Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Melalui konsep Building Impactful Universities untuk membangun perguruan tinggi yang bermutu, berdampak, dan mampu berdaya saing global, Metranet melihat teknologi sebagai enabler.

Perguruan tinggi Indonesia tengah memasuki fase baru dalam pemanfaatan teknologi. Digitalisasi tidak lagi cukup dimaknai sebagai upaya memindahkan layanan dan proses ke platform digital, tetapi perlu diarahkan untuk membangun institusi yang lebih adaptif, berbasis data, inovatif, dan mampu menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Perspektif tersebut menjadi salah satu konteks kehadiran Metranet, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, dalam Indonesia Higher Education CIO Forum 2026 yang berlangsung di Aula Timur dan Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, pada 31 Agustus–1 September 2026. Mengusung tema “Empowering PDDikti (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) through IDREN Collaboration: Advancing IT Governance, Cyber Resilience, and Operational Excellence”, forum ini mempertemukan pimpinan teknologi informasi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia bersama pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan terkait.

Selama dua hari, forum ini membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi fondasi pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi, mulai dari integrasi dan pelaporan PDDikti, perluasan konektivitas melalui Indonesia Research and Education Network (IDREN), tata kelola teknologi informasi, pemerintahan digital, ketahanan siber, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk analitik data dan pelaporan. Diskusi juga diperluas melalui sesi meja bundar yang membahas tata kelola dan kebijakan TI, ekosistem data pendidikan tinggi, transformasi digital, ketahanan siber, serta SDM digital dan kepemimpinan TI.

Bagi Metranet, berbagai agenda tersebut menunjukkan bahwa masa depan kampus digital membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh. Teknologi perlu ditempatkan sebagai enabler yang menghubungkan kebutuhan akademik, operasional, data, inovasi, dan aktivitas ekonomi kampus sehingga menghasilkan nilai yang nyata.

Pandangan tersebut dituangkan Metranet melalui kerangka “Building Impactful Universities”, yang menggambarkan evolusi perguruan tinggi menuju empat area utama: AI-Ready Campus, Digital University, Campus Economic Hub, serta Research to Impact to Market. Keempat area tersebut didukung oleh kapabilitas Metranet Group pada lima area, yaitu technology, AI, data, commerce, dan ecosystem.

“Kami melihat transformasi perguruan tinggi bukan semata-mata mengenai seberapa banyak teknologi yang digunakan, tetapi seberapa besar nilai yang dapat dihasilkan dari pemanfaatannya. Teknologi harus mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat pengambilan keputusan, membuka ruang inovasi, dan mendukung perguruan tinggi menghasilkan dampak yang lebih besar. Karena itu, Metranet mengambil posisi sebagai Digital Enabler for Nation untuk membantu menghadirkan kapabilitas yang relevan dengan kebutuhan tersebut,” ujar Faisal Yusuf, Direktur Bisnis Metranet.

Dalam visi tersebut, digitalisasi bukan sekadar membangun layanan berbasis teknologi, melainkan menyatukan berbagai aspek perguruan tinggi, mulai dari akademik dan riset hingga pengalaman mahasiswa dan operasional. Dukungan data dan AI kemudian memungkinkan institusi mengambil keputusan secara lebih cerdas, meningkatkan kualitas layanan, dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi seluruh ekosistemnya. 

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Metranet menghadirkan sejumlah kapabilitas melalui portofolionya, antara lain SCALA sebagai digital transformation enabler, Xooply sebagai e-commerce platform, Cazbox sebagai community platform, dan Uzone sebagai digital literacy platform. Metranet juga memperkuat kapabilitasnya melalui kolaborasi dengan Google untuk produk Google Education dan Zoom Communications untuk produk Zoom Workplace di sektor pendidikan.

Portofolio tersebut merepresentasikan pendekatan Metranet yang tidak hanya berfokus pada penyediaan teknologi, tetapi juga pada bagaimana berbagai kapabilitas dapat menjawab kebutuhan institusi secara lebih utuh, mulai dari transformasi proses, pengembangan layanan, penguatan komunitas, hingga peningkatan literasi digital.

“Perguruan tinggi memiliki kebutuhan yang sangat beragam dan tidak dapat diselesaikan oleh satu solusi saja. Karena itu, pendekatannya harus berbasis ekosistem. Pemerintah memiliki peran dalam kebijakan dan arah nasional, perguruan tinggi memahami kebutuhan akademik dan institusionalnya, sementara industri dan technology partner dapat membawa kapabilitas untuk mempercepat implementasi. Metranet ingin mengambil peran sebagai penghubung kekuatan tersebut,” lanjut Faisal.

Pendekatan berbasis ekosistem ini menjadi semakin relevan ketika pendidikan tinggi dihadapkan pada tantangan yang bersifat lintas institusi. Perbedaan tingkat kematangan teknologi, kualitas dan interoperabilitas data, risiko keamanan siber, serta kebutuhan mengadopsi cloud dan AI secara strategis menjadi sejumlah isu yang perlu dijawab bersama oleh ekosistem pendidikan tinggi.

Karena itu, Indonesia Higher Education CIO Forum 2026 menjadi ruang untuk menyamakan perspektif dan menyusun langkah bersama. Forum ini diarahkan untuk membangun kesepahaman mengenai arah transformasi digital pendidikan tinggi sekaligus memperkuat tata kelola TI, infrastruktur dan konektivitas, keamanan siber, pemanfaatan AI, serta jejaring kolaborasi antar-CIO dengan perguruan tinggi.

Bagi Metranet, keterlibatan dalam forum tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperluas kontribusi TelkomGroup dalam mendukung kemajuan pendidikan Indonesia. Dengan mempertemukan kapabilitas teknologi, mitra strategis, dan kebutuhan institusi, Metranet melihat peluang untuk membantu perguruan tinggi bergerak menuju institusi yang tidak hanya digital, tetapi juga bermutu, berdampak, dan mampu berdaya saing secara global.

“Pada akhirnya, teknologi bukanlah tujuan akhir. Teknologi adalah enabler untuk menciptakan perguruan tinggi yang bermutu, berdampak, dan mendunia. Kami percaya ketika pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan technology partner bergerak bersama, transformasi yang dihasilkan tidak hanya memperkuat institusi, tetapi juga memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tutup Faisal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Keluarga Rayakan Hari Anak Nasional di #1 Family Fest Prudential Syariah

    Ratusan Keluarga Rayakan Hari Anak Nasional di #1 Family Fest Prudential Syariah

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 – Semangat Hari Anak Nasional 2026 berlangsung meriah di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, saat ratusan keluarga memadati “#1 Family Fest” yang digelar oleh PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah). Menjadi puncak dari rangkaian aktivasi Satu Yang Melindungi sepanjang pekan, acara ini mengajak keluarga Indonesia merayakan kebersamaan sekaligus […]

  • Usia Ideal Untuk Kitten Mulai Mencerna Makanan

    Usia Ideal Untuk Kitten Mulai Mencerna Makanan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Banyak Pawfriends yang masih bingung mengenai usia kitten dapat mulai makan setelah masa menyusui dari induknya. Padahal, memahami usia kitten untuk makan sangat penting untuk memastikan pertumbuhan optimal dan mencegah gangguan pencernaan. Jika terlalu cepat diberikan makanan padat sebelum usia kitten makan yang ideal, risiko diare hingga malnutrisi bisa meningkat. Sebaliknya, jika terlalu lambat mengenalkan […]

  • KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

    KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KLTC® resmi menunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama untuk memperkuat fokus pengembangan SDM melalui pendekatan keluarga dan perkembangan anak. Dengan latar belakang sebagai konsultan ilmu keluarga & perkembangan anak, Saskia membawa perspektif bahwa kualitas individu dan kepemimpinan tidak terlepas dari fondasi yang dibangun sejak usia dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi KLTC® dalam […]

  • KAI Sumatera Utara Sediakan 231 Ribu Kursi Lebaran 2026, Tiket Masih Tersedia Luas

    KAI Sumatera Utara Sediakan 231 Ribu Kursi Lebaran 2026, Tiket Masih Tersedia Luas

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara menyediakan 231.704 kursi Angkutan Lebaran 2026, dengan 44.752 tiket telah terjual dan ketersediaan masih luas. Masyarakat diimbau segera memesan melalui kanal resmi agar rencana mudik berjalan lancar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 44.752 tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dipesan oleh masyarakat sejak dibukanya […]

  • Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Kembali Raih Penghargaan Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026

    Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Kembali Raih Penghargaan Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation dalam kategori Digital Bank pada ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative […]

  • Tiket Mudik Gratis Kereta Api 2026 Masih Tersedia, KAI Divre III Palembang Ingatkan Masyarakat Masih Memiliki Kesempatan

    Tiket Mudik Gratis Kereta Api 2026 Masih Tersedia, KAI Divre III Palembang Ingatkan Masyarakat Masih Memiliki Kesempatan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Palembang, 24 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang kembali menyampaikan info terbaru terkait ketersediaan tempat duduk Program Mudik Gratis Kereta Api Tahun 2026 untuk keberangkatan tanggal 16 dan 17 Maret 2026. Program ini merupakan kolaborasi antara KAI Divre III Palembang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Bank Sumsel Babel […]

expand_less