Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus menegaskan arah bisnisnya yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan, termasuk dalam mendorong kredit usaha berkelanjutan melalui pembiayaan UMKM, inovasi digital, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus menegaskan arah bisnisnya yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan, termasuk dalam mendorong kredit usaha berkelanjutan melalui pembiayaan UMKM, inovasi digital, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Sepanjang tahun 2025, total kredit usaha berkelanjutan mencapai Rp3,6 triliun atau sebesar 47,49% dari porsi total kredit Bank Raya lebih baik apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 41,69%. Capaian ini mencerminkan peran aktif Bank Raya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan pembiayaan UMKM, transformasi digital perbankan, serta penerapan prinsip ESG secara konsisten. 

Komitmen ini juga turut menjadi pendorong pertumbuhan bisnis digital, yaitu pada akhir tahun 2025 Bank Raya mencatatkan realisasi digital saving sebesar Rp2,20 triliun atau tumbuh signifikan sebesar 66,7% (yoy). Sejalan dengan strategi green banking melalui optimalisasi layanan digital, Bank Raya juga memperkuat portofolio investasinya melalui kepemilikan green bond. Selain itu, Bank Raya juga mendorong penerapan prinsip green banking pada sisi pembiayaan maupun operasional, antara lain melalui kebijakan kredit yang lebih selektif dan berorientasi pada kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan, peningkatan efisiensi energi dan penggunaan sumber daya, serta penguatan pengelolaan dampak lingkungan dari aktivitas perbankan. 

Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia Bank Raya mengatakan, “Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang berkualitas harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui penguatan pembiayaan UMKM, inovasi digital, serta implementasi prinsip ESG, Bank Raya berkomitmen untuk terus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” 

Dari sisi lingkungan, pada tahun 2025 Bank Raya berhasil menurunkan konsumsi energi listrik menjadi 748.156 kWh atau turun sebesar 40,41% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Bank Raya juga berhasil menurunkan penggunaan air menjadi 5.599 m3 atau turun sebesar 9,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu langkah nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada pilar lingkungan, Bank Raya telah meluncurkan Pantura Greenbelt Program untuk penanaman 3500 bibit pohon bakau dari setiap transaksi keuangan nasabah di Aplikasi Raya. Pantura Greenbelt Program ini, diharapkan mampu berkontribusi pada lingkungan sekitar dan menyerap karbon sebanyak 28 tCO2/tahun, yang akan bertambah seiring bertambahnya usia tanaman. 

Dalam aspek sosial, Bank Raya meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia melalui sertifikasi dan pelatihan ESG, serta memperkuat perlindungan hak asasi manusia di lingkungan kerja. Komitmen terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui pelaksanaan lima program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mencakup bidang sosial, ekonomi, lingkungan, dan hukum & tata kelola yang melampaui target yang telah ditetapkan. Selain itu, program literasi keuangan melalui kanal media sosial resmi Bank telah dilakukan sebanyak 36 kali atau rata-rata tiga kali per bulan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan.

“Kami akan terus memperkuat inisiatif ESG melalui efisiensi operasional, perluasan program penghijauan, peningkatan kapasitas SDM, serta edukasi literasi keuangan agar pertumbuhan Bank Raya berjalan seiring dengan keberlanjutan ekonomi dan sosial.” Tutup Danar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drife Menjadi UiPath Platinum Partner untuk Mendorong Adopsi Agentic Automation di Indonesia

    Drife Menjadi UiPath Platinum Partner untuk Mendorong Adopsi Agentic Automation di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Merespons lonjakan kebutuhan korporasi terhadap teknologi otonom, Drife, anak usaha IDstar Group, secara resmi mengumumkan pencapaiannya sebagai UiPath Platinum Partner dan Agentic Automation Fast Track Partner. Pengakuan ini sekaligus mempertegas komitmen Drife dalam menjawab urgensi adopsi agentic AI di Indonesia—di mana 90% eksekutif IT bersiap meningkatkan efisiensi proses bisnis mereka—serta menangkap potensi ekonomi global yang […]

  • Mengenal UVA & UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi

    Mengenal UVA & UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Saat cuaca cerah, banyak orang tua merasa itu waktu yang tepat untuk mengajak si kecil keluar rumah. Namun dibalik hangatnya sinar matahari, ada paparan sinar ultraviolet (UV) yang tidak terlihat oleh mata. Dua jenis sinar UV yang paling sering berdampak pada kulit adalah UVA dan UVB. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki efek berbeda pada kulit […]

  • Ekspansi ke Pasar Jepang, SUCOFINDO Perkuat Rantai Pasok Biomassa Berkelanjutan

    Ekspansi ke Pasar Jepang, SUCOFINDO Perkuat Rantai Pasok Biomassa Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, (17/4) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menegaskan komitmennya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dalam mendukung perdagangan biomassa berkelanjutan antara Indonesia dan Jepang melalui partisipasi aktif dalam Business Forum on Palm Biomass Collaboration Japan–Indonesia di acara International Biomass Expo 2026, Tokyo. Forum dihadiri oleh 100 orang yang terdiri dari para pengusaha power plant sebagai […]

  • Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

    Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 20 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan gogosan yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Cibeber – Stasiun Lampegan tepatnya di Km 73+900 s.d Km 74+00. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa hingga saat ini proses penanganan masih terus […]

  • Solusi Lingkungan Berbasis Teknologi, Mahasiswa BINUS @Bandung Bersinar di Kompetisi Bisnis Nasional

    Solusi Lingkungan Berbasis Teknologi, Mahasiswa BINUS @Bandung Bersinar di Kompetisi Bisnis Nasional

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bandung, Oktober 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS @Bandung. Tiga mahasiswa Program Studi Digital Business Innovation, yakni Audrey Olivia Christianto, Carla Leony Hirmawan, dan Kathleen Navella Aprilia, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Business Plan Competition National Level “Decision FPP UNDIP 2025” yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro. Kompetisi berskala nasional ini berlangsung […]

  • Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas

    Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Efisiensi ruang dan efektivitas operasional kini mulai menjadi perhatian baru dalam industri konstruksi modern di Indonesia. Pengembang dan kontraktor tidak lagi hanya mempertimbangkan material bangunan, tetapi juga bagaimana setiap sistem di dalam bangunan dapat mendukung aktivitas secara lebih optimal dalam jangka panjang. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap […]

expand_less