Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang. 

Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar. 

Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern. 

Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif. 

Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif. 

Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas. 

Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi. 

Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya. 

Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik. 

Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time. 

“Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. 

Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. Karena ketika arah kebijakan mulai berubah, pergerakan pasar biasanya terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan,” tambahnya. 

Ke depan, stablecoin diperkirakan akan semakin menguat perannya, tidak hanya sebagai alat transaksi, tetapi sebagai bagian integral dari strategi alokasi aset modern. Dalam lingkungan pasar yang ditandai oleh ketidakpastian dan perubahan kebijakan global, kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan kesiapan menjadi faktor pembeda bagi investor. 

Dalam perspektif ini, stablecoin bukan sekadar aset defensif, melainkan alat strategis yang memungkinkan investor untuk tetap bertahan tanpa kehilangan posisi. Di tengah dinamika global yang terus berkembang, pendekatan yang lebih adaptif dan terukur menjadi kunci dalam menjaga nilai portofolio sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul. 

Tentang FLOQ 

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. 

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Memanfaatkan Promo QRIS untuk Menghemat Pengeluaran Harian

    Cara Memanfaatkan Promo QRIS untuk Menghemat Pengeluaran Harian

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Promo QRIS bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk menghemat pengeluaran harian, terutama jika digunakan secara bijak untuk kebutuhan yang memang sudah direncanakan sebelumnya. Saat ini, berbagai merchant dan penyedia layanan pembayaran rutin menawarkan promo QRIS berupa diskon, cashback, hingga potongan harga untuk transaksi tertentu. Di tengah kenaikan biaya hidup dan kebutuhan yang terus bertambah, […]

  • PT Industri Karet Nusantara Ambil Peran dalam HC & GA Summit 2026 Holding Perkebunan Nusantara

    PT Industri Karet Nusantara Ambil Peran dalam HC & GA Summit 2026 Holding Perkebunan Nusantara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Medan — Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) menyelenggarakan Human Capital & General Affair Summit 2026 pada Senin hingga Selasa, 09–10 Februari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna PT LPP Agro Nusantara, Medan. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan, strategi, serta praktik pengelolaan Human Capital (HC) dan General Affair (GA) guna mendukung transformasi dan […]

  • Dupoin Futures Perkuat Sinergi Regulator, Fokus Transformasi Teknologi 2026

    Dupoin Futures Perkuat Sinergi Regulator, Fokus Transformasi Teknologi 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia menggelar Regulatory & Industry Roundtable 2026 di restoran Basque de Tapas, Gedung Noble House, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Februari 2026. Acara berlangsung dalam format makan siang bersama dan dihadiri 45 tamu undangan dari lintas institusi. Forum ini mempertemukan manajemen perusahaan dengan regulator, Self-Regulatory Organization (SRO), pemerintah daerah, pelaku industri, […]

  • Panduan Lengkap Safe Haven Investment 2026: Memahami Aset Pelindung Nilai dan Posisi Magnificent Seven

    Panduan Lengkap Safe Haven Investment 2026: Memahami Aset Pelindung Nilai dan Posisi Magnificent Seven

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Disusun dan ditinjau oleh: Valbury Research Jakarta, Juni 2026. Memasuki 2026, ketidakpastian global membuat banyak investor kembali menaruh perhatian pada konsep aset pelindung nilai atau safe haven. Pertanyaannya bukan sekadar aset mana yang paling menguntungkan, melainkan bagaimana membangun portofolio yang lebih tahan menghadapi berbagai kondisi pasar. Panduan ini merangkum karakteristik sejumlah aset safe haven, kerangka […]

  • Pada 2025 AI menjadi permukaan serangan. Pada 2026, OrcaRouter menjadikan pertahanannya gratis.

    Pada 2025 AI menjadi permukaan serangan. Pada 2026, OrcaRouter menjadikan pertahanannya gratis.

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    OrcaRouter merilis The AI Threat Report 2026 dan menyediakan Firewall agen serta Guardrails input/output secara gratis untuk semua pengguna: kunci API yang sama, satu sakelar, tanpa perubahan kode. Laporan ini menunjukkan bahwa sistem AI kini menjadi permukaan serangan, dengan prompt injection sebagai risiko nomor satu bagi aplikasi LLM — risiko yang tidak bisa diatasi dengan […]

  • Kenapa Cavalier King Charles Spaniel Jadi Salah Satu Doggy Favorit Pecinta Hewan

    Kenapa Cavalier King Charles Spaniel Jadi Salah Satu Doggy Favorit Pecinta Hewan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Anjing Cavalier yang Menggemaskan dan Penuh Kasih Bagi Pawfriends yang sedang mencari doggy dengan karakter lembut, ramah, dan mudah akrab dengan keluarga, Anjing Cavalier bisa menjadi pilihan yang tepat. Ras bernama lengkap Cavalier King Charles Spaniel ini dikenal sebagai salah satu anjing pendamping terbaik di dunia karena sifatnya yang hangat dan penuh perhatian terhadap pemiliknya. […]

expand_less