Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tips Membayar Kartu Kredit Agar Tagihan Tidak Menumpuk

Tips Membayar Kartu Kredit Agar Tagihan Tidak Menumpuk

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Kartu kredit masih jadi salah satu alat pembayaran yang cukup sering digunakan, terutama untuk kebutuhan sehari-hari, belanja online, sampai cicilan perjalanan atau gadget. Praktisnya terasa membantu, apalagi ketika ada promo cashback atau cicilan.

Namun di sisi lain, cukup banyak orang mulai merasa pengeluaran kartu kredit sulit dikontrol. Tagihan yang awalnya terasa ringan bisa tiba-tiba membesar karena bunga, keterlambatan pembayaran, atau kebiasaan belanja impulsif.

Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil juga membuat banyak orang mulai lebih hati-hati mengatur cash flow bulanan. Karena itu, cara menggunakan dan membayar kartu kredit sekarang jadi perhatian penting, terutama bagi pekerja muda yang mulai aktif mengelola keuangan sendiri.

Supaya tagihan tidak terus menumpuk, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu penggunaan kartu kredit terasa lebih sehat dan terkontrol.

Bayar Sebelum Tanggal Jatuh Tempo

Hal paling dasar yang sering terlupakan adalah memperhatikan tanggal pembayaran.

Keterlambatan membayar kartu kredit biasanya membuat tagihan bertambah karena bunga dan denda. Semakin lama tertunda, jumlah yang harus dibayar juga bisa semakin besar.

Sebagian orang sekarang mulai mengatur pengingat otomatis di kalender atau aplikasi keuangan supaya tidak lupa tanggal jatuh tempo.

Kalau memungkinkan, pembayaran juga bisa dilakukan beberapa hari lebih awal untuk menghindari kendala seperti gangguan transaksi atau saldo yang belum tersedia saat tanggal pembayaran tiba.

Hindari Membayar Minimum Terus-Menerus

Pembayaran minimum memang membantu ketika kondisi keuangan sedang ketat. Namun jika dilakukan terlalu sering, sisa tagihan akan terus dikenakan bunga.

Akibatnya, total pembayaran bisa terasa lebih berat dalam jangka panjang.

Karena itu, banyak perencana keuangan menyarankan untuk membayar penuh tagihan kartu kredit setiap bulan jika kondisi memungkinkan. Kalau belum bisa lunas penuh, setidaknya usahakan membayar lebih besar dari jumlah minimum.

Cara seperti ini membantu mengurangi beban bunga dan mempercepat pelunasan tagihan.

Pisahkan Pengeluaran yang Benar-Benar Perlu

Kartu kredit sering terasa praktis karena transaksi bisa dilakukan dengan cepat. Namun kemudahan ini juga membuat sebagian orang lebih impulsif saat berbelanja.

Karena itu, cukup banyak pengguna kartu kredit mulai membatasi transaksi hanya untuk kebutuhan tertentu.

Misalnya:

– Tagihan rutin

– Kebutuhan kerja

– Transportasi

– Pembelian yang memang sudah direncanakan sebelumnya

Sementara untuk pengeluaran hiburan atau belanja spontan, sebagian orang memilih menggunakan uang tunai atau saldo rekening supaya kondisi keuangan lebih mudah dipantau.

Cara sederhana seperti ini membantu penggunaan kartu kredit terasa lebih terkendali.

Perhatikan Limit dan Cicilan Aktif

Salah satu hal yang cukup sering membuat tagihan membengkak adalah penggunaan limit yang terlalu tinggi dalam waktu bersamaan.

Apalagi sekarang banyak transaksi menawarkan cicilan instan yang prosesnya terasa cepat dan praktis.

Sebelum mengambil cicilan baru, ada baiknya mengecek kembali:

– Total cicilan aktif

– Kemampuan bayar bulanan

– Kebutuhan pengeluaran lain dalam beberapa bulan ke depan

Sebagian orang juga mulai membatasi penggunaan kartu kredit maksimal 30–50 persen dari total limit agar kondisi finansial tetap terasa aman.

Gunakan Promo dengan Lebih Selektif

Promo kartu kredit memang cukup menarik. Cashback, diskon restoran, tiket perjalanan, sampai promo e-commerce sering membuat orang lebih mudah tergoda berbelanja.

Namun belakangan, semakin banyak pengguna mulai lebih selektif memanfaatkan promo.

Banyak orang mulai mempertimbangkan:

– Apakah barang tersebut memang dibutuhkan

– Apakah masih sesuai anggaran bulanan

– Apakah pembayaran nantinya tetap terasa aman

Pendekatan seperti ini membantu pengeluaran tetap lebih realistis tanpa harus sepenuhnya menghindari penggunaan kartu kredit.

Mulai Mengatur Tagihan Lebih Praktis

Selain mengontrol pengeluaran, cara membayar tagihan juga mulai diperhatikan banyak orang supaya lebih praktis dan tidak terlambat.

Melalui neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses fitur pembayaran tagihan kartu kredit secara digital langsung melalui aplikasi.

Fitur pembayaran tagihan kartu kredit di neobank seperti ini membantu pengguna memantau dan menyelesaikan pembayaran lebih praktis. 

Jika ingin mempelajari produk pembayaran kartu kredit di neobank yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tagihan dan Isi Ulang.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

    Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kisah inspiratif Ghazi Abdullah Muttaqien, pemuda Garut hafiz 30 juz yang sukses mendunia dan mendirikan pesantren internasional berkat bakti kepada orang tuanya Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Berbekal semangat berbakti kepada orang tua, khususnya sang ibu, ia kini dikenal sebagai […]

  • Barantum Optimalkan Komunikasi dengan WhatsApp CRM

    Barantum Optimalkan Komunikasi dengan WhatsApp CRM

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Awalnya terlihat sederhana. Chat masuk, tim balas, transaksi terjadi. Tapi begitu jumlah pelanggan meningkat, semuanya mulai terasa berantakan. Chat tercecer, respons tidak […]

  • Mengapa Akreditasi AACSB Menjadikan BINUS Kampus S1 International Terbaik untuk Karir Global

    Mengapa Akreditasi AACSB Menjadikan BINUS Kampus S1 International Terbaik untuk Karir Global

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Dalam lanskap pendidikan tinggi tahun 2026, predikat sebagai kampus S1 international terbaik tidak lagi hanya ditentukan oleh fasilitas fisik, melainkan oleh validasi otoritas global. BINUS International mempertegas posisinya melalui akreditasi AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business), sebuah pengakuan elit yang hanya dimiliki oleh kurang dari 6% sekolah bisnis di seluruh dunia. Validasi Otoritas: Apa itu Akreditasi […]

  • Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis

    Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Seiring berkembangnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di dunia bisnis, perusahaan kini tidak lagi hanya membutuhkan AI sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data nyata. Dalam konteks ini, sebagai penyedia solusi AI voice analytics, MiiTel melihat bahwa salah satu sumber data paling kaya namun paling sering terabaikan adalah percakapan suara […]

  • Aplikasi KA Bandara Jadi Andalan, Layanan Pemesanan Tetap Berjalan Selama Migrasi Sistem KAI

    Aplikasi KA Bandara Jadi Andalan, Layanan Pemesanan Tetap Berjalan Selama Migrasi Sistem KAI

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan migrasi sistem sebagai bagian dari penguatan infrastruktur teknologi informasi dalam rangka menghadapi peningkatan kebutuhan layanan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Sehubungan dengan proses migrasi tersebut, seluruh channel pemesanan tiket online KAI untuk sementara tidak dapat diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 00.00 hingga […]

  • Penjualan Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Capai Lebih dari 60 Persen

    Penjualan Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Capai Lebih dari 60 Persen

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 10 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat perkembangan positif pada penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Hingga saat ini, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api pada masa mudik dan arus balik Lebaran terlihat cukup tinggi, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari […]

expand_less