Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan

Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 23 September 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencanangkan Bulan Dana Pensiun 2026 pada 6 September 2026 untuk mendorong masyarakat menyiapkan masa purnabakti sejak dini. Momentum ini mengangkat kebutuhan pekerja muda untuk menghitung biaya hidup dan sumber pendapatan setelah tidak lagi menerima gaji dari pekerjaan utama. [1]

Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa literasi khusus dana pensiun masih berada di kisaran 22 persen. OJK mendorong pemahaman tersebut diterjemahkan menjadi persiapan keuangan yang nyata. [1]

“Masa persiapan yang baik tidak dipersiapkan ketika kita itu akan berhenti bekerja, tapi sejak mulai bekerja,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, sebagaimana dikutip dalam siaran pers OJK 6 September 2026. [1]

Dr. Dhiraj Kelly, pengusaha dan strategic consultant, menilai perencanaan pensiun perlu masuk ke anggaran rumah tangga saat seseorang masih memiliki penghasilan aktif.

“Saat gaji berhenti, belanja dapur dan tagihan rumah tetap berjalan. Karena itu, kita perlu tahu berapa kebutuhan hidup nanti dan dari mana uangnya akan datang. Besarnya penghasilan hari ini belum menjawab dua pertanyaan tersebut,” kata Dhiraj.

Hitung biaya hidup dalam nilai masa depan

Sebagai ilustrasi, kebutuhan hidup Rp6 juta per bulan saat ini akan setara dengan sekitar Rp10,84 juta per bulan dalam 20 tahun apabila biayanya meningkat 3 persen setiap tahun. Angka 3 persen merupakan asumsi perhitungan, bukan proyeksi inflasi atau imbal hasil investasi. [3]

Hasil tersebut menggambarkan kebutuhan bulanan pada tahun yang dituju. Untuk memperkirakan total dana pensiun, masih perlu diperhitungkan lamanya masa pensiun, sumber pendapatan yang tersedia, dan perubahan kebutuhan keluarga. Biaya kesehatan juga perlu dianggarkan tersendiri sesuai kondisi masing-masing.

Periksa manfaat yang sudah dimiliki

Pekerja perlu membedakan tabungan hari tua dan pendapatan berkala saat pensiun. BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan akumulasi iuran beserta hasil pengembangannya, dengan pembayaran sesuai ketentuan program. Sementara itu, Jaminan Pensiun (JP) dapat memberikan manfaat bulanan atau pembayaran sekaligus sesuai persyaratan. [2]

Karena itu, kepesertaan perlu diikuti pemeriksaan jenis program, riwayat iuran, dan perkiraan manfaat yang akan diterima. Selisih antara manfaat tersebut dan kebutuhan hidup menjadi dasar untuk menyusun rencana tambahan. Saldo yang sama juga tidak boleh dihitung dua kali sebagai tabungan sekaligus sumber pendapatan terpisah.

Mulai dari tiga catatan sederhana

Kebutuhan bulanan. Catat biaya pokok, tempat tinggal, kesehatan, dan tanggungan keluarga. Tentukan usia rencana pensiun, lalu perbarui perkiraan kebutuhan secara berkala.

Manfaat dan aset yang tersedia. Periksa program dari pemberi kerja atau BPJS Ketenagakerjaan, serta tabungan yang memang dialokasikan untuk hari tua. Cocokkan estimasi manfaat dengan ketentuan penyelenggara.

Kemampuan menyisihkan penghasilan. Tetapkan alokasi rutin sesuai arus kas setelah memperhitungkan kebutuhan pokok, kewajiban, dan dana darurat. Tinjau kembali alokasi ketika penghasilan atau tanggungan berubah.

Pembaca dapat mulai dengan memeriksa kepesertaan melalui pemberi kerja atau kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan, kemudian mempelajari agenda edukasi di Bulan Dana Pensiun 2026. Pemilihan program perlu mempertimbangkan manfaat, biaya, ketentuan pencairan, dan risiko yang dapat ditanggung.

Sumber data dan perhitungan

[1] OJK, SP 165/OJK/DKPU/IX/2026, 6 September 2026. Pencanangan Bulan Dana Pensiun 2026. Sumber resmi

[2] BPJS Ketenagakerjaan, informasi kepesertaan Penerima Upah dan manfaat JHT serta JP. Diakses 23 September 2026. Sumber resmi

[3] Perhitungan ilustratif redaksi: biaya awal Rp6 juta per bulan, kenaikan majemuk 3 persen per tahun, selama 20 tahun. Hasil Rp10.836.667 dibulatkan menjadi Rp10,84 juta per bulan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

    PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta — Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026), untuk memulai kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke Indonesia. Setibanya di ibu kota, Modi disambut langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Turut hadir dalam penyambutan di Bandara Halim Perdanakusuma Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, […]

  • Bitcoin Pizza Day Jadi Simbol Revolusi Finansial Global, Bittime Dorong Partisipasi Investor Aset Kripto Indonesia

    Bitcoin Pizza Day Jadi Simbol Revolusi Finansial Global, Bittime Dorong Partisipasi Investor Aset Kripto Indonesia

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Mei 2026 – Diawali dengan 2 pizza, kini Bitcoin ($BTC) berhasil catatkan revolusi finansial global. Di mana perayaan Bitcoin Pizza Day yang diperingati setiap bulan Mei menjadi momen historis yang paling berkesan bagi komunitas aset kripto di seluruh dunia. Memperingati sejarah revolusi ini, Bittime menggelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk […]

  • Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa

    Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Bandung, 5 Februari 2026 — Di tengah meningkatnya kebutuhan kolaborasi lintas negara dalam pengembangan inovasi, riset, dan talenta global, institusi pendidikan tinggi terus memperluas jejaring strategis dengan mitra internasional. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University kembali memperkuat komitmennya melalui perpanjangan kerja sama dengan Leave a Nest Malaysia, perusahaan global yang berfokus pada pengembangan ekosistem riset, teknologi, […]

  • Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat

    Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Human firewall jadi lini pertahanan pertama dari serangan siber. Simak cara membangunnya, mengapa penting, dan strategi efektif menerapkannya di tim Bayangkan perusahaan Anda baru saja menghabiskan miliaran rupiah untuk firewall tercanggih, sistem deteksi berbasis AI, dan enkripsi berlapis. Lalu satu email palsu yang tampak meyakinkan berhasil membuat seorang staf keuangan mengklik tautan dan memasukkan kredensialnya. […]

  • Atasi Chat Pelanggan Menumpuk dengan WhatsApp Rotator Barantum

    Atasi Chat Pelanggan Menumpuk dengan WhatsApp Rotator Barantum

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Chat Masuk Menumpuk di 1 Admin, Respon Jadi Lambat Pernah merasa chat pelanggan terus masuk, tetapi hanya satu admin yang kewalahan membalas? […]

  • Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

    Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Menyikapi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi peningkatan curah hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, KAI Daerah Operasi 7 Madiun melakukan langkah proaktif guna menjamin keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api. Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana Menyikapi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, […]

expand_less