Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » The Fed Makin Dovish, Mengapa Harga Emas (XAUUSD) Justru Berpotensi Koreksi Pekan Depan?

The Fed Makin Dovish, Mengapa Harga Emas (XAUUSD) Justru Berpotensi Koreksi Pekan Depan?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan menjadi fokus utama pelaku pasar pada pekan depan. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, harga emas berpotensi mengalami fase koreksi setelah mencatatkan penguatan yang cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, prospek jangka menengah logam mulia masih ditopang oleh sentimen fundamental yang relatif positif, terutama setelah data inflasi di tingkat produsen Amerika Serikat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) tidak akan terburu-buru kembali menaikkan suku bunga. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut berpotensi membuat pergerakan emas lebih dinamis, dengan kecenderungan melemah terlebih dahulu sebelum pasar menentukan arah selanjutnya.

Dari sisi fundamental, emas (XAUUSD) masih mendapatkan dukungan setelah data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat periode Juli menunjukkan hasil yang tidak mengalami kenaikan. Data tersebut memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi di tingkat produsen mulai mereda, sehingga pelaku pasar semakin optimistis bahwa bank sentral Amerika Serikat memiliki ruang lebih besar untuk mempertahankan atau bahkan melonggarkan kebijakan moneternya dalam beberapa bulan mendatang. Meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed berikutnya menjadi faktor yang mampu menjaga daya tarik emas sebagai aset lindung nilai, sekaligus berpotensi membatasi penguatan dolar AS.

Menurut Dupoin Futures, sentimen tersebut sebenarnya masih memberikan fondasi yang cukup kuat bagi pergerakan harga emas (XAUUSD) dalam jangka menengah. Namun, setelah kenaikan harga yang cukup agresif sebelumnya, pasar diperkirakan mulai memasuki fase konsolidasi. Sebagian investor kemungkinan memilih merealisasikan keuntungan melalui aksi profit taking, sehingga tekanan jual dalam jangka pendek berpotensi meningkat. Kondisi seperti ini merupakan hal yang umum terjadi setelah reli panjang, ketika pelaku pasar mulai mengamankan keuntungan sambil menunggu katalis baru yang mampu mendorong harga bergerak lebih tinggi.

Dalam analisis teknikal, Dupoin Futures menilai bahwa struktur pergerakan emas (XAUUSD) pada time frame Daily mulai menunjukkan sinyal pelemahan. Harga diketahui membentuk swing high baru yang mengindikasikan bahwa momentum kenaikan mulai kehilangan tenaga. Terbentuknya swing high tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas jual di area harga yang lebih tinggi, sehingga membuka peluang bagi pasar untuk bergerak lebih rendah dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Selain itu, pergerakan harga juga mulai membentuk secondary trend yang mengarah ke bawah. Geraldo Kofit menjelaskan bahwa kondisi ini menunjukkan adanya fase koreksi di tengah tren yang sebelumnya didominasi oleh kenaikan. Dalam proyeksi Dupoin Futures, area 4.220 menjadi level support sekaligus demand zone yang perlu dicermati oleh investor. Zona tersebut berpotensi menjadi titik munculnya kembali minat beli apabila tekanan jual mulai mereda dan pasar memperoleh sentimen positif baru.

Sinyal pelemahan juga diperkuat oleh indikator Stochastic, yang saat ini bergerak turun menuju area oversold. Pergerakan indikator tersebut mencerminkan bahwa momentum bearish mulai meningkat dalam jangka pendek. Walaupun kondisi oversold nantinya dapat membuka peluang terjadinya rebound teknikal, Dupoin Futures menilai tekanan jual masih memiliki ruang untuk berlanjut selama belum muncul konfirmasi pembalikan arah yang lebih kuat.

Meski proyeksi jangka pendek cenderung mengarah pada koreksi, Dupoin Futures menegaskan bahwa kondisi ini belum dapat diartikan sebagai perubahan tren utama menjadi bearish. Pelemahan harga lebih dipandang sebagai proses penyesuaian yang sehat setelah reli yang cukup panjang. Dalam siklus pasar, koreksi seperti ini sering menjadi bagian dari proses konsolidasi sebelum tren utama kembali berlanjut.

Pada pekan depan, perhatian pelaku pasar juga diperkirakan masih akan tertuju pada sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat, termasuk perkembangan inflasi, data tenaga kerja, serta komentar dari para pejabat Federal Reserve. Setiap perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, yang selama ini menjadi faktor utama penentu arah harga emas (XAUUSD).

Selain faktor ekonomi, dinamika geopolitik global juga tetap menjadi variabel yang tidak dapat diabaikan. Apabila ketidakpastian global kembali meningkat, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas berpotensi kembali menguat dan membatasi ruang pelemahan harga. Sebaliknya, apabila sentimen risiko membaik dan investor mulai kembali masuk ke aset berisiko, tekanan terhadap emas dapat berlanjut dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas (XAUUSD) pada pekan depan masih memiliki peluang mengalami koreksi teknikal meskipun didukung oleh fundamental yang relatif kondusif. Ekspektasi bahwa The Fed akan bersikap lebih dovish setelah data PPI Amerika Serikat yang melandai masih menjadi sentimen positif bagi emas. Namun, terbentuknya swing high, munculnya secondary trend bearish, meningkatnya aksi profit taking, serta indikator Stochastic yang bergerak menuju area oversold menunjukkan bahwa tekanan jual masih berpotensi berlanjut menuju support 4.220. Oleh karena itu, investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga di area tersebut sebagai acuan dalam menyusun strategi transaksi, sembari terus memantau perkembangan data ekonomi dan kebijakan moneter Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah pergerakan emas (XAUUSD) pada pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapkan Infrastruktur Pemesanan Tiket Lebaran, KAI Lakukan Migrasi Sistem

    Siapkan Infrastruktur Pemesanan Tiket Lebaran, KAI Lakukan Migrasi Sistem

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB   PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun […]

  • Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

    Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 22 Juli 2026 Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu Bandung (Jawa Barat), 22 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif pada Semester I Tahun 2026. Selama periode Januari hingga Juni 2026, […]

  • Bank Rakyat Indonesia BO Kelapa Gading Supervisi Region 6 Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Layani Nasabah di Hari Libur

    Bank Rakyat Indonesia BO Kelapa Gading Supervisi Region 6 Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Layani Nasabah di Hari Libur

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Bank Rakyat Indonesia BO Kelapa Gading di bawah supervisi Region 6 menghadirkan layanan Weekend Banking guna memenuhi kebutuhan transaksi nasabah di hari libur. Layanan ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses perbankan bagi nasabah yang tidak sempat melakukan transaksi pada hari kerja. Melalui layanan Weekend Banking, nasabah […]

  • Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 2 September 2026 Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi Bandung (Jawa Barat), 2 September 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung fokus terhadap aspek keselamatan perjalanan kereta api salah satunya saat perjalanan kereta api […]

  • Kemitraan Indonesia–India: Pengembangan Sumber Daya Manusia Perlu Mendapat Perhatian Lebih Besar

    Kemitraan Indonesia–India: Pengembangan Sumber Daya Manusia Perlu Mendapat Perhatian Lebih Besar

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta — Persahabatan yang semakin erat tengah terjalin antara dua pemimpin politik paling berpengaruh di Asia. Sejak kunjungan kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025 atas undangan Perdana Menteri India Narendra Modi, kedua pemimpin berhasil membangun hubungan yang hangat dan saling percaya. Persahabatan tersebut akan semakin diperkuat melalui kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Modi […]

  • Menjadikan Emas sebagai Bekal Pensiun, Apakah Bisa?

    Menjadikan Emas sebagai Bekal Pensiun, Apakah Bisa?

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Pensiun mungkin masih terasa jauh ketika usia produktif sedang sibuk membangun karier. Namun, semakin panjang waktu yang tersedia, semakin banyak kesempatan untuk menyiapkan kebutuhan di masa depan. Salah satu aset yang dapat dipertimbangkan adalah emas. Emas telah lama digunakan sebagai salah satu pilihan untuk menyimpan nilai aset, termasuk untuk tujuan keuangan jangka panjang. Namun, apakah […]

expand_less