Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi

Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam fase tekanan, seiring menguatnya sentimen negatif dari faktor fundamental dan teknikal global. Analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh Andy Nugraha, selaku analis, menegaskan bahwa pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan bearish yang semakin solid, sehingga potensi koreksi lanjutan masih terbuka dalam jangka pendek.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga emas tercatat mengalami penurunan tajam, bahkan sempat merosot hampir 10% dan jatuh ke bawah level psikologis US$4.900. Pelemahan ini terjadi setelah pasar merespons perkembangan politik dan kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pilihannya untuk calon Ketua Federal Reserve. Sentimen tersebut diperkuat oleh data inflasi AS yang masih berada di level tinggi, sehingga memperkuat keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga acuannya tetap stabil. Kondisi ini membuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai jangka pendek melemah, mengingat investor kembali melirik aset berbunga sebagai alternatif investasi.

Memasuki awal pekan, tekanan terhadap harga emas belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Pada sesi awal Asia hari Senin, XAU/USD kembali tertekan hingga ke area sekitar US$4.780, melanjutkan tren penurunan setelah sempat mencetak rekor tertinggi pada pekan sebelumnya. Stabilitas politik di Amerika Serikat menjadi salah satu faktor utama yang menekan pergerakan emas, terutama setelah muncul laporan bahwa Kevin Warsh akan dinominasikan sebagai Ketua The Fed. Figur ini dipandang sebagai kandidat yang relatif moderat dan aman, sehingga kekhawatiran pasar terhadap potensi intervensi politik dalam kebijakan moneter AS mulai berkurang.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa dari sisi teknikal, struktur pergerakan harga emas saat ini menunjukkan penguatan tren turun. Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar. Secara teknis, XAU/USD masih bergerak fluktuatif di sekitar area psikologis US$5.000, namun belum mampu membentuk sinyal pembalikan arah yang kuat. “Selama harga tidak mampu bertahan dan kembali menguat di atas area resistensi penting, maka peluang pelemahan lanjutan masih terbuka cukup lebar,” jelas Andy.

Untuk proyeksi pergerakan hari ini, Dupoin Futures memetakan dua skenario utama. Jika tekanan bearish berlanjut secara konsisten, maka harga emas berpotensi melanjutkan penurunan menuju area support di kisaran level 4.594. Area ini menjadi titik teknikal penting yang berpotensi menjadi target penurunan jangka pendek. Sebaliknya, apabila harga gagal menembus level tersebut dan terjadi koreksi teknikal, maka peluang kenaikan terdekat diperkirakan berada di sekitar area 4.584 sebagai resistance awal.

Dari sisi fundamental, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada rilis data ekonomi Amerika Serikat, termasuk laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar. Selain itu, data inflasi produsen AS yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan tekanan inflasi masih bertahan. Indeks Harga Produsen (PPI) Desember tercatat naik 3% secara tahunan, sementara PPI inti meningkat menjadi 3,3%, melampaui ekspektasi konsensus pasar. Data ini mengindikasikan bahwa tekanan biaya di sektor produksi masih cukup tinggi, sehingga ruang pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat menjadi lebih terbatas.

Meski sentimen negatif mendominasi, faktor geopolitik tetap menjadi variabel penting yang dapat menahan tekanan penurunan harga emas. Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah, termasuk meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan Iran, berpotensi mendorong kembali permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Oleh karena itu, volatilitas pergerakan XAU/USD diperkirakan tetap tinggi.

Andy Nugraha menekankan bahwa dalam kondisi pasar saat ini, investor dan trader perlu mengedepankan manajemen risiko yang disiplin serta memperhatikan kombinasi faktor teknikal dan fundamental. Dengan dominasi tren bearish yang masih kuat, pergerakan emas hari ini diproyeksikan tetap sensitif terhadap rilis data ekonomi, pernyataan pejabat bank sentral, serta perkembangan geopolitik global yang dapat dengan cepat mengubah arah sentimen pasar.

About Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakultas Hukum UB Sinergi dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Hukum dan Teknologi

    Fakultas Hukum UB Sinergi dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Hukum dan Teknologi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) terus memperkuat jejaring internasional melalui sinergi strategis dengan empat institusi penting di Rusia, yaitu kementerian luar negeri Rusia urusan pendidikan asing, Institute RUDN University, Perusahaan Teknologi Rusia Positive Technology, dan Innopolis University. Langkah ini merupakan bagian dari upaya FH UB memperkuat internasionalisasi pendidikan hukum sekaligus merespons perkembangan teknologi global […]

  • Bekasi Sharia Festival Semarakkan Ramadan di Grand Galaxy Park Bekasi

    Bekasi Sharia Festival Semarakkan Ramadan di Grand Galaxy Park Bekasi

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Grand Galaxy Park Bekasi menghadirkan Bekasi Sharia Festival, sebuah rangkaian acara yang menggabungkan nuansa spiritual, kreativitas, serta pemberdayaan talenta lokal terutama perempuan. Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Grand Galaxy Park Bekasi menghadirkan Bekasi Sharia Festival, sebuah rangkaian acara yang menggabungkan nuansa spiritual, kreativitas, serta pemberdayaan talenta lokal terutama perempuan. Acara ini menjadi momen spesial […]

  • KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

    KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 20 Fbruari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel kereta api, khususnya pada waktu-waktu rawan seperti setelah sahur dan menjelang berbuka puasa selama bulan Ramadan. Aktivitas seperti berjalan kaki, berolahraga, duduk santai, hingga berfoto di […]

  • Telkom AI Center Dukung Integrasi AI Untuk Pekerja Gig Melalui Webinar Gig Economy Talks

    Telkom AI Center Dukung Integrasi AI Untuk Pekerja Gig Melalui Webinar Gig Economy Talks

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Februari 2026 — Telkom AI Center Jakarta mengajak para gig worker Indonesia untuk memahami peran kecerdasan buatan (AI) dalam memperluas peluang kerja melalui webinar “Gig Economy Talks: Power Up Your AI Skills”. Webinar ini merupakan bentuk dukungan dalam membekali pekerja gig dengan pemahaman mengenai dinamika pasar kerja di era Gig Economy serta strategi pemanfaatan […]

  • Pelindo Tanjungpinang Sukses Layani 221 Ribu Penumpang Periode Nataru 2025/2026

    Pelindo Tanjungpinang Sukses Layani 221 Ribu Penumpang Periode Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Branch Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Sepanjang periode 10 Desember 2025 hingga 09 Januari 2026 (H-15 s.d H+15), Branch Tanjungpinang mencatatkan […]

  • Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

    Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dunia investasi telah mengalami transformasi besar seiring dengan kemajuan teknologi digital yang mendemokratisasi akses ke pasar finansial global. Salah satu fenomena yang paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir adalah munculnya metode perdagangan berbasis komunitas yang memungkinkan interaksi aktif antar sesama pelaku pasar. Tren ini lahir dari kebutuhan generasi baru investor yang menginginkan cara belajar yang […]

expand_less