Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 30 Hakim Indonesia Ikuti Pelatihan di India, Perkuat Kapasitas Peradilan di Era Digital

30 Hakim Indonesia Ikuti Pelatihan di India, Perkuat Kapasitas Peradilan di Era Digital

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Jakarta — Sebanyak 30 hakim dan aparatur peradilan Indonesia mengikuti program pelatihan intensif di National Judicial Academy (NJA), Bhopal, India, yang berlangsung pada 24–28 April 2026. Program ini menjadi pelatihan terstruktur pertama bagi hakim Indonesia di India dan menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kerja sama di bidang hukum dan peradilan.

Delegasi ini ditugaskan oleh Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) dari Mahkamah Agung Republik Indonesia dan dipimpin oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Diklat Kumdil MA, Andi Akram, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia peradilan.

Kolaborasi Strategis Dua Negara

Pelatihan ini merupakan bagian dari skema Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) di bawah Kementerian Luar Negeri India, yang selama ini dikenal sebagai salah satu instrumen diplomasi kapasitas India untuk negara mitra. Program ini juga terselenggara berkat kolaborasi erat antara Embassy of India Jakarta dan Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) dari Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Delegasi hakim yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga mewakili berbagai daerah seperti Lombok, Tanjung Pinang, Palu, Pekanbaru, dan Kalimantan Selatan. Keberagaman latar belakang ini diharapkan memperkaya perspektif dalam diskusi dan memperluas dampak pelatihan saat para peserta kembali ke wilayah masing-masing.

Fokus pada Tantangan Peradilan Modern

Program pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan peradilan di era digital dan globalisasi. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi penguatan kapasitas di bidang teknologi dan siber, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan dalam sistem peradilan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi komunikasi peradilan dengan media, peningkatan keterampilan yudisial, serta penanganan isu lintas negara seperti kejahatan transnasional, persoalan lingkungan, hingga mekanisme alternatif penyelesaian sengketa.

Pendekatan ini mencerminkan kebutuhan mendesak bagi sistem peradilan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. Di tengah meningkatnya kompleksitas perkara, hakim tidak hanya dituntut memahami aspek hukum secara konvensional, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi serta memahami dinamika global yang memengaruhi praktik hukum.

Belajar Langsung dari Sistem Peradilan India

Sebagai bagian dari program, para hakim Indonesia juga akan melakukan kunjungan langsung ke pengadilan di India. Kegiatan ini memberikan kesempatan untuk mengamati secara langsung bagaimana sistem peradilan India beroperasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Salah satu inisiatif yang menjadi sorotan adalah proyek e-Courts di India, yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan peradilan melalui digitalisasi. Melalui interaksi dengan hakim, pengacara, dan pemangku kepentingan lainnya, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan praktis yang dapat diadaptasi dalam konteks Indonesia.

NJA Bhopal, Pusat Pelatihan Peradilan Kelas Dunia

National Judicial Academy yang menjadi lokasi pelatihan merupakan salah satu pusat pendidikan peradilan terkemuka di dunia. Didirikan pada tahun 1993, akademi ini terletak di kota Bhopal, India, dengan lingkungan yang mendukung proses pembelajaran, berada di kawasan perbukitan yang menghadap danau dan memiliki luas sekitar 63 hektar.

Reputasi NJA sebagai institusi pelatihan peradilan kelas dunia menjadikannya mitra strategis dalam pengembangan kapasitas hakim Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan global dan digital.

Menuju Peradilan yang Lebih Adaptif

Pelatihan ini mencerminkan kesadaran bahwa sistem peradilan tidak bisa berjalan statis di tengah perubahan global. Transformasi digital, meningkatnya kejahatan lintas negara, serta tuntutan transparansi publik mendorong lembaga peradilan untuk terus berinovasi.

Dengan mengikuti program ini, para hakim Indonesia tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga menjadi bagian dari jaringan profesional internasional yang dapat memperkuat kerja sama lintas negara di masa depan.

Pada akhirnya, langkah ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan investasi strategis dalam membangun sistem peradilan yang lebih adaptif, responsif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memajukan Masa Depan AI yang Inklusif bagi Global South

    Memajukan Masa Depan AI yang Inklusif bagi Global South

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Oleh Sandeep ChakravortyDuta Besar India untuk Indonesia JAKARTA — India akan menjadi tuan rumah Global AI Impact Summit 2026 di New Delhi pada 16–20 Februari 2026. KTT ini akan mempertemukan lebih dari 100 negara dan organisasi internasional, dengan tujuh kelompok kerja khusus, atau “Chakras,” yang diketuai bersama oleh India dan dua negara lainnya, untuk merumuskan […]

  • Penguatan Talenta Dukung Transformasi, Pelindo Multi Terminal Raih Anugerah BUMN 2026

    Penguatan Talenta Dukung Transformasi, Pelindo Multi Terminal Raih Anugerah BUMN 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, meraih penghargaan Anugerah BUMN 2026 untuk kategori Pengembangan Talenta & SDM Unggul Perusahaan Terbaik yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada Selasa (10/3). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam membangun sumber […]

  • AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan

    AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    AI Center Makassar mendorong talenta digital mengembangkan proyek Artificial Intelligence menjadi produk bisnis dengan model pendapatan berkelanjutan melalui program AI Clinic. Kebutuhan talenta digital di Indonesia terus meningkat seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital. Laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama World Bank menyebutkan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030, atau sekitar […]

  • Akta Pendirian Perseroda PAM JAYA Resmi Ditandatangani

    Akta Pendirian Perseroda PAM JAYA Resmi Ditandatangani

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Akta pendirian PT Air Minum Jaya (Perseroda) resmi ditandatangani oleh para Direksi PAM JAYA dan Perwakilan Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Jakarta, 22 Mei 2026 – Penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan layanan yang lebih baik, serta membuka peluang kemitraan strategis untuk bisa mendapatkan pendanaan di luar penyertaan daerah adalah tantangan yang perlu dijawab oleh […]

  • Investor Saham Tumbuh 32,6%, BRI Danareksa Sekuritas Dorong Edukasi Fundamental Lewat Program Emiten Visit

    Investor Saham Tumbuh 32,6%, BRI Danareksa Sekuritas Dorong Edukasi Fundamental Lewat Program Emiten Visit

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pertumbuhan investor saham di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor saham mencapai sekitar 8,46 juta atau tumbuh 32,6% secara tahunan, dari total lebih dari 20 juta Single Investor Identification (SID). Tren ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat di pasar saham sekaligus menegaskan pentingnya pemahaman fundamental emiten dalam pengambilan keputusan investasi. […]

  • Kedutaan Besar India Dorong Kolaborasi AI Inklusif India–Indonesia melalui AI Pre-Summit 2026

    Kedutaan Besar India Dorong Kolaborasi AI Inklusif India–Indonesia melalui AI Pre-Summit 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kedutaan Besar India di Jakarta, bekerja sama dengan MicroSave Consulting (MSC), India Indonesia Chamber of Commerce (IndCham), serta Women Entrepreneurship Platform (WEP) di bawah NITI Aayog, menyelenggarakan acara resmi Pra-KTT AI Impact Summit 2026 bertajuk People, Planet, Progress: Dialog India–Indonesia tentang AI Inklusif di Le Meridien Jakarta, Rabu (21/01/2026). Forum ini mempertemukan pejabat […]

expand_less