Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
- account_circle vritimes
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Jakarta (23/04), PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan kiprah nyata perempuan dalam mendorong inovasi berkelanjutan di sektor infrastruktur. Melalui kontribusi dan terobosan yang dihadirkan, Jasa Marga berhasil meraih penghargaan pada kategori Kartini Infrastruktur Inovatif dalam ajang Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Lintas Infrastruktur dan Transportasi di Jakarta, Rabu (22/04). Ajang Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Srikandi Jasa Marga yaitu Eva Dayana, yang merupakan Pemimpin Proyek Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB). Dalam menerima penghargaan tersebut, Human Capital Development Group Head Jasa Marga Aprilizayanti Putri turut hadir mewakili manajemen Perusahaan.
Di tempat terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi kontribusi karyawati Jasa Marga dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa karyawati Jasa Marga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak inovasi. Melalui berbagai terobosan yang dihadirkan, kami terus mendorong terciptanya infrastruktur yang berkelanjutan, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta perekonomian nasional,” ujar Rivan.
Kiprah nyata tersebut diwujudkan melalui sejumlah inovasi strategis, salah satunya yaitu melalui pengembangan konsep Hybrid Wind Tree di Jalan Tol Prosiwangi, sebuah instalasi berbentuk pohon pertama di Indonesia yang mengintegrasikan energi angin dan matahari sebagai sumber listrik. Teknologi ini dirancang untuk mendukung operasional fasilitas kawasan tol sekaligus menghadirkan solusi efisiensi yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar inovasi teknis, kehadiran Hybrid Wind Tree menjadi simbol transformasi menuju infrastruktur jalan tol yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif tersebut diakui secara nasional oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pionir pemasangan turbin angin yang terintegrasi dengan panel surya pertama di jalan tol Indonesia, menandai tonggak penting dalam pengembangan energi terbarukan di sektor transportasi.
Tak hanya di sektor energi, terobosan inovasi juga dilakukan pada bidang geoteknik melalui penerapan metode Deep Cement Mixing (DCM) untuk pertama kalinya pada proyek jalan tol di Indonesia. Metode ini memungkinkan perbaikan tanah lunak dengan mencampurkan semen langsung ke dalam tanah hingga kedalaman tertentu, sehingga meningkatkan kekuatan dan stabilitas lahan secara signifikan. Metode DCM sebelumnya lebih banyak diterapkan di luar negeri yang kemudian dimodifikasi dan diterapkan di proyek Jalan Tol Prosiwangi. Hasilnya, struktur tanah yang semula lunak dapat diperkuat sehingga mampu menopang konstruksi jalan tol secara lebih aman dan efisien.
Penerapan metode DCM tersebut berhasil mengantarkan tim meraih penghargaan Kategori Diamond pada ajang Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX Tahun 2025, serta Kategori Bintang 5 pada Jasa Marga Innovation Competition (JMIC) Tahun 2024.
Melalui pencapaian ini, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), memperluas pemanfaatan energi terbarukan, serta mendorong penggunaan teknologi dan material ramah lingkungan dalam setiap proyek jalan tol. Mengusung konsep green toll road, Jasa Marga akan terus menghadirkan inovasi yang berdampak dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak utama dalam transformasi industri infrastruktur nasional yang semakin adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
- Penulis: vritimes


