Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Nilai Karbon melalui Kolaborasi Lintas Sektor

SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Nilai Karbon melalui Kolaborasi Lintas Sektor

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) mewujudkan komitmennya mendukung upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia salah satunya peran aktif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam Seminar Nasional bertajuk Monetisasi Emisi Karbon : “Strategi Baru Meningkatkan Perusahaan” guna memperkuat kapasitas, membangun keselarasan pemahaman, serta mendorong kolaborasi nyata dari berbagai lintas sektor untuk pengembangan ekosistem bisnis karbon yang dihelat di Aula Perbanas Institute.

Hadir pada kegiatan ini Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO) Budi Utomo, Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO) Dani Pramantyo, Ketua Umum Asosiasi Penggiat Karbon dan Bisnis Berkelanjutan (Atkarbonist) Musdhalifah Machmud dan Rektor Perbanas Institute Hermanto Siregar.

Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO) Budi Utomo, menyampaikan bahwa sebagai BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berperan aktif dalam mendukung agenda dekarbonisasi di Indonesia.

“SUCOFINDO menjalankan peran strategis sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Peran ini memastikan setiap klaim penurunan emisi dilakukan secara terukur, transparan, dan sesuai standar,” ujar Budi Utomo.

Budi Utomo melanjutkan, “Kontribusi PT SUCOFINDO (PERSERO) tidak hanya terbatas pada layanan validasi dan verifikasi, tetapi juga mencakup konsultansi serta solusi bisnis hijau yang komprehensif,” kata Budi Utomo.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO) Dani Pramantyo menegaskan bahwa, “Realisasi pengurangan emisi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. SUCOFINDO siap mendukung berbagai sektor untuk mengambil langkah nyata dalam menurunkan jejak karbon dan berkontribusi terhadap tujuan keberlanjutan global,” tegas Dani Pramantyo.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Atkarbonist Musdhalifah Machmud, menegaskan pada keynote speech-nya bahwa perubahan iklim saat ini bukan lagi hanya menjadi isu lingkungan tetapi telah menjadi faktor utama yang memengaruhi arah investasi global, perdagangan internasional dan strategi bisnis perusahaan.

“Perusahaan yang mampu mengelola emisi secara transparan dan terukur akan memiliki keunggulan kompetitif, akses pembiayaan hijau, serta reputasi yang lebih kuat di pasar global,” jelas Musdhalifah Machmud.

Selanjutnya Musdhalifah Machmud menyampaikan bersama mitra strategis lainnya, Atkarbonis berkomitmen membangun ekosistem kolaboratif yang mampu mempercepat implementasi bisnis berkelanjutan di Indonesia, sehingga sinergi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hijau, menciptakan peluang investasi baru serta memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.

“Kami berharap seminar ini menjadi ruang diskusi strategis yang mampu memperkuat pemahaman modernisasi emisi karbon serta mendorong lahirnya kolaborasi nyata antar pemangku kepentingan. Bumi terjaga, lestari selamanya. Keberlanjutan merupakan strategi keberlanjutan masa depan,” tutur Musdhalifah Machmud.

Sebagai narasumber pada kegiatan Seminar Nasional tersebut, Head Unit Climate Solutions and Sustainable Energy PT SUCOFINDO (PERSERO) Dikman Purnama, menjelaskan bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) mengambil peran aktif dalam mendukung terwujudnya pasar karbon Indonesia yang berintegitas tinggi.

Dikman Purnama memaparkan Indonesia telah menetapkan komitmen kuat dalam pengendalian perubahan iklim melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai instrumen untuk mendorong penurunan emisi Gas Rumah Kaca secara terukur dan berkelanjutan.

“PT SUCOFINDO (PERSERO) menjalankan peran strategis sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) untuk menghadirkan klaim emisi yang berintegritas dan dilanjutkan dengan peran tim SRN-KLH melalui tim MRV yaitu memastikan implementasi Measurement, Reporting and Verification (MRV) telah berjalan sesuai dengan regulasi dan standar nasional maupun internasional,” tegas Dikman Purnama.

Peran strategis PT SUCOFINDO (PERSERO) juga hadir sebagai Validation and Verification Body (VVB), “Kami hadir sebagai Validation and Verification Body (VVB) yaitu sebuah proses independen yang dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi untuk memastikan bahwa informasi emisi Gas Rumah Kaca telah sesuai dengan kriteria yang disepakati, dan dilaksanakan oleh validator serta verifikator yang kompeten,” jelas Dikman Purnama.

Lebih lanjut Dikman Purnama menyampaikan, “Kami percaya bahwa dengan kolaborasi erat dari berbagai lintas sektor, Indonesia dapat membangun pasar karbon berintegritas tinggi yang tidak hanya mendukung pencapaian Net Zero Emission, tetapi juga meningkatkan daya saing nasional di pasar global,” tutup Dikman Purnama.

Untuk mendukung mitigasi perubahan iklim, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga memiliki layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, Pemetaan lahan dan tematik lainnya, Audit Lingkungan serta ESG (Environment, Social, and Governance) improvement and consultation. Selain itu, terdapat layanan untuk mendukung sustainable and green mining, green smelter, sustainable procurement, Ecolable, green office, green building, green port, konsultansi Energi Baru Terbarukan (EBT), Green Project Management, Industri Hijau, Sertifikasi GGL (Green Gold Label) dan CCS (carbon Capture Storage)/CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial, PTPN I Sembelih 304 Hewan Kurban

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial, PTPN I Sembelih 304 Hewan Kurban

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menyembelih sebanyak 304 ekor hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Berdasarkan data yang terhimpun dari regional dan anak perusahaan, jumlah tersebut terdiri atas 68 ekor sapi dan 236 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari […]

  • Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Penguatan Komponen Cadangan di Sulawesi Utara

    Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Penguatan Komponen Cadangan di Sulawesi Utara

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sistem pertahanan nasional melalui penguatan komponen cadangan (Komcad) dan komponen pendukung (Komduk). Hal ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Komcad dan Komduk, yang digelar oleh Kemenko Polhukam RI di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Rabu (6/8/2025). Acara ini turut dihadiri sejumlah […]

  • Tren Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Kosmetik Jadi Pilihan Utama UMKM?

    Tren Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Kosmetik Jadi Pilihan Utama UMKM?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Lanskap industri kecantikan dan perawatan tubuh di Indonesia pada tahun 2026 menunjukkan grafik pertumbuhan yang luar biasa masif. Melalui penetrasi algoritma media sosial baru dan menjamurnya pembuat konten estetika, produk-produk kosmetik lokal kini mampu mendominasi pasar domestik, bahkan mulai menggeser popularitas merek global. Fenomena ini memicu lahirnya ribuan pengusaha baru di sektor kosmetik rintisan (beautypreneur) […]

  • Pelindo Multi Terminal Gresik Catat Pertumbuhan Penumpang Selama Nataru

    Pelindo Multi Terminal Gresik Catat Pertumbuhan Penumpang Selama Nataru

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Gresik, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik mencatatkan pertumbuhan signifikan pada arus penumpang selama periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Berdasarkan data pantauan sejak 10 Desember 2025 hingga 09 Januari 2026 (H-15 s.d H+15), arus penumpang di Pelabuhan Gresik mengalami lonjakan sebesar 31,52% dibandingkan periode tahun sebelumnya. […]

  • Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Harga Emas dan Dolar

    Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Harga Emas dan Dolar

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Pasar keuangan global sangat sensitif terhadap kondisi geopolitik. Ketika konflik internasional meningkat, ketidakpastian ekonomi juga ikut meningkat dan memengaruhi pergerakan berbagai instrumen keuangan. Dua aset yang paling sering mengalami perubahan signifikan dalam situasi seperti ini adalah emas dan dolar Amerika Serikat. Emas dikenal sebagai aset safe haven yang sering dicari investor ketika situasi global tidak […]

  • Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

    Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Gaji naik tapi tabungan tetap nol? Kenali lifestyle inflation, cara mendeteksinya lebih awal, dan langkah praktis menghentikannya sebelum kebiasaan ini menghabiskan seluruh kenaikan gajimu. Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya Gaji baru saja naik 20 persen, tapi saldo tabungan di akhir bulan tetap sama saja dengan tahun lalu: […]

expand_less