Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace

10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Marketplace telah menjadi salah satu channel penjualan utama bagi banyak bisnis karena mampu membantu menjangkau pelanggan dengan cepat. Namun, di balik kemudahan tersebut, banyak pelaku usaha mulai menghadapi tantangan seperti biaya admin yang terus meningkat, persaingan harga yang ketat, hingga keterbatasan akses terhadap data pelanggan.

Kondisi ini membuat semakin banyak bisnis mulai membangun channel penjualan sendiri melalui WhatsApp. Selain dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan, WhatsApp juga memberikan peluang bagi bisnis untuk mengelola hubungan pelanggan dan meningkatkan keuntungan secara lebih berkelanjutan.

Mengapa Banyak Bisnis Mulai Mengurangi Ketergantungan pada Marketplace?

Ketika seluruh penjualan bergantung pada marketplace, bisnis memiliki kontrol yang terbatas terhadap pelanggan. Data pelanggan umumnya berada di dalam ekosistem marketplace sehingga perusahaan kesulitan membangun hubungan jangka panjang dan mendorong pembelian berulang.

Selain itu, kenaikan biaya layanan dan persaingan harga membuat margin keuntungan semakin menipis. Tidak sedikit bisnis yang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk iklan agar produknya tetap terlihat di tengah persaingan yang semakin ketat.

Karena itu, banyak perusahaan mulai mengembangkan channel penjualan sendiri agar dapat berkomunikasi langsung dengan pelanggan, memiliki data pelanggan, dan membangun strategi penjualan yang lebih berkelanjutan.

Apa Keuntungan Menjual Langsung melalui WhatsApp?

WhatsApp tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga dapat berfungsi sebagai channel penjualan yang membantu bisnis membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan.

Berikut 10 alasan penjualan via WhatsApp lebih untung dibanding marketplace:

1. Tidak ada biaya admin per transaksi.

2. Bisnis memiliki data pelanggan sendiri.

3. Komunikasi dengan pelanggan lebih personal.

4. Peluang repeat order lebih tinggi.

5. Bisa melakukan follow-up secara langsung.

6. Lebih mudah membangun loyalitas pelanggan.

7. Dapat menjalankan promosi yang lebih terarah.

8. Tidak bergantung pada algoritma marketplace.

9. Margin keuntungan lebih besar.

10. Memiliki kontrol penuh terhadap pengalaman pelanggan.

Dengan memiliki hubungan langsung dengan pelanggan, bisnis juga dapat lebih mudah memahami kebutuhan mereka, membangun kepercayaan, dan menciptakan peluang penjualan jangka panjang.

Bagaimana WhatsApp CRM Barantum Membantu Bisnis Membangun Channel Penjualan Sendiri?

Ketika jumlah pelanggan dan percakapan semakin meningkat, mengelola penjualan melalui WhatsApp secara manual dapat menjadi tantangan. Bisnis membutuhkan sistem yang mampu membantu mengelola komunikasi, data pelanggan, dan proses penjualan secara terintegrasi.

Melalui WhatsApp CRM Barantum, perusahaan dapat membangun channel penjualan sendiri sekaligus mengelola seluruh aktivitas penjualan dalam satu platform.

WhatsApp CRM Barantum membantu bisnis dengan cara:

● Mengelola seluruh chat pelanggan dalam satu dashboard.

● Menyimpan data pelanggan secara otomatis.

● Membantu follow-up dan distribusi leads.

● Menjalankan broadcast dan promosi yang lebih terukur.

● Memantau performa penjualan secara real-time.

● Terintegrasi dengan CRM dan Omnichannel.

Dengan dukungan CRM, bisnis tidak hanya memperoleh channel komunikasi dengan pelanggan, tetapi juga sistem yang membantu mengelola setiap peluang penjualan secara lebih efektif dan terukur.

Membangun channel penjualan sendiri bukan berarti meninggalkan marketplace sepenuhnya. Sebaliknya, strategi ini membantu bisnis menciptakan sumber penjualan yang lebih berkelanjutan, memiliki hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, dan mengurangi ketergantungan pada platform pihak ketiga.

Jika bisnis Anda ingin meningkatkan profit dan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap pelanggan, mulai membangun channel penjualan melalui WhatsApp bisa menjadi langkah yang tepat. Dengan WhatsApp CRM Barantum, Anda dapat mengelola pelanggan, mengoptimalkan follow-up, dan membangun pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan di Indonesia Timur, BRI Finance Hadir melalui BRI KKB Expo 2026

    Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan di Indonesia Timur, BRI Finance Hadir melalui BRI KKB Expo 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Makassar, 10 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat sinergi dengan BRI dalam memperluas akses layanan pembiayaan kendaraan di berbagai daerah. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 yang digelar serentak di 131 Unit Kerja BRI di seluruh Indonesia, termasuk di sejumlah kota strategis di kawasan Indonesia Timur. Di […]

  • Lobi Cerdas Gubernur Yulius Selvanus Berbuah Manis, Ribuan Buffer Stock Bernilai Miliaran Tiba di Sulut

    Lobi Cerdas Gubernur Yulius Selvanus Berbuah Manis, Ribuan Buffer Stock Bernilai Miliaran Tiba di Sulut

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Strategi diplomasi tingkat tinggi kembali ditunjukkan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, yang berhasil memastikan penambahan buffer stock logistik kebencanaan dalam jumlah besar dari pemerintah pusat. Langkah taktis Gubernur Yulius dalam menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Sosial RI membuahkan hasil konkret: ribuan satuan bantuan tanggap darurat, bernilai miliaran rupiah, resmi tiba dan diturunkan di […]

  • Libur Tahun Baru Imlek, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 83 Ribuan Tempat Duduk

    Libur Tahun Baru Imlek, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 83 Ribuan Tempat Duduk

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 atau rata-rata 16.794 tempat duduk per hari selama 5 (lima) hari periode libur panjang Tahun Baru Imlek pada Jumat hingga Selasa, 13 – 17 Februari 2026. KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan […]

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle reputasi
    • visibility 474
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT

    Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 September 2026 – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 500-1981 Tahun 2026 tentang Tim Pemantauan, Pengawalan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan percepatan pembangunan ekonomi di daerah sekaligus mendukung tercapainya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden […]

  • Jalur KA Cibeber–Lampegan Tidak Dapat Dilalui Akibat adanya Gogosan, Demi Keselamatan, Perjalanan KA Siliwangi dibatalkan

    Jalur KA Cibeber–Lampegan Tidak Dapat Dilalui Akibat adanya Gogosan, Demi Keselamatan, Perjalanan KA Siliwangi dibatalkan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 19 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menyampaikan bahwa jalur kereta api pada petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan untuk sementara waktu tidak dapat dilalui oleh perjalanan kereta api. Hal ini disebabkan adanya gogosan pada jalur rel tepatnya di Km 74+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan. Informasi […]

expand_less