Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sachin Gopalan Dorong IndoFringe dan Indonesia Open Network Jadi Mesin Baru Ekonomi Kreatif Anak Muda

Sachin Gopalan Dorong IndoFringe dan Indonesia Open Network Jadi Mesin Baru Ekonomi Kreatif Anak Muda

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Jakarta — Pendiri sekaligus penggerak IndoFringe, Sachin Gopalan, menegaskan pentingnya transformasi digital dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif bagi generasi muda Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam sesi talkshow “Digitizing Culture and Creativity: Powering the Next Wave of Creative Economy” dalam rangkaian hari pertama Jakarta Marketing Week 2026 di Kota Kasablanka, Rabu (6/5/2026) lalu.

Dalam paparannya, Sachin menjelaskan bahwa IndoFringe tidak lagi sekedar festival seni dan kreativitas anak muda, tetapi tengah berkembang menjadi gerakan ekonomi kreatif berbasis digital yang terhubung dengan Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur perdagangan digital terbuka yang didukung pemerintah.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjawab tantangan terbesar para pelaku ekonomi kreatif saat ini, yakni sulitnya memperoleh pasar dan tingginya biaya platform digital konvensional.

“Creative economy tidak jalan karena komisi strukturnya terlalu mahal. Banyak platform mengambil komisi 25 sampai 40 persen. Karena itu kita bangun Indonesia Open Network dengan biaya jauh lebih rendah, sekitar dua sampai tiga persen,” kata Sachin dalam sesi diskusi tersebut.

IndoFringe Siapkan Marketplace untuk Talenta Muda

Sachin menjelaskan bahwa timnya kini sedang mengembangkan platform digital baru untuk IndoFringe yang ditargetkan meluncur pada Oktober mendatang. Platform tersebut dirancang sebagai marketplace bagi siswa, mahasiswa, hingga anak muda yang belum memiliki pekerjaan tetap agar dapat menawarkan keterampilan mereka secara langsung kepada pasar.

Ia mencontohkan berbagai jenis pekerjaan kreatif yang bisa diakses melalui platform tersebut, mulai dari fotografi, videografi, desain grafis, penulisan konten, hingga jasa kreatif lainnya yang berkaitan dengan ekonomi digital.

Menurutnya, banyak anak muda sebenarnya memiliki bakat dan kemampuan, tetapi tidak memiliki akses terhadap pasar. Karena itu, platform digital tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara talenta muda dengan kebutuhan industri kreatif.

“Kalau punya talent, mereka bisa pasarkan lewat digital dan dapat short project. Mungkin nilainya tidak besar, tapi bisa jadi source of income buat anak muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, platform itu nantinya juga akan memiliki fitur jual beli, penyewaan alat, layanan kreatif, pencarian kerja, hingga konektivitas dengan aplikasi lain yang tergabung dalam ekosistem open network.

Terhubung dengan Indonesia Open Network

Dalam kesempatan itu, Sachin juga menyoroti peran Indonesia Open Network atau ION yang disebutnya akan menjadi pondasi penting bagi demokratisasi ekonomi digital di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa ION merupakan public infrastructure untuk commerce yang dikembangkan bersama pemerintah, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta Kementerian UMKM Republik Indonesia, agar masyarakat dapat mengakses layanan digital dengan biaya lebih murah.

“Kalau platform mengambil komisi terlalu besar, akhirnya yang kaya hanya platform. Pemerintah ingin commerce lebih demokratis sehingga masyarakat juga bisa menikmati manfaat ekonomi digital,” katanya.

Melalui koneksi dengan ION, talenta-talenta kreatif di IndoFringe nantinya dapat menawarkan jasa mereka melalui berbagai aplikasi besar yang telah terhubung dalam jaringan tersebut, termasuk operator telekomunikasi dan platform digital lain.

Sachin menilai model open network akan membuka peluang lebih luas bagi pekerja kreatif independen seperti MC, moderator, penyanyi, pelukis, hingga content creator untuk memperoleh pasar tanpa terbebani biaya tinggi.

Dari Festival Seni Menjadi Gerakan Nasional

IndoFringe sendiri telah berkembang pesat dalam tiga tahun terakhir. Sachin menyebut lebih dari 500 sekolah telah terlibat dalam berbagai festival yang diselenggarakan pihaknya.

Ia mengungkapkan bahwa awalnya banyak sekolah ragu mengikuti festival lintas sekolah karena khawatir terjadi konflik antar pelajar. Namun pengalaman selama beberapa tahun justru menunjukkan kegiatan seni mampu membangun suasana yang lebih damai dan kolaboratif.

“Kegiatan ekonomi kreatif membuat anak muda lebih bersahabat. Tidak seperti kompetisi olahraga yang kadang terlalu kompetitif,” ujarnya.

Ke depan, IndoFringe menargetkan ekspansi lebih besar dengan melibatkan kampus-kampus dan komunitas kreatif di berbagai daerah. Bahkan pada 2028, mereka menargetkan penyelenggaraan 500 festival serentak di seluruh Indonesia dalam waktu 10 hari.

Menurut Sachin, digitalisasi menjadi kunci utama untuk mewujudkan target ambisius tersebut karena seluruh koordinasi, mobilisasi relawan, hingga promosi kegiatan akan terhubung melalui platform digital.

Membuka Ruang untuk Semua Bidang Kreatif

Sachin juga menegaskan bahwa IndoFringe tidak membatasi diri hanya pada seni pertunjukan. Menurutnya, seluruh aktivitas yang melibatkan kreativitas, komunikasi, exhibition, hingga teknologi dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif.

Dalam sesi tanya jawab dengan mahasiswa yang hadir di Jakarta Marketing Week 2026, ia menyebut bidang seperti teknologi, digital content, hingga kompetisi elektronika nasional juga dapat menjadi bagian dari IndoFringe selama dikemas dalam format exhibition atau performance.

Ia menilai ekonomi kreatif saat ini telah berkembang jauh lebih luas, termasuk di bidang content creator, videografi, script writing, gaming, hingga digital exhibition.

“Kita ingin semua orang bisa membawa ide dan mengkomersialisasikannya. Jadi bukan sekadar kegiatan sukarela, tetapi juga menjadi business proposition,” katanya.

Pesan untuk Generasi Muda

Menutup sesi diskusi, Sachin mengingatkan generasi muda agar tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi dan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kemampuan komunikasi dan keberanian untuk bertanya tetap menjadi keterampilan paling penting di era digital.

“Sekarang semua bisa dicari di Google atau ChatGPT, tapi jangan lupa human interaction tetap penting. Human in the loop itu harus tetap ada,” ujarnya di hadapan peserta Jakarta Marketing Week 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bittime Ramadan Referral Rewards, Berkah di Tengah Gejolak Volatilitas Pasar

    Bittime Ramadan Referral Rewards, Berkah di Tengah Gejolak Volatilitas Pasar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta, 04 Maret 2026 – Bulan suci ramadan identik dengan semangat berbagi, mempererat silaturahmi, dan menebar kebaikan. Nilai-nilai tersebut dihadirkan Bittime pada kampanye Bittime Ramadan Referral Rewards, yang menawarkan total hadiah hingga Rp50 juta bagi para investor. Mengusung semangat “Mulai Langkah Kebaikan di Bulan Suci bersama Bittime”, program ini dirancang guna mengajak masyarakat tidak hanya […]

  • Hubungkan Ujung Jawa hingga Bali, Proyek Strategis Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Jasa Marga Pacu Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

    Hubungkan Ujung Jawa hingga Bali, Proyek Strategis Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Jasa Marga Pacu Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta (27/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai market leader industri jalan tol di Indonesia terus membuktikan komitmennya dalam menghubungkan berbagai wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional. Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Perseroan kini tengah mengakselerasi tahapan akhir penyelesaian Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap I (Ruas Gending-Besuki) untuk memberikan dampak positif yang […]

  • Waktu Transit Lebih Produktif, Manfaatkan Fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang

    Waktu Transit Lebih Produktif, Manfaatkan Fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Fasilitas Co-Working Space gratis di Stasiun Cawang memberi kesempatan pengguna LRT Jabodebek memanfaatkan waktu transit menjadi lebih produktif dan nyaman. Waktu menunggu kereta kini tak lagi harus dihabiskan dengan duduk tanpa aktivitas. Ditengah tren kerja fleksibel dan mobilitas tinggi masyarakat Jabodebek, pengguna LRT Jabodebek dapat memanfaatkan fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang setiap hari secara […]

  • Kementerian PU Buka 10 Tol Secara Fungsional Saat Periode Mudik Lebaran 2026

    Kementerian PU Buka 10 Tol Secara Fungsional Saat Periode Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional sepanjang 291,13 kilometer dan 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) untuk mendukung kelancaran arus mudik serta balik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional ini diharapkan dapat membantu mengurai potensi kepadatan pada jalur-jalur utama mudik sekaligus meningkatkan […]

  • Kota Bandung Bersiap Layani Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Lebih dari 92 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Akan Berangkat dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong

    Kota Bandung Bersiap Layani Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Lebih dari 92 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Akan Berangkat dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 2 Maret 2026 – Kota Bandung bersiap melayani lonjakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari wilayah Daop 2 Bandung. Melalui layanan yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman, […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja

    BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat nilai spiritual serta membangun kebersamaan di lingkungan kerja, BRI Region 6/Jakarta 1 secara konsisten melaksanakan kegiatan pengajian rutin setiap hari Jumat pagi sebelum memulai aktivitas bekerja. Kegiatan ini dilaksanakan di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6, dan diikuti oleh seluruh pekerja BRI Region 6 yang beragama Islam. Pengajian rutin tersebut menjadi salah […]

expand_less