Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL

DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Dalam lanskap industri global yang semakin terdigitalisasi, semikonduktor atau chip telah menjelma menjadi salah satu komponen paling vital yang menentukan keberlangsungan, daya saing, dan kemandirian industri suatu negara. Hampir seluruh sektor industri strategis, mulai dari pertahanan, otomotif, dirgantara, telekomunikasi, energi, hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) sangat bergantung pada teknologi dan kesediaan chip. Chip karena itu merupakan aset strategis yang menentukan kekuatan ekonomi dan bahkan posisi suatu negara dalam persaingan geopolitik global.

 

Akhir-akhir ini kelangkaan chip global kembali menekan sektor manufaktur. International Data Corporation (IDC), sebuah perusahaan riset pasar global, pada awal Oktober 2026 merilis data yang menunjukkan pengiriman komputer pribadi dunia pada triwulan III 2026 turun sebesar 20,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Di segmen ponsel pintar, Counterpoint Research mencatat penurunan pengiriman sekitar 20 persen, terendah untuk triwulan ketiga sejak tahun 2012.

 

Penyebab utamanya adalah tersedotnya pasokan chip ke pusat data kecerdasan artifisial (AI). Produsen chip memprioritaskan produk untuk AI, sehingga pasokan bagi elektronik rumah tangga dan otomotif menyusut dan harganya melonjak. Sejumlah eksekutif industri memperkirakan kekurangan ini dapat berlanjut hingga tahun 2028.

 

Kebutuhan chip yang sangat besar untuk berbagai sektor industri dalam negeri yang saat ini masih diimpor, sejak awal telah disadari oleh Menteri Perindustrian saat itu, Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK). Ia menyebut tingginya ketergantungan impor semikonduktor sebagai “sinyal penting bagi terbentuknya ekosistem industri semikondutor dalam rangka memperkuat ketahanan industri nasional.” Menurut AGK, kondisi itu harus dijawab dengan langkah-langkah konkret sebagai fondasi kemandirian industri semikonduktor.

 

Upaya itu berawal dari penjajakan Kemenperin dengan pelaku industri semikonduktor global di ajang Hannover Messe 2022. Dari sana, Kemenperin di bawah AGK memetakan celah yang paling realistis bagi Indonesia untuk masuk ke rantai pasok semikonduktor dunia. AGK menyebut langkah ini sebagai strategi awal dengan pendekatan “yang realistis dan terukur.”

 

Atas prakarsa AGK, Kemenperin kemudian menetapkan peta jalan semikonduktor yang mencakup empat pilar, yakni material, desain, fabrikasi, perakitan, pengujian, dan pengemasan. Desain chip dan talenta ditempatkan sebagai penggerak tahap awal, dengan pertimbangan bahwa Indonesia sudah memiliki fasilitas perakitan dan pengujian semikonduktor di Batam serta satu perusahaan desain sirkuit terpadu yang telah masuk ke dalam rantai pasok global.

 

AGK memilih desain chip, bukan fabrikasi, sebagai pintu masuk. Menurutnya, desain chip adalah segmen bernilai tambah tinggi yang bertumpu pada kekuatan sumber daya manusia, sehingga paling realistis digarap Indonesia pada tahap awal. Ini karena Indonesia belum memiliki kapasitas fabrikasi wafer. “Fokus awal kami adalah menyiapkan SDM yang mampu mendesain chip,” ujar AGK dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR pada Januari 2026. Ia menegaskan pengembangan industri semikonduktor tidak bisa instan, melainkan harus ditempuh secara bertahap, konsisten, dan berkesinambungan.

 

Untuk menjalankan peta jalan semikonduktor, Kemenperin memprakarsai Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) pada tahun 2023 bersama PT. Hartono Istana Teknologi (Polytron) dan pakar desain chip dari 13 universitas terkemuka di Indonesia. AGK memastikan ICDEC berdiri sebagai organisasi nirlaba yang tidak bergantung pada APBN, melainkan bertumpu pada kolaborasi dengan perguruan tinggi, industri, dan mitra global. Kini ICDEC bermitra dengan 16 perguruan tinggi dan tujuh pelaku industri.

 

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Hannover Messe, yang ditujukan untuk mencetak desainer chip agar Indonesia masuk ke dalam rantai pasok global. Pada Januari 2026, AGK meresmikan fasilitas ICDEC di ITB Innovation Park, Bandung, bersamaan dengan Indonesia Semiconductor Summit 2026. Tiga bulan kemudian, ICDEC menandatangani kerja sama dan surat minat pengembangan SDM dengan Intel, National Taiwan Normal University, dan President University.

 

Selanjutnya, pelatihan desain chip bersama Polytron, IMEC Belgia, dan Cadence dimulai pada Oktober 2024 di Kudus. Kemenperin juga menandatangani nota kesepahaman dengan Apple yang memuat komitmen riset dan pengembangan di Indonesia melalui ICDEC. Kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar dalam ekosistem inovasi global.

 

Senada dengan AGK, Ketua ICDEC Trio Adiono menilai desain chip sebagai titik masuk strategis bagi Indonesia dalam rantai pasok semikonduktor global. Melalui riset dan pendidikan yang konsisten, jelas dia, Indonesia dapat menjadi produsen pengetahuan dan talenta, bukan hanya sekadar pasar.

 

Desain chip adalah langkah awal bagi Indonesia untuk memasuki rantai pasok industri global yang kian terdigitalisasi. Di tengah persaingan global untuk memperebutkan pasokan, kemampuan merancang chip sendiri menjadi salah satu cara Indonesia memperkuat posisi tawar dan masuk ke dalam rantai pasok semikonduktor global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Bawa Kisah Petani Sukses ke Hadapan Ribuan Mahasiswa

    PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Bawa Kisah Petani Sukses ke Hadapan Ribuan Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memuji petani sawit binaan PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara), Setiyono sebagai contoh petani sukses di hadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Pujian tersebut disampaikan Amran disela-sela kuliah umum rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta’aruf UMRI 2026, yang […]

  • SGN Hadir dalam Pengumuman Swasembada Pangan Nasional oleh Presiden RI, Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Swasembada Gula

    SGN Hadir dalam Pengumuman Swasembada Pangan Nasional oleh Presiden RI, Tegaskan Komitmen Dukung Percepatan Swasembada Gula

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Karawang – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) turut hadir dalam acara Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang disampaikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kegiatan Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Kehadiran PT SGN dalam momentum nasional tersebut mencerminkan komitmen Holding […]

  • Singapore Global Network Menjadi Mitra Utama Gala Dinner Eksklusif Wealth Management, Membuka Kesempatan Sponsorship Meja dalam Jumlah Terbatas

    Singapore Global Network Menjadi Mitra Utama Gala Dinner Eksklusif Wealth Management, Membuka Kesempatan Sponsorship Meja dalam Jumlah Terbatas

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SINGAPURA – Singapore Global Network (SGN) menjadi mitra utama dalam penyelenggaraan Wealth Management Gala Dinner, sebuah acara eksklusif yang dirancang untuk mempertemukan para pemimpin industri, eksekutif family office, serta praktisi terkemuka di sektor pengelola kekayaan (wealth management). Untuk menjaga suasana yang intim dan menciptakan nilai tambah melalui jejaring profesional antar peserta, penyelenggara, XCION, mengumumkan bahwa […]

  • Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bagi Waringin Megah General Contractor, kepercayaan bukan sekadar reputasi yang dibangun melalui proyek-proyek yang selesai, tetapi kemampuan untuk tetap memberikan solusi ketika situasi menjadi kompleks. Dalam industri konstruksi, membangun bukan hanya soal mendirikan struktur yang kokoh. Ujian sebenarnya datang ketika proyek berada di bawah tekanan—ketika desain berubah, jadwal bergeser, biaya harus dikendalikan, dan kondisi lapangan […]

  • 52 Siswa Bimbel Patriot Muda Training Centre Ikuti Wisuda Prabhatar 2026, Dua Raih Predikat Terbaik

    52 Siswa Bimbel Patriot Muda Training Centre Ikuti Wisuda Prabhatar 2026, Dua Raih Predikat Terbaik

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sebanyak 52 siswa bimbel Patriot Muda Training Centre resmi menjadi Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian 2026 dan mengikuti Wisuda Prabhatar di Akademi Militer Magelang pada 8 Oktober 2026. Sabrina Vonny Larasati Sumiok meraih predikat Taruni Terbaik Akademi Kepolisian, dan Azarya Galang Sion Tulili Panandu meraih predikat Taruna Terbaik Matra Laut 2026. MAGELANG, […]

  • Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta — Kerja sama tekstil Indonesia India memasuki babak baru transformasi industri di tengah tekanan global. Upaya memperkuat industri tekstil nasional kini tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri, tetapi juga didukung langsung oleh diplomasi antarnegara. Sebuah forum bisnis strategis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama India ITME Society dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) […]

expand_less