Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace

10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Marketplace telah menjadi salah satu channel penjualan utama bagi banyak bisnis karena mampu membantu menjangkau pelanggan dengan cepat. Namun, di balik kemudahan tersebut, banyak pelaku usaha mulai menghadapi tantangan seperti biaya admin yang terus meningkat, persaingan harga yang ketat, hingga keterbatasan akses terhadap data pelanggan.

Kondisi ini membuat semakin banyak bisnis mulai membangun channel penjualan sendiri melalui WhatsApp. Selain dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan, WhatsApp juga memberikan peluang bagi bisnis untuk mengelola hubungan pelanggan dan meningkatkan keuntungan secara lebih berkelanjutan.

Mengapa Banyak Bisnis Mulai Mengurangi Ketergantungan pada Marketplace?

Ketika seluruh penjualan bergantung pada marketplace, bisnis memiliki kontrol yang terbatas terhadap pelanggan. Data pelanggan umumnya berada di dalam ekosistem marketplace sehingga perusahaan kesulitan membangun hubungan jangka panjang dan mendorong pembelian berulang.

Selain itu, kenaikan biaya layanan dan persaingan harga membuat margin keuntungan semakin menipis. Tidak sedikit bisnis yang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk iklan agar produknya tetap terlihat di tengah persaingan yang semakin ketat.

Karena itu, banyak perusahaan mulai mengembangkan channel penjualan sendiri agar dapat berkomunikasi langsung dengan pelanggan, memiliki data pelanggan, dan membangun strategi penjualan yang lebih berkelanjutan.

Apa Keuntungan Menjual Langsung melalui WhatsApp?

WhatsApp tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga dapat berfungsi sebagai channel penjualan yang membantu bisnis membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan.

Berikut 10 alasan penjualan via WhatsApp lebih untung dibanding marketplace:

1. Tidak ada biaya admin per transaksi.

2. Bisnis memiliki data pelanggan sendiri.

3. Komunikasi dengan pelanggan lebih personal.

4. Peluang repeat order lebih tinggi.

5. Bisa melakukan follow-up secara langsung.

6. Lebih mudah membangun loyalitas pelanggan.

7. Dapat menjalankan promosi yang lebih terarah.

8. Tidak bergantung pada algoritma marketplace.

9. Margin keuntungan lebih besar.

10. Memiliki kontrol penuh terhadap pengalaman pelanggan.

Dengan memiliki hubungan langsung dengan pelanggan, bisnis juga dapat lebih mudah memahami kebutuhan mereka, membangun kepercayaan, dan menciptakan peluang penjualan jangka panjang.

Bagaimana WhatsApp CRM Barantum Membantu Bisnis Membangun Channel Penjualan Sendiri?

Ketika jumlah pelanggan dan percakapan semakin meningkat, mengelola penjualan melalui WhatsApp secara manual dapat menjadi tantangan. Bisnis membutuhkan sistem yang mampu membantu mengelola komunikasi, data pelanggan, dan proses penjualan secara terintegrasi.

Melalui WhatsApp CRM Barantum, perusahaan dapat membangun channel penjualan sendiri sekaligus mengelola seluruh aktivitas penjualan dalam satu platform.

WhatsApp CRM Barantum membantu bisnis dengan cara:

● Mengelola seluruh chat pelanggan dalam satu dashboard.

● Menyimpan data pelanggan secara otomatis.

● Membantu follow-up dan distribusi leads.

● Menjalankan broadcast dan promosi yang lebih terukur.

● Memantau performa penjualan secara real-time.

● Terintegrasi dengan CRM dan Omnichannel.

Dengan dukungan CRM, bisnis tidak hanya memperoleh channel komunikasi dengan pelanggan, tetapi juga sistem yang membantu mengelola setiap peluang penjualan secara lebih efektif dan terukur.

Membangun channel penjualan sendiri bukan berarti meninggalkan marketplace sepenuhnya. Sebaliknya, strategi ini membantu bisnis menciptakan sumber penjualan yang lebih berkelanjutan, memiliki hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, dan mengurangi ketergantungan pada platform pihak ketiga.

Jika bisnis Anda ingin meningkatkan profit dan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap pelanggan, mulai membangun channel penjualan melalui WhatsApp bisa menjadi langkah yang tepat. Dengan WhatsApp CRM Barantum, Anda dapat mengelola pelanggan, mengoptimalkan follow-up, dan membangun pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai 1 Oktober 2026, Balasan WhatsApp Bisnis Jadi Berbayar

    Mulai 1 Oktober 2026, Balasan WhatsApp Bisnis Jadi Berbayar

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Mulai 1 Oktober 2026, cara bisnis membalas pelanggan melalui WhatsApp Business API akan berubah. […]

  • Tidak Hanya WhatsApp, Barantum Hadirkan AI Agent untuk Semua Channel

    Tidak Hanya WhatsApp, Barantum Hadirkan AI Agent untuk Semua Channel

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Pelanggan kini dapat menghubungi bisnis melalui berbagai channel. Selain WhatsApp, mereka juga bisa datang […]

  • Bukan Cuma Hijab Paris Polos, napocut Kenalkan 4 Variasi Hijab Segiempat Paris Tegak Paripurna

    Bukan Cuma Hijab Paris Polos, napocut Kenalkan 4 Variasi Hijab Segiempat Paris Tegak Paripurna

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Mei 2026 – Selama ini napocut dikenal luas sebagai salah satu pionir yang mempopulerkan penggunaan hijab segiempat Paris di Indonesia. Namun seiring berkembangnya kebutuhan konsumen, brand ini kini mempertegas posisinya melalui pengenalan empat variasi utama yang melengkapi koleksi hijab Paris premium miliknya.  Transformasi ini menunjukkan bahwa napocut tidak hanya berfokus pada koleksi polos […]

  • Dupoin Futures Gelar Kegiatan “Level Up Ramadan”, Bagikan Takjil di Kawasan Stasiun Sudirman

    Dupoin Futures Gelar Kegiatan “Level Up Ramadan”, Bagikan Takjil di Kawasan Stasiun Sudirman

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia menggelar kegiatan berbagi bertajuk “Level Up Ramadan” di kawasan Dukuh Atas atau Stasiun Sudirman, Jakarta, pada Rabu (11/3) sore. Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menyasar para pengguna transportasi umum, pekerja kantoran, serta masyarakat yang masih berada di perjalanan saat jam pulang kerja. Sejumlah perwakilan perusahaan tampak membagikan takjil […]

  • Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan aktivitas logistik di wilayah tersebut. SEMARANG-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan […]

  • Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Pengawasan keamanan di kawasan industri sering menghadapi tantangan, terutama dalam kondisi visibilitas rendah seperti malam hari, kabut, atau hujan. Metode pengawasan konvensional terkadang sulit menjangkau area luas atau medan yang menantang, sehingga potensi risiko intrusi sulit dideteksi secara dini. Di Indonesia, Halo Robotics memperkenalkan DJI Dock 3, sistem pengawasan otomatis yang dikombinasikan dengan drone thermal Matrice […]

expand_less