Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kalap Checkout di Live Shopping? Belanja Boleh, Asal Jangan Impulsif

Kalap Checkout di Live Shopping? Belanja Boleh, Asal Jangan Impulsif

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Belanja online kini bukan lagi sekadar aktivitas mencari kebutuhan. Kehadiran fitur live shopping membuat pengalaman berbelanja menjadi lebih interaktif, menghibur, dan sering kali terasa seperti menonton acara langsung. Mulai dari produk kecantikan, fashion, peralatan rumah tangga, hingga makanan, semuanya bisa dibeli hanya dalam beberapa klik.

Tidak heran jika banyak orang menghabiskan waktu mengikuti sesi live shopping setelah bekerja atau saat bersantai di rumah. Namun di balik kemudahannya, ada satu hal yang sering menjadi tantangan: pengeluaran impulsif.

Padahal, belanja bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Yang lebih penting adalah bagaimana tetap menikmati aktivitas belanja tanpa mengganggu kondisi keuangan.

Kenapa Live Shopping Terasa Sulit Ditolak?

Salah satu daya tarik utama live shopping adalah suasananya yang terasa lebih personal. Penjual dapat berinteraksi langsung dengan penonton, menunjukkan produk secara real time, hingga menawarkan promo khusus yang hanya berlaku selama siaran berlangsung.

Situasi ini membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat. Banyak orang akhirnya melakukan checkout bukan karena benar-benar membutuhkan produk tersebut, melainkan karena takut kehilangan kesempatan mendapatkan promo.

Fenomena ini dikenal sebagai FOMO atau fear of missing out, yaitu rasa khawatir tertinggal tren atau kesempatan yang sedang berlangsung.

Belanja Tidak Selalu Buruk

Sering kali belanja dianggap sebagai penyebab utama masalah keuangan. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu.

Belanja merupakan bagian dari kebutuhan hidup dan juga bisa menjadi bentuk apresiasi terhadap diri sendiri setelah bekerja keras. Membeli pakaian baru, perlengkapan hobi, atau produk yang memang dibutuhkan tentu bukan hal yang salah.

Perhatikan adalah apakah pembelian tersebut sudah masuk dalam perencanaan keuangan atau hanya dilakukan karena dorongan sesaat.

Ketika belanja dilakukan secara sadar dan sesuai kemampuan finansial, aktivitas tersebut tetap bisa dinikmati tanpa menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Pengeluaran Kecil Sering Terlihat Sepele

Salah satu alasan pengeluaran impulsif sulit disadari adalah karena nominalnya sering kali tidak terlalu besar.

Diskon Rp30 ribu, produk Rp50 ribu, atau promo beli satu gratis satu mungkin terlihat ringan saat dilihat satu per satu. Namun ketika transaksi serupa terjadi berkali-kali dalam sebulan, total pengeluarannya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Karena itu, penting untuk melihat pengeluaran secara keseluruhan, bukan hanya berdasarkan nominal setiap transaksi.

Cara Tetap Menikmati Belanja Online dengan Bijak

Belanja online tetap bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan tanpa harus mengganggu kondisi keuangan.

Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu antara lain:

– Menentukan anggaran belanja bulanan

– Membuat daftar kebutuhan sebelum membuka aplikasi

– Memberikan jeda waktu sebelum checkout

– Memisahkan dana kebutuhan dan dana gaya hidup

– Mengevaluasi riwayat transaksi secara berkala

Dengan cara ini, seseorang tetap dapat menikmati promo dan kemudahan belanja online tanpa merasa pengeluaran menjadi tidak terkendali.

Kemudahan Transaksi Perlu Diimbangi Pengelolaan Keuangan

Perkembangan pembayaran digital membuat proses belanja online semakin cepat dan praktis. Karena itu, kemampuan mengelola pengeluaran menjadi semakin penting agar setiap transaksi tetap sesuai dengan rencana keuangan.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan fitur QRIS neobank untuk melakukan pembayaran digital dengan metode scan QRIS di berbagai merchant yang mendukung layanan QRIS.

Kemudahan bayar pakai QRIS ini dapat membantu pengguna bertransaksi secara cashless sekaligus memantau aktivitas keuangan langsung melalui aplikasi.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan layanan dapat berubah sesuai kebijakan yang berlaku.

Jika ingin mempelajari fitur QRIS neobank lebih lanjut, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link QRIS atau https://s.id/igneoqris.   

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elnusa Petrofin Perkuat Operasional Jelang Hari Raya, Komitmen Dukung SATGAS Ramadan – Idulfitri 2026/1447 H Pertamina

    Elnusa Petrofin Perkuat Operasional Jelang Hari Raya, Komitmen Dukung SATGAS Ramadan – Idulfitri 2026/1447 H Pertamina

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 73
    • 0Komentar

    PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk. (ELSA) dan bagian dari ekosistem Pertamina Group, menegaskan kesiapan operasionalnya dalam mendukung pelaksanaan Satuan Tugas (SATGAS) Ramadan–Idulfitri 2026/1447 H PT Pertamina (Persero) yang telah berlangsung sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 nanti. Kesiapan ini menjadi krusial dalam mengantisipasi peningkatan konsumsi energi nasional, sekaligus memastikan distribusi […]

  • Dukung Ekspansi Sektor Produktif, PT Bank IBK Indonesia Tbk Ikut Berpartisipasi  Kucurkan Fasilitas Melalui Kredit  Sindikasi Sebesar Rp225 Miliar kepada PT Permata Hijau  Palm Oleo (“PHPO”)

    Dukung Ekspansi Sektor Produktif, PT Bank IBK Indonesia Tbk Ikut Berpartisipasi Kucurkan Fasilitas Melalui Kredit Sindikasi Sebesar Rp225 Miliar kepada PT Permata Hijau Palm Oleo (“PHPO”)

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Oktober 2026 – Dalam komitmen berkelanjutan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat pembiayaan sektor produktif, PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) secara resmi melakukan Closing Ceremony dengan beberapa Bank lainnya terkait penandatanganan kesepakatan perjanjian fasilitas kredit sindikasi yang diinisiasi oleh LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) dengan nilai total pembiayaan mencapai Rp.2.250.000.000.000,-. (Dua […]

  • Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM

    Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Seorang owner pernah bilang, “Saya sudah punya tim, sudah ada banyak leads, tapi tetap saja berasa berantakan.” Masalahnya bukan di jumlah, tapi […]

  • PURANA Mendefinisikan Ulang Kemewahan Sirkular: ‘Renjana Perca’ Menandai 17 Tahun Warisan dan Inovasi Berkelanjutan

    PURANA Mendefinisikan Ulang Kemewahan Sirkular: ‘Renjana Perca’ Menandai 17 Tahun Warisan dan Inovasi Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, INDONESIA — Purana Group secara resmi merilis Post-Event Impact Report untuk “PURANA 17: Renjana Perca,” sebuah pameran imersif perayaan hari jadi ke-17 yang diselenggarakan di Grand Indonesia. Menetapkan standar baru bagi industri fashion Indonesia, acara ini berhasil memadukan warisan budaya dengan komitmen mutlak terhadap sirkularitas material. Sejalan dengan visi rumah mode mewah global yang […]

  • Hilirisasi Bauksit Hadirkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat Mempawah

    Hilirisasi Bauksit Hadirkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat Mempawah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Mempawah – Pengembangan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium oleh Grup MIND ID melalui PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek Strategis Nasional (PSN) mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus juga membuka lapangan kerja serta mendorong aktivitas ekonomi lokal di berbagai sektor. […]

  • Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Permintaan institusional global dan pertumbuhan domestik mendorong transformasi struktural industri kripto. Jakarta, Indonesia —22 April 2026  Indonesia dinilai berada pada titik penting dalam evolusi industri kripto global, seiring dengan meningkatnya partisipasi investor domestik dan perubahan struktural yang terjadi di tingkat internasional. Dalam wawancara terbaru bersama CNBC Indonesia, Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menyampaikan bahwa pasar kripto saat ini tidak lagi dapat dipandang sebagai pasar yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari ekosistem keuangan global yang semakin terintegrasi dengan dinamika makro, termasuk pergerakan suku bunga, likuiditas global, serta ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi perilaku investor di berbagai kelas aset. Menurutnya, apa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir bukanlah penurunan fundamental, melainkan proses penyesuaian harga yang mencerminkan perubahan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi global, di mana investor kini semakin mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dalam pengambilan keputusan terkait aset digital. Interview ini bisa ditonton sepenuhnya di Channel YouTube CNBC Indonesia. Dalam konteks global, salah satu perubahan paling signifikan yang mendorong arah industri adalah meningkatnya keterlibatan institusi besar dalam ekosistem kripto. Berbeda dengan siklus sebelumnya yang didominasi oleh partisipasi ritel, saat ini semakin banyak asset manager, investment bank, perbankan, hingga perusahaan global yang mulai mengalokasikan dana ke Bitcoin, baik sebagai aset utama maupun sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio mereka. Pergeseran ini tidak hanya meningkatkan legitimasi aset kripto sebagai bagian dari lanskap investasi yang lebih luas, tetapi juga memperkuat struktur pasar dari sisi likuiditas dan stabilitas jangka panjang. Yudhono menekankan bahwa institusi tidak bergerak berdasarkan sentimen jangka pendek, melainkan mempertimbangkan faktor-faktor seperti struktur pasar, kedalaman likuiditas, serta potensi pertumbuhan jangka panjang, sehingga kehadiran mereka menjadi salah satu indikator penting bahwa industri ini sedang bergerak menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan.  Di sisi domestik, Indonesia menunjukkan perkembangan yang tidak kalah signifikan. Dengan lebih dari 20 juta investor kripto yang tercatat, serta keberadaan lebih dari 20 pelaku industri yang telah beroperasi dalam kerangka regulasi yang semakin jelas, Indonesia telah melampaui fase awal adopsi dan mulai membangun fondasi sebagai pasar yang lebih terstruktur. Pertumbuhan ini juga didukung oleh peningkatan pengawasan dan kejelasan regulasi, yang tidak hanya memberikan rasa aman bagi investor, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pelaku industri untuk berkembang secara berkelanjutan. Dalam perspektif ini, Indonesia tidak lagi hanya dipandang sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi, tetapi sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi pusat adopsi kripto di kawasan Asia, terutama dengan karakteristik demografis yang didominasi oleh populasi digital-native serta meningkatnya penetrasi teknologi finansial dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.  Sejalan dengan perkembangan tersebut, FLOQ mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui pendekatan yang menitikberatkan pada kesederhanaan produk, edukasi, serta kolaborasi lintas industri. Dalam waktu kurang dari 10 bulan sejak peluncuran, FLOQ telah mencapai lebih dari 2 juta pengguna, mencerminkan tingginya kebutuhan akan platform yang mampu menjembatani antara kompleksitas teknologi kripto dengan kebutuhan pengguna yang lebih luas, khususnya bagi mereka yang baru memasuki dunia aset digital. Selain penguatan produk, FLOQ […]

expand_less