Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Multi-Level BoM Odoo membantu pabrik mengelola struktur komponen dan sub-rakitan secara bertingkat dalam satu sumber data. Dengan struktur yang terpusat, risiko salah komponen, penggunaan versi lama, dan keterlambatan produksi dapat dikurangi.

Produk rakitan jarang berdiri dari satu lapis komponen. Ada sub-rakitan, ada bagian yang dibeli, ada pula yang diproduksi sendiri. Karena itu multi-level BoM Odoo menjadi perhatian pabrik yang produknya kompleks. Satu kesalahan kecil di lapis bawah merambat ke seluruh produk.

Dampaknya terasa langsung di lantai produksi. Rakitan harus dibongkar ketika komponennya ternyata keliru. Jadwal pengiriman bergeser, sedangkan bahan terlanjur terpakai. Biaya perbaikan jarang tercatat sebagai kerugian yang jelas.

Akar masalahnya sering berada di dokumen, bukan di keterampilan operator. Daftar material tersimpan pada beberapa berkas berbeda. Revisi desain dikirim lewat pesan singkat, lalu terlewat oleh satu regu. Produksi pun berjalan memakai versi lama tanpa disadari.

Perbaikannya dimulai dari satu sumber data yang disepakati. Struktur produk disusun berjenjang, bukan sebagai daftar panjang. Banyak produsen menata ulang strukturnya bersama penyedia jasa software ERP. Perubahan di satu tingkat langsung terbaca oleh tingkat di atasnya.

Kenapa Produk Bertingkat Mudah Salah Komponen

Daftar Material yang Tersebar di Banyak Berkas

Tim desain, pembelian, dan produksi kerap memegang berkas masing-masing. Ketiganya mirip, tetapi tidak pernah benar-benar sama. Perbedaan kecil muncul setiap kali ada penyesuaian desain. Pemeriksaan silang baru dilakukan setelah barang gagal dirakit.

Revisi yang Tidak Sampai ke Lantai Produksi

Perubahan komponen biasanya diumumkan secara lisan. Dokumen cetak di meja kerja tidak ikut diperbarui. Operator memakai lembar lama karena itulah yang tersedia. Kesalahan seperti ini berulang pada setiap perubahan desain.

Dua Cara Menyusun Struktur Bertingkat

Pemilihan bentuk struktur menentukan cara sistem memperlakukan sub-rakitan:

• Kit membuat komponennya langsung terurai pada dokumen induk

• Sub-rakitan sesungguhnya memiliki perintah produksi tersendiri

• Kit tidak menyimpan nilai persediaan atas rakitannya

• Sub-rakitan tercatat sebagai stok yang bisa disimpan

Kit untuk Rakitan yang Tidak Disimpan

Bentuk kit cocok untuk paket yang dirakit saat pengiriman. Tidak ada perintah produksi terpisah untuk rakitannya. Komponen langsung diambil dari gudang sesuai dokumen induk. Pilihan ini menyederhanakan proses pada produk yang jarang berubah.

Sub-Rakitan untuk Komponen yang Punya Stok

Sub-rakitan dipakai ketika bagian tersebut diproduksi lebih dulu. Stoknya disimpan, lalu dipakai pada beberapa produk berbeda. Biaya produksinya terhitung tersendiri sebelum masuk ke induk. Perencanaan kapasitas juga menjadi lebih terbaca.

Cara Menata Multi-Level BoM Odoo dari Bawah ke Atas

Penyusunan sebaiknya dimulai dari tingkat terdalam. Struktur induk baru disusun setelah sub-rakitannya selesai didefinisikan. Urutan kerjanya umumnya seperti berikut:

1. Daftarkan komponen beli beserta satuan dan pemasoknya

2. Susun struktur untuk tiap sub-rakitan yang diproduksi sendiri

3. Tentukan bentuknya, apakah kit atau rakitan dengan perintah produksi

4. Rangkai sub-rakitan tersebut ke dalam struktur produk induk

5. Uji satu perintah produksi percobaan sebelum dipakai penuh

Multi-level BoM Odoo sebaiknya diuji memakai produk yang paling sering dirakit. Kesalahan struktur lebih cepat terlihat pada produk bervolume tinggi. Perluasan ke model lain dikerjakan setelah polanya terbukti berjalan. Cara bertahap ini menghindari kekacauan data di tengah musim produksi.

Laporan Struktur dan Akumulasi Biaya

Struktur berjenjang dapat ditampilkan sebagai laporan bertingkat. Laporan itu memperlihatkan komponen sampai lapis terdalam. Biaya tiap tingkat ikut terakumulasi menuju produk induk. Perhitungan harga jual pun berpijak pada angka yang bisa ditelusuri.

Ketika Satu Komponen di Lapis Bawah Berubah

Perubahan pada sub-rakitan memengaruhi semua produk yang memakainya. Sifat ini menguntungkan, tetapi juga berisiko bila tanpa kendali. Karena itu perubahan teknis perlu melewati jalur persetujuan. Odoo menyediakan modul perubahan teknis untuk mencatat riwayatnya.

Waktu Produksi yang Menumpuk di Tiap Tingkat

Tenggat produksi sering meleset karena perhitungan waktunya terlalu sederhana. Waktu pengerjaan induk bukan satu-satunya angka yang berlaku. Sub-rakitan menambah waktu tunggu tersendiri di setiap tingkat. Penjadwalan yang mengabaikan hal ini selalu berakhir dengan lembur.

Vendor ERP berpengalaman biasanya menguji struktur memakai pesanan nyata. Simulasi tersebut memperlihatkan titik tersempit pada rantai produksi. Hasilnya dipakai menyesuaikan waktu tunggu dan aturan pengisian ulang. Jadwal pengiriman menjadi lebih realistis sejak awal.

Merapikan Multi-Level BoM Odoo Sebelum Volume Naik

Struktur produk yang rapi adalah fondasi perencanaan produksi. Selama fondasinya benar, penambahan model baru tidak menimbulkan kekacauan. Kesalahan komponen menyusut karena semua pihak membaca sumber sama. Tim produksi pun berhenti menebak versi mana yang berlaku.

Penataan ini menuntut kesepakatan istilah antar divisi. Nama komponen harus seragam antara gambar teknik dan sistem. Penyedia jasa software ERP biasanya membantu menyamakan penamaan sejak awal. Langkah kecil itu mencegah duplikasi kode yang sulit dibersihkan kemudian.

i2C Studio mendampingi produsen menyusun struktur tersebut sejak audit lapangan. Sebagai vendor ERP berstatus Odoo Silver Partner dari Bandung, timnya memetakan alur perakitan lebih dulu. Konfigurasi disusun setelah tingkatan produknya disepakati bersama tim teknik. Diskusi awal biasanya cukup untuk menilai kesiapan data produk Anda.

1. Kapan sebaiknya memakai bentuk kit dibanding sub-rakitan biasa?

Pakai kit bila rakitannya tidak disimpan sebagai stok dan tidak butuh perintah produksi.

2. Apakah perubahan komponen otomatis berlaku pada semua produk induk?

Ya, karena struktur induk merujuk pada sub-rakitan yang sama.

3. Apakah biaya sub-rakitan ikut terhitung dalam harga pokok produk induk?

Ikut, karena biaya tiap tingkat terakumulasi sampai ke produk induk.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

    Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Lombok, Nusa Tenggara Barat – Menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, aktivitas masyarakat dan mobilitas pengunjung di Lombok diperkirakan meningkat. Untuk menjaga ketersediaan energi di tengah momentum tersebut, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), memperkuat kesiapan distribusi BBM sekaligus […]

  • Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online)  di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Banyak orang ingin kuliah. Tapi tidak semua bisa menjalaninya dengan cara yang sama. Tidak semua bisa mengikuti sistem kuliah konvensional yang menuntut hadir di kampus setiap hari.. Ada yang harus bekerja, ada yang tinggal jauh dari pusat kota, ada yang sudah memiliki tanggung jawab keluarga, dan ada juga yang membutuhkan sistem belajar yang bisa menyesuaikan […]

  • MAPID Catalyst 2026 “Maps That Think” Pertemukan Talenta Muda, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Geospasial Indonesia

    MAPID Catalyst 2026 “Maps That Think” Pertemukan Talenta Muda, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Geospasial Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 September 2026. MAPID, perusahaan teknologi geospasial Indonesia, menyelenggarakan MAPID Catalyst 2026 bertema “Maps That Think” pada 23 hingga 24 September 2026 di Jakarta. Acara ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai pembina MAPID WebGIS Competition 2026. Selama dua hari, MAPID Catalyst 2026 mempertemukan talenta […]

  • Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Industri Kripto Asia Tenggara

    Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Industri Kripto Asia Tenggara

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, 29 Mei 2026 — Industri aset kripto terus menunjukkan perkembangan signifikan di tingkat global maupun regional. Di tengah meningkatnya adopsi aset digital di berbagai negara, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pasar kripto utama di Asia Tenggara. Berdasarkan laporan CoinGecko, kripto saat ini telah memiliki status legal di 119 […]

  • Ramadan Oasis di MOI Padukan Belanja, Hiburan dan Momen Keluarga

    Ramadan Oasis di MOI Padukan Belanja, Hiburan dan Momen Keluarga

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MOI menghadirkan perayaan spesial bertajuk Ramadan Oasis, sebuah rangkaian program yang berlangsung hingga 29 Maret 2026 Mengusung tema Ramadan Oasis, MOI menghadirkan ambience yang terinspirasi dari kelembutan dan ketenangan bulan suci. Dekorasi bernuansa soft dan soothing menciptakan ruang yang nyaman untuk berbuka puasa bersama keluarga, menikmati quality time dengan sahabat, hingga sejenak memperlambat ritme hari […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kompetensi SDM, PT Industri Karet Gelar Fokus pada English Training

    Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kompetensi SDM, PT Industri Karet Gelar Fokus pada English Training

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Medan — PT Industri Karet Nusantara (IKN) terus memperkuat pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan program pelatihan bertajuk “English Training for Professionals”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan daya saing karyawan di tengah dinamika globalisasi dan tuntutan industri yang semakin kompetitif. Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT […]

expand_less