Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut

Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Jakarta, 19 Februari 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa sampai saat ini pembahasan mengenai status kesesuaian aset kripto terhadap prinsip syariah masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Diskusi ini dilakukan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan memerlukan kajian mendalam sebelum penetapan kebijakan resmi.

Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto, mengatakan bahwa proses diskusi masih berjalan dan belum mencapai tahap akhir. “Sebenarnya kita sedang diskusi dengan DSN (Dewan Syariah Nasional) terkait aset kripto penggolongannya seperti apa, ini masih dalam tahap diskusi. Jadi, memang masih panjang penjelasannya,” ujar Ludy di Jakarta, Kamis (12/2) seperti dilaporkan Katadata.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, termasuk di kalangan investor Muslim yang mempertimbangkan kesesuaian instrumen digital tersebut dengan prinsip keuangan syariah. Hingga kini, belum ada fatwa resmi dari MUI yang menyatakan bahwa aset kripto secara umum sesuai (halal) atau tidak sesuai (non-halal) dengan syariah.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyebut bahwa kripto berpotensi masuk kategori non-halal karena belum memiliki underlying asset atau aset dasar nyata sebagaimana disyaratkan dalam beberapa prinsip transaksi syariah.

Respons Industri Kripto

Menyikapi ketidakpastian regulasi syariah tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa pasar aset kripto selalu terbuka untuk dialog dan kajian ilmiah.

“Kami menghormati proses pembahasan yang sedang berlangsung dan siap mendukung setiap upaya klarifikasi regulasi yang memberi kepastian kepada semua pihak, terutama investor Muslim yang ingin memastikan investasinya sesuai prinsip syariah,” ujar Calvin. Ia menambahkan bahwa edukasi dan transparansi informasi penting agar masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang tepat.

Calvin menjelaskan di beberapa negara mayoritas Muslim dan yurisdiksi global telah mulai mengembangkan kerangka untuk menilai kripto dari perspektif syariah.

Misalnya, di Malaysia, Dewan Penasihat Syariah Otoritas Sekuritas telah mengidentifikasi sejumlah kripto yang dinilai patuh syariah, dan negara ini bahkan memperbolehkan aktivitas staking pada beberapa aset digital dengan sertifikasi syariah. Di Uni Emirat Arab, pelaku industri kripto bekerja sama dengan institusi keuangan Islam untuk mengembangkan produk yang dirancang sesuai prinsip syariah.

“Profil global ini menunjukkan bahwa perdebatan mengenai syariah dan teknologi digital bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain yang berupaya menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai keuangan Islam,” tuturnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang secara intensif melakukan refleksi terhadap aktivitas finansial mereka sesuai ajaran Islam. Dalam konteks ini, kepastian atas status syariah instrumen investasi seperti kripto menjadi semakin relevan karena masyarakat cenderung mengevaluasi kembali pilihan investasi mereka. 

“Ramadan juga menjadi momen bagi pelaku industri dan regulator untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan memberikan informasi yang jelas kepada publik,” kata Calvin.

Kebutuhan Kajian Mendalam

OJK menegaskan bahwa proses kajian ini akan terus melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk asosiasi fintech syariah, akademisi, dan ulama, guna memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mempertimbangkan aspek hukum, etika, dan kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pihaknya mendukung proses kajian yang komprehensif agar publik mendapatkan kejelasan yang bertanggung jawab. “Pembahasan status syariah aset kripto memang perlu dilakukan secara hati-hati dan berbasis kajian. Yang terpenting, masyarakat mendapat informasi yang utuh dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, karena keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan banyak orang,” ujar Calvin.

Calvin menambahkan, industri juga berkepentingan agar diskusi berjalan transparan dan melibatkan perspektif yang luas. “Kami siap berdialog dan berkontribusi dalam edukasi, termasuk menyediakan data dan penjelasan mengenai mekanisme aset kripto, agar proses penilaian bisa lebih objektif dan memberi kepastian bagi investor, khususnya yang mempertimbangkan aspek syariah,” katanya.

Hingga kebijakan final ditetapkan, masyarakat dan investor diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari OJK dan lembaga terkait serta berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Calvin turut mengingatkan pentingnya sikap bijak, terutama menjelang Ramadan ketika banyak orang mengevaluasi kembali pilihan finansialnya.

“Ramadan sering jadi momentum refleksi. Kalau masih ada hal yang sedang dibahas regulator, sebaiknya investor mengedepankan kehati-hatian, memahami risikonya, dan memilih produk yang informasinya jelas,” tutup CEO Tokocrypto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie: Konsisten Menggerakkan Semangat Generasi Muda Esports Indonesia!

    8 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie: Konsisten Menggerakkan Semangat Generasi Muda Esports Indonesia!

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kemitraan strategis antara EVOS dan Pop Mie terus berlanjut, inspirasi untuk generasi muda esports Indonesia yang tak pernah surut. Jakarta, 26 Februari 2026 — Selama 8 tahun terakhir, EVOS, organisasi gaming-entertainment terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, telah menjalin kemitraan strategis yang tak tergoyahkan dengan Pop Mie, brand FMCG yang berfokus pada gaya hidup dinamis […]

  • Bukan Sekadar Gelar, BINUS Dorong Pendidikan Tinggi yang Siapkan Mahasiswa Siap Kerja

    Bukan Sekadar Gelar, BINUS Dorong Pendidikan Tinggi yang Siapkan Mahasiswa Siap Kerja

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 April 2026 – Setiap tahun, ratusan ribu siswa di Indonesia bersaing memperebutkan kursi perguruan tinggi negeri (PTN). Pada seleksi UTBK-SNBT 2025, lebih dari 860 ribu peserta mengikuti seleksi, sementara daya tampung hanya sekitar 284 ribu kursi. Artinya, kurang dari sepertiga peserta yang berhasil diterima. Persaingan yang ketat sering membuat banyak keluarga memandang keberhasilan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Bengkulu – PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara terus memperkuat produktivitas komoditas karet di Regional 7. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Direktur Produksi PTPN I, Fauzi Omar, ke Kebun Padang Pelawi, Bengkulu, Rabu (06/05), guna memastikan optimalisasi produksi dan penguatan operasional kebun serta pabrik pengolahan karet. Didampingi tim teknis kantor pusat, Fauzi Omar meninjau langsung jalur-jalur […]

  • FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

    FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    FLOQ menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekosistem aset digital Indonesia dalam peluncuran International Crypto Exchange (ICEx) sebagai bursa kripto berlisensi di Indonesia. Peluncuran ICEx menjadi langkah penting dalam membangun infrastruktur pasar yang lebih transparan, terregulasi, dan mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri aset kripto nasional. FLOQ percaya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan komunitas akan menjadi […]

  • Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

    Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, Februari 2026 – Perjalanan mencari bintang cilik terbaik akhirnya mencapai puncaknya. Pada 14 Februari 2026, Pororo Zero menghadirkan Pororo Star Chajgi Final Show di Pororo Park Indonesia, sebuah panggung selebrasi bakat anak-anak untuk menjadi hero masa depan. Pororo Star Chajgi merupakan ajang pencarian bakat yang diselenggarakan oleh Pororo Zero sebagai wujud komitmen nyata dalam […]

  • MIND ID Perkuat Dekarbonisasi Grup Lewat Penurunan Emisi dan Peningkatan Energi Terbarukan

    MIND ID Perkuat Dekarbonisasi Grup Lewat Penurunan Emisi dan Peningkatan Energi Terbarukan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat langkah dekarbonisasi di tengah percepatan program hilirisasi mineral nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), hingga konversi menuju energi rendah karbon untuk memastikan ekspansi industri tetap sejalan dengan target keberlanjutan. Di tengah pengembangan berbagai proyek hilirisasi, […]

expand_less