Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

Beberapa tahun lalu, sukses sering identik dengan hidup serba cepat. Karier harus terus naik, penghasilan harus semakin besar, dan gaya hidup ikut meningkat. Namun belakangan, banyak anak muda mulai punya definisi berbeda soal kehidupan ideal.

Muncul tren yang semakin sering dibicarakan: slow living. Di media sosial, istilah ini sering muncul lewat konten tentang hidup lebih tenang, mengurangi distraksi, bekerja lebih seimbang, sampai pindah ke kota yang biaya hidupnya lebih rendah. 

Bagi sebagian orang, slow living bukan lagi sekadar estetika internet atau gaya hidup ala video Pinterest. Ada perubahan cara pandang soal uang, pekerjaan, dan kualitas hidup.

Apalagi setelah pandemi dan kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai mempertanyakan pola hidup yang terlalu cepat dan melelahkan.

Slow Living Bukan Berarti Malas Bekerja

Slow living sering disalahartikan sebagai hidup santai tanpa ambisi. Padahal, banyak orang justru tetap bekerja, mengejar karier, dan membangun penghasilan. Bedanya, mereka mulai lebih selektif menentukan prioritas.

Sebagian orang mulai memilih:

– Pekerjaan yang lebih fleksibel

– Work life balance

– Waktu istirahat yang cukup

– Pengeluaran yang lebih sadar

– Target hidup yang terasa realistis

Karena itu, tujuan finansial sekarang mulai bergeser. Dulu banyak orang fokus mengejar barang atau status tertentu. Sekarang, banyak yang mulai mengejar “ketenangan”.

Biaya Hidup yang Naik Ikut Mengubah Cara Orang Melihat Uang

Kenaikan biaya hidup dalam beberapa tahun terakhir ikut memengaruhi cara orang mengatur keuangan. Harga makanan, transportasi, hiburan, hingga biaya tempat tinggal terasa semakin mahal.

Di sisi lain, media sosial juga membuat gaya hidup konsumtif semakin mudah memengaruhi banyak orang. Tren nongkrong, traveling, belanja online, sampai fear of missing out atau FOMO sering membuat pengeluaran terasa bocor tanpa sadar.

Karena itu, sebagian orang mulai mencoba hidup lebih sederhana supaya kondisi finansial terasa lebih stabil.

Contohnya:

– Mengurangi nongkrong berlebihan

– Memasak sendiri

– Pindah ke tempat tinggal yang lebih terjangkau

– Membatasi belanja impulsif

– Mulai menyusun anggaran bulanan

– Langkah seperti ini mulai dianggap bagian dari self care finansial.

Anak Muda Mulai Memikirkan Dana Darurat dan Masa Depan

Kalau dulu banyak orang baru memikirkan tabungan setelah usia lebih matang, sekarang kesadaran finansial mulai muncul lebih cepat.

Banyak pekerja muda mulai:

– Memisahkan dana darurat

– Membangun tabungan

– Mempelajari investasi

– Mencari penghasilan tambahan

Tujuannya bukan semata-mata cepat kaya. Banyak yang ingin punya rasa aman ketika menghadapi kondisi tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan keluarga.

Karena itu, pengelolaan uang mulai dipandang sebagai bagian dari menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Slow Living Membuat Orang Lebih Sadar Mengatur Pengeluaran

Salah satu hal yang cukup terasa dari tren slow living adalah perubahan pola konsumsi.

Banyak orang mulai lebih sadar sebelum membeli sesuatu.

Pertanyaan yang mulai sering muncul:

– “Aku benar-benar butuh ini gak?”

– “Kalau beli sekarang, kondisi keuangan bulan depan aman gak?”

– “Barang ini bakal dipakai lama atau cuma impulsif?”

Kesadaran seperti ini perlahan mengubah kebiasaan belanja dan membantu sebagian orang menjaga pengeluaran tetap lebih terkontrol.

Di saat yang sama, konsep “healing mahal” juga mulai banyak dipertanyakan. Tidak semua bentuk self reward harus selalu menghabiskan banyak uang.

Investasi Mulai Dipandang sebagai Bagian dari Gaya Hidup Finansial

Seiring meningkatnya kesadaran finansial, investasi juga mulai lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda.

Jika dulu investasi terasa rumit dan identik dengan nominal besar, sekarang aksesnya mulai lebih mudah lewat aplikasi digital.

Sebagian orang mulai mencoba instrumen seperti:

– Reksa dana

– Emas digital

– Deposito

– Tabungan terpisah

Pilihan instrumen biasanya disesuaikan dengan:

– Profil risiko

– Tujuan keuangan

– Kondisi finansial masing-masing

Karena itu, investasi mulai dipandang bukan sebagai tren sesaat, tetapi bagian dari perencanaan hidup yang lebih stabil. 

Menyiapkan Masa Depan Pelan-Pelan dengan Reksa Dana di neobank

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai sadar bahwa hidup tidak harus selalu terburu-buru.

Sebagian memilih tetap mengejar karier agresif. Sebagian lain mulai mencoba hidup lebih pelan dengan pengelolaan uang yang terasa lebih sehat.

Tidak ada pendekatan yang sepenuhnya benar atau salah. Namun yang mulai berubah adalah cara orang mendefinisikan “cukup”.

Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses berbagai layanan finansial digital, termasuk fitur investasi reksa dana online. Namun, nilai investasi dan hasilnya dapat meningkat maupun menurun sesuai kondisi pasar

Reksa dana di neobank menyediakan pilihan produk reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Semuanya dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial pengguna. Namun, penting dipahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki risiko dan hasil investasi dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta memahami profil risiko sebelum menggunakan produk investasi.

*** 

Jika ingin mempelajari produk Reksa Dana, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Reksa Dana atau https://s.id/igneoreksadana.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • TKD Minahasa Utara Dipotong Rp184 Miliar! ASN Terancam Tak Gajian? Ini Kata Bupati Joune Ganda!

    TKD Minahasa Utara Dipotong Rp184 Miliar! ASN Terancam Tak Gajian? Ini Kata Bupati Joune Ganda!

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Minut, ReputasiPlus.com – Kekhawatiran mulai mencuat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Kabupaten Minahasa Utara setelah kabar mengejutkan beredar: Dana Transfer ke Daerah (TKD) Minahasa Utara dipangkas hingga Rp184 miliar untuk tahun 2026! Pemotongan ini merupakan imbas dari langkah pemerintah pusat yang melakukan penyesuaian dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara […]

  • ‘The Soul of Uluwatu’ Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia

    ‘The Soul of Uluwatu’ Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    “The Soul of Uluwatu” karya sutradara Indonesia Aditya Ryandana dan diproduksi oleh Film Roxx bersama Six Senses Uluwatu meraih penghargaan Gold kategori Asia di Japan World’s Tourism Film Festival (JWTFF) 2026 yang berlangsung pada 20 Maret 2026 di Koka, Jepang, menjadikan film ini satu-satunya karya Indonesia yang berhasil menang di tengah persaingan dengan puluhan filmmaker […]

  • Dorong Budaya Kepemimpinan Inklusif dan Penuh Empati, Srikandi Jasa Marga Gelar Inspira Talks Bertema “Leading with HEART” Bersama Maudy Ayunda

    Dorong Budaya Kepemimpinan Inklusif dan Penuh Empati, Srikandi Jasa Marga Gelar Inspira Talks Bertema “Leading with HEART” Bersama Maudy Ayunda

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta (26/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira Talks bertema “Leading with HEART” (Humanity, Empathy, Agility, Respect, Trust) yang diselenggarakan di Travoy Hub Taman Mini, Jakarta, Senin (25/05). Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi Roadster Jasa Marga, khususnya para Srikandi Jasa Marga, dalam memperkuat budaya kerja yang inklusif, adaptif, […]

  • Setelah 14 Tahun Menikah, Ini Pelajaran Terbesar Regi Datau dan Ayu Dewi Tentang “Happy Wife, Happy Life”

    Setelah 14 Tahun Menikah, Ini Pelajaran Terbesar Regi Datau dan Ayu Dewi Tentang “Happy Wife, Happy Life”

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bagi Ayu Dewi dan Regi Datau, kebahagiaan rumah tangga ternyata tidak selalu datang dari hal besar. Justru sering kali dimulai dari perhatian sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Jakarta — Ungkapan “Happy Wife, Happy Life” mungkin sudah sering terdengar. Namun setelah 14 tahun menjalani pernikahan bersama Ayu Dewi, Regi Datau memiliki pemaknaan yang sedikit […]

  • Mini Town Hall Triwulan I 2026, BRI Region 6 Perkuat Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis

    Mini Town Hall Triwulan I 2026, BRI Region 6 Perkuat Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Dalam rangka melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat arah strategi bisnis, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menyelenggarakan kegiatan Mini Town Hall Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Jackone Hall Gedung BRI Region 6 dan dihadiri oleh jajaran manajemen serta para pimpinan unit kerja operasional. Mini Town Hall ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan […]

  • PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

    PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta — Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026), untuk memulai kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke Indonesia. Setibanya di ibu kota, Modi disambut langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Turut hadir dalam penyambutan di Bandara Halim Perdanakusuma Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, […]

expand_less