Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto

Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Bittime menyoroti pengaruh data ekonomi Amerika Serikat dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed terhadap pergerakan pasar kripto. Bittime juga mengingatkan pentingnya memahami karakteristik, leverage, dan risiko produk aset digital, terutama di tengah tingginya aktivitas perdagangan derivatif global.

Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai perkembangan ekonomi global menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor untuk memahami pergerakan pasar aset kripto.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada 11 September 2026 pagi, Bitcoin berada di kisaran US$76.695, melemah 1,88% dalam 24 jam terakhir dan 5,00% dalam sepekan. Sementara itu, Ethereum berada di sekitar US$2.452, terkoreksi 0,51% dalam 24 jam dan 2,16% dalam sepekan.

Pergerakan tersebut berlangsung ketika investor masih mencermati berbagai perkembangan ekonomi global, termasuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Mengapa Data Makro Diperhatikan Investor?

Data seperti Consumer Price Index (CPI), Non-Farm Payrolls (NFP), dan keputusan Federal Reserve (The Fed) menjadi perhatian karena dapat memengaruhi ekspektasi investor terhadap arah suku bunga. Ketika data ekonomi berbeda dari perkiraan pasar, investor dapat menyesuaikan kembali pandangan mereka terhadap kebijakan moneter.

Perubahan ekspektasi tersebut kemudian dapat memengaruhi imbal hasil obligasi, nilai dolar AS, dan minat investor terhadap aset berisiko. Riset International Monetary Fund (IMF) pada 2023 yang berjudul “The Crypto Cycle and US Monetary Policy” menunjukkan bahwa pengetatan kebijakan moneter AS dapat memengaruhi pasar kripto melalui perubahan risk appetite investor. IMF juga menemukan bahwa meningkatnya keterkaitan pasar kripto dengan pasar saham terjadi seiring masuknya investor institusional ke pasar kripto.

Dengan demikian, reaksi pasar terhadap suatu data tidak selalu bergantung pada apakah angkanya naik atau turun. Investor juga melihat bagaimana data tersebut dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya serta apa dampaknya terhadap kebijakan moneter ke depan.

“Investor perlu memahami bahwa pasar tidak hanya bereaksi terhadap apakah suatu data ekonomi naik atau turun, tetapi juga bagaimana data tersebut dibandingkan dengan ekspektasi dan apa artinya terhadap kebijakan moneter ke depan. Karena itu, data makro juga menjadi salah satu pertimbangan, bukan satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi,” ujar Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn.

Pergerakan Pasar Kripto

Investor dan trader global tidak hanya mencermati data makroekonomi Amerika Serikat, tetapi juga perkembangan aktivitas perdagangan aset kripto di pasar spot dan derivatif. Pasar derivatif merupakan salah satu bagian dari aktivitas perdagangan aset kripto global.

Berdasarkan laporan CoinMarketCap berjudul August Exchange Monthly Report, 11 bursa yang dipantau mencatat total volume perdagangan spot dan derivatif sekitar US$4,23 triliun pada Agustus 2026, meningkat 12,3% dibandingkan Juli 2026. Dari total tersebut, perdagangan spot menyumbang sekitar 13,8%, sedangkan perdagangan derivatif mencapai sekitar 86,2%, atau setara dengan US$3,65 triliun.

Laporan tersebut juga mencatat volume perdagangan derivatif sekitar 6,25 kali dari volume perdagangan spot pada Agustus 2026. Angka tersebut memberikan gambaran mengenai komposisi aktivitas perdagangan aset kripto pada bursa yang dipantau CoinMarketCap selama periode tersebut.

Data tersebut menggambarkan bahwa pasar derivatif memiliki aktivitas perdagangan yang besar sekaligus memiliki risiko yang perlu dipahami oleh pelaku pasar. Perubahan harga yang cepat dapat memengaruhi posisi futures, terutama pada transaksi yang menggunakan leverage. Karena itu, pemahaman terhadap mekanisme produk dan manajemen risiko menjadi bagian penting sebelum melakukan transaksi.

“Setiap produk aset digital memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, investor perlu memahami cara kerja produk, termasuk penggunaan leverage dan pengelolaan posisi, sebelum melakukan transaksi. Pemahaman tersebut dapat membantu investor menyesuaikan penggunaan produk dengan kebutuhan dan tingkat pemahamannya,” pungkas Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih

    Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI Branch Office (BO) Krekot turut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan menghias lingkungan kantor menggunakan berbagai dekorasi bernuansa merah putih. Beragam ornamen khas kemerdekaan menghiasi sejumlah sudut kantor BRI BO Krekot. Dominasi warna merah dan putih menghadirkan suasana kantor yang semakin semarak, ceria, dan penuh […]

  • Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

    Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menaikkan asumsi harga logam dan komoditas tambang untuk tahun 2026. Proyeksi ini dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi kinerja saham emiten pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melansir laporan resmi Fitch Ratings, proyeksi harga tembaga naik dari sebelumnya US$9.500/ton menjadi US$11.500/ton. Kenaikan asumsi harga tembaga didorong […]

  • Dukung Pertumbuhan Tim, RevComm Indonesia Umumkan Perpindahan Kantor

    Dukung Pertumbuhan Tim, RevComm Indonesia Umumkan Perpindahan Kantor

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 September 2026 – PT RevComm APAC Indonesia mengumumkan perpindahan ruang kantor operasionalnya, efektif mulai 1 September 2026. Kantor RevComm Indonesia kini menempati ruang yang lebih luas di gedung yang sama, yaitu gedung Summitmas 1, Startup Zone Lantai 3, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 61-62, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190. Perpindahan kantor penyedia solusi AI Voice Analytics “MiiTel” ini […]

  • KAI Divre III Palembang Sediakan 17.980 Tempat Duduk Selama Libur Wafat Yesus Kristus

    KAI Divre III Palembang Sediakan 17.980 Tempat Duduk Selama Libur Wafat Yesus Kristus

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Palembang, 3 April 2026 – Setelah berakhirnya masa angkutan Lebaran 2026 , PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang kembali menghadirkan layanan transportasi yang optimal bagi masyarakat yang masih ingin melanjutkan momen kebersamaan bersama keluarga. Libur panjang yang bertepatan dengan libur wafat Yesus Kristus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali melakukan perjalanan, baik […]

  • Reli Belum Usai! Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Berpotensi Melonjak

    Reli Belum Usai! Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Berpotensi Melonjak

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berada dalam jalur penguatan pada perdagangan hari Selasa (11/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, tren bullish yang telah terbentuk dalam beberapa waktu terakhir masih menunjukkan kekuatan yang solid. Dukungan dari indikator teknikal yang positif serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven menjadi kombinasi faktor yang dinilai mampu menjaga […]

  • Pentingnya Trading Plan Harian dalam Aktivitas Trading Emas

    Pentingnya Trading Plan Harian dalam Aktivitas Trading Emas

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Trading emas (XAUUSD) dikenal memiliki volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang cepat. Kondisi ini memberikan peluang besar, tetapi juga risiko yang tidak kecil jika tidak dikelola dengan baik. Tanpa perencanaan yang jelas, trader sering kali terjebak dalam keputusan impulsif yang dipengaruhi emosi. Oleh karena itu, memiliki trading plan harian menjadi salah satu kunci utama untuk […]

expand_less