Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar

BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar

  • account_circle editor News
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Menjelang keketuaan India pada BRICS tahun 2026, diskursus global mengenai masa depan multilateralisme dan tatanan dunia multipolar semakin menguat. Momentum ini menempatkan India pada posisi strategis untuk menjembatani kepentingan negara-negara berkembang dan maju, sekaligus memperkuat kerja sama internasional berbasis dialog dan inklusivitas.

India, BRICS, dan G7: Membangun Jembatan Global

Baru-baru ini, Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri India, Dr. S. Jaishankar, menyoroti dinamika penting, Prancis akan memimpin G7, sementara India akan menjadi Ketua BRICS pada tahun 2026. Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan pentingnya sinergi tersebut dengan menyatakan bahwa BRICS dan G7 tidak seharusnya saling berhadapan, melainkan membangun jembatan kerja sama.

Pernyataan ini mencerminkan pengakuan internasional atas meningkatnya bobot BRICS dalam tatanan global serta kebutuhan akan pendekatan kolaboratif di tengah munculnya dunia multipolar.

BRICS sebagai Representasi Global South

BRICS telah berkembang dari empat negara menjadi sepuluh anggota, mewakili hampir setengah populasi dunia dan sekitar 40 persen Produk Domestik Bruto global. Keanggotaan ini mencakup negara-negara dengan kekuatan signifikan di bidang energi, manufaktur, sumber daya manusia, mineral strategis, dan teknologi.

India, sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia dan ekonomi besar dengan pertumbuhan tercepat, memainkan peran sentral dalam kelompok ini. Dengan filosofi kebijakan luar negeri Vasudhaiva Kutumbakam, dunia adalah satu keluarga, India memandang BRICS bukan sebagai blok anti-Barat, melainkan sebagai platform alternatif non-Barat yang inklusif dan representatif bagi aspirasi Global South.

Keketuaan India pada BRICS 2026

Sebagai Ketua BRICS 2026, India akan menjadi tuan rumah KTT BRICS serta berbagai pertemuan sektoral yang mencakup perdagangan, konektivitas, mata uang, kontra-terorisme, budaya, teknologi, fintech, pendidikan, riset dan pengembangan, pengobatan tradisional, hingga pertukaran pemuda dan olahraga.

Salah satu agenda utama adalah mendorong reformasi institusi global, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Dewan Keamanan PBB, agar lebih relevan dan representatif terhadap realitas geopolitik abad ke-21.

Multipolaritas dan Tantangan Global

BRICS berupaya menawarkan model kerja sama yang tidak didasarkan pada dominasi atau diktasi, melainkan pada konsensus dan kepentingan bersama. Melalui mekanisme seperti New Development Bank dan peningkatan kerja sama Selatan–Selatan, BRICS berkontribusi pada diversifikasi sistem ekonomi dan keuangan global.

Dalam konteks keamanan global, multipolaritas mendorong pendekatan yang lebih terdesentralisasi dan berbasis kawasan. India memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas di Samudra Hindia, Asia Selatan, dan Global South, serta memperkuat dialog lintas kawasan.

India sebagai Pembangun Konsensus Global

Pada tahun yang sama, India juga dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT QUAD. Posisi unik ini memberikan peluang bagi India untuk meluruskan mispersepsi dan memperkuat pemahaman lintas forum, di tengah meningkatnya tantangan global yang menuntut solidaritas dan kerja sama internasional.

India menegaskan bahwa BRICS tidak bertujuan menggantikan tatanan dunia yang ada, melainkan membentuk ulang pola kolaborasi global yang lebih adil, berkelanjutan, dan inklusif. Sejalan dengan visi Perdana Menteri Narendra Modi, BRICS dimaknai sebagai Building Resilience and Innovation for Cooperation and Sustainability.

Artikel ini ditulis oleh Anil Trigunayat, mantan Duta Besar India untuk Yordania, Libya, dan Malta. Saat ini, beliau merupakan Distinguished Fellow di Vivekananda International Foundation dan United Services Institute of India.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

    Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar batang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7%. JAKARTA, 18 Mei 2026 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: […]

  • Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asia Tenggara untuk Implementasi FWA

    Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asia Tenggara untuk Implementasi FWA

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MyRepublic Air, tekonologi Fixed Wireless Access (FWA) dari MyRepublic Indonesia akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menegaskan bahwa Fixed Wireless Access (FWA) akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara dalam forum Asian Telecom Summit 2026, Singapura. Dalam sesi […]

  • BP Tapera Perkuat Sinergi dengan ASPRUMNAS untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

    BP Tapera Perkuat Sinergi dengan ASPRUMNAS untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh mitra pembangunan semakin kuat sehingga Program KPR Sejahtera FLPP dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta mendukung terwujudnya Program Tiga Juta Rumah di Indonesia. Jakarta, 20 Juli 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun […]

  • Dukung Kenyamanan Mobilitas, BRI Finance Tawarkan  Fasilitas Dana yang Aman dan Fleksibel

    Dukung Kenyamanan Mobilitas, BRI Finance Tawarkan Fasilitas Dana yang Aman dan Fleksibel

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Februari 2026 – Bagi banyak masyarakat, mobil bukan sekadar aset, tetapi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Mobil digunakan untuk bekerja, mengantar keluarga, hingga menunjang aktivitas usaha. Oleh karena itu, kebutuhan akan dana tambahan kerap diiringi kekhawatiran ketika harus menjaminkan BPKB kendaraan, terutama terkait anggapan bahwa kendaraan harus diserahkan atau berpindah tangan. Kekhawatiran tersebut […]

  • Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Cut Mutiah Kenakan Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Cut Mutiah Kenakan Pakaian Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Cut Mutiah mengenakan pakaian nasional saat memberikan pelayanan kepada nasabah. Penampilan yang sarat nuansa budaya ini menghadirkan suasana berbeda di area layanan, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini. Beragam busana tradisional dari berbagai daerah dikenakan dengan penuh percaya diri, mencerminkan kekayaan budaya […]

  • Emas Diproyeksikan Lanjut Menguat, Berpeluang Sentuh Level .250 Seiring Kuatnya Sentimen Safe Haven

    Emas Diproyeksikan Lanjut Menguat, Berpeluang Sentuh Level $5.250 Seiring Kuatnya Sentimen Safe Haven

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Harga emas dunia diperkirakan masih mempertahankan kecenderungan positif pada perdagangan hari Selasa, 24 Februari 2026, setelah mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut dan kembali melampaui level penting $5.200 per troy ounce. Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menilai bahwa kombinasi faktor global dan sinyal teknikal yang kuat menjadi pendorong utama yang menjaga momentum kenaikan logam mulia. […]

expand_less