen bayi yang aman?

Kenapa Kulit Bayi Perlu Perlindungan Ekstra?

Kulit bayi berbeda dengan kulit orang dewasa. Lapisan pelindungnya (skin barrier) masih berkembang sehingga lebih rentan terhadap:
1. Kemerahan
2. Kulit kering
3. Iritasi ringan
4. Sensitivitas terhadap paparan sinar UV

Paparan sinar matahari memang membantu pembentukan vitamin D, tetapi sinar UV tetap bisa memberikan dampak pada kulit jika berlebihan. Terutama saat bayi sudah mulai aktif diajak keluar rumah seperti ke taman, ke posyandu, atau sekadar jalan pagi bersama mom and dad.

Karena itu, perlindungan kulit bayi dari sinar matahari perlu dilakukan dengan cara yang tepat dan sesuai usia.

Rekomendasi IDAI Sunscreen Bayi, Ini Penjelasannya

Dilansir dari laman IDAI, seorang bayi perlu terpapar radiasi ultraviolet B (UVB) tingkat rendah untuk dapat memproduksi vitamin D. Oleh sebab itu, paparan sinar matahari pada bayi masih menjadi pilihan dengan beberapa rekomendasi perlindungan seperti menggunakan pakaian dan tabir Surya (sunscreen).

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sunscreen boleh digunakan pada bayi usia di atas 6 bulan. Namun, ada beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan. IDAI merekomendasikan penggunaan physical sunscreen yang mengandung Titanium dioxide atau Zinc oxide.

Kedua bahan ini bekerja dengan cara memantulkan sinar matahari (UVA & UVB) dari permukaan kulit, bukan menyerapnya. Jenis ini dinilai lebih aman untuk kulit bayi yang masih sensitif.

Selain itu, sunscreen bayi yang ideal sebaiknya memiliki minimal SPF 30, berlabel broad spectrum (melindungi dari UVA & UVB) dan bersifat waterproof. 

Untuk bayi di bawah 6 bulan, IDAI menyarankan perlindungan utama berupa menghindari paparan langsung sinar matahari, menggunakan pakaian tertutup, dan berteduh.

Cara Mudah Melindungi Kulit Bayi dari Sinar Matahari

Melindungi kulit bayi sebenarnya tidak sulit, mom and dad. Ini beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari:

1. Pilih Waktu Beraktivitas yang Tepat

Hindari paparan sinar matahari langsung pada pukul 10.00–15.00 karena intensitas UV sedang tinggi. Jika ingin jalan pagi, lakukan sebelum pukul 09.00.

2. Gunakan Pelindung Fisik

Topi lebar, pakaian lengan panjang berbahan lembut, dan stroller dengan penutup bisa membantu mengurangi paparan langsung.

3. Gunakan Sunscreen untuk Bayi (Usia 6 Bulan ke Atas)

Jika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan dan mulai sering diajak keluar, penggunaan sunscreen menjadi langkah tambahan yang penting.

4. Aplikasikan dengan Cara yang Benar

Oleskan sunscreen sekitar 15–20 menit sebelum keluar rumah, dan ulangi jika diperlukan terutama setelah berkeringat atau terkena air.

Perlindungan ini bukan berarti melarang anak bermain di luar, tetapi membantu kulitnya tetap sehat saat beraktivitas.

Loluna Baby Sunscreen sebagai Pilihan Perlindungan Kuli Bayi Harian

Sebagai brand skincare bayi pertama dengan 5X Ceramide yang aman untuk newborn, Loluna menghadirkan Loluna Baby Sunscreen Face and Body yang dirancang untuk membantu mendukung perlindungan kulit bayi saat beraktivitas di luar ruangan.

Loluna Baby Sunscreen mengandung Titanium Dioxide, salah satu bahan physical sunscreen yang direkomendasikan IDAI, bekerja dengan memantulkan sinar UVA dan UVB dari permukaan kulit. Dengan SPF 50 PA++++, sunscreen ini memberikan perlindungan menyeluruh terhadap paparan sinar matahari.

Tidak hanya itu, dilengkapi dengan Pollustop Technology, yang membantu melindungi kulit dari paparan polusi udararelevan untuk kondisi lingkungan perkotaan.

Keunggulan lainnya:

1. 5X Ceramide untuk membantu menjaga skin barrier bayi

2. Bersertifikat hypoallergenic dan telah diuji dermatologis

3. Bebas dari SLS, paraben, dan alkohol

4. Bersertifikat halal dan terdaftar BPOM

5. Tekstur cepat menyerap, tidak lengket, dan tidak terasa sumuk

Dengan formula yang gentle namun tetap efektif, Loluna Baby Sunscreen dapat menjadi bagian dari rutinitas perlindungan kulit bayi sehari-hari.

Kesimpulan

Menjemur bayi memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang tua di Indonesia. Namun, seiring bertambahnya usia dan aktivitas si kecil, perlindungan kulit bayi dari sinar matahari perlu dilakukan dengan lebih terencana.

Berdasarkan rekomendasi IDAI sunscreen bayi, penggunaan physical sunscreen dengan kandungan titanium dioxide atau zinc oxide aman untuk bayi usia di atas 6 bulan, dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad spectrum.

Yang terpenting, mom and dad tidak perlu khawatir berlebihan. Dengan langkah sederhanamemilih waktu yang tepat, menggunakan pelindung fisik, dan sunscreen yang sesuaikulit bayi tetap bisa terlindungi saat ia mulai mengeksplorasi dunia di sekitarnya.

Karena bagi Loluna Family, melindungi kulit bayi hari ini adalah bentuk perhatian kecil yang berdampak besar untuk masa depannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

    Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Oleh T Koshy* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, perhatian publik kemungkinan akan tertuju pada agenda-agenda besar yang biasa menyertai kunjungan kenegaraan. Akan ada pembicaraan mengenai perdagangan, investasi, kerjasama strategis, hingga dinamika geopolitik Indo-Pasifik. Namun, dampak terbesar dari hubungan Indonesia dan India justru mungkin akan dirasakan […]

  • Bentuk Kepedulian Sosial kepada Masyarakat, KAI Services Gelar Kegiatan Donor Darah

    Bentuk Kepedulian Sosial kepada Masyarakat, KAI Services Gelar Kegiatan Donor Darah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Februari 2026 – Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat dan dalam rangka Bulan K3 Nasional, KAI Services menyelenggarakan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI di Ruang Auditorium Kantor Pusat KAI Services pada Kamis (12/2). Kegiatan donor darah ini diselenggarakan sebagai betuk komitmen KAI Services terhadap keselamatan, kesehatan kerja. Kegiatan donor darah […]

  • Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

    Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Bogor, (17/9) – Pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya penanganan darurat sampah nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan […]

  • Cara Menyimpan Dana Darurat Secara Bertahap agar Keuangan Lebih Siap Menghadapi Risiko

    Cara Menyimpan Dana Darurat Secara Bertahap agar Keuangan Lebih Siap Menghadapi Risiko

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Cara menyimpan dana darurat yang efektif adalah dengan membangunnya secara bertahap dan konsisten sesuai kemampuan keuangan. Banyak orang menunda menyiapkan dana darurat karena merasa jumlah yang dibutuhkan terlalu besar. Padahal, dana darurat tidak harus dikumpulkan sekaligus. Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, dana darurat menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan. Kehilangan pekerjaan, biaya […]

  • Masih Minta Customer Copy Paste Data di Chat? WA Form Barantum Solusinya

    Masih Minta Customer Copy Paste Data di Chat? WA Form Barantum Solusinya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis masih mengumpulkan data pelanggan melalui chat WhatsApp secara manual. Biasanya tim sales akan meminta calon pelanggan mengirimkan informasi seperti nama, […]

  • BINUS @Semarang Gelar Final Duta Bahasa 2026 untuk Penguatan Budaya Berbahasa Generasi Muda

    BINUS @Semarang Gelar Final Duta Bahasa 2026 untuk Penguatan Budaya Berbahasa Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Semarang – Di tengah arus globalisasi dan transformasi digital yang semakin pesat, tantangan generasi muda tidak hanya terletak pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan berkomunikasi secara efektif, berkarakter, serta memiliki kesadaran budaya yang kuat. Perubahan zaman menghadirkan risiko lunturnya kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah, sekaligus menuntut penguasaan bahasa asing sebagai kompetensi global. […]

expand_less