Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PTPN I (Persero), Subholding PTPN III (Persero) Terus Perkuat Branding Produk Hilir

PTPN I (Persero), Subholding PTPN III (Persero) Terus Perkuat Branding Produk Hilir

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Jakarta – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding PTPN III (Persero) terus memperkuat strategi branding dan pemasaran produk hilir sebagai bagian dari akselerasi hilirisasi serta peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan.

Regulasi yang membuka peluang bagi badan usaha milik negara (BUMN) untuk memperluas bisnis hingga menyasar konsumen akhir dan pasar ritel menjadi momentum strategis bagi PTPN I untuk mendekatkan produk-produknya kepada masyarakat.

Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, mengatakan perusahaan memiliki sejarah panjang sebagai produsen berbagai produk konsumen berkualitas yang reputasinya telah dikenal hingga pasar Eropa dan Amerika.

“Kita memiliki sejarah panjang sebagai produsen consumer goods dengan reputasi yang sudah dikenal hingga Eropa sejak zaman Belanda. Teh Walini, Kopi Banaran, Cerutu Golden Djawa, Cerutu Deli Nusantara, dan berbagai produk perkebunan lainnya merupakan merek-merek yang memiliki nama besar. Namun, ketika BUMN tidak lagi menyentuh pasar hingga sektor riil, pamor merek-merek tersebut perlahan tertinggal dari merek swasta yang bergerak lebih agresif. Sekarang saatnya kita kembali memperkuat posisi itu sejalan dengan program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah,” kata Abdul Rivai Ras di Jakarta, Kamis (6/8).

Abdul Rivai Ras mengakui, membangkitkan kembali kejayaan merek-merek PTPN I di tengah persaingan pasar yang semakin ketat bukan pekerjaan mudah. Namun, tren pasar saat ini memberikan peluang besar karena konsumen semakin mengutamakan kualitas, keamanan pangan, reputasi produk, serta keberlanjutan lingkungan.

“Kesadaran masyarakat terus meningkat seiring membaiknya tingkat kesejahteraan. Konsumen kini tidak hanya membeli produk, tetapi juga memilih kualitas, keamanan pangan, reputasi premium, dan proses produksi yang ramah lingkungan. Karena itu, kami akan terus memperkuat branding seluruh produk ritel PTPN I, mulai dari Teh Walini, Kopi Banaran, Kopi Rollaas, Cerutu Golden Djawa, Cerutu Deli Nusantara, hingga produk-produk unggulan lainnya,” ujarnya.

Menurut Abdul Rivai Ras, program hilirisasi yang menjadi salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto merupakan peluang strategis bagi PTPN I untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan. Hilirisasi, menurutnya, tidak cukup berhenti pada proses produksi, tetapi harus mampu membangun merek, memperluas akses pasar, dan menciptakan pengalaman yang mendorong konsumen terus memilih produk PTPN I.

“Hilirisasi tidak berhenti ketika produk selesai diproduksi. Hilirisasi baru berhasil ketika produk sampai ke tangan konsumen, digunakan, dibeli kembali, dan menjadi pilihan utama masyarakat. Di situlah nilai tambah benar-benar tercipta,” katanya.

Dekatkan Produk kepada Konsumen

PTPN I memiliki modal kuat untuk mengakselerasi strategi tersebut. Selain didukung portofolio merek yang telah dikenal luas, perusahaan memiliki belasan ribu karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional.

“Kita tidak boleh hanya bangga memiliki Teh Walini, Kopi Rollaas, Kopi Banaran, Cerutu Golden Djawa, maupun Cerutu Deli Nusantara. Produk-produk itu harus semakin dekat dengan masyarakat. Transformasi dimulai dari diri kita sendiri. Belasan ribu insan PTPN I harus menjadi pelanggan pertama, duta pertama, sekaligus pemasar pertama bagi produk kebanggaan perusahaan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pemasaran, PTPN I akan memperluas penggunaan produk-produknya di seluruh lingkungan perusahaan, mulai dari kantor, ruang rapat, mess karyawan, guest house, hingga destinasi wisata yang dikelola perusahaan.

“Kalau kita sendiri belum bangga menyajikan produk PTPN I kepada tamu, bagaimana masyarakat akan mengenal kualitasnya? Setiap fasilitas perusahaan harus menjadi etalase yang memperkenalkan kekuatan merek-merek PTPN I,” katanya.

Selain memperluas penggunaan produk di lingkungan internal, PTPN I akan mengembangkan gerai dan café berbasis produk hilir pada sejumlah aset strategis perusahaan. Konsep tersebut dirancang sebagai ruang yang mengintegrasikan promosi, pengalaman pelanggan, dan aktivitas perdagangan dalam satu ekosistem bisnis.

Melalui gerai tersebut, pengunjung dapat menikmati cerutu premium Indonesia yang dipadukan dengan kopi dan teh produksi PTPN I, sekaligus memperoleh berbagai produk unggulan perusahaan.

“Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar café. Kami ingin membangun sebuah destinasi yang menjadi rumah bagi merek-merek PTPN I, tempat masyarakat dapat menikmati kualitas produk sekaligus melakukan transaksi. Di situlah promosi, pengalaman pelanggan, dan bisnis bertemu dalam satu ekosistem,” ujar Abdul Rivai Ras.

Jadikan Aset sebagai Mesin Pertumbuhan

Pengembangan gerai akan memanfaatkan aset-aset strategis perusahaan yang berada di Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dan Makassar. Optimalisasi aset tersebut akan menjadi bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan sekaligus memperkuat jangkauan pasar produk-produk PTPN I.

“Setiap aset PTPN I harus menjadi mesin pertumbuhan. Aset tidak boleh hanya menjadi bangunan yang dimiliki perusahaan, tetapi harus menjadi pusat aktivitas ekonomi yang memperkuat merek, menggerakkan hilirisasi, dan menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan,” tegasnya.

Abdul Rivai Ras optimistis sinergi antara penguatan merek, optimalisasi aset, dan keterlibatan seluruh insan perusahaan akan mempercepat transformasi bisnis PTPN I. Melalui strategi tersebut, Holding Perkebunan Nusantara mendorong produk-produk unggulan PTPN I semakin dekat dengan masyarakat, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan daya saing perusahaan di pasar nasional maupun internasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukti Komitmen Keberlanjutan, Jasa Marga Raih Predikat Gold pada 6th TJSL & CSR Award 2026

    Bukti Komitmen Keberlanjutan, Jasa Marga Raih Predikat Gold pada 6th TJSL & CSR Award 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta (07/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya di bidang keberlanjutan dengan meraih Predikat Gold pada ajang 6th TJSL & CSR Award 2026 untuk Kategori Pilar Ekonomi. Penghargaan yang diselenggarakan Majalah BUMN Track bersama BUMN Track Academy pada Kamis (06/08) ini diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) […]

  • KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

    KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), memastikan seluruh layanan angkutan barang tetap beroperasi secara optimal guna menjaga ketahanan distribusi nasional pada masa libur panjang akhir pekan pada momen hari besar dan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus. Di tengah peningkatan mobilisasi masyarakat pada periode 14–17 Mei 2026, perusahaan berkomitmen menjamin rantai pasok […]

  • BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

    BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis pembiayaan dana tunai hingga paruh pertama 2026. Per Juni 2026, tercatat penyaluran pembiayaan dana tunai tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy) dan memberikan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat […]

  • Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis ekologis yang semakin kompleks dan saling terhubung. Kerusakan hutan, krisis air, tekanan pangan, dan ekspansi energi berbasis ekstraktif membentuk satu sistem krisis yang saling memperkuat dan berulang. IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia […]

  • Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

    Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), secara proaktif tengah mengkaji rencana peningkatan kapasitas angkut peti kemas melalui KA Ronggowarsito. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas distribusi barang, khususnya dalam mendukung kebutuhan logistik yang terus berkembang pesat di kawasan industri wilayah Semarang dan sekitarnya. Direktur Pengembangan Usaha, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan bahwa […]

  • Mini Town Hall Triwulan I 2026, BRI Region 6 Perkuat Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis

    Mini Town Hall Triwulan I 2026, BRI Region 6 Perkuat Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Dalam rangka melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat arah strategi bisnis, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menyelenggarakan kegiatan Mini Town Hall Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Jackone Hall Gedung BRI Region 6 dan dihadiri oleh jajaran manajemen serta para pimpinan unit kerja operasional. Mini Town Hall ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan […]

expand_less