Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?

60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Perilaku konsumen dalam mencari informasi digital mulai berubah cukup signifikan. Jika sebelumnya orang langsung pergi ke mesin telusur, seperti Google, sekarang sebagian pengguna justru memulai pencarian dari kecerdasan buatan (AI).

Studi yang dikutip oleh Search Engine Land menunjukkan bahwa sekitar 37% konsumen kini mengawali pencarian mereka melalui AI. Artinya, titik awal perjalanan konsumen mulai bergeser.

Temuan ini juga diperkuat oleh laporan dari Priority Pixels yang menyebutkan bahwa 60% pengguna merasa jawaban dari AI lebih jelas dibandingkan hasil pencarian tradisional. Ini menunjukkan bahwa bukan hanya penggunaannya yang meningkat, tetapi juga kepercayaan terhadap AI sebagai sumber informasi.

Perubahan ini membuat peran AI tak lagi sekadar alat bantu. AI mulai menjadi tempat utama orang mencari dan memahami informasi. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada risiko baru yang sering luput dari perhatian brand.

Dalam sistem AI, pengguna tidak lagi melihat banyak pilihan seperti di halaman hasil pencarian. AI akan menyaring dan merangkum hanya beberapa brand yang dianggap paling relevan dan kredibel. Akibatnya, jumlah brand yang masuk ke tahap pertimbangan jadi jauh lebih sedikit.

“Ketika konsumen mulai dari AI, mereka tidak lagi melihat banyak opsi seperti di mesin pencari. Mereka langsung mendapatkan ringkasan. Artinya, brand yang tidak masuk dalam ringkasan tersebut bisa kehilangan peluang bahkan sebelum dipertimbangkan,” ujar Alexandro Wibowo, Co-Founder Avonetiq, sebuah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas digital brand di era AI.

Situasi ini menciptakan risiko yang sifatnya tidak terlihat langsung, tetapi berdampak besar. Brand bisa saja masih aktif, memiliki produk yang bagus, bahkan mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencari, tetapi tetap tidak muncul dalam jawaban AI.

Apabila ini terjadi, brand bisa kehilangan peluang sejak awal tanpa ada tanda yang jelas dari sisi performa.

“Ini yang sering tidak disadari. Brand merasa performanya masih stabil, padahal pelan-pelan mereka mulai tidak masuk dalam percakapan. Dampaknya baru terasa belakangan, saat peluang sudah lewat,” jelas Alexandro.

Melihat perubahan ini, muncul pendekatan baru yang dikenal sebagai AI Visibility Optimization (AVO). Pendekatan ini berfokus pada bagaimana brand membangun struktur informasi yang jelas, konsistensi narasi, serta sinyal kredibilitas agar lebih mudah dipahami dan dipercaya oleh sistem AI.

“AI tidak hanya mencari informasi, tapi juga menyusun jawaban dan memilih. Kalau brand tidak cukup jelas, tidak konsisten, atau tidak punya validasi yang kuat, AI tidak punya alasan untuk menyebutnya,” tambah Alexandro.

Seiring makin banyaknya konsumen yang memulai pencarian dari AI, perusahaan perlu mulai mengevaluasi kembali strategi visibilitas digital mereka. Persaingan sekarang bukan hanya soal siapa yang muncul, tetapi siapa yang masuk dalam jawaban.

Di era ini, kehilangan visibilitas tidak selalu terlihat dari angka, melainkan sering terjadi saat brand tidak lagi muncul di momen yang paling menentukan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta — Kerja sama tekstil Indonesia India memasuki babak baru transformasi industri di tengah tekanan global. Upaya memperkuat industri tekstil nasional kini tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri, tetapi juga didukung langsung oleh diplomasi antarnegara. Sebuah forum bisnis strategis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama India ITME Society dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) […]

  • KAI Bandara Sudah Layani 155 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Arus Mudik Lebaran 2026 dan Hadirkan Promo THR

    KAI Bandara Sudah Layani 155 Ribu Penumpang KA Srilelawangsa Selama Arus Mudik Lebaran 2026 dan Hadirkan Promo THR

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PT Railink sebagai operator KAI Bandara mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Dalam rentang waktu 11 Maret hingga 23 Maret 2026, KAI Bandara melalui layanan KA Srilelawangsa di wilayah Sumatera Utara telah melayani total 155.212 penumpang. Relasi Medan menuju Bandara Kualanamu sebanyak 63 Ribu Penumpang dan relasi Medan – Binjai hingga Kuala […]

  • Khidmat Peringati HUT ke-81 RI, Jajaran Manajemen BRI Region 6 Hadiri Upacara Kemerdekaan

    Khidmat Peringati HUT ke-81 RI, Jajaran Manajemen BRI Region 6 Hadiri Upacara Kemerdekaan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jajaran manajemen BRI Region 6 turut hadir dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh BRI Region 6. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa cinta Tanah Air. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Regional Chief […]

  • MLV Teknologi membuat Investor Room SKK Migas menjadi lebih canggih

    MLV Teknologi membuat Investor Room SKK Migas menjadi lebih canggih

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MLV Teknologi meningkatkan Investor Room SKK Migas dengan teknologi audio visual canggih guna memperkuat perannya sebagai ruang strategis komunikasi investasi. Pembaruan ini menghadirkan visual ultra tajam, sistem komunikasi hybrid yang andal, serta Signal Processor yang stabil untuk mendukung presentasi data eksplorasi dan potensi investasi migas secara presisi. Menggunakan LED Screen Ledman P0,9 COB, Extron Signal […]

  • Tingkatkan Standar Pelayanan Kebersihan saat Angleb,  KAI Services Gelar Pembinaan Petugas Cleaning di Regional Yogyakarta

    Tingkatkan Standar Pelayanan Kebersihan saat Angleb, KAI Services Gelar Pembinaan Petugas Cleaning di Regional Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Dalam upaya untuk meningkatkan standar kebersihan dan meningkatkan keterampilan, KAI Services melalui unit Resclean menggelar pembinaan petugas cleaning di wilayah Regional 6 Yogyakarta di Gedung Asina Krida, Yogyakarta, pada Selasa (3/3). Dalam pembinaan yang diikuti 180 petugas cleaning ini, tim Resclean kantor pusat memberikan materi pengetahuan mengenai Basic Cleaning mulai dari sweeping, mopping, hingga pengenalan […]

  • Sambut Imlek dan Ramadan, Tokocrypto Luncurkan Fitur Baru untuk Tingkatkan Transaksi Kripto

    Sambut Imlek dan Ramadan, Tokocrypto Luncurkan Fitur Baru untuk Tingkatkan Transaksi Kripto

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren pertumbuhan industri aset kripto nasional terus berlanjut hingga akhir tahun. Hingga Desember 2025, jumlah konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 20,19 juta orang, meningkat 3,22% dibandingkan posisi November 2025 yang tercatat sebanyak 19,56 juta konsumen. Dalam keterangan resmi pada Jumat (6/2/2026), OJK juga melaporkan […]

expand_less