Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Jakarta — Kerja sama tekstil Indonesia India memasuki babak baru transformasi industri di tengah tekanan global. Upaya memperkuat industri tekstil nasional kini tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri, tetapi juga didukung langsung oleh diplomasi antarnegara. Sebuah forum bisnis strategis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama India ITME Society dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) di Bandung pada Senin (13/4/2026) lalu ini menjadi titik temu penting bagi kolaborasi kedua negara.

Acara yang dikemas dalam Business Networking Event ini mempertemukan delegasi industri tekstil India dengan puluhan perusahaan tekstil dan rekayasa tekstil Indonesia. Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang penjajakan kerja sama, tetapi juga sebagai ruang diskusi strategis dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan besarnya potensi sektor ini dalam memperkuat hubungan kedua negara.

“Sektor tekstil memiliki potensi yang sangat besar untuk memperdalam kerja sama antara India dan Indonesia. Kerangka seperti AITIGA dapat menjadi pendorong utama bagi peningkatan kolaborasi bilateral di bidang ini,” ujarnya.

Kolaborasi Industri sebagai Jawaban atas Tekanan Global

Di tengah meningkatnya tekanan global seperti lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok, kemitraan antara Indonesia dan India menjadi semakin relevan. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara kekuatan manufaktur kedua negara.

Ketua India ITME Society, Ketan Sanghvi, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kombinasi strategis yang saling melengkapi.

“India memiliki basis manufaktur mesin tekstil yang kuat di berbagai segmen, mulai dari spinning, weaving hingga processing. Sementara Indonesia memiliki pengalaman manufaktur serta pasar yang besar. Ini adalah kombinasi kekuatan yang akan menciptakan win-win solution bagi kedua negara,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa tantangan global saat ini menuntut adanya inovasi dan modernisasi industri.

“Kolaborasi ini menjadi kunci menghadapi tekanan biaya energi, disrupsi rantai pasok, serta kebutuhan akan mesin hemat energi dan berteknologi tinggi. Kemitraan strategis akan menjadi fondasi pertumbuhan industri tekstil masa depan,” tambahnya.

Dorongan Modernisasi dan Efisiensi Industri Nasional

Dari sisi Indonesia, Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa, melihat kerja sama ini sebagai momentum penting untuk mendorong peningkatan produktivitas industri tekstil nasional melalui adopsi teknologi baru.

“Kami menyambut baik kehadiran para pengusaha mesin tekstil India dan semoga banyak anggota API bisa memanfaatkan kunjungan kerja sama ini untuk saling belajar dan berkolaborasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kemajuan India dalam industri permesinan tekstil menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat mendorong efisiensi dan produktivitas.

“India saat ini cukup maju dalam industri permesinan tekstil, sehingga produktivitasnya tinggi. Kami berharap anggota API dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing industri,” ujarnya.

Selain itu, Jemmy juga menegaskan bahwa pelaku industri tekstil Indonesia tengah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk efisiensi energi dan transformasi teknologi sebagai respons terhadap dinamika global.

Menjaga Keseimbangan antara Teknologi dan Tenaga Kerja

Meski transformasi teknologi menjadi kebutuhan mendesak, forum ini juga menekankan pentingnya menjaga karakter industri tekstil sebagai sektor padat karya.

Jemmy menegaskan bahwa peningkatan produktivitas tidak boleh mengorbankan lapangan kerja.

“Produktivitas penting, tetapi lapangan kerja padat karya juga urgent,” tegasnya.

Ia kembali menekankan pentingnya pendekatan yang seimbang dalam proses transformasi industri.

“Produktivitas penting, tetapi lapangan kerja juga tetap menjadi prioritas. Transformasi harus berjalan seimbang,” tambahnya.

Optimisme di Tengah Ketidakpastian Global

Di sisi lain, tantangan global seperti kenaikan harga energi masih menjadi perhatian utama. Ketan Sanghvi mengakui bahwa lonjakan harga minyak mentah telah berdampak pada biaya produksi tekstil, terutama melalui kenaikan harga bahan baku sintetis.

“Harga minyak mentah meningkat, sehingga berdampak pada harga serat sintetis dan biaya produksi. Ini tentu menjadi tantangan bagi industri,” jelasnya.

Namun demikian, ia tetap optimistis bahwa kondisi tersebut bersifat sementara dan dapat diatasi melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.

Diplomasi Ekonomi sebagai Penggerak Industri Masa Depan

Keterlibatan Kedutaan Besar India dalam forum ini menunjukkan bahwa kerja sama industri kini semakin terintegrasi dengan diplomasi ekonomi. Selain memperkuat hubungan bilateral, forum ini juga membuka peluang investasi dan transfer teknologi yang lebih luas.

Indonesia bahkan diundang untuk berpartisipasi dalam Bharat Tex 2026, sebuah ajang tekstil berskala global yang menjadi etalase inovasi dan kolaborasi industri.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan mitra internasional, kolaborasi Indonesia–India di sektor tekstil diharapkan tidak hanya mampu menghadapi tantangan global, tetapi juga mendorong transformasi menuju industri yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi di tingkat dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Bittime dan Nobu Bank Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global

    Kolaborasi Bittime dan Nobu Bank Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Mei 2026 – Di tengah kondisi tekanan pada kondisi ekonomi Indonesia, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi menggandeng Nobu Bank guna menjembatani sistem keuangan konvensional dengan ekosistem aset keuangan digital. Dalam agenda media gathering nya, Bittime bersama Nobu Bank resmi membagikan […]

  • Solusi OTP dengan WhatsApp API Gateway Resmi dari Barantum

    Solusi OTP dengan WhatsApp API Gateway Resmi dari Barantum

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. OTP Lambat Masuk atau Gagal Terkirim? Ini Dampaknya ke Bisnis Bayangkan pelanggan Anda sudah hampir menyelesaikan transaksi. Mereka memasukkan nomor, menunggu kode […]

  • Itel A200 Jadi Pilihan Baru Smartphone AI Terjangkau dengan Baterai Besar

    Itel A200 Jadi Pilihan Baru Smartphone AI Terjangkau dengan Baterai Besar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Juni 2026 – itel Indonesia kembali memperkuat lini smartphone entry-level dengan menghadirkan itel A200, perangkat terbaru yang mengombinasikan desain stylish, daya tahan tinggi, baterai besar 6000mAh, serta fitur kecerdasan buatan (AI) yang mudah digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Dirancang khusus untuk generasi muda yang aktif dan ekspresif, itel A200 hadir dengan desain modern […]

  • Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

    Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mewajibkan seluruh pekerja jalani medical check-up menyeluruh sebagai langkah preventif. Pemeriksaan mencakup fisik, EKG, rontgen paru, hingga kesehatan mental untuk meminimalkan risiko operasional dan jaga layanan tetap aman serta andal. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, LRT Jabodebek memperkuat sistem keselamatan operasional dengan memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi prima. Seluruh pekerja Divisi LRT […]

  • Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Sistem Pembayaran Non Tunai

    Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Sistem Pembayaran Non Tunai

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Tanjung Balai Karimun, April 2026 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi layanan kepelabuhanan melalui penerapan sistem digital di terminal penumpang. Mulai awal Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang berada di Provinsi Kepulauan Riau resmi memberlakukan pembelian pass pelabuhan secara […]

  • KAI Daop 2 Bandung Catat Okupansi Angkutan Lebaran 2026 Melebihi 1% dari Program, Meningkat 5% dari Tahun Lalu, dengan Relasi Favorit Didominasi Tujuan Jakarta dan Jawa Tengah

    KAI Daop 2 Bandung Catat Okupansi Angkutan Lebaran 2026 Melebihi 1% dari Program, Meningkat 5% dari Tahun Lalu, dengan Relasi Favorit Didominasi Tujuan Jakarta dan Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 3 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, khususnya dari sisi penjualan tiket, tingkat okupansi, serta tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah relasi favorit. Tingginya kepercayaan pelanggan terhadap moda transportasi kereta api kembali tercermin dalam capaian tahun ini. Selama masa […]

expand_less