Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut

Dinamika Penetapan Status Syariah Aset Kripto di Indonesia Masih Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Jakarta, 19 Februari 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa sampai saat ini pembahasan mengenai status kesesuaian aset kripto terhadap prinsip syariah masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Diskusi ini dilakukan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan memerlukan kajian mendalam sebelum penetapan kebijakan resmi.

Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto, mengatakan bahwa proses diskusi masih berjalan dan belum mencapai tahap akhir. “Sebenarnya kita sedang diskusi dengan DSN (Dewan Syariah Nasional) terkait aset kripto penggolongannya seperti apa, ini masih dalam tahap diskusi. Jadi, memang masih panjang penjelasannya,” ujar Ludy di Jakarta, Kamis (12/2) seperti dilaporkan Katadata.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, termasuk di kalangan investor Muslim yang mempertimbangkan kesesuaian instrumen digital tersebut dengan prinsip keuangan syariah. Hingga kini, belum ada fatwa resmi dari MUI yang menyatakan bahwa aset kripto secara umum sesuai (halal) atau tidak sesuai (non-halal) dengan syariah.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyebut bahwa kripto berpotensi masuk kategori non-halal karena belum memiliki underlying asset atau aset dasar nyata sebagaimana disyaratkan dalam beberapa prinsip transaksi syariah.

Respons Industri Kripto

Menyikapi ketidakpastian regulasi syariah tersebut, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa pasar aset kripto selalu terbuka untuk dialog dan kajian ilmiah.

“Kami menghormati proses pembahasan yang sedang berlangsung dan siap mendukung setiap upaya klarifikasi regulasi yang memberi kepastian kepada semua pihak, terutama investor Muslim yang ingin memastikan investasinya sesuai prinsip syariah,” ujar Calvin. Ia menambahkan bahwa edukasi dan transparansi informasi penting agar masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang tepat.

Calvin menjelaskan di beberapa negara mayoritas Muslim dan yurisdiksi global telah mulai mengembangkan kerangka untuk menilai kripto dari perspektif syariah.

Misalnya, di Malaysia, Dewan Penasihat Syariah Otoritas Sekuritas telah mengidentifikasi sejumlah kripto yang dinilai patuh syariah, dan negara ini bahkan memperbolehkan aktivitas staking pada beberapa aset digital dengan sertifikasi syariah. Di Uni Emirat Arab, pelaku industri kripto bekerja sama dengan institusi keuangan Islam untuk mengembangkan produk yang dirancang sesuai prinsip syariah.

“Profil global ini menunjukkan bahwa perdebatan mengenai syariah dan teknologi digital bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain yang berupaya menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai keuangan Islam,” tuturnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang secara intensif melakukan refleksi terhadap aktivitas finansial mereka sesuai ajaran Islam. Dalam konteks ini, kepastian atas status syariah instrumen investasi seperti kripto menjadi semakin relevan karena masyarakat cenderung mengevaluasi kembali pilihan investasi mereka. 

“Ramadan juga menjadi momen bagi pelaku industri dan regulator untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan memberikan informasi yang jelas kepada publik,” kata Calvin.

Kebutuhan Kajian Mendalam

OJK menegaskan bahwa proses kajian ini akan terus melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk asosiasi fintech syariah, akademisi, dan ulama, guna memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mempertimbangkan aspek hukum, etika, dan kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Menanggapi hal tersebut, Calvin mengatakan pihaknya mendukung proses kajian yang komprehensif agar publik mendapatkan kejelasan yang bertanggung jawab. “Pembahasan status syariah aset kripto memang perlu dilakukan secara hati-hati dan berbasis kajian. Yang terpenting, masyarakat mendapat informasi yang utuh dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, karena keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan banyak orang,” ujar Calvin.

Calvin menambahkan, industri juga berkepentingan agar diskusi berjalan transparan dan melibatkan perspektif yang luas. “Kami siap berdialog dan berkontribusi dalam edukasi, termasuk menyediakan data dan penjelasan mengenai mekanisme aset kripto, agar proses penilaian bisa lebih objektif dan memberi kepastian bagi investor, khususnya yang mempertimbangkan aspek syariah,” katanya.

Hingga kebijakan final ditetapkan, masyarakat dan investor diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari OJK dan lembaga terkait serta berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Calvin turut mengingatkan pentingnya sikap bijak, terutama menjelang Ramadan ketika banyak orang mengevaluasi kembali pilihan finansialnya.

“Ramadan sering jadi momentum refleksi. Kalau masih ada hal yang sedang dibahas regulator, sebaiknya investor mengedepankan kehati-hatian, memahami risikonya, dan memilih produk yang informasinya jelas,” tutup CEO Tokocrypto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Momen Strategis Keagamaan, Layanan KA Kontainer Menguat di Awal Tahun 2026

    Jelang Momen Strategis Keagamaan, Layanan KA Kontainer Menguat di Awal Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KAI Logistik terus memperkuat dan optimalkan moda KA sebagai moda alternatif andalan bagi pelaku usaha, salah satunya melalui layanan KA Kontainer. Pada awal tahun, KAI Logistik mencatatkan volume sebesar 222 ribu ton atau tumbuh signifikan sebesar 44% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 atau sebesar 154 ribu ton. VP of Corporate Secretary KAI Logistik, […]

  • Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Banyak proyek kanopi terlihat kokoh di awal, tapi setelah 1–3 tahun mulai muncul masalah: melendut di tengah, sambungan retak, atau karat muncul di titik las. Padahal material yang dipakai sudah “galvanis”. Masalahnya biasanya bukan pada konsep hollow galvanisnya, tapi pada spesifikasi yang dipilih. Kalau Anda sedang merencanakan kanopi rumah, ruko, gudang, atau rangka baja ringan, […]

  • Akulaku PayLater Tingkatkan Limit hingga Rp40 Juta, Tawarkan Fleksibilitas Finansial dengan Bunga Rendah

    Akulaku PayLater Tingkatkan Limit hingga Rp40 Juta, Tawarkan Fleksibilitas Finansial dengan Bunga Rendah

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Akulaku Finance Indonesia kembali memperkuat posisinya sebagai pionir layanan pembiayaan digital di Indonesia dengan meningkatkan limit Akulaku Paylater hingga Rp40 juta. Peningkatan limit ini dihadirkan untuk memberikan fleksibilitas finansial yang lebih luas bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan barang maupun jasa melalui ribuan merchant online dan offline mitra Akulaku. Peningkatan limit ini […]

  • Empat Varian DJI Matrice 4 untuk Survey, Inspeksi, dan Operasi Otomatis di Indonesia

    Empat Varian DJI Matrice 4 untuk Survey, Inspeksi, dan Operasi Otomatis di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    M4E untuk survey dan pemetaan 3D, M4T menambah kamera thermal, M4D dan M4TD dioptimalkan untuk operasi otomatis via DJI Dock 3. Pemilihan varian yang tepat menentukan hasil di lapangan. Jakarta — Halo Robotics menerbitkan panduan yang membandingkan empat varian DJI Matrice 4: M4E, M4T, M4D, dan M4TD. Seri ini adalah generasi drone enterprise DJI terbaru, […]

  • Mudik Tanpa Cemas Soal Biaya, BRI Finance Siapkan Fasilitas Dana Tunai Aman di Tangan

    Mudik Tanpa Cemas Soal Biaya, BRI Finance Siapkan Fasilitas Dana Tunai Aman di Tangan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Maret 2026 – Ramadan selalu membawa dinamika tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Selain menjadi bulan refleksi dan ibadah, Ramadan juga identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi dan mobilitas, khususnya menjelang arus mudik Lebaran. Pada 2026, pergerakan masyarakat diproyeksikan kembali meningkat seiring membaiknya daya beli dan aktivitas ekonomi nasional. Di tengah suasana tersebut, kebutuhan dana tunai […]

  • Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

    Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis fokus cari leads baru, tapi lupa satu hal penting: kecepatan respons. Padahal, pelanggan yang sudah chat biasanya sudah tertarik; tinggal […]

expand_less