Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa

Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Sebanyak 11 tim mahasiswa mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 untuk mengembangkan aplikasi, menguji ide, dan memperkuat kolaborasi talenta digital bersama Telkom AI Center Aceh.

BANDA ACEH – Sebanyak 11 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Universitas Syiah Kuala, Telkom AI Center Aceh, dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, membangun aplikasi berbasis teknologi, dan menguji gagasan mereka melalui kompetisi.

Dari total 24 tim yang mendaftar, panitia melakukan proses kurasi untuk menentukan tim yang mengikuti kegiatan final secara langsung di Banda Aceh. Peserta yang terpilih berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Samudra Langsa, Universitas Sumatera Utara, dan perguruan tinggi lainnya.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Lebih dari sekadar kompetisi, AI Hackathon Aceh 2026 memberikan ruang bagi peserta untuk mengubah gagasan yang berkembang di lingkungan kampus menjadi produk digital yang dapat dipresentasikan dan dinilai secara langsung.

Dua Puluh Jam Membangun Aplikasi, Dua Puluh Menit Meyakinkan Juri

Salah satu peserta dari Universitas Sumatera Utara (USU) menyampaikan bahwa AI Hackathon Aceh merupakan kali kedua dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi ini sangat menarik, terutama karena peserta ditantang bekerja secara intensif bersama anggota tim dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam kompetisi ini, peserta menjalani tantangan pengembangan aplikasi selama 20 jam. Dalam rentang waktu tersebut, setiap tim perlu menyusun ide, membagi peran, mengembangkan aplikasi, dan mempersiapkan hasil pekerjaannya. Setelah proses pengembangan selesai, masing-masing tim memperoleh waktu 20 menit untuk melakukan pitching di hadapan dewan juri.

Bagi peserta, format kompetisi tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dari proses pembelajaran di kelas. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami aspek teknis pengembangan aplikasi, tetapi juga mengelola waktu, berkolaborasi, mengambil keputusan, dan mengomunikasikan solusi yang dibangun secara terstruktur.

Pengalaman ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan dalam menghadapi keterbatasan waktu, menyelesaikan persoalan secara kolaboratif, serta mempertanggungjawabkan gagasan yang mereka ajukan.

Validasi Ide Kampus Melalui Kompetisi

Peserta dari UIN Ar-Raniry menilai kegiatan seperti AI Hackathon Aceh penting untuk memberikan arah dan motivasi bagi ide-ide yang lahir di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, gagasan mahasiswa perlu memperoleh ruang untuk diuji, dikembangkan, dan divalidasi melalui kompetisi agar memiliki tolok ukur yang lebih konkret.

Kompetisi teknologi dapat menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan proses pembelajaran akademik dengan tantangan pengembangan produk di dunia nyata. Melalui proses tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat sejauh mana ide yang dikembangkan dapat diterjemahkan menjadi aplikasi, sekaligus menerima penilaian dan masukan atas solusi yang mereka tawarkan.

Pendekatan ini juga mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada tahap konseptual. Ide yang muncul dari tugas perkuliahan, riset, maupun pengamatan terhadap persoalan di masyarakat dapat dikembangkan lebih lanjut melalui proses eksperimen, kolaborasi, dan pengujian.

Telkom AI Center Aceh Dukung Ruang Tumbuh Talenta Digital

Telkom AI Center Aceh mendukung berbagai kegiatan kreatif digital di Aceh melalui penyediaan ruang kolaborasi, fasilitasi pelatihan, serta perluasan eksposur bagi tim dan talenta lokal agar dapat menunjukkan karya serta inovasinya kepada khalayak yang lebih luas.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan teknologi, tetapi juga mendorong masyarakat, komunitas, mahasiswa, dan pengembang muda untuk menghasilkan karya yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

“Telkom AI Center Aceh ingin menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan ruang bagi talenta muda untuk belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan karya. Dukungan kami tidak hanya melalui penyediaan tempat untuk berkegiatan, tetapi juga pelatihan dan kesempatan bagi tim untuk mendapatkan eksposur, memperluas jejaring, serta memperkenalkan inovasi yang mereka kembangkan,” ujar Jurnalis Hius, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Menurutnya, pengembangan ekosistem digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, hingga industri. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi talenta muda dapat berkembang melalui pengalaman praktis, akses terhadap pengetahuan dan teknologi, serta kesempatan untuk mempertemukan inovasi dengan kebutuhan yang lebih luas.

AI Hackathon Aceh 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Keterlibatan mahasiswa lintas perguruan tinggi menunjukkan pentingnya menyediakan ruang yang memungkinkan talenta dari berbagai latar belakang untuk bertemu, bertukar gagasan, dan mengembangkan solusi bersama.

Melalui kegiatan seperti ini, penguatan ekosistem digital Aceh diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan perguruan tinggi sebagai sumber gagasan dan talenta, komunitas sebagai penggerak kolaborasi, serta dukungan pemerintah dan industri sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan pengembangan inovasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Bandara Layani 134 Ribu Penumpang KA Bandara YIA Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

    KAI Bandara Layani 134 Ribu Penumpang KA Bandara YIA Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api bandara selama masa Angkutan Lebaran 2026. Terhitung sejak 11 Maret hingga 25 Maret 2026, total sebanyak 134 ribu penumpang telah dilayani pada rute Yogyakarta International Airport (YIA). Adapun rinciannya sebagai berikut YIA Xpress sebanyak 48.687 penumpang dan YIA PSO 86.093 penumpang. Tingginya […]

  • Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)

    Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Maret 2026. Berdasarkan data WHO tahun 2022 penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian di dunia, yaitu dengan estimasi sebesar 19,8 juta kematian. Salah satu penyakit jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia) dimana Atrial Fibrilation (AF) merupakan aritmia yang paling umum. AF yang tidak terdeteksi dan tidak tertangani dapat meningkatkan risiko komplikasi serius […]

  • KAI Bandara YIA Layani 1,13 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

    KAI Bandara YIA Layani 1,13 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 11 Juni 2026 – PT Railink mencatat kinerja positif pada layanan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) selama periode Januari hingga Mei 2026. Total jumlah pelanggan yang menggunakan layanan KA Bandara YIA mencapai 1.129.627 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.117.749 penumpang atau tumbuh sekitar 1,06%. Peningkatan tersebut ditopang oleh […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja

    BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Dalam upaya memperkuat nilai spiritual serta membangun kebersamaan di lingkungan kerja, BRI Region 6/Jakarta 1 secara konsisten melaksanakan kegiatan pengajian rutin setiap hari Jumat pagi sebelum memulai aktivitas bekerja. Kegiatan ini dilaksanakan di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6, dan diikuti oleh seluruh pekerja BRI Region 6 yang beragama Islam. Pengajian rutin tersebut menjadi salah […]

  • Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio

    Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Mei 2026 – Bitcoin mulai stabil seiring membaiknya sentimen pasar global pasca periode volatilitas beberapa pekan terakhir. Sejalan dengan kondisi tersebut, Bittime menyoroti pentingnya strategi diversifikasi portofolio di tengah dinamika pasar kripto yang masih fluktuatif. Mengutip laporan Economic Times, dalam tiga pekan terakhir Bitcoin sempat mengalami volatilitas dengan pergerakan harga di kisaran $74.000 […]

  • Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

    Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), secara proaktif tengah mengkaji rencana peningkatan kapasitas angkut peti kemas melalui KA Ronggowarsito. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas distribusi barang, khususnya dalam mendukung kebutuhan logistik yang terus berkembang pesat di kawasan industri wilayah Semarang dan sekitarnya. Direktur Pengembangan Usaha, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan bahwa […]

expand_less