Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan

Jakarta, 12 Oktober 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. Langkah ini sejalan dengan arah penataan portofolio BUMN yang didorong oleh Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN, sekaligus menjadi bagian dari transisi Telkom sebagai Operating Holding menuju Strategic Holding sesuai inisiatif strategis TLKM 30.

Sejalan dengan aspirasi pemegang saham dalam rangka penataan dan optimalisasi portofolio, Telkom terus melaksanakan program streamlining terhadap 50 entitas di lingkungan TelkomGroup. Hingga semester pertama 2026, Telkom telah menuntaskan streamlining terhadap 24 entitas. Saat ini, proses penataan terhadap 26 entitas lainnya terus berjalan dengan mengupayakan penyelesaian semaksimal mungkin pada 2026, sesuai dengan tahapan kajian dan tata kelola yang berlaku bagi tiap entitas.

Sebagai salah satu BUMN dengan jumlah anak usaha terbanyak, Telkom menjalankan penataan portofolio untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari kompleksitas pengelolaan lintas lini bisnis, tumpang tindih usaha, kebutuhan peningkatan efisiensi operasional, hingga keterbatasan sejumlah entitas dalam bergerak lebih tangkas untuk menangkap peluang dan mendorong inovasi.

Melalui percepatan penataan ini, Telkom mengarahkan pembentukan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi berbasis Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo), dengan struktur yang lebih ramping, fokus setiap OpCo pada bisnis inti (core business) yang semakin tajam, serta kinerja dan penciptaan nilai yang lebih kuat secara berkelanjutan.

Penataan portofolio juga membuka peluang untuk mengoptimalkan nilai bisnis yang selama ini belum tergali secara maksimal. Saat ini, Telkom melakukan delavering bisnis ke dalam empat segmen utama, yaitu B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International. Penataan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing segmen bisnis, membuka peluang kemitraan strategis, serta mendorong penciptaan nilai yang lebih tinggi. Transformasi menuju Strategic Holding ini turut mendukung upaya Telkom dalam mencapai target valuasi lebih dari Rp550 triliun di tahun 2030.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, komitmen Telkom dalam mengakselerasi streamlining diwujudkan melalui eksekusi yang disiplin.

“Arahan pemegang saham kami maknai sebagai mandat untuk bergerak lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian. Karena itu, setiap entitas kami evaluasi secara menyeluruh, apakah relevan dengan bisnis inti, berkontribusi pada nilai grup, dan memiliki prospek yang jelas. Percepatan yang kami lakukan bukan hanya untuk mengejar jumlah, melainkan memastikan portofolio TelkomGroup semakin sehat, sumber daya terfokus pada empat segmen bisnis TelkomGroup, sehingga setiap OpCo dapat bergerak dengan lebih linchah,” ujar Nanang.

Lebih lanjut, Nanang menambahkan, program streamlining sejak awal dirancang untuk memperkuat fundamental TelkomGroup sebagai digital telco. Telkom memiliki berbagai portfolio bisnis mulai dari core business di sektor telekomunikasi digital sampai dengan yang bersifat support atau adjacent. Sejalan dengan harapan stakeholder terhadap Telkom, program streamlining dapat mendukung penguatan profitabilitas dan penciptaan nilai yang berkelanjutan melalui pelepasan bisnis-bisnis yang memiliki margin kecil, sehingga EBITDA margin konsolidasi menjadi meningkat. Di tengah pelaksanaan streamlining dan penataan organisasi serta sumber daya manusia yang berjalan selaras, Telkom berhasil mencatatkan kinerja positif pada periode 1H26. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang positif, disertai peningkatan profitabilitas pada kuartal II 2026, salah satunya tercermin dari EBITDA margin yang kembali berada di atas 50%.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom Nashri menyatakan dukungan terhadap langkah streamlining yang dilakukan manajemen untuk menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

“SEKAR Telkom mendukung streamlining sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis Telkom. Kami juga mengapresiasi komunikasi yang telah terjalin dengan baik antara manajemen dan karyawan. SEKAR Telkom juga sepakat bahwa pelaksanaan transformasi harus terencana, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan, kepastian kerja dan kenyamanan karyawan. Kami meyakini, keberhasilan transformasi perusahaan harus berjalan beriringan dengan terciptanya lingkungan kerja yang kondusif dan masa depan karyawan yang lebih baik,” pungkas Nashri.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap keputusan terkait streamlining diambil melalui mekanisme tata kelola dan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap tahapan dijalankan berdasarkan kajian yang komprehensif, termasuk melalui proses due diligence yang melibatkan pihak ketiga independen, dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR).

Khususnya terhadap beberapa inisiatif streamlining yang memiliki kompleksitas tinggi, termasuk potensi cut loss, write-off atau permasalahan hukum, Telkom mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalam setiap proses pengambilan keputusan. Sejalan dengan hal tersebut, Telkom berharap adanya percepatan penerbitan peraturan pelaksanaan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara, guna memperkuat landasan hukum dan mendukung kelancaran pelaksanaan program penataan portofolio TelkomGroup.

Telkom juga memastikan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait serta menempatkan aspek sumber daya manusia sebagai perhatian utama, dengan memastikan setiap penyesuaian dilakukan secara bertanggung jawab, sukarela, dan menghormati hak-hak karyawan yang terdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyaris Kehilangan Rp200 Juta, Satu Keputusan Ini Mengubah Segalanya!

    Nyaris Kehilangan Rp200 Juta, Satu Keputusan Ini Mengubah Segalanya!

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Bayangkan, Kamu baru saja didiagnosis untuk menjalani operasi. Dokter menyebutkan angka biaya yang membuat jantung berdegup, puluhan juta rupiah. Beberapa waktu kemudian penyakit lain datang lagi total tagihan lebih dari Rp200 juta. Bagi kebanyakan orang, angka itu bisa berarti tabungan anak sekolah lenyap, dana pensiun terkuras habis, atau bahkan terlilit utang. Tapi bagi Joko Mulyono, […]

  • Chat Panjang Bikin Biaya Membengkak? WhatsApp Call Bisa Lebih Hemat

    Chat Panjang Bikin Biaya Membengkak? WhatsApp Call Bisa Lebih Hemat

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Komplain teknis, konsultasi produk, dan perubahan pesanan sering sulit diselesaikan melalui satu atau dua […]

  • Pulihkan Layanan Medis, Kementerian PU Percepat Pembersihan RSUD dan Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatera

    Pulihkan Layanan Medis, Kementerian PU Percepat Pembersihan RSUD dan Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatera

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA, 19 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memprioritaskan upaya pemulihan infrastruktur fasilitas kesehatan yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fokus utama penanganan saat ini adalah pembersihan material lumpur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan puskesmas, serta pemulihan jaringan air bersih dan sanitasi […]

  • Kualitas Portofolio Terjaga,  BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah meningkatnya perhatian industri pembiayaan terhadap risiko kredit, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, Perusahaan mencatat rasio non-performing financing (NPF) sebesar 2,23%, berada dalam kisaran yang sehat dan sesuai dengan ketentuan regulator. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, […]

  • Survei dan Pemetaan 3D untuk Proyek Konstruksi dan AEC

    Survei dan Pemetaan 3D untuk Proyek Konstruksi dan AEC

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Proyek konstruksi dan AEC membutuhkan data spasial yang akurat di setiap tahap, dari perencanaan awal hingga verifikasi as-built. Data terrain dan model 3D yang tidak akurat berdampak langsung pada efisiensi konstruksi dan keandalan dokumentasi proyek. Drone survei menghasilkan data 2D dan 3D beresolusi tinggi yang mencakup orthophoto, Digital Surface Model, Digital Terrain Model, kontur, dan […]

  • Payday Jadi Momen Self-Reward, Bayar Lebih Hemat Pakai QRIS neobank

    Payday Jadi Momen Self-Reward, Bayar Lebih Hemat Pakai QRIS neobank

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Tanggal gajian sering jadi momen untuk memberi sedikit apresiasi setelah menyelesaikan berbagai pekerjaan. Mulai dari makan di tempat favorit, membeli kebutuhan yang sudah masuk wishlist, sampai menikmati secangkir kopi di akhir pekan. Supaya pengeluaran tetap terukur, pembayaran digital bisa menjadi salah satu cara praktis untuk menyelesaikan transaksi sekaligus mencatat pengeluaran. Salah satunya melalui QRIS neobank. […]

expand_less