Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » WhatsApp vs Live Chat untuk Customer Service, Mana Lebih Baik?

WhatsApp vs Live Chat untuk Customer Service, Mana Lebih Baik?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

WhatsApp cocok untuk pelanggan yang memilih berkomunikasi melalui aplikasi pesan, sedangkan Live Chat membantu pengunjung mendapatkan jawaban saat berada di website. Keduanya dapat mendukung customer service, tetapi pilihan kanal perlu disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, alur layanan, dan biaya operasional. Untuk perbandingan biaya WhatsApp, artikel ini berfokus pada WhatsApp Business API, bukan WhatsApp Business App.

Kebutuhan Pelanggan Menentukan Kanal yang Tepat

Live Chat cocok untuk menjawab pertanyaan pengunjung website secara langsung, sedangkan WhatsApp memudahkan pelanggan melanjutkan komunikasi melalui aplikasi pesan. Untuk menentukan kanal yang tepat, bisnis perlu mempertimbangkan empat hal berikut:

● Akses bantuan: Apakah pelanggan sedang berada di website atau menghubungi bisnis melalui WhatsApp?

● Kebiasaan pelanggan: Apakah mereka lebih nyaman menggunakan widget Live Chat atau WhatsApp?

● Kelanjutan percakapan: Apakah pertanyaan dapat diselesaikan saat itu atau membutuhkan tindak lanjut?

● Kesiapan tim: Siapa yang menangani chat dan bagaimana pertanyaan diteruskan jika belum selesai?

Pertimbangan tersebut membantu bisnis memilih kanal berdasarkan kebutuhan pelanggan, bukan hanya biaya. Kanal yang lebih murah belum tentu efektif jika pelanggan kesulitan mendapatkan bantuan atau harus mengulang pertanyaan.

Untuk membantu pengunjung mendapatkan jawaban saat menjelajahi website, bisnis dapat menggunakan Live Chat. Melalui widget chat, pelanggan dapat mengajukan pertanyaan tanpa harus meninggalkan halaman yang sedang dibuka.

Bandingkan Biaya dan Alur Layanannya

WhatsApp Business API memiliki biaya pesan sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan Live Chat tidak menimbulkan biaya pesan WhatsApp. Namun, bisnis tetap perlu memperhitungkan biaya platform, fitur tambahan seperti AI, dan tenaga kerja untuk membandingkan total biaya layanan.

Sebagai ilustrasi, 1.000 percakapan WhatsApp dalam 30 hari menghasilkan 5.000 pesan balasan. Jika kuota gratis 1.000 pesan masih tersedia sepenuhnya, terdapat 4.000 pesan berbayar.

Dengan tarif Rp367 per pesan, estimasi biaya pesan mencapai Rp1.468.000. Perhitungan ini hanya mencakup biaya pesan, belum termasuk biaya platform, fitur AI, dan tenaga kerja. Biaya aktual bergantung pada penggunaan serta ketentuan penagihan yang berlaku.

Selain biaya komunikasi, bisnis juga perlu mengelola informasi pelanggan agar proses pelayanan dan tindak lanjut berjalan dengan baik. Barantum CRM membantu tim mengelola data serta riwayat interaksi pelanggan sehingga informasi tersebut dapat digunakan dalam proses pelayanan berikutnya.

Gabungkan Kanal tanpa Memutus Tindak Lanjut

Barantum juga menyediakan solusi Barantum Omnichannel untuk membantu bisnis mengelola percakapan dari berbagai kanal dalam satu inbox. Dengan pengelolaan terpusat, tim dapat mengatur penanganan percakapan dan menentukan siapa yang bertanggung jawab atas setiap pelanggan.

Pengunjung yang membutuhkan jawaban saat menjelajahi website dapat menggunakan Live Chat. Sementara itu, pelanggan yang memilih WhatsApp dapat tetap berkomunikasi melalui kanal tersebut. Tim dapat mengatur alur penanganan agar pertanyaan tidak terlewat dan tindak lanjut berjalan dengan jelas.

Untuk mengevaluasi efektivitas kedua kanal, bisnis dapat membandingkan biaya aktual, kecepatan penyelesaian, dan kenyamanan pelanggan. WhatsApp dan Live Chat dapat saling melengkapi selama penggunaannya sesuai kebutuhan pelanggan dan proses penanganannya berjalan dengan baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia

    Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli mendatang. Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga […]

  • Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara

    Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Parepare, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Parepare resmi memberlakukan sistem pembayaran nontunai atau e-money di pintu masuk Pelabuhan Nusantara. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari transformasi layanan kepelabuhanan menuju sistem yang lebih modern, cepat, dan transparan. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, mengatakan bahwa penerapan sistem pembayaran nontunai ini merupakan […]

  • Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

    Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kedaulatan emas nasional melalui pengembangan ekosistem emas dari hulu hingga hilir. Pemerintah ingin emas yang ditambang di Indonesia tidak sekadar menjadi komoditas yang keluar dari dalam negeri, tetapi dapat disimpan, diperdagangkan, dan dikembangkan nilai tambahnya di dalam negeri. “Kita ingin emas Indonesia tidak hanya ditambang di negeri ini, […]

  • BRI Finance Optimistis Genjot Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan  di Tengah Dinamika Pasar

    BRI Finance Optimistis Genjot Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan di Tengah Dinamika Pasar

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Mei 2026 – Di tengah dinamika industri otomotif nasional, kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih menunjukkan potensi yang cukup baik dan menjadi salah satu pendorong bagi sektor pembiayaan kendaraan. Melihat kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi bisnis pembiayaan kendaraan baru maupun bekas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta […]

  • Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis

    Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership) Indonesia dan India melalui penandatanganan 14 nota kesepahaman (MoU) serta pengumuman enam inisiatif strategis yang mencakup sektor pertahanan, keamanan maritim, kesehatan, pertanian, pendidikan, teknologi digital, hingga pelestarian warisan budaya. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral kedua pemimpin […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Terima Kunjungan Duke Corporate Education

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Terima Kunjungan Duke Corporate Education

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menerima kunjungan delegasi Duke Corporate Education (Duke CE) dalam rangka company visit yang bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pengembangan kepemimpinan, inovasi, serta implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) pada sektor perkebunan. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan transformasi […]

expand_less