Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Info Daop 2 Bd

Selasa, 26 Mei 2026

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

Bandung (Jawa Barat), 26 Mei 2026 – Menghadapi masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyiapkan sebanyak 102.186 tempat duduk untuk melayani kebutuhan masyarakat selama 7 hari perjalanan masa angkutan libur Idul Adha periode Selasa (26/5) s.d. Senin (1/6).

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menjelaskan, selama periode tersebut KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 28 perjalanan kereta api yang terdiri dari 26 perjalanan KA reguler dan 2 perjalanan KA tambahan relasi Bandung – Solo Balapan.

“Kami menyiapkan sebanyak 102.186 tempat duduk untuk 7 hari perjalanan selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026. Adapun perjalanan yang dioperasikan sebanyak 28 perjalanan kereta api, terdiri dari 26 perjalanan reguler dan 2 perjalanan KA tambahan tujuan Solo Balapan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api pada masa libur panjang Hari Raya Idul Adha tahun ini cukup tinggi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 61.664 tiket telah dimiliki pelanggan atau sekitar 60,3 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Sementara itu, untuk keberangkatan hari ini (Selasa 26/5 siang), tingkat okupansi bahkan telah melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tercatat sebanyak 14.907 tiket telah terjual atau mencapai sekitar 102 persen dari total kapasitas harian sebanyak 14.598 tempat duduk.

“Tingginya okupansi pada hari ini menunjukkan bahwa minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026 sangat tinggi. Kondisi okupansi yang melebihi 100 persen dimungkinkan karena adanya penumpang dinamis yang naik dan turun di berbagai stasiun antara,” jelasnya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau seluruh pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, terutama pada masa libur panjang yang berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah titik menuju stasiun.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pelanggan untuk memperhitungkan waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta api yang telah dipesan. Datang lebih awal ke stasiun akan membantu pelanggan melakukan proses boarding dengan lebih nyaman dan tenang,” kata Kuswardojo.

Selain itu, pelanggan juga diimbau untuk tidak membawa barang bawaan secara berlebihan demi menjaga kenyamanan bersama selama perjalanan menggunakan kereta api.

“Kami juga mengingatkan agar pelanggan membawa barang secukupnya dan tidak berlebihan sehingga tidak mengganggu kenyamanan diri sendiri maupun pelanggan lainnya selama perjalanan,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung turut mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi yang telah bekerja sama dengan KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi lainnya guna menghindari penipuan.

“KAI Daop 2 Bandung senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan agar perjalanan selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026 berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kulit Sensitif pada Bayi: Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Perawatannya

    Kulit Sensitif pada Bayi: Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Perawatannya

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kulit sensitif bayi adalah kondisi yang umum dan bisa dipicu oleh banyak faktor sehari-hari. Dengan mengenali penyebab dan ciri-cirinya lebih awal, Mom & Dad dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan kulit si kecil. Melalui perawatan kulit sensitif bayi yang lembut, aman, dan konsisten, mulai dari pembersihan hingga pelembapan kulit bayi dapat tetap terhidrasi, […]

  • Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar

    Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 06 Mei 2026 – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menunjukkan langkah strategis dengan mengungkap jaringan penyelundupan rokok ilegal internasional yang beroperasi di wilayah perbatasan Indonesia, Timor Leste. Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, memimpin langsung konferensi pers terkait pengungkapan kasus ini sebagai bentuk transparansi sekaligus komitmen kuat […]

  • Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dengan melakukan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel pada perlintasan sebidang JPL 14 yang berlokasi di Jalan Bukit Duri Puteran, Jakarta Selatan. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana perkeretaapian guna memastikan kondisi jalur rel tetap […]

  • India Dorong Aliansi Global untuk Lindungi Kucing Besar Dunia lewat IBCA Summit 2026

    India Dorong Aliansi Global untuk Lindungi Kucing Besar Dunia lewat IBCA Summit 2026

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta — India bersiap menjadi tuan rumah salah satu forum konservasi satwa terbesar di dunia melalui International Big Cat Alliance (IBCA) Summit 2026 yang akan digelar di New Delhi pada 1–2 Juni 2026. Pertemuan internasional tersebut akan mempertemukan negara-negara habitat kucing besar, ilmuwan, organisasi konservasi, pembuat kebijakan, hingga lembaga internasional guna memperkuat aksi global terkoordinasi dalam […]

  • Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

    Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan bisnis retail KALOG Express mencatatkan peningkatan signifikan pada pengiriman produk khusus makanan beku atau frozen food. Pada Januari 2026, volume pengiriman frozen food mengalami kenaikan 32% dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya. Produk makanan beku kini menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi […]

  • Bitcoin Tembus US.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    [Jakarta, 5 Mei 2026] – Pasar global memasuki fase transisi yang krusial. Dalam satu minggu terakhir, investor dihadapkan pada tiga perkembangan utama: pertemuan terakhir Federal Reserve di bawah kepemimpinan Jerome Powell, meningkatnya perpecahan internal dalam Federal Open Market Committee (FOMC), serta volatilitas tajam di pasar kripto pasca pengumuman kebijakan moneter.  Kombinasi ini menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar bereaksi terhadap peristiwa jangka pendek, tetapi sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan global, likuiditas, dan risk appetite ke depan.  The Fed Memasuki Era Transisi, Ketidakpastian Masih Mendominasi  Pada 29 April, Jerome Powell memimpin pertemuan FOMC terakhirnya sebagai Ketua The Fed. Suku bunga dipertahankan di kisaran 3,50%–3,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut, menegaskan pendekatan data-dependent di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda.  Di saat yang sama, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya dengan selisih tipis. Jika disahkan dalam voting penuh Senat dalam waktu dekat, Warsh akan resmi menggantikan Powell pada pertengahan Mei, menandai salah satu transisi kepemimpinan paling penting bagi pasar keuangan global tahun ini.  Namun, sinyal yang lebih dalam justru datang dari dinamika internal FOMC. Empat anggota menyampaikan dissent dalam satu keputusan, fenomena yang jarang terjadi dan mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan.  Situasi ini memperkuat narasi higher-for-longer. Selama tekanan inflasi, terutama dari sektor energi dan ketegangan geopolitik global, belum mereda, ruang bagi The Fed untuk beralih ke kebijakan yang lebih akomodatif masih terbatas.  Bitcoin dan Pola Sell-the-News: Volatilitas Tanpa Perubahan Struktur  Di pasar kripto, Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$80.000–US$81.000*, mencerminkan fase konsolidasi setelah reaksi cepat pasca-FOMC. Berdasarkan analisis internal , harga Bitcoin sempat turun sekitar US$1.300 hanya dalam waktu 10 menit setelah pengumuman kebijakan, melanjutkan pola sell-the-news yang telah terjadi dalam 8 dari 9 pertemuan The Fed terakhir.  Fenomena ini menegaskan bahwa volatilitas pasca-FOMC merupakan respons jangka pendek terhadap likuiditas dan positioning pasar, bukan refleksi perubahan fundamental. Secara historis, periode 24–48 jam setelah pengumuman kebijakan sering kali dipenuhi fluktuasi tajam sebelum pasar kembali mengikuti arah tren yang lebih besar.  Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, fondasi struktural pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan. Arus dana institusional, khususnya melalui produk spot Bitcoin ETF, masih mencerminkan akumulasi yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar besar tetap berfokus pada narasi adopsi jangka panjang, bukan volatilitas berbasis peristiwa.  Dari sisi teknikal, […]

expand_less