Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Insiden Peretasan Global Jadi Sorotan terhadap Harga Bitcoin dan Ethereum, Bittime Soroti Peluang di Tengah Volatilitas Pasar

Insiden Peretasan Global Jadi Sorotan terhadap Harga Bitcoin dan Ethereum, Bittime Soroti Peluang di Tengah Volatilitas Pasar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Insiden peretasan pada bursa kripto global kembali menyoroti pentingnya keamanan aset digital dan dampaknya terhadap volatilitas harga Bitcoin dan Ethereum. Bittime mengajak investor untuk mencermati sentimen pasar, faktor makroekonomi, serta menerapkan manajemen risiko secara disiplin dalam mengambil keputusan investasi.

Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dengan ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmen dalam menjaga keamanan siber dan perlindungan pelanggan. 

Menyusul laporan insiden keamanan yang melibatkan bursa kripto global pada akhir Oktober, perhatian kembali tertuju pada volatilitas pasar kripto dan potensi dampaknya terhadap pergerakan harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Kondisi ini menegaskan pentingnya pengambilan keputusan investasi berdasarkan informasi yang memadai serta akses terhadap pilihan perdagangan yang beragam. 

Insiden tersebut menunjukkan bagaimana peristiwa keamanan berskala besar dapat memengaruhi sentimen investor dan meningkatkan volatilitas di pasar aset digital. Menyusul insiden keamanan yang dilaporkan terjadi pada exchanger global, harga Bitcoin sempat turun ke level terendah dalam enam minggu, yakni sekitar US$77.646, sementara Ethereum menyentuh level terendah dalam dua bulan di kisaran US$2.238 pada Oktober.

Di tengah kondisi pasar seperti ini, produk Futures Bittime memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang memenuhi persyaratan untuk mengambil posisi Long maupun Short sesuai dengan pandangan mereka terhadap arah pasar. Dengan demikian, pengguna memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di pasar yang sedang bergerak naik maupun turun, dengan tetap memperhatikan risiko yang melekat pada volatilitas harga.

Peretasan Picu Kekhawatiran terhadap Kepercayaan Investor

Berdasarkan laporan Reuters yang dipublikasikan melalui ThePrint pada 30 Oktober 2026, insiden tersebut mengakibatkan pencurian aset kripto senilai sekitar US$6,3 miliar. Sekitar US$3 miliar aset dilaporkan berhasil dibekukan melalui koordinasi dengan penerbit stablecoin dan mitra industri blockchain.

Terkait insiden ini, Bitcoin sempat terkoreksi sekitar 3% ke US$76.469, sementara Ethereum lebih dari 3% ke US$2.185. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana insiden keamanan dapat memengaruhi kepercayaan investor dan meningkatkan volatilitas pasar dalam jangka pendek.

Berdasarkan data Coinmarketcap, pada perdagangan Rabu, 4 November 2026 siang, harga Bitcoin berada di kisaran US$76.615. Bitcoin melemah 0,38 persen dalam 24 jam terakhir dan 5,31 persen dalam sepekan. 

Adapun Ethereum berada di kisaran harga US$2.254. Ethereum melemah 0,02 persen dalam 24 jam terakhir dan 4,23 persen dalam sepekan.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menilai insiden keamanan pada platform perdagangan global berpotensi memengaruhi sentimen investor, tetapi tidak serta-merta mencerminkan kondisi keamanan seluruh industri.

“Insiden keamanan pada platform perdagangan aset kripto di luar negeri berpotensi memengaruhi sentimen investor dalam jangka pendek, terutama terkait kepercayaan terhadap keamanan platform dan perlindungan aset pengguna. Namun, setiap platform memiliki infrastruktur, sistem keamanan, dan mekanisme pengelolaan risiko yang berbeda. Oleh karena itu, suatu insiden tidak serta-merta mencerminkan kondisi keamanan seluruh industri kripto,” ujar Ryan.

Arus Dana dan Likuiditas Menjadi Perhatian Pasar

Dampak insiden keamanan juga terlihat dari perubahan perilaku investor. Mengutip Reuters pada 2 November 2026, penarikan dana pelanggan dari platform terdampak mencapai US$3,64 miliar atau sekitar 2,1% dari total asetnya. Meski demikian, arus penarikan mulai stabil dan belum menunjukkan kepanikan secara luas.

Selain sentimen keamanan, pergerakan Bitcoin dan Ethereum juga dipengaruhi kondisi makroekonomi global, kebijakan suku bunga, likuiditas, serta aktivitas perdagangan. Di pasar derivatif, peningkatan volatilitas juga berpotensi memicu likuidasi posisi dengan leverage sehingga memperbesar tekanan harga dalam waktu singkat.

Ryan menilai investor perlu menghindari keputusan yang hanya didasarkan pada kepanikan akibat pemberitaan atau perubahan harga jangka pendek.

“Pasar kripto saat ini masih dipengaruhi berbagai faktor yang dapat meningkatkan volatilitas. Pergerakan Bitcoin dan aset kripto lainnya tidak hanya ditentukan oleh satu peristiwa, tetapi juga kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, likuiditas pasar, dan aktivitas perdagangan. Karena itu, investor perlu tetap tenang, mencermati perkembangan pasar, serta menerapkan manajemen risiko secara disiplin,” jelas Ryan.

Prospek Pasar Kripto Tetap Dipengaruhi Fundamental

Memasuki akhir 2026, prospek pasar kripto masih akan dipengaruhi perkembangan ekonomi global, arah kebijakan moneter, regulasi, dan tingkat adopsi aset digital. Data ekonomi Amerika Serikat serta ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi selera risiko investor terhadap aset kripto.

Di sisi lain, perkembangan adopsi institusional dan inovasi teknologi blockchain tetap menjadi faktor yang dapat mendukung pertumbuhan industri. Dengan demikian, koreksi harga akibat sentimen negatif tidak selalu mencerminkan perubahan fundamental permintaan aset digital dalam jangka panjang.

Bittime memandang investor perlu mengevaluasi peluang investasi berdasarkan fundamental aset, tujuan investasi, dan profil risiko masing-masing. Dalam kondisi pasar yang volatil, diversifikasi dan pengelolaan portofolio secara disiplin juga menjadi hal penting untuk diperhatikan.

Bittime Perkuat Komitmen terhadap Keamanan dan Perlindungan Pelanggan 

Sebagai PAKD dengan ekosistem perdagangan 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, Bittime menempatkan keamanan siber dan perlindungan aset pelanggan sebagai bagian penting dari pengembangan operasional platform.

Bittime berkomitmen untuk terus memperkuat keamanan sistem, memantau perkembangan risiko keamanan industri, serta menjaga ketahanan infrastruktur guna mendukung kepercayaan dan kenyamanan pengguna dalam bertransaksi aset digital.

Ryan menegaskan bahwa keamanan dan perlindungan konsumen harus menjadi prioritas seluruh pelaku industri seiring dengan perkembangan ekosistem aset digital.

“Bagi Bittime, keselamatan dan keamanan pengguna merupakan komitmen yang harus dijaga secara konsisten. Kami terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat upaya perlindungan pengguna. Kami tetap optimistis terhadap prospek industri kripto karena perkembangan makroekonomi, inovasi teknologi, dan peningkatan adopsi aset digital masih dapat membuka peluang pertumbuhan pasar ke depan,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli

    Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Sekitar 15,5 juta remaja Indonesia berusia 10–17 tahun atau 34,9 persen mengalami masalah kesehatan mental. Namun, hanya 2,6 persen di antaranya yang mengakses layanan bantuan. Temuan Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) 2022 tersebut menunjukkan masih lebarnya kesenjangan antara kebutuhan remaja dan dukungan yang mereka terima. Selaras dengan misi untuk memberikan […]

  • KAI Bandara Layani Lebih dari 2,1 Juta Penumpang di Sumatera Utara Selama Semester I 2026

    KAI Bandara Layani Lebih dari 2,1 Juta Penumpang di Sumatera Utara Selama Semester I 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) mencatat layanan KA Srilelawangsa di wilayah Sumatera Utara melayani sebanyak 2,2 juta penumpang selama periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 2,35% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 2 juta penumpang, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai pilihan mobilitas yang aman, nyaman, dan tepat waktu. […]

  • School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IDX Resmikan Galeri Investasi,  Perkuat Pembelajaran Praktis Pasar Modal

    School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IDX Resmikan Galeri Investasi, Perkuat Pembelajaran Praktis Pasar Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Tangerang, 6 Februari 2026 — School of Accounting BINUS University secara resmi meresmikan Galeri Investasi pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di BINUS @Alam Sutera. Inisiatif ini menegaskan komitmen School of Accounting BINUS University dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, relevan dengan kebutuhan industri, serta berorientasi pada penguatan literasi keuangan dan pasar modal bagi mahasiswa. Acara […]

  • Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

    Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Banjarmasin, 6 Juli 2026 — Sebagai wujud komitmen dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) turut berpartisipasi dalam Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026 Goes to Banjarmasin yang diselenggarakan pada 4 – 5 Juli 2026 di Main Atrium Duta Mall Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan program kolaboratif […]

  • Sukses Jalankan Tugas, Tim Pengibar Bendera dan Petugas Upacara BRI Region 6 Tampil Penuh Dedikasi

    Sukses Jalankan Tugas, Tim Pengibar Bendera dan Petugas Upacara BRI Region 6 Tampil Penuh Dedikasi

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh BRI Region 6 berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kesuksesan pelaksanaan upacara tidak lepas dari peran tim pengibar bendera Merah Putih serta seluruh petugas upacara yang menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi. Dengan persiapan yang matang, tim pengibar bendera Merah Putih […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

    Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SURABAYA – Pasokan minyak goreng ke kawasan Indonesia Timur diproyeksikan menjadi lebih cepat dan efisien setelah PT Industri Nabati Lestari (INL), anak usaha PTPN IV PalmCo yang merupakan Subholding Perkebunan Nusantara, mengoperasikan fasilitas pengemasan minyak goreng di kawasan Pelabuhan Kalimas, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026). Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan […]

expand_less