Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Skincare bisa menjadi bagian dari kebutuhan perawatan diri, tetapi pengeluarannya tetap perlu masuk ke dalam anggaran bulanan. Apalagi, produk skincare biasanya tidak dibeli dalam satu waktu. Ada produk yang habis setiap beberapa minggu, sementara produk lain bisa digunakan selama beberapa bulan.

Karena itu, membuat bujet skincare dapat membantu mengetahui berapa dana yang memang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut tanpa mengganggu pengeluaran lain. Cara mengaturnya pun tidak harus rumit. Pengeluaran skincare dipisahkan dari kebutuhan utama dan disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Mulai dengan Menghitung Pengeluaran Skincare

Langkah pertama adalah melihat berapa banyak uang yang biasanya dikeluarkan untuk skincare dalam satu bulan.

Coba catat produk yang digunakan secara rutin, misalnya cleanser, moisturizer, sunscreen, serum, atau produk perawatan lainnya. Jangan hanya menghitung produk yang dibeli bulan ini. Produk yang dibeli setiap beberapa bulan juga perlu diperhitungkan agar gambaran bujet lebih realistis.

Misalnya, kamu membeli serum seharga Rp300.000 yang rata-rata habis dalam tiga bulan. Untuk membuat anggaran bulanan, kamu dapat mencatatnya sebagai sekitar Rp100.000 per bulan.

Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui kebutuhan skincare secara lebih teratur tanpa menganggap seluruh harga produk sebagai pengeluaran satu bulan.

Tentukan Bujet Skincare Bulanan

Tidak ada persentase khusus yang wajib digunakan untuk menentukan bujet skincare. Besarannya dapat disesuaikan dengan penghasilan, kebutuhan rutin, serta prioritas keuangan masing-masing.

Setelah mengetahui rata-rata pengeluaran, tentukan batas yang realistis. Misalnya, jika rata-rata kebutuhan skincare Rp300.000 per bulan, kamu dapat menjadikannya sebagai salah satu pos dalam anggaran bulanan.

Jika ingin membeli produk yang lebih mahal, pertimbangkan terlebih dahulu apakah pembelian tersebut masih dapat dilakukan tanpa mengurangi dana untuk kebutuhan utama, tabungan, atau kewajiban lainnya.

Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Tidak semua produk skincare perlu dibeli ketika ada produk baru yang menarik perhatian.

Coba pisahkan produk berdasarkan fungsi dan frekuensi penggunaan. Produk yang memang digunakan secara rutin dapat masuk ke dalam anggaran utama. Sementara produk tambahan atau produk yang ingin dicoba dapat dimasukkan ke dalam anggaran belanja opsional.

Cara ini juga dapat membantu menghindari pembelian produk yang akhirnya jarang digunakan.

Buat Dana Khusus untuk Skincare

Jika pengeluaran skincare cukup rutin, kamu bisa membuat pos dana khusus. Setiap menerima penghasilan, sisihkan sejumlah uang yang memang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut.

Misalnya, kamu menentukan bujet Rp300.000 per bulan. Dana tersebut dapat disisihkan terlebih dahulu sehingga ketika sunscreen atau cleanser habis, uang untuk membelinya sudah tersedia.

Metode ini juga dapat diterapkan dengan menabung harian. Misalnya, target bujet skincare bulan depan adalah Rp300.000. Jika menggunakan periode 30 hari, kamu dapat menyisihkan sekitar Rp10.000 per hari.

Namun, angka tersebut hanya contoh pembagian target. Jumlah yang disisihkan tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan masing-masing.

Tips Menabung Harian untuk Bujet Skincare

Ada beberapa tips menabung harian yang bisa dicoba agar target lebih mudah dicapai:

1. Tentukan nominal target sebelum mulai menabung.

2. Pisahkan uang untuk skincare dari uang kebutuhan sehari-hari.

3. Catat setiap setoran agar dapat melihat perkembangan dana.

4. Gunakan nominal yang realistis dan konsisten.

5. Evaluasi kembali target jika kondisi penghasilan atau pengeluaran berubah.

Menabung dalam nominal kecil juga dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Yang penting, targetnya jelas dan dana yang disisihkan tidak mengganggu kebutuhan yang lebih prioritas.

Gunakan Aplikasi Menabung Harian untuk Membantu Mengatur Dana

Jika lebih nyaman mengelola uang secara digital, aplikasi menabung harian dapat digunakan untuk membantu memisahkan dana berdasarkan tujuan.

Untuk kebutuhan skincare, dana yang disisihkan juga sebaiknya tetap mudah diakses ketika produk yang digunakan sudah habis. Sementara itu, jika memiliki dana yang tidak diperlukan dalam waktu dekat, kamu dapat mempertimbangkan produk simpanan berdasarkan tujuan dan jangka waktu penggunaannya.

Salah satu pilihan untuk menyimpan dana sambil tetap memiliki akses fleksibel adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan NOW menawarkan suku bunga kompetitif* yang cair harian.  

Dengan mengatur bujet dan memisahkan dana sesuai kebutuhan, menabung untuk skincare pun bisa dilakukan tanpa mengganggu pengeluaran lainnya. Salah satu pilihan untuk menyimpan dana tersebut adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 31 Januari 2027 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

    KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), memastikan seluruh layanan angkutan barang tetap beroperasi secara optimal guna menjaga ketahanan distribusi nasional pada masa libur panjang akhir pekan pada momen hari besar dan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus. Di tengah peningkatan mobilisasi masyarakat pada periode 14–17 Mei 2026, perusahaan berkomitmen menjamin rantai pasok […]

  • Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Program pembangunan Koperasi Merah Putih mulai berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Seiring dimulainya pembangunan fasilitas koperasi, gudang distribusi, dan infrastruktur pendukung lainnya, kebutuhan material konstruksi terutama baja struktural meningkat tajam. Dalam beberapa minggu terakhir, banyak kontraktor dan pengelola proyek mulai mengamankan kebutuhan material lebih awal. Hal ini terjadi karena pembangunan dilakukan hampir bersamaan di banyak […]

  • Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

    Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Idul Adha 1447 H yang berlangsung pada 25 Mei hingga 2 Juni 2026. Hingga Kamis, 28 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, sebanyak 230.768 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah terjual dengan tingkat okupansi mencapai 63,5 persen dari […]

  • Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

    Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jaringan transmisi tenaga listrik yang membentang ratusan kilometer menghadapi ancaman tetap dari pertumbuhan vegetasi yang mendekati konduktor. Pemangkasan yang terlambat atau tidak tepat sasaran memicu risiko gangguan aliran listrik, blackout, dan kebakaran koridor yang berdampak luas. Terrasolid adalah software pemrosesan data LiDAR yang secara luas digunakan untuk analisis koridor transmisi berbasis point cloud dari survei […]

  • Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja Jelang Angleb, KAI Services Kolaborasi Bersama Primaya Hospital

    Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja Jelang Angleb, KAI Services Kolaborasi Bersama Primaya Hospital

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Maret 2026 – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan standar keselamatan di lingkungan kerja jelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, Petugas satuan keamanan KAI Services yang bertugas di wilayah Regional 1 Jakarta mengikuti kegiatan pembinaan bertema First Aid dan Basic Life Support (BLS) yang diselenggarakan di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga […]

  • Menabung Emas Sedikit-Sedikit, Apakah Efektif?

    Menabung Emas Sedikit-Sedikit, Apakah Efektif?

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Banyak orang mengira investasi emas harus dimulai dengan modal besar. Padahal, menabung emas secara bertahap juga bisa menjadi pilihan untuk mulai membangun investasi sesuai kemampuan keuangan. Nominal yang disisihkan mungkin terlihat kecil di awal. Namun, kebiasaan berinvestasi secara rutin sering kali lebih mudah dipertahankan dibanding menunggu memiliki dana besar sekaligus. Menabung Emas, Apa Maksudnya? Menabung […]

expand_less