Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

LRT Jabodebek mengoperasikan sistem persinyalan CBTC dengan otomasi GOA3 yang didukung ATP untuk jaga jarak dan kecepatan aman, serta ATO untuk kendali presisi. Infrastruktur kelistrikan dipisah antara stasiun dan operasional, lengkap dengan cadangan di setiap titik. Ditambah SDM yang rutin simulasi, sistem terintegrasi ini memastikan layanan tetap efisien, tepat waktu, dan aman di tengah dinamika urban.

Sebagai transportasi publik yang beroperasi di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi, LRT Jabodebek dirancang untuk menjawab kebutuhan perjalanan yang efisien, nyaman, dan tepat waktu dengan keselamatan sebagai prioritas utama. Dalam konteks tersebut, penerapan sistem teknologi menjadi elemen utama dalam menjaga keselamatan operasional di tengah dinamika dan berbagai potensi risiko yang dihadapi di wilayah urban.

Karakteristik transportasi urban yang padat dan dinamis membuat LRT Jabodebek menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan moda transportasi lainnya, mulai dari fluktuasi jumlah pengguna, perubahan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi sistem, hingga tuntutan ketepatan waktu perjalanan yang berdampak kenyamanan dan kepercayaan pengguna. Untuk itu, sistem operasional LRT tidak hanya mengandalkan keandalan sarana prasana, tetapi juga didukung oleh teknologi terintegrasi yang mampu mengantisipasi berbagai kondisi tersebut.

KAI mengoperasikan sistem persinyalan LRT Jabodebek menggunakan teknologi CBTC (Communication-Based Train Control) dengan otomasi GOA3. Sistem GOA3 (Grade of Automation Level 3) adalah tingkat otomatisasi kereta di mana pengoperasian dilakukan secara otomatis tanpa masinis (driverless). Namun demikian, terdapat train attendant di dalam kereta untuk penanganan dalam situasi khusus. Sistem ini menggunakan teknologi Communication-Based Train Control (CBTC) untuk menjaga keamanan dan kecepatan.

Dalam sistem GOA3 tersebut mencakup faktor Keselamatan yang dijamin oleh ATP (Automatic Train Protection) untuk mencegah pelanggaran kecepatan, menjaga jarak aman, dan mengerem otomatis saat mendeteksi adanya sinyal bahaya, serta ATO (Automatic Train Operation) yang mengendalikan perjalanan kereta secara presisi, didukung komunikasi real-time dan prinsip fail-safe sehingga kereta akan berhenti otomatis jika terjadi gangguan.

Di sisi infrastruktur, sistem kelistrikan LRT Jabodebek dirancang secara terpisah antara kebutuhan fasilitas stasiun dan operasional perjalanan, seperti sarana dan prasarana. Setiap sistem dilengkapi dengan cadangan di masing-masing stasiun, sehingga operasional tetap dapat berlangsung meskipun terjadi gangguan pada salah satu komponen.

Selain dukungan teknologi, kesiapan operasional juga diperkuat melalui sumber daya manusia yang terlatih. Petugas secara berkala menjalani pelatihan dan simulasi untuk memastikan respons yang sigap dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa pendekatan teknologi yang diterapkan merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko yang disesuaikan dengan karakteristik transportasi perkotaan.

“Sebagai transportasi urban, LRT Jabodebek memiliki kompleksitas operasional yang berbeda. Dengan sistem teknologi yang terintegrasi dan adaptif, LRT Jabodebek mampu mengantisipasi berbagai potensi risiko serta menjaga keselamatan dan keandalan layanan secara konsisten,” ujarnya.

Dengan dukungan sistem yang terintegrasi dan pendekatan mitigasi risiko yang komprehensif, LRT Jabodebek terus memperkuat perannya sebagai moda transportasi modern yang tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh dalam menghadapi dinamika mobilitas perkotaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat upaya pemulihan lingkungan melalui reklamasi lahan pascatambang dan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di berbagai wilayah operasional. Secara kumulatif hingga 2025, Grup MIND ID telah mereklamasi lebih dari 8.000 hektare lahan pascatambang serta merehabilitasi lebih dari 37.700 hektare DAS. Capaian ini menjadi bagian dari implementasi […]

  • Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

    Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 28 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayahnya berlangsung relatif merata. Hal ini terlihat dari data kedatangan penumpang KA Jarak Jauh di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung yang cenderung stabil tanpa lonjakan signifikan. Berdasarkan pantauan hingga Sabtu, 28 […]

  • Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

    Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa jalur rel kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta yang sebelumnya terdampak genangan air, kini berangsur pulih dan telah dapat kembali dilewati oleh perjalanan kereta api. Penanganan dilakukan secara intensif oleh petugas prasarana untuk memastikan jalur aman dilalui serta memenuhi […]

  • MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

    MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 April 2026 – RevComm mengumumkan bahwa solusi AI untuk analisis meeting “MiiTel Meetings” kini telah terintegrasi dengan Webex, platform video conference dan kolaborasi yang dikembangkan oleh Cisco. MiiTel Meetings adalah layanan yang membantu perusahaan mendokumentasikan dan menganalisis percakapan dalam pertemuan daring (online meeting). Solusi ini membantu perusahaan memahami komunikasi dengan lebih jelas, meningkatkan kualitas interaksi, serta mengotomatisasi pekerjaan untuk meningkatkan […]

  • Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

    Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan kinerja positif pada Semester I 2026 dengan membukukan pertumbuhan laba sebesar 91,2% secara year-on-year (YoY). Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan pembiayaan konsumer yang meningkat lebih dari 198% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi BRI Finance dalam mengembangkan portofolio […]

  • Dukung Kebutuhan Hari Raya, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Dana Tunai yang Fleksibel

    Dukung Kebutuhan Hari Raya, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Dana Tunai yang Fleksibel

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, aktivitas ekonomi masyarakat diproyeksikan meningkat seiring naiknya kebutuhan konsumsi, perjalanan, hingga pembelian hewan kurban. Kementerian Pertanian mencatat kebutuhan hewan kurban nasional pada Idul Adha 2026 diperkirakan mencapai 2,35 juta ekor, dengan total ketersediaan mencapai 3,24 juta ekor. Peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum hari […]

expand_less