Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Menguat, Bittime Soroti Aktivitas Futures di Tengah Sentimen Fed dan CLARITY Act

Bitcoin Menguat, Bittime Soroti Aktivitas Futures di Tengah Sentimen Fed dan CLARITY Act

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Aktivitas Futures global mengalami perubahan di tengah sentimen The Fed, perkembangan CLARITY Act, dan penguatan Bitcoin. Bittime mencermati perubahan volume, open interest, dan likuidasi sebagai bagian dari dinamika pasar, sekaligus menghadirkan Bittime Futures dengan pilihan posisi long dan short serta leverage hingga 25x.

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menghadirkan ekosistem 3-in-1 berupa Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencermati penguatan Bitcoin dan perubahan aktivitas perdagangan kripto Futures di tengah perkembangan kebijakan moneter serta regulasi aset digital global. 

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Rabu (23/9/2026) pagi, Bitcoin berada di kisaran US$86.300, menguat 0,76% dalam 24 jam terakhir dan 14,17% dalam sepekan.

Bitcoin Menguat Setelah Melewati Dua Sentimen Utama

Penguatan Bitcoin terjadi setelah pasar melewati dua agenda penting pada pekan sebelumnya, yakni keputusan suku bunga Federal Reserve atau The Fed dan perkembangan CLARITY Act di Senat Amerika Serikat.

Pada 16 September 2026, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%. Berdasarkan pernyataan resmi Federal Reserve, keputusan tersebut dilakukan ketika inflasi masih berada pada level tinggi dan aktivitas ekonomi AS terus berkembang.

Sehari sebelumnya, Senat AS gagal melanjutkan proses legislasi CLARITY Act setelah pemungutan suara hanya memperoleh 50 suara berbanding 49, di bawah ambang 60 suara yang diperlukan. Berdasarkan pemberitaan Reuters, Bitcoin dan sejumlah aset kripto sempat mengalami tekanan setelah hasil pemungutan suara tersebut.

Namun, Bitcoin kemudian kembali menguat dan menembus US$85.000 pada 21 September. Berdasarkan pemberitaan The Block, Bitcoin naik lebih dari 5% dalam 24 jam, sementara lebih dari US$750 juta posisi kripto mengalami likuidasi. Sekitar US$648,3 juta di antaranya berasal dari posisi short.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn mengatakan perubahan tersebut menunjukkan bahwa respons pelaku pasar terhadap perkembangan makroekonomi dan regulasi dapat berlangsung cepat.

“Pergerakan Bitcoin setelah keputusan The Fed dan perkembangan CLARITY Act menunjukkan bahwa pasar dapat kembali menyesuaikan posisi dalam waktu singkat. Karena itu, penting untuk melihat perubahan harga bersama dengan volume perdagangan, posisi Futures, serta perkembangan sentimen pasar secara keseluruhan,” ujar Ryan.

Aktivitas Futures Sebelum dan Setelah Keputusan Fed dan CLARITY Act

Perubahan aktivitas di pasar Futures sudah terlihat sebelum kedua agenda tersebut berlangsung. Berdasarkan data Sentiment yang dikutip CoinNess, open interest Bitcoin Futures turun sekitar 13,5%, dari 321.497 BTC pada 3 September menjadi 278.151 BTC pada 11 September.

Penurunan open interest tersebut menunjukkan adanya pengurangan posisi atau leverage oleh sebagian pelaku pasar menjelang agenda yang berpotensi meningkatkan volatilitas.

Data dari situs Talos menunjukkan untuk periode 10-16 September juga menunjukkan volume perdagangan Futures meningkat 6,3% secara mingguan menjadi US$1,07 triliun. Di sisi lain, open interest Bitcoin dalam denominasi dolar turun 1,6% menjadi US$44,4 miliar. Likuidasi Bitcoin meningkat 15,9% secara mingguan menjadi US$398,3 juta, dengan aktivitas likuidasi terkonsentrasi di sekitar waktu kegagalan pemungutan suara CLARITY Act.

Setelah Bitcoin kembali menguat, aktivitas Futures ikut meningkat. Berdasarkan pemberitaan The Block, lebih dari US$648 juta posisi short mengalami likuidasi ketika Bitcoin menembus US$85.000.

Ryan menambahkan bahwa perubahan posisi di pasar Futures perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas dan tidak secara otomatis menunjukkan arah pergerakan Bitcoin berikutnya.

“Kenaikan aktivitas Futures dan likuidasi posisi short dapat memperkuat pergerakan harga dalam jangka pendek, tetapi kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa tren tertentu akan berlanjut. Trader tetap perlu memahami bahwa posisi di pasar Futures dapat berubah cepat mengikuti volatilitas dan sentimen pasar,” tambah Ryan.

Bittime Cermati Aktivitas Futures

Perkembangan aktivitas Futures global juga menjadi konteks bagi pertumbuhan perdagangan Futures di Bittime. Di Bittime Futures, BTCUSDT-PERP menctatakan aktivitas perdagangan yang melampaui pair lainnya sepanjang pekan, diikuti ARBUSDT-PERP, UNIUSDT-PERP, XRPUSDT-PERP, dan ETHUSDT-PERP. 

Dominasi pair tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Futures tidak hanya terpusat pada aset dengan kapitalisasi pasar terbesar, tetapi juga mencakup aset kripto lain yang memiliki aktivitas perdagangan cukup tinggi di platform.

“Futures memberikan fleksibilitas melalui pilihan posisi long dan short, tetapi penggunaan leverage juga dapat memperbesar risiko ketika pergerakan pasar tidak sesuai dengan posisi yang diambil. Karena itu, trader perlu memahami margin, leverage, likuidasi, dan manajemen risiko sebelum menggunakan produk Futures,” ujar Ryan.

Melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengakses perdagangan Futures dengan pilihan posisi long dan short serta leverage hingga 25x. Bittime terus mendorong pemahaman mengenai mekanisme Futures dan manajemen risiko agar pengguna dapat memahami karakteristik produk sebelum melakukan transaksi.  

Penggunaan leverage juga dapat meningkatkan eksposur sekaligus risiko. Karena itu, Bittime terus mendorong pemahaman mengenai mekanisme Futures dan manajemen risiko agar pengguna memahami karakteristik produk sebelum melakukan transaksi 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rating & Review Aplikasi KVB Indonesia, Dapatkan Kesempatan Raih Hadiah Total 2,5 Juta

    Rating & Review Aplikasi KVB Indonesia, Dapatkan Kesempatan Raih Hadiah Total 2,5 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KVB Indonesia menghadirkan program menarik bagi para pengguna aplikasinya. Melalui program Rating & Review, pengguna berkesempatan meraih hadiah dengan total nilai hingga 2,5 juta rupiah. Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para trader yang telah menggunakan aplikasi KVB sekaligus memberikan masukan untuk pengembangan layanan ke depan. Partisipasi dalam program ini sangat mudah. Pengguna hanya perlu […]

  • Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

    Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jika Anda berdiri di tengah proyek gudang yang baru dimulai, semua besi terlihat hampir sama: besar, abu-abu, dan tampak sangat kuat. Namun, bagi para pemilik bisnis, keputusan memilih antara Baja WF (Wide Flange) atau H Beam adalah pertarungan nyata antara menekan budget hari ini atau menjaga kelangsungan operasional di masa depan. Sekilas memang mirip, tapi […]

  • Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

    Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Bittime, PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, menggelar side event di Bali untuk membahas potensi Bittime Futures dan perkembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Bittime Futures hingga 10 kali lipat dalam tahun pertama, dengan fokus pada edukasi, strategi trading, dan manajemen risiko. Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang […]

  • Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

    Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Juli 2026 – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, menjadi tulang punggung keluarga tidak lagi berarti hanya memenuhi kebutuhan pasangan dan anak. Banyak masyarakat usia produktif turut memenuhi kebutuhan orang tua yang memasuki usia lanjut, bahkan anggota keluarga lainnya. Kondisi yang dikenal sebagai sandwich generation ini membuat banyak keluarga menghadapi tekanan finansial yang semakin kompleks, […]

  • BRI Region 6 Gelar Pendidikan Leadership & Managerial Skill Bertema “Data Analysis Using Data For Better Individual Decision”

    BRI Region 6 Gelar Pendidikan Leadership & Managerial Skill Bertema “Data Analysis Using Data For Better Individual Decision”

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data, BRI Region 6 menyelenggarakan program Pendidikan Leadership & Managerial Skill dengan tema “Data Analysis: Using Data For Better Individual Decision”. Kegiatan ini diikuti oleh para pekerja dan pemimpin unit kerja sebagai bagian dari pengembangan kapabilitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan bisnis dan […]

  • BSSN Catat 5,2 Miliar Anomali Trafik Siber Sepanjang 2025, Widya Security Ingatkan Kewajiban Audit Keamanan di Bawah UU PDP

    BSSN Catat 5,2 Miliar Anomali Trafik Siber Sepanjang 2025, Widya Security Ingatkan Kewajiban Audit Keamanan di Bawah UU PDP

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sebanyak 5,2 miliar anomali siber di sepanjang tahun 2025, Widya Security ingatkan pentingnya pentest sistem perusahaan di tengah penegakan penuh UU PDP. Yogyakarta, 17 September 2026 — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat sedikitnya 5,2 miliar anomali trafik internet terjadi di Indonesia sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 93,78 persen teridentifikasi sebagai aktivitas terkait […]

expand_less