Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Bogor, (17/9) – Pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya penanganan darurat sampah nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung ketahanan lingkungan dan energi nasional.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan implementasi kebijakan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah melalui penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, dan penguatan sinergi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya bertujuan untuk menghentikan bertambahnya timbulan sampah baru, tetapi juga menjadi bagian dari solusi menyeluruh untuk menangani persoalan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.

“Ini yang pertama di Indonesia. Sampah yang datang setiap hari kita selesaikan melalui PSEL menjadi energi listrik. Tetapi kita tidak berhenti di sana. Sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk juga harus kita tuntaskan dengan teknologi ini. Jadi yang baru selesai, yang lama juga kita bereskan,” ujarnya.

Menurut Zulkifli Hasan, pendekatan tersebut penting karena pembangunan fasilitas pengolahan sampah tidak cukup hanya menghentikan bertambahnya timbunan baru. Pemerintah juga harus menyelesaikan “warisan sampah” yang telah menumpuk selama bertahun-tahun dan menjadi persoalan lingkungan yang membahayakan masyarakat sekitar.

Zulkifli Hasan juga menambahkan bahwa PSEL Bogor Raya 1 dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.500 ton sampah baru per hari yang berasal dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik berkapasitas sekitar 20–30 MW, dengan masa konstruksi sekitar dua tahun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah nasional sekaligus mendukung penyediaan energi yang lebih berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Investment Officer (CIO) PT Danantara Investment Management (DIM), Pandu Patria Sjahrir, menjelaskan bahwa proses pengembangan PSEL Bogor Raya 1 telah melalui sejumlah tahapan sejak awal 2026. Tahapan tersebut dimulai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) pada Maret 2026, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada April 2026. Pada Mei 2026, proyek tersebut ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini, proyek memasuki tahapan penting melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL).

“Hal ini menandai kesiapan untuk mendorong realisasi solusi pengolahan sampah terintegrasi di Indonesia yang dilanjutkan di Bogor Raya setelah kita melaksanakannya di Kota Bekasi dan Denpasar Raya dalam dua bulan terakhir,” tegasnya.

Pandu Patria Sjahrir menambahkan bahwa dalam proses seleksi dan pengembangan proyek, PT Danantara Investment Management (DIM) melibatkan tenaga ahli dan lembaga profesional dari berbagai bidang.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) turut terlibat dalam tahap persiapan melalui pelaksanaan Waste Analysis & Characterization (WAC) dan Land Investigation. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran teknis mengenai kondisi dan kesiapan lokasi serta karakteristik sampah yang akan menjadi bahan baku fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, menjelaskan bahwa WAC bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis proyek, khususnya terkait kuantitas, kualitas, dan karakteristik sampah yang akan digunakan sebagai bahan baku (feedstock) fasilitas PSEL.

“Karakteristik sampah menentukan keberhasilan proses pengolahan menjadi energi. Melalui kajian tersebut, dapat diketahui komposisi sampah, nilai kalor, kadar tanah, kandungan logam, kadar air, dan parameter teknis lainnya yang menjadi dasar dalam perancangan serta pengoperasian fasilitas. Dengan data yang tepat, risiko operasional dapat diminimalkan dan kinerja fasilitas dapat lebih optimal,” jelasnya.

Sandry Pasambuna menambahkan bahwa Waste-to-Energy merupakan salah satu solusi pengelolaan sampah di Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah berupa energi. Dalam kapasitasnya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) secara konsisten mendukung pengembangan fasilitas PSEL melalui penyediaan data teknis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas.

“Hingga saat ini, SUCOFINDO telah melaksanakan pengujian di tujuh lokasi pengembangan PSEL, yakni Bali, Bekasi, Medan, Tangerang, Yogyakarta, Semarang, dan Bogor. Melalui pengujian dan analisis yang komprehensif, kami membantu menyediakan data yang akurat terkait karakteristik sampah sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas,” tambahnya.

Acara groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri, Walikota Bogor, Bupati Bogor, serta para pemangku kepentingan dari kementerian/lembaga, BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung agenda pemerintah di bidang pengelolaan lingkungan, transisi energi, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika

    Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village. Penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu tantangan serius yang mengancam masa depan […]

  • Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

    Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Laddering adalah strategi membagi dana ke beberapa deposito dengan tenor yang berbeda agar pencairan dana lebih fleksibel. Cara ini sering digunakan oleh orang yang ingin menyimpan dana dalam deposito, tetapi tetap memiliki akses terhadap sebagian dana secara berkala. Meski cukup populer dalam perencanaan keuangan, masih banyak orang yang belum mengenal laddering technique adalah salah satu […]

  • S.id Luncurkan Program Referral: “Dapat Cuan” Sambil Berbagi Link

    S.id Luncurkan Program Referral: “Dapat Cuan” Sambil Berbagi Link

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Platform penyingkat link, microsite, dan digital shop asal Indonesia, resmi meluncurkan Program Referral s.id. Lewat program ini, pengguna bisa mendapatkan reward berupa saldo e-wallet dengan cara mengajak orang lain untuk mendaftar dan mulai menggunakan platform. Program referral sendiri memang bukanlah hal yang baru. Namun, s.id memilih momen ini untuk meluncurkannya sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna […]

  • Kenapa Cavalier King Charles Spaniel Jadi Salah Satu Doggy Favorit Pecinta Hewan

    Kenapa Cavalier King Charles Spaniel Jadi Salah Satu Doggy Favorit Pecinta Hewan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Anjing Cavalier yang Menggemaskan dan Penuh Kasih Bagi Pawfriends yang sedang mencari doggy dengan karakter lembut, ramah, dan mudah akrab dengan keluarga, Anjing Cavalier bisa menjadi pilihan yang tepat. Ras bernama lengkap Cavalier King Charles Spaniel ini dikenal sebagai salah satu anjing pendamping terbaik di dunia karena sifatnya yang hangat dan penuh perhatian terhadap pemiliknya. […]

  • Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional

    Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Cilegon, 2 April 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group(KRAS) mempertegas komitmen operational excellence dengan capaian produksi yang menembus angka 120 ribu ton pada Maret 2026. Capaian impresif ini merupakan bagian dari implementasi strategi “KRAS Reborn” guna mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian industri nasional dan […]

  • PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta  Senilai Rp1,19 Triliun

    PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Senilai Rp1,19 Triliun

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali memperkuat portofolio proyek di sektor transportasi melalui perolehan proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta dengan nilai kontrak sebesar Rp1,19 triliun termasuk PPN. Perolehan proyek lanjutan ini sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap pengalaman dan […]

expand_less