Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Tunjukkan Sinyal Penguatan, XAU/USD Berpotensi Uji Area Resistance 5.041

Harga Emas Tunjukkan Sinyal Penguatan, XAU/USD Berpotensi Uji Area Resistance 5.041

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Harga emas global kembali memperlihatkan performa positif pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026 setelah sebelumnya mengalami tekanan signifikan. Pemulihan ini terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter Amerika Serikat dan meningkatnya risiko geopolitik global. Kondisi tersebut memberikan dorongan tambahan bagi logam mulia untuk mempertahankan momentum penguatannya, dengan prospek kenaikan yang masih terbuka selama tren bullish tetap dominan.

Pada sesi awal perdagangan Asia, emas dengan pasangan XAU/USD bergerak stabil di sekitar level $4.985 per ounce. Posisi ini mencerminkan adanya dukungan beli yang cukup kuat dari pelaku pasar setelah emas sempat terkoreksi lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Rebound yang terjadi didorong oleh langkah investor yang mulai kembali mengakumulasi emas menjelang publikasi risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Dokumen tersebut dinilai penting karena dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai pandangan para pembuat kebijakan terkait arah suku bunga ke depan.

Dalam pertemuan terakhirnya, bank sentral Amerika Serikat memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% hingga 3,75%. Namun, perbedaan pandangan di antara pejabat The Federal Reserve terkait waktu dan besaran pelonggaran kebijakan moneter masih menjadi perhatian utama pasar. Ketidakpastian ini menciptakan volatilitas di berbagai instrumen keuangan, termasuk emas, yang sering kali menjadi pilihan utama investor saat kondisi pasar tidak menentu.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menyampaikan bahwa dari perspektif teknikal, pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan tren naik yang semakin solid. Indikasi ini didukung oleh formasi candlestick yang positif serta posisi indikator Moving Average yang mengonfirmasi keberlanjutan tren bullish dalam jangka pendek. Struktur teknikal tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi, sehingga membuka peluang bagi harga untuk melanjutkan kenaikan.

Menurut Andy Nugraha, selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, potensi penguatan emas masih cukup besar. Ia memproyeksikan bahwa jika momentum bullish tetap terjaga, XAU/USD berpeluang melanjutkan kenaikan hingga menguji level resistance berikutnya di sekitar 5.041. Level ini menjadi target penting yang dapat menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa risiko koreksi tetap perlu diperhatikan. Area support terdekat saat ini berada di kisaran 4.911. Apabila harga turun dan menembus level tersebut, maka emas berpotensi mengalami tekanan lanjutan sebelum kembali menemukan arah yang lebih stabil. Oleh karena itu, level support dan resistance menjadi referensi penting bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan perdagangan.

Selain faktor teknikal, sentimen fundamental juga turut memainkan peran penting dalam mendukung pergerakan harga emas. Ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran kembali meningkatkan kekhawatiran pasar global. Pernyataan pejabat tinggi AS terkait kemungkinan langkah tegas apabila negosiasi diplomatik tidak mencapai kesepakatan telah memicu peningkatan permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas. Situasi ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen yang diminati saat ketidakpastian global meningkat.

Di sisi lain, ekspektasi terhadap kebijakan moneter The Fed juga terus memengaruhi arah pergerakan emas. Risalah FOMC terbaru menunjukkan bahwa beberapa pejabat masih mewaspadai risiko inflasi dan tidak menutup kemungkinan untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Kondisi ini sempat memberikan dukungan terhadap penguatan dolar AS, yang secara umum dapat membatasi kenaikan harga emas karena hubungan keduanya yang cenderung berlawanan arah.

Namun, data ekonomi AS yang dirilis baru-baru ini menunjukkan gambaran yang beragam. Penurunan inflasi memberikan harapan bagi kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter di masa mendatang, sementara kondisi pasar tenaga kerja yang tetap kuat mencerminkan ketahanan ekonomi AS. Kombinasi faktor-faktor tersebut menciptakan dinamika yang kompleks di pasar keuangan dan memicu fluktuasi harga emas dalam jangka pendek.

Andy Nugraha menambahkan bahwa perhatian pasar saat ini tertuju pada sejumlah data ekonomi penting yang akan segera dirilis, seperti klaim pengangguran awal, data sektor perumahan, Produk Domestik Bruto, serta Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi. Data-data tersebut akan menjadi indikator utama yang dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed dan arah pergerakan emas selanjutnya.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa prospek harga emas masih cenderung positif selama sentimen safe-haven tetap kuat dan dukungan teknikal masih terjaga. Dengan level resistance di kisaran 5.041 dan support di sekitar 4.911, emas memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatannya dalam waktu dekat. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan pasar secara seksama serta menerapkan manajemen risiko yang tepat, mengingat volatilitas harga masih berpotensi tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Manajemen Investasi dan YBM BRILiaN Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim

    BRI Manajemen Investasi dan YBM BRILiaN Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dengan tema – “Satu Ramadan untuk Semua” yang berlangsung di Ruang Kolaborasi BRI-MI, Jakarta Pusat, Kamis lalu (11/03/2026). Jakarta, 11 Maret 2026 – PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus menjalankan kegiatan tanggung jawab […]

  • KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

    KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Senin, 31 Agustus 2026 KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA Bandung (Jawa Barat), 31 Agustus 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung kembali mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa kereta api untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika berada di lingkungan […]

  • BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Investasi 46,85% pada Semester I-2026

    BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Investasi 46,85% pada Semester I-2026

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 September 2026 – Kebutuhan dunia usaha untuk memperkuat kapasitas dan mendukung pengembangan bisnis masih menjadi salah satu ruang pertumbuhan bagi industri pembiayaan. Di tengah kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan pembiayaan investasi sebesar 46,85% secara tahunan (year on year/YoY) hingga Juni 2026. Pertumbuhan tersebut menunjukkan kinerja positif BRI Finance […]

  • KAI Daop 2 Bandung Tingkatkan Pelayanan di Stasiun Rajapolah, KA Serayu Layani Naik Turun Penumpang Mulai 14 Maret 2026

    KAI Daop 2 Bandung Tingkatkan Pelayanan di Stasiun Rajapolah, KA Serayu Layani Naik Turun Penumpang Mulai 14 Maret 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 13 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memperluas akses layanan kereta api di wilayah operasionalnya. Mulai 14 Maret 2026, masyarakat di sekitar Kabupaten Tasikmalaya akan dapat menggunakan Kereta Api Serayu yang berhenti untuk melayani naik dan turun penumpang di […]

  • Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

    Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PT Info Tekno Siaga (Adapundi) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keuangan yang bertanggung jawab melalui kegiatan literasi dan inklusi keuangan bertema “Kupas Inovasi Keuangan Digital: Dorong Inklusi dan Literasi Bersama Pindar” yang digelar pada Jumat, 17 April 2026, di Universitas Udayana, Jimbaran, Bali. Kegiatan ini menyasar dua segmen strategis, yakni mahasiswa jurusan pariwisata dan […]

  • Menuju IPO 2027, Hypefast Umumkan Transformasi Bisnis: Perkuat Infrastruktur Ritel Terintegrasi yang Agile

    Menuju IPO 2027, Hypefast Umumkan Transformasi Bisnis: Perkuat Infrastruktur Ritel Terintegrasi yang Agile

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Identitas baru diluncurkan seiring penguatan ekosistem dan komitmen untuk berinovasi, ditandai dengan “HYSTORIC HYBRID RACE” menghadirkan bintang Korea Hong Beom-seok. Hypefast, pelopor ekosistem ritel berbasis teknologi dan rumah bagi berbagai brand lokal terkemuka di Indonesia, hari ini secara resmi mengumumkan peta jalan strategis perusahaan menuju Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) yang ditargetkan pada pertengahan tahun 2027. […]

expand_less