Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Industri Kripto Sumbang Rp1,93 Triliun, Edukasi Pajak Makin Diperkuat

Industri Kripto Sumbang Rp1,93 Triliun, Edukasi Pajak Makin Diperkuat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Jakarta, 4 Maret 2026 – Pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Di tengah peningkatan aktivitas pasar, aspek kepatuhan dan pemahaman perpajakan menjadi semakin krusial bagi investor maupun pelaku industri, khususnya dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Berdasarkan data terbaru Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), penerimaan pajak dari aset kripto hingga Januari 2026 tercatat sebesar Rp1,93 triliun. Angka tersebut terdiri dari Rp246,45 miliar (2022), Rp220,83 miliar (2023), Rp620,4 miliar (2024), Rp796,74 miliar (2025), serta Rp43,45 miliar pada Januari 2026. Data ini menegaskan potensi kontribusi industri kripto terhadap penerimaan negara, sekaligus menguatkan urgensi kepatuhan pajak investor.

Dalam sesi edukasi perpajakan yang digelar Tokocrypto bersama Ideatax pada 27 Februari 2026 di Jakarta, dibahas pembaruan aturan yang berdampak pada transaksi kripto, termasuk pemberlakuan PMK Nomor 50 Tahun 2025 yang mengubah skema pajak perdagangan aset kripto.

Skema Baru Dorong Exchange Dalam Negeri Lebih Kompetitif

Mengacu pada PMK-50/2025 menetapkan bahwa transaksi jual aset kripto dikenakan PPh Final, sementara PPN tidak lagi dipungut karena aset kripto dipersamakan sebagai surat berharga. Aturan ini juga membedakan tarif berdasarkan platform: 0,21% untuk transaksi pada platform dalam negeri (DN) dan 1% untuk transaksi pada platform luar negeri (LN) dikenakan tarif 1%.

Chief Financial Officer (CFO) Tokocrypto, Sefcho Rizal, menyatakan skema baru tersebut dapat memperkuat daya saing exchange dalam negeri sekaligus mendorong transaksi yang lebih patuh regulasi.

“PMK-50/2025 membuat skema pajak menjadi lebih jelas dan sederhana. Pembedaan tarif 0,21% untuk platform dalam negeri memberi sinyal positif bagi ekosistem kripto nasional dan mendorong pengguna untuk bertransaksi di exchange berizin,” ujar Sefcho.

Ia menambahkan, exchange berizin berperan penting membantu kepatuhan karena proses pemungutan pajak dilakukan secara otomatis sesuai ketentuan yang berlaku. Tokocrypto juga menyediakan akses laporan pajak tahunan agar pengguna lebih mudah menyiapkan dokumen pelaporan.

“Kami berupaya memudahkan pengguna lewat fitur laporan ringkasan pajak tahunan di platform, sehingga proses pelaporan SPT bisa lebih rapi dan akurat,” tambahnya.

Tokocrypto juga meraih penghargaan sebagai salah satu wajib pajak dengan kontribusi terbesar. Penghargaan ini diberikan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan I (Kanwil DJP Jaksel I) sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan dan kontribusi signifikan Tokocrypto terhadap penerimaan pajak nasional.

“Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan komunitas pengguna yang terus tumbuh. Dengan lebih dari 4,8 juta pengguna aktif yang bertransaksi setiap hari melakukan investasi maupun trading,” tutur Sefcho.

Investor Tertib Lapor SPT, Aset Kripto Tetap Dicantumkan sebagai Harta

Partner Ideatax, Jovita Budianto, menegaskan bahwa meskipun pajak atas transaksi kripto bersifat final dan dipungut melalui exchange, kepemilikan aset kripto tetap wajib dilaporkan dalam SPT Tahunan pada daftar harta.

“Pajak final bukan berarti selesai dari sisi pelaporan. Aset kripto tetap perlu dicantumkan di SPT Tahunan sebagai bagian dari harta, umumnya masuk kategori investasi lainnya,” kata Jovita.

Menurutnya, ketelitian pelaporan penting untuk menghindari ketidakseimbangan analisis harta yang dapat memicu klarifikasi otoritas pajak. Ideatax juga mengajak wajib pajak tidak menunda pelaporan dan memastikan seluruh aset, termasuk kripto, dicantumkan secara benar.

“Kepatuhan pajak adalah bagian dari pengelolaan risiko. Selain menghindari sanksi, pelaporan yang tertib juga memperkuat reputasi dan kredibilitas, baik untuk individu maupun pelaku usaha,” tutup Jovita.

Dengan penerimaan pajak kripto yang telah mencapai Rp1,93 triliun hingga Januari 2026, industri kripto Indonesia kian menunjukkan kontribusi nyata bagi negara. Kolaborasi edukasi antara exchange dan mitra konsultan pajak diharapkan memperkuat literasi, mendorong kepatuhan, serta membangun pertumbuhan ekosistem kripto yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Price Action yang Digunakan Trader Profesional

    Strategi Price Action yang Digunakan Trader Profesional

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Dalam dunia trading, price action menjadi salah satu metode yang paling banyak digunakan oleh trader profesional karena dianggap lebih murni dalam membaca pergerakan pasar. Berbeda dengan strategi berbasis indikator, price action hanya berfokus pada pergerakan harga yang terlihat langsung di chart. Pendekatan ini memungkinkan trader memahami bagaimana market bergerak berdasarkan supply dan demand, tanpa bergantung […]

  • Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

    Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik serta Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar. SURABAYA (05/03) – Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar. Peningkatan arus […]

  • JMFF 2026 Tarik 4.026 Pengunjung, Edukasi Mineral Sambil Merajut Kesatuan Indonesia

    JMFF 2026 Tarik 4.026 Pengunjung, Edukasi Mineral Sambil Merajut Kesatuan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA — Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang diselenggarakan MIND ID bersama seluruh anggota Grup, ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, Timah, dan Vale Indonesia, berhasil menarik 4.026 pengunjung, terdiri atas 1.588 anak dan 2.438 orang dewasa selama empat hari penyelenggaraan di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat […]

  • SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

    SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Denpasar – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga independen penilai kesesuaian dalam mendukung penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan sesuai standar Green Building Council Indonesia (GBCI), Kawasan Politeknik International Bali (PIB College) resmi meraih predikat Platinum dalam Sertifikasi GREENSHIP kategori Neighborhood versi 1.1 untuk bangunan non-office. Sertifikasi […]

  • Dukung Tata Kelola Bisnis yang Sehat, BRI Finance Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kejaksaan Negeri Padang

    Dukung Tata Kelola Bisnis yang Sehat, BRI Finance Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kejaksaan Negeri Padang

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Padang, 6 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta pengelolaan risiko yang prudent melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Padang. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Padang pada Jumat, 5 Juni 2026. Kerja sama ini menjadi […]

  • WhatsApp Tracking Barantum Permudah Monitoring Leads dari Iklan Digital

    WhatsApp Tracking Barantum Permudah Monitoring Leads dari Iklan Digital

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis saat ini mengandalkan iklan digital untuk mendatangkan leads baru setiap hari. Mulai dari Meta Ads, Google Ads, hingga campaign promosi […]

expand_less