Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Jakarta – PT Riset Perkebunan Nusantara memperkuat perannya sebagai pusat riset dan inovasi perkebunan dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) untuk mendukung percepatan swasembada gula nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Riset dan Inovasi Komoditas Tebu serta Pemanfaatan Hasilnya bersama PT Sinergi Gula Nusantara dan PT Triasindo Agro Sejahtera, yang dilaksanakan di Gedung Graha Nusa Tiga – Head Office Jakarta.

Kerja sama trilateral ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan riset, industri, dan implementasi lapangan dalam menjawab berbagai tantangan pengembangan komoditas tebu nasional sekaligus memperkuat kolaborasi dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group).

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Mayjen TNI Helda Risman, Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik; Francisco Richard, Direktur Utama PT Triasindo Agro Sejahtera; Dimas Eko Prasetyo, Direktur Strategi dan Sustainability PT Sinergi Gula Nusantara; serta Dr. Iman Yani Harahap, Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara.

Kerja sama ini menjadi semakin strategis seiring dengan arahan Presiden Republik Indonesia pada Juli 2026 mengenai percepatan swasembada gula nasional. Saat ini, impor gula masih berada di atas 50 persen, sementara kebutuhan gula nasional diperkirakan mencapai hampir 550 ribu hektare ekuivalen kebutuhan lahan.

Dalam konteks tersebut, peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada perluasan lahan, tetapi juga pada strategi peningkatan produktivitas lahan yang sudah ada, baik dari sisi kuantitas (quantity base) maupun kualitas (quality base).

Mayjen TNI Helda Risman menekankan pentingnya membangun ekosistem pergulaan nasional yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani.

“Kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan gula nasional idealnya dapat dicapai tanpa harus membuka lahan baru dalam skala yang terlalu besar. Yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan lahan yang sudah ada,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, SGN akan melaksanakan demonstration plot di tiga wilayah, yakni Lampung Utara/Bungamayang, Kendal-Jawa Tengah, dan Lumajang, dengan menerapkan dua metode tanam, yaitu Plant Cane dan Ratoon.

Dimas Eko Prasetyo, Direktur Strategi dan Sustainability SGN, mengatakan inovasi berkelanjutan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan, khususnya dalam menghadapi perluasan pengelolaan lahan tebu SGN.

“SGN saat ini menguasai sekitar 60 ribu hektare dan ke depan, setelah proses spin-off rampung, penguasaan lahan ditargetkan mencapai hampir 80 ribu hektare yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, diperlukan inovasi dan praktik budidaya yang dapat direplikasi serta memberikan dampak nyata terhadap produktivitas,” jelas Dimas.

Sementara itu, Direktur RPN, Iman Yani Harahap menegaskan kesiapan RPN untuk mendukung kolaborasi melalui kapasitas riset yang dimiliki perusahaan. Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), RPN memiliki unit penelitian perkebunan melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI). Melalui kapasitas tersebut, RPN berkomitmen mendorong kegiatan kolaborasi dengan pendekatan penelitian yang konservatif, terukur, dan teruji.

“Kolaborasi trilateral ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama riset dan menghasilkan inovasi yang dapat menjawab tantangan budidaya tebu saat ini. Hasil riset yang diperoleh nantinya tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi dapat dimanfaatkan bersama untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas tebu,” kata Iman.

Kerja sama RPN, SGN, dan Triasindo Agro Sejahtera diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem pergulaan nasional. Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan produktivitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas tebu, efisiensi industri, penguatan hubungan pabrik gula dengan petani, serta pemanfaatan hasil riset secara lebih luas.

Melalui kolaborasi antara riset, industri, dan implementasi lapangan, RPN dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) menegaskan komitmennya untuk menjadikan riset dan inovasi sebagai fondasi penguatan industri gula nasional. Dari hasil penelitian yang teruji hingga penerapan di lahan, RPN mendorong agar inovasi dapat memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus mendukung percepatan swasembada gula Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

    Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Semangat kemerdekaan tahun ini hadir dengan kesempatan baru untuk memiliki hunian maupun ruang perkantoran di salah satu kawasan terintegrasi Jakarta Pusat. Melalui Promo Kemerdekaan 17•8•45, Semangat kemerdekaan tahun ini hadir dengan kesempatan baru untuk memiliki hunian maupun ruang perkantoran di salah satu kawasan terintegrasi Jakarta Pusat. Melalui Promo Kemerdekaan 17•8•45, Menara Jakarta menghadirkan berbagai benefit […]

  • Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

    Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, di tengah kombinasi sentimen teknikal yang relatif solid dan dukungan faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 masih berada dalam tren naik, dengan peluang kenaikan yang tetap terbuka selama harga mampu […]

  • Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

    Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan semakin pentingnya perencanaan finansial jangka panjang, masyarakat kini semakin sadar bahwa mempersiapkan masa depan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Mulai dari kebutuhan pendidikan anak, rencana liburan keluarga, renovasi rumah, hingga investasi kendaraan untuk mendukung mobilitas dan produktivitas, semuanya membutuhkan strategi keuangan yang matang. Melihat […]

  • Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan

    Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Yogyakarta — Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan, tetapi juga berakar pada ikatan peradaban yang telah terjalin selama lebih dari 1.000 tahun. Pesan tersebut mengemuka saat kedua pemimpin mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026), sekaligus […]

  • Harga Emas Sulit Bangkit, Tren Turun Masih Mendominasi

    Harga Emas Sulit Bangkit, Tren Turun Masih Mendominasi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Jumat (24/4) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan, seiring sinyal pelemahan yang cukup kuat dari sisi teknikal serta dukungan faktor fundamental yang belum berpihak pada penguatan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD dalam jangka pendek masih berada dalam tren turun, dengan potensi penurunan lanjutan yang […]

  • Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target .231

    Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan yang tetap terbuka meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H1, sehingga potensi kenaikan harga masih cukup besar selama […]

expand_less