Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar

BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar

  • account_circle editor News
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Menjelang keketuaan India pada BRICS tahun 2026, diskursus global mengenai masa depan multilateralisme dan tatanan dunia multipolar semakin menguat. Momentum ini menempatkan India pada posisi strategis untuk menjembatani kepentingan negara-negara berkembang dan maju, sekaligus memperkuat kerja sama internasional berbasis dialog dan inklusivitas.

India, BRICS, dan G7: Membangun Jembatan Global

Baru-baru ini, Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri India, Dr. S. Jaishankar, menyoroti dinamika penting, Prancis akan memimpin G7, sementara India akan menjadi Ketua BRICS pada tahun 2026. Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan pentingnya sinergi tersebut dengan menyatakan bahwa BRICS dan G7 tidak seharusnya saling berhadapan, melainkan membangun jembatan kerja sama.

Pernyataan ini mencerminkan pengakuan internasional atas meningkatnya bobot BRICS dalam tatanan global serta kebutuhan akan pendekatan kolaboratif di tengah munculnya dunia multipolar.

BRICS sebagai Representasi Global South

BRICS telah berkembang dari empat negara menjadi sepuluh anggota, mewakili hampir setengah populasi dunia dan sekitar 40 persen Produk Domestik Bruto global. Keanggotaan ini mencakup negara-negara dengan kekuatan signifikan di bidang energi, manufaktur, sumber daya manusia, mineral strategis, dan teknologi.

India, sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia dan ekonomi besar dengan pertumbuhan tercepat, memainkan peran sentral dalam kelompok ini. Dengan filosofi kebijakan luar negeri Vasudhaiva Kutumbakam, dunia adalah satu keluarga, India memandang BRICS bukan sebagai blok anti-Barat, melainkan sebagai platform alternatif non-Barat yang inklusif dan representatif bagi aspirasi Global South.

Keketuaan India pada BRICS 2026

Sebagai Ketua BRICS 2026, India akan menjadi tuan rumah KTT BRICS serta berbagai pertemuan sektoral yang mencakup perdagangan, konektivitas, mata uang, kontra-terorisme, budaya, teknologi, fintech, pendidikan, riset dan pengembangan, pengobatan tradisional, hingga pertukaran pemuda dan olahraga.

Salah satu agenda utama adalah mendorong reformasi institusi global, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Dewan Keamanan PBB, agar lebih relevan dan representatif terhadap realitas geopolitik abad ke-21.

Multipolaritas dan Tantangan Global

BRICS berupaya menawarkan model kerja sama yang tidak didasarkan pada dominasi atau diktasi, melainkan pada konsensus dan kepentingan bersama. Melalui mekanisme seperti New Development Bank dan peningkatan kerja sama Selatan–Selatan, BRICS berkontribusi pada diversifikasi sistem ekonomi dan keuangan global.

Dalam konteks keamanan global, multipolaritas mendorong pendekatan yang lebih terdesentralisasi dan berbasis kawasan. India memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas di Samudra Hindia, Asia Selatan, dan Global South, serta memperkuat dialog lintas kawasan.

India sebagai Pembangun Konsensus Global

Pada tahun yang sama, India juga dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT QUAD. Posisi unik ini memberikan peluang bagi India untuk meluruskan mispersepsi dan memperkuat pemahaman lintas forum, di tengah meningkatnya tantangan global yang menuntut solidaritas dan kerja sama internasional.

India menegaskan bahwa BRICS tidak bertujuan menggantikan tatanan dunia yang ada, melainkan membentuk ulang pola kolaborasi global yang lebih adil, berkelanjutan, dan inklusif. Sejalan dengan visi Perdana Menteri Narendra Modi, BRICS dimaknai sebagai Building Resilience and Innovation for Cooperation and Sustainability.

Artikel ini ditulis oleh Anil Trigunayat, mantan Duta Besar India untuk Yordania, Libya, dan Malta. Saat ini, beliau merupakan Distinguished Fellow di Vivekananda International Foundation dan United Services Institute of India.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Kepedulian Sosial kepada Masyarakat, KAI Services Gelar Kegiatan Donor Darah

    Bentuk Kepedulian Sosial kepada Masyarakat, KAI Services Gelar Kegiatan Donor Darah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Februari 2026 – Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat dan dalam rangka Bulan K3 Nasional, KAI Services menyelenggarakan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI di Ruang Auditorium Kantor Pusat KAI Services pada Kamis (12/2). Kegiatan donor darah ini diselenggarakan sebagai betuk komitmen KAI Services terhadap keselamatan, kesehatan kerja. Kegiatan donor darah […]

  • Work from Hotel Jadi Alternatif Baru Bagi Profesional di Jakarta

    Work from Hotel Jadi Alternatif Baru Bagi Profesional di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 April 2026 – Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak profesional untuk mencari cara baru dalam menjaga produktivitas. Meski work from home (WFH) memberikan fleksibilitas, tidak sedikit yang mulai merasakan tantangan seperti distraksi di rumah hingga sulitnya memisahkan waktu kerja dan istirahat. Di sisi lain, kembali bekerja dari kantor juga tidak […]

  • Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar

    Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 06 Mei 2026 – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menunjukkan langkah strategis dengan mengungkap jaringan penyelundupan rokok ilegal internasional yang beroperasi di wilayah perbatasan Indonesia, Timor Leste. Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, memimpin langsung konferensi pers terkait pengungkapan kasus ini sebagai bentuk transparansi sekaligus komitmen kuat […]

  • Sentimen Global Topang Emas, Target Kenaikan Hingga 5.045 Terbuka

    Sentimen Global Topang Emas, Target Kenaikan Hingga 5.045 Terbuka

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (20/4) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, meski pasar sempat dibuka dengan tekanan yang memicu terbentuknya gap down. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi tersebut belum mengubah arah tren utama, mengingat struktur pergerakan emas secara keseluruhan masih menunjukkan kecenderungan bullish yang cukup kuat. Dalam […]

  • Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance)  Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern

    Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance) Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PT Asuransi BRI Life meluncurkan inovasi produk asuransi terbarunya dari channel pemasaran digital, yakni Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance). Produk asuransi ini dihadirkan untuk memberikan perlindungan yang bergerak bersama kita, mengikuti setiap langkah hidup dengan cara yang praktis, fleksibel dan relevan dengan gaya hidup saat ini. Grand Launching Asuransi MODI merupakan komitmen BRI Life untuk terus melakukan […]

  • Bitcoin Flat di USK, Sebagian Investor Justru Mulai Positioning

    Bitcoin Flat di US$74K, Sebagian Investor Justru Mulai Positioning

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia [31 Mei 2026] — Pergerakan pasar crypto dalam beberapa minggu terakhir terasa cenderung sideways di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Bitcoin (BTC) masih bergerak di kisaran US$74.000 setelah sebelumnya sempat tertekan akibat eskalasi geopolitik di sekitar Bandar Abbas dan meningkatnya sentimen risk-off global. Namun di balik market yang terlihat “sepi”, sebagian pelaku market justru […]

expand_less