Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Beberapa tahun lalu, sukses sering identik dengan hidup serba cepat. Karier harus terus naik, penghasilan harus semakin besar, dan gaya hidup ikut meningkat. Namun belakangan, banyak anak muda mulai punya definisi berbeda soal kehidupan ideal.

Muncul tren yang semakin sering dibicarakan: slow living. Di media sosial, istilah ini sering muncul lewat konten tentang hidup lebih tenang, mengurangi distraksi, bekerja lebih seimbang, sampai pindah ke kota yang biaya hidupnya lebih rendah. 

Bagi sebagian orang, slow living bukan lagi sekadar estetika internet atau gaya hidup ala video Pinterest. Ada perubahan cara pandang soal uang, pekerjaan, dan kualitas hidup.

Apalagi setelah pandemi dan kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai mempertanyakan pola hidup yang terlalu cepat dan melelahkan.

Slow Living Bukan Berarti Malas Bekerja

Slow living sering disalahartikan sebagai hidup santai tanpa ambisi. Padahal, banyak orang justru tetap bekerja, mengejar karier, dan membangun penghasilan. Bedanya, mereka mulai lebih selektif menentukan prioritas.

Sebagian orang mulai memilih:

– Pekerjaan yang lebih fleksibel

– Work life balance

– Waktu istirahat yang cukup

– Pengeluaran yang lebih sadar

– Target hidup yang terasa realistis

Karena itu, tujuan finansial sekarang mulai bergeser. Dulu banyak orang fokus mengejar barang atau status tertentu. Sekarang, banyak yang mulai mengejar “ketenangan”.

Biaya Hidup yang Naik Ikut Mengubah Cara Orang Melihat Uang

Kenaikan biaya hidup dalam beberapa tahun terakhir ikut memengaruhi cara orang mengatur keuangan. Harga makanan, transportasi, hiburan, hingga biaya tempat tinggal terasa semakin mahal.

Di sisi lain, media sosial juga membuat gaya hidup konsumtif semakin mudah memengaruhi banyak orang. Tren nongkrong, traveling, belanja online, sampai fear of missing out atau FOMO sering membuat pengeluaran terasa bocor tanpa sadar.

Karena itu, sebagian orang mulai mencoba hidup lebih sederhana supaya kondisi finansial terasa lebih stabil.

Contohnya:

– Mengurangi nongkrong berlebihan

– Memasak sendiri

– Pindah ke tempat tinggal yang lebih terjangkau

– Membatasi belanja impulsif

– Mulai menyusun anggaran bulanan

– Langkah seperti ini mulai dianggap bagian dari self care finansial.

Anak Muda Mulai Memikirkan Dana Darurat dan Masa Depan

Kalau dulu banyak orang baru memikirkan tabungan setelah usia lebih matang, sekarang kesadaran finansial mulai muncul lebih cepat.

Banyak pekerja muda mulai:

– Memisahkan dana darurat

– Membangun tabungan

– Mempelajari investasi

– Mencari penghasilan tambahan

Tujuannya bukan semata-mata cepat kaya. Banyak yang ingin punya rasa aman ketika menghadapi kondisi tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan keluarga.

Karena itu, pengelolaan uang mulai dipandang sebagai bagian dari menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Slow Living Membuat Orang Lebih Sadar Mengatur Pengeluaran

Salah satu hal yang cukup terasa dari tren slow living adalah perubahan pola konsumsi.

Banyak orang mulai lebih sadar sebelum membeli sesuatu.

Pertanyaan yang mulai sering muncul:

– “Aku benar-benar butuh ini gak?”

– “Kalau beli sekarang, kondisi keuangan bulan depan aman gak?”

– “Barang ini bakal dipakai lama atau cuma impulsif?”

Kesadaran seperti ini perlahan mengubah kebiasaan belanja dan membantu sebagian orang menjaga pengeluaran tetap lebih terkontrol.

Di saat yang sama, konsep “healing mahal” juga mulai banyak dipertanyakan. Tidak semua bentuk self reward harus selalu menghabiskan banyak uang.

Investasi Mulai Dipandang sebagai Bagian dari Gaya Hidup Finansial

Seiring meningkatnya kesadaran finansial, investasi juga mulai lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda.

Jika dulu investasi terasa rumit dan identik dengan nominal besar, sekarang aksesnya mulai lebih mudah lewat aplikasi digital.

Sebagian orang mulai mencoba instrumen seperti:

– Reksa dana

– Emas digital

– Deposito

– Tabungan terpisah

Pilihan instrumen biasanya disesuaikan dengan:

– Profil risiko

– Tujuan keuangan

– Kondisi finansial masing-masing

Karena itu, investasi mulai dipandang bukan sebagai tren sesaat, tetapi bagian dari perencanaan hidup yang lebih stabil. 

Menyiapkan Masa Depan Pelan-Pelan dengan Reksa Dana di neobank

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai sadar bahwa hidup tidak harus selalu terburu-buru.

Sebagian memilih tetap mengejar karier agresif. Sebagian lain mulai mencoba hidup lebih pelan dengan pengelolaan uang yang terasa lebih sehat.

Tidak ada pendekatan yang sepenuhnya benar atau salah. Namun yang mulai berubah adalah cara orang mendefinisikan “cukup”.

Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses berbagai layanan finansial digital, termasuk fitur investasi reksa dana online. Namun, nilai investasi dan hasilnya dapat meningkat maupun menurun sesuai kondisi pasar

Reksa dana di neobank menyediakan pilihan produk reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Semuanya dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial pengguna. Namun, penting dipahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki risiko dan hasil investasi dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta memahami profil risiko sebelum menggunakan produk investasi.

*** 

Jika ingin mempelajari produk Reksa Dana, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Reksa Dana atau https://s.id/igneoreksadana.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulut Genjot Ekonomi Biru Sulut: Pakar-pakar Bersatu

    Gubernur Sulut Genjot Ekonomi Biru Sulut: Pakar-pakar Bersatu

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MANADO, repitasiplus.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat langkah strategis dalam pembangunan daerah dengan menggelar “Forum Konsultasi Publik Skema Pendanaan Ekonomi Biru” melalui pengembangan pangan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Kamis (2/10/2025), bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.   […]

  • SGN Hadir dalam Pengumuman Swasembada Pangan Nasional oleh Presiden RI, Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Swasembada Gula

    SGN Hadir dalam Pengumuman Swasembada Pangan Nasional oleh Presiden RI, Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Swasembada Gula

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Karawang – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) turut hadir dalam acara Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kegiatan Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Kehadiran PT SGN dalam momentum nasional tersebut mencerminkan komitmen Holding […]

  • Telkom AI Center Bandung Bekali 49 UMKM dan Mahasiswa Kuasai Strategi Kreatif Konten Berbasis AI untuk Perkuat Daya Saing di Era Gig Economy

    Telkom AI Center Bandung Bekali 49 UMKM dan Mahasiswa Kuasai Strategi Kreatif Konten Berbasis AI untuk Perkuat Daya Saing di Era Gig Economy

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Workshop AI dan AI Clinic for Business dari Telkom AI Connect Bandung membantu talenta muda dan UMKM memanfaatkan AI secara produktif dan aplikatif. Perkembangan gig economy yang semakin pesat menuntut talenta muda dan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan cepat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menjawab tantangan tersebut, AI Center Bandung […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Sadululur Sepoor Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai

    KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Sadululur Sepoor Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Manggarai, Sabtu (23/5). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran bersama terkait pentingnya menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menggandeng komunitas Railfans Sadulur Sepoor bersama […]

  • BRI Unit Duren Sawit Tetap Berikan Layanan Perbankan bagi Nasabah Melalui Weekend Banking

    BRI Unit Duren Sawit Tetap Berikan Layanan Perbankan bagi Nasabah Melalui Weekend Banking

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, BRI Unit Duren Sawit tetap menghadirkan layanan perbankan bagi nasabah melalui program Weekend Banking di akhir pekan dan hari libur. Melalui layanan ini, nasabah dapat tetap melakukan berbagai kebutuhan transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, pembukaan rekening, aktivasi layanan digital banking, hingga konsultasi […]

  • Dukung Operasional Pelayaran Nasional, Sucofindo Pastikan Kualitas dan Kuantitas Pasokan BBM Subsidi BPH Migas Untuk Pelni

    Dukung Operasional Pelayaran Nasional, Sucofindo Pastikan Kualitas dan Kuantitas Pasokan BBM Subsidi BPH Migas Untuk Pelni

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai BUMN di bidang Testing, Inspection, dan Certification (TIC) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan kuantitas pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) bagi sektor kemaritiman melalui layanan jasa bunker survey. Kepala Strategic Business Unit (SBU) PT SUCOFINDO (PERSERO) Hulu Migas dan Produk Migas (HMPM) Zakir Mursalin, menyampaikan bahwa layanan tersebut […]

expand_less