Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

LRT Jabodebek mengoperasikan sistem persinyalan CBTC dengan otomasi GOA3 yang didukung ATP untuk jaga jarak dan kecepatan aman, serta ATO untuk kendali presisi. Infrastruktur kelistrikan dipisah antara stasiun dan operasional, lengkap dengan cadangan di setiap titik. Ditambah SDM yang rutin simulasi, sistem terintegrasi ini memastikan layanan tetap efisien, tepat waktu, dan aman di tengah dinamika urban.

Sebagai transportasi publik yang beroperasi di kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi, LRT Jabodebek dirancang untuk menjawab kebutuhan perjalanan yang efisien, nyaman, dan tepat waktu dengan keselamatan sebagai prioritas utama. Dalam konteks tersebut, penerapan sistem teknologi menjadi elemen utama dalam menjaga keselamatan operasional di tengah dinamika dan berbagai potensi risiko yang dihadapi di wilayah urban.

Karakteristik transportasi urban yang padat dan dinamis membuat LRT Jabodebek menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan moda transportasi lainnya, mulai dari fluktuasi jumlah pengguna, perubahan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi sistem, hingga tuntutan ketepatan waktu perjalanan yang berdampak kenyamanan dan kepercayaan pengguna. Untuk itu, sistem operasional LRT tidak hanya mengandalkan keandalan sarana prasana, tetapi juga didukung oleh teknologi terintegrasi yang mampu mengantisipasi berbagai kondisi tersebut.

KAI mengoperasikan sistem persinyalan LRT Jabodebek menggunakan teknologi CBTC (Communication-Based Train Control) dengan otomasi GOA3. Sistem GOA3 (Grade of Automation Level 3) adalah tingkat otomatisasi kereta di mana pengoperasian dilakukan secara otomatis tanpa masinis (driverless). Namun demikian, terdapat train attendant di dalam kereta untuk penanganan dalam situasi khusus. Sistem ini menggunakan teknologi Communication-Based Train Control (CBTC) untuk menjaga keamanan dan kecepatan.

Dalam sistem GOA3 tersebut mencakup faktor Keselamatan yang dijamin oleh ATP (Automatic Train Protection) untuk mencegah pelanggaran kecepatan, menjaga jarak aman, dan mengerem otomatis saat mendeteksi adanya sinyal bahaya, serta ATO (Automatic Train Operation) yang mengendalikan perjalanan kereta secara presisi, didukung komunikasi real-time dan prinsip fail-safe sehingga kereta akan berhenti otomatis jika terjadi gangguan.

Di sisi infrastruktur, sistem kelistrikan LRT Jabodebek dirancang secara terpisah antara kebutuhan fasilitas stasiun dan operasional perjalanan, seperti sarana dan prasarana. Setiap sistem dilengkapi dengan cadangan di masing-masing stasiun, sehingga operasional tetap dapat berlangsung meskipun terjadi gangguan pada salah satu komponen.

Selain dukungan teknologi, kesiapan operasional juga diperkuat melalui sumber daya manusia yang terlatih. Petugas secara berkala menjalani pelatihan dan simulasi untuk memastikan respons yang sigap dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa pendekatan teknologi yang diterapkan merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko yang disesuaikan dengan karakteristik transportasi perkotaan.

“Sebagai transportasi urban, LRT Jabodebek memiliki kompleksitas operasional yang berbeda. Dengan sistem teknologi yang terintegrasi dan adaptif, LRT Jabodebek mampu mengantisipasi berbagai potensi risiko serta menjaga keselamatan dan keandalan layanan secara konsisten,” ujarnya.

Dengan dukungan sistem yang terintegrasi dan pendekatan mitigasi risiko yang komprehensif, LRT Jabodebek terus memperkuat perannya sebagai moda transportasi modern yang tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh dalam menghadapi dinamika mobilitas perkotaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari FX hingga Obligasi, Ini Kunci OCBC Jadi Rising Star

    Dari FX hingga Obligasi, Ini Kunci OCBC Jadi Rising Star

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Komitmen Bank dalam meningkatkan likuiditas pasar alternatif melalui SPPA, guna mengembangkan ekosistem pasar yang lebih dinamis dan berkelanjutan Jakarta, 15 April 2026 – Persaingan di pasar keuangan makin ketat, tapi OCBC justru menunjukkan taringnya. Lewat lini bisnis Global Market, OCBC baru saja mencatatkan pencapaian yang cukup membanggakan di ajang Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Award 2025 […]

  • Perubahan Preferensi Pasar Dorong Tren Hampers Lebaran Kekinian, Lokasoka Hadirkan Solusi Terkurasi

    Perubahan Preferensi Pasar Dorong Tren Hampers Lebaran Kekinian, Lokasoka Hadirkan Solusi Terkurasi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Lokasoka membagikan insight pasar kepada perusahaan dan klien korporasi bahwa tren hampers Lebaran 2026 bergeser dari sekadar hadiah musiman menjadi media komunikasi brand dan relationship marketing; perubahan gaya hidup dan ekspektasi penerima mendorong kebutuhan hampers yang lebih personal, estetik, dan berbasis experience, karena nilai hampers kini diukur dari dampaknya pada brand recall dan hubungan jangka […]

  • Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember

    Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan langkah proaktif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Jajaran Manajemen KAI melakukan inspeksi menyeluruh ke berbagai wilayah operasional menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS), termasuk menyisir jalur di wilayah Daop 9 Jember pada hari ini. JEMBER, 12 Februari 2026 – Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) […]

  • Kota Bandung Bersiap Layani Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Lebih dari 92 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Akan Berangkat dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong

    Kota Bandung Bersiap Layani Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Lebih dari 92 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Akan Berangkat dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 2 Maret 2026 – Kota Bandung bersiap melayani lonjakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari wilayah Daop 2 Bandung. Melalui layanan yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman, […]

  • BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pembiayaan alat berat tetap stabil di tengah berkembangnya wacana penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026. Perseroan melihat bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus perencanaan di industri pertambangan yang masih berada dalam koridor wajar. Direktur […]

  • Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

    Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Idul Adha 1447 H yang berlangsung pada 25 Mei hingga 2 Juni 2026. Hingga Kamis, 28 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, sebanyak 230.768 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah terjual dengan tingkat okupansi mencapai 63,5 persen dari […]

expand_less