Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

Jakarta — Kerja sama tekstil Indonesia India memasuki babak baru transformasi industri di tengah tekanan global. Upaya memperkuat industri tekstil nasional kini tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri, tetapi juga didukung langsung oleh diplomasi antarnegara. Sebuah forum bisnis strategis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama India ITME Society dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) di Bandung pada Senin (13/4/2026) lalu ini menjadi titik temu penting bagi kolaborasi kedua negara.

Acara yang dikemas dalam Business Networking Event ini mempertemukan delegasi industri tekstil India dengan puluhan perusahaan tekstil dan rekayasa tekstil Indonesia. Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang penjajakan kerja sama, tetapi juga sebagai ruang diskusi strategis dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan besarnya potensi sektor ini dalam memperkuat hubungan kedua negara.

“Sektor tekstil memiliki potensi yang sangat besar untuk memperdalam kerja sama antara India dan Indonesia. Kerangka seperti AITIGA dapat menjadi pendorong utama bagi peningkatan kolaborasi bilateral di bidang ini,” ujarnya.

Kolaborasi Industri sebagai Jawaban atas Tekanan Global

Di tengah meningkatnya tekanan global seperti lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok, kemitraan antara Indonesia dan India menjadi semakin relevan. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara kekuatan manufaktur kedua negara.

Ketua India ITME Society, Ketan Sanghvi, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kombinasi strategis yang saling melengkapi.

“India memiliki basis manufaktur mesin tekstil yang kuat di berbagai segmen, mulai dari spinning, weaving hingga processing. Sementara Indonesia memiliki pengalaman manufaktur serta pasar yang besar. Ini adalah kombinasi kekuatan yang akan menciptakan win-win solution bagi kedua negara,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa tantangan global saat ini menuntut adanya inovasi dan modernisasi industri.

“Kolaborasi ini menjadi kunci menghadapi tekanan biaya energi, disrupsi rantai pasok, serta kebutuhan akan mesin hemat energi dan berteknologi tinggi. Kemitraan strategis akan menjadi fondasi pertumbuhan industri tekstil masa depan,” tambahnya.

Dorongan Modernisasi dan Efisiensi Industri Nasional

Dari sisi Indonesia, Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa, melihat kerja sama ini sebagai momentum penting untuk mendorong peningkatan produktivitas industri tekstil nasional melalui adopsi teknologi baru.

“Kami menyambut baik kehadiran para pengusaha mesin tekstil India dan semoga banyak anggota API bisa memanfaatkan kunjungan kerja sama ini untuk saling belajar dan berkolaborasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kemajuan India dalam industri permesinan tekstil menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat mendorong efisiensi dan produktivitas.

“India saat ini cukup maju dalam industri permesinan tekstil, sehingga produktivitasnya tinggi. Kami berharap anggota API dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing industri,” ujarnya.

Selain itu, Jemmy juga menegaskan bahwa pelaku industri tekstil Indonesia tengah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk efisiensi energi dan transformasi teknologi sebagai respons terhadap dinamika global.

Menjaga Keseimbangan antara Teknologi dan Tenaga Kerja

Meski transformasi teknologi menjadi kebutuhan mendesak, forum ini juga menekankan pentingnya menjaga karakter industri tekstil sebagai sektor padat karya.

Jemmy menegaskan bahwa peningkatan produktivitas tidak boleh mengorbankan lapangan kerja.

“Produktivitas penting, tetapi lapangan kerja padat karya juga urgent,” tegasnya.

Ia kembali menekankan pentingnya pendekatan yang seimbang dalam proses transformasi industri.

“Produktivitas penting, tetapi lapangan kerja juga tetap menjadi prioritas. Transformasi harus berjalan seimbang,” tambahnya.

Optimisme di Tengah Ketidakpastian Global

Di sisi lain, tantangan global seperti kenaikan harga energi masih menjadi perhatian utama. Ketan Sanghvi mengakui bahwa lonjakan harga minyak mentah telah berdampak pada biaya produksi tekstil, terutama melalui kenaikan harga bahan baku sintetis.

“Harga minyak mentah meningkat, sehingga berdampak pada harga serat sintetis dan biaya produksi. Ini tentu menjadi tantangan bagi industri,” jelasnya.

Namun demikian, ia tetap optimistis bahwa kondisi tersebut bersifat sementara dan dapat diatasi melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.

Diplomasi Ekonomi sebagai Penggerak Industri Masa Depan

Keterlibatan Kedutaan Besar India dalam forum ini menunjukkan bahwa kerja sama industri kini semakin terintegrasi dengan diplomasi ekonomi. Selain memperkuat hubungan bilateral, forum ini juga membuka peluang investasi dan transfer teknologi yang lebih luas.

Indonesia bahkan diundang untuk berpartisipasi dalam Bharat Tex 2026, sebuah ajang tekstil berskala global yang menjadi etalase inovasi dan kolaborasi industri.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan mitra internasional, kolaborasi Indonesia–India di sektor tekstil diharapkan tidak hanya mampu menghadapi tantangan global, tetapi juga mendorong transformasi menuju industri yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi di tingkat dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Midweek Momentum: Membaca Peluang Perdagangan Minyak Mentah di Tengah Ketidakpastian Pasokan Global

    Midweek Momentum: Membaca Peluang Perdagangan Minyak Mentah di Tengah Ketidakpastian Pasokan Global

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pergerakan pasar komoditas energi internasional pada pertengahan pekan ini kembali memperlihatkan volatilitas yang cukup agresif dan menarik perhatian para pelaku pasar global. Minyak mentah atau crude oil merupakan salah satu instrumen komoditas paling likuid yang pergerakannya tidak hanya memengaruhi sektor energi, melainkan juga bertindak sebagai intermarket driver bagi instrumen finansial lainnya. Dinamika harga minyak dunia […]

  • Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

    Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 – Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual (FDA) di Hotel Horison, Menteng, Kota Jakarta Pusat. Diskusi strategis ini mengangkat tema “Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Tindak Lanjut Cek Kesehatan Gratis”, sebuah langkah nyata untuk memastikan […]

  • Saatnya Berhenti Membeli Pakaian yang Hanya “Oke” di Awal

    Saatnya Berhenti Membeli Pakaian yang Hanya “Oke” di Awal

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Dunia fashion lokal memang sedang ramai-ramainya. Brand baru bermunculan setiap minggu, namun banyak yang terjebak pada formula yang sama: mengejar tren musiman dan logo yang mencolok. Di tengah keriuhan itu, konsumen mulai sadar bahwa mereka sudah lelah dengan pakaian yang “gugur” sebelum waktunya. Ada pergeseran perilaku yang menarik di sini. Pembeli sekarang jauh lebih kritis. […]

  • Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Maraknya penipuan trading membuat seorang nasabah berhati-hati. Pengalaman lima tahun di HSB Investasi ini menyoroti pentingnya legalitas, transparansi, dan disiplin dalam trading. Maraknya kasus penipuan berkedok trading dan investasi membuat banyak masyarakat semakin berhati-hati sebelum menempatkan dana. Berbagai modus, mulai dari titip dana, grup tertutup di media sosial, hingga janji keuntungan tetap dalam waktu singkat, […]

  • Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

    Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Mengenali arah tren pasar adalah salah satu keterampilan paling krusial yang harus dimiliki oleh setiap pelaku pasar keuangan. Istilah bullish sangat populer digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana harga aset sedang mengalami pergerakan naik secara konsisten. Namun, banyak trader pemula yang sering kali terjebak karena menyamakan semua jenis kenaikan harga. Pada kenyataannya, pasar bullish terbagi […]

  • Perkuat Sinergi Strategis, BRI Regional Office Jakarta 1 Gelar Intimate Dinner Bersama Mitra Utama

    Perkuat Sinergi Strategis, BRI Regional Office Jakarta 1 Gelar Intimate Dinner Bersama Mitra Utama

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mengusung semangat kolaborasi dan apresiasi di bulan suci, BRI Regional Office (RO) Jakarta 1 menyelenggarakan acara eksklusif bertajuk “Intimate Dinner with Valued Partners” pada Selasa, 10 Maret 2026. Acara yang dikemas dalam bentuk Gala Dinner ini sekaligus menjadi momentum buka puasa bersama yang khidmat dengan para nasabah inti pemegang kerja sama strategis di […]

expand_less