Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang. 

Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar. 

Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern. 

Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif. 

Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif. 

Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas. 

Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi. 

Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya. 

Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik. 

Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time. 

“Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. 

Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. Karena ketika arah kebijakan mulai berubah, pergerakan pasar biasanya terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan,” tambahnya. 

Ke depan, stablecoin diperkirakan akan semakin menguat perannya, tidak hanya sebagai alat transaksi, tetapi sebagai bagian integral dari strategi alokasi aset modern. Dalam lingkungan pasar yang ditandai oleh ketidakpastian dan perubahan kebijakan global, kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan kesiapan menjadi faktor pembeda bagi investor. 

Dalam perspektif ini, stablecoin bukan sekadar aset defensif, melainkan alat strategis yang memungkinkan investor untuk tetap bertahan tanpa kehilangan posisi. Di tengah dinamika global yang terus berkembang, pendekatan yang lebih adaptif dan terukur menjadi kunci dalam menjaga nilai portofolio sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul. 

Tentang FLOQ 

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. 

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Renovasi hingga Smart Home, BRI Finance Fasilitasi Dana Tunai untuk Berbagai Kebutuhan

    Dari Renovasi hingga Smart Home, BRI Finance Fasilitasi Dana Tunai untuk Berbagai Kebutuhan

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Oktober 2026 – Memiliki rumah tidak lagi berhenti pada kebutuhan akan tempat tinggal. Seiring perubahan gaya hidup, masyarakat mulai memberikan perhatian lebih pada bagaimana hunian dapat mendukung kenyamanan sekaligus aktivitas sehari-hari. Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan home improvement, mulai dari renovasi dapur dan pembaruan interior hingga penggunaan perangkat elektronik yang lebih hemat energi […]

  • HUT ke-70 SUCOFINDO: Dukung Akses Air Bersih untuk Negeri melalui Sumur Bor di Kalimantan Barat

    HUT ke-70 SUCOFINDO: Dukung Akses Air Bersih untuk Negeri melalui Sumur Bor di Kalimantan Barat

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pontianak, (3/10) – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Pontianak meresmikan fasilitas sumur bor air bersih di lingkungan MIS Miftahussalam, Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Peresmian ini merupakan bagian dari program bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa” yang menyasar 70 titik wilayah operasional cabang dan unit pelayanan […]

  • Marianna Resort Tuktuk Samosir Pecahkan Rekor LEPRID Lewat “1001 Naniura”, Angkat Kuliner Batak ke Panggung Nasional

    Marianna Resort Tuktuk Samosir Pecahkan Rekor LEPRID Lewat “1001 Naniura”, Angkat Kuliner Batak ke Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SAMOSIR, 30 Mei 2026 — Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir menghadirkan perayaan budaya dan kuliner bertajuk “1001 Naniura” pada Jumat (30/5/2026). Acara ini sekaligus mencatatkan rekor LEPRID melalui penyajian 1001 hidangan Naniura, kuliner tradisional khas Batak yang dikenal sebagai “sashimi khas Nusantara”. Kegiatan yang digelar di ballroom Marianna Resort tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan […]

  • First Lady Sulut Ani Andriani : “Brenti Jo Boros Pangan!” Ajak Warga Ubah Gaya Hidup dari Rumah

    First Lady Sulut Ani Andriani : “Brenti Jo Boros Pangan!” Ajak Warga Ubah Gaya Hidup dari Rumah

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com — Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ani Wandriani Selvanus, menyerukan gerakan “Stop Boros Pangan” sebagai wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan solidaritas sosial di masyarakat. ‎Kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Ketahanan Pangan Daerah, di bawah arahan Gubernur Yulius Selvanus dan didukung penuh oleh Tim Penggerak PKK Sulut. ‎Dalam sosialisasi […]

  • Hari Terakhir Expo, BRI Finance Dorong Masyarakat Wujudkan Rencana Finansial dan Kendaraan Impian

    Hari Terakhir Expo, BRI Finance Dorong Masyarakat Wujudkan Rencana Finansial dan Kendaraan Impian

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Medan, 9 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengajak masyarakat Medan dan sekitarnya untuk memanfaatkan momentum hari terakhir BRI Consumer Expo 2026 “Goes to Medan” yang berlangsung pada 8–9 Mei 2026 di Club House Royal Sumatra. Ajang ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai solusi pembiayaan dengan penawaran khusus yang hanya […]

  • Libur Panjang Akhir Pekan, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek Per Hari, Tarif Maksimal Rp10.000

    Libur Panjang Akhir Pekan, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek Per Hari, Tarif Maksimal Rp10.000

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Untuk mendukung mobilitas masyarakat pada libur panjang 14–17 Mei 2026, KAI mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek per hari dengan tarif maksimal Rp10.000 untuk seluruh rute. LRT Jabodebek terintegrasi dengan Commuter Line, Whoosh, KA Bandara, TransJakarta, MRT Jakarta, dan feeder lainnya. Pengguna diimbau cek jadwal, kepadatan, dan saldo sebelum berangkat serta mematuhi aturan: dahulukan pengguna prioritas, […]

expand_less