Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » MIND ID Perkuat Dekarbonisasi Grup Lewat Penurunan Emisi dan Peningkatan Energi Terbarukan

MIND ID Perkuat Dekarbonisasi Grup Lewat Penurunan Emisi dan Peningkatan Energi Terbarukan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat langkah dekarbonisasi di tengah percepatan program hilirisasi mineral nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), hingga konversi menuju energi rendah karbon untuk memastikan ekspansi industri tetap sejalan dengan target keberlanjutan.

Di tengah pengembangan berbagai proyek hilirisasi, MIND ID menargetkan penurunan emisi GRK sebesar 15,5 persen atau setara sekitar 2 juta ton karbon dioksida ekuivalen (CO2e) pada 2030. Target tersebut dipasang meski kebutuhan energi operasional grup diproyeksikan meningkat hampir dua kali lipat dalam lima tahun ke depan.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, kebutuhan energi Grup MIND ID akan meningkat dari sekitar 149.000 terajoule (TJ) pada 2026 menjadi 293.000 TJ pada 2030 atau naik lebih dari 90 persen. Tanpa intervensi, emisi GRK diperkirakan meningkat dari 6.100 kiloton CO2e menjadi 12.900 kiloton CO2e pada periode yang sama.

Peningkatan kebutuhan energi tersebut sejalan dengan pengembangan sejumlah proyek strategis, mulai dari tambang baru di Kalimantan, pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik di Halmahera Timur, ekspansi fasilitas aluminium, pembangunan smelter, hingga proyek penambangan bawah laut.

Untuk menekan emisi, MIND ID menjalankan sejumlah strategi dekarbonisasi. Langkah pertama dilakukan melalui konversi menuju bahan bakar rendah karbon, mulai dari peningkatan penggunaan biodiesel dari B35 menuju B40, penggantian High Speed Diesel (HSD) menjadi liquefied natural gas (LNG), hingga optimalisasi pemanfaatan listrik dari jaringan PLN.

Di tingkat operasional, PT Bukit Asam Tbk telah menggunakan Bucket Wheel Excavator (BWE) pada kegiatan coal handling di Unit Pertambangan Tanjung Enim untuk menggantikan dump truck berbahan bakar fosil. Inisiatif tersebut mampu menurunkan emisi sekitar 5.200 ton CO2e per tahun.

Sementara itu, PT Indonesia Asahan Aluminium melakukan konversi bahan bakar dari HSD ke LNG pada fasilitas baking plant, yang menghasilkan penurunan emisi sekitar 3.700 ton CO2e sekaligus meningkatkan efisiensi energi operasional.

Penguatan dekarbonisasi juga dilakukan melalui pemanfaatan energi baru terbarukan. PT Indonesia Chemical Alumina menerapkan co-firing biomassa cangkang kelapa sawit sebagai pengganti sebagian batu bara yang mampu menurunkan emisi sekitar 560 ton CO2e.

Adapun PT Timah Tbk mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 300 kilowatt peak (kWp) yang mampu mengurangi emisi sekitar 300 ton CO2e sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi bersih di kawasan industri.

Selain pengurangan emisi secara langsung, MIND ID juga mengembangkan skema carbon offset melalui proyek berbasis alam (nature-based solutions), pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC), serta partisipasi dalam perdagangan karbon.

Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, menilai langkah dekarbonisasi yang dijalankan MIND ID layak diapresiasi karena dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan bauran energi terbarukan hingga peningkatan efisiensi operasional.

“Hari ini, apa yang dilakukan oleh MIND ID menurut saya perlu diapresiasi dalam tiga konteks, yaitu mitigasi, adaptasi, dan efisiensi. Mereka meningkatkan bauran energi terbarukan sebagai bagian dari mitigasi. Selain itu, mereka juga mendorong efisiensi,” kata Eddy.

Menurut Eddy, peningkatan pemanfaatan energi terbarukan menjadi langkah penting, terutama bagi industri pengolahan dan pemurnian mineral yang memiliki tingkat emisi tinggi.

“Saya kira sangat positif. Pemanfaatan EBT sangat penting, terutama di sektor-sektor yang memiliki tingkat emisi karbon tinggi, seperti smelter. Smelter termasuk kategori hard-to-abate industries, yaitu industri yang memang sulit menurunkan emisi karbonnya,” ujarnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

    Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 4 Juli 2026 – Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, Polda Nusa Tenggara Timur menghadirkan langkah yang berbeda. Melalui terapi USEFT (Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique), Polda NTT memperkuat kesehatan mental anggota Polri sekaligus membuka akses terapi bagi masyarakat. Inovasi yang telah menjangkau ribuan orang ini mengantarkan […]

  • Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

    Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA, 21 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana strategis penanganan 23 muara sungai yang tersebar di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tahapan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana guna memulihkan kapasitas pengendalian air dan memperlancar aliran sedimen ke laut. Menteri PU, Dody […]

  • Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

    Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Besaran cicilan yang ideal umumnya disesuaikan dengan kemampuan finansial agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengukurnya adalah melalui Debt Service Ratio (DSR) atau rasio cicilan terhadap pendapatan.  Dengan memahami debt service ratio adalah apa dan bagaimana cara menghitungnya, kamu dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak sebelum mengajukan pinjaman. […]

  • Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

    Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Trenggalek, 30 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, menyambut kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam rangka meninjau progres pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati […]

  • Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah

    Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Financial burnout sering digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa lelah atau tertekan karena terus memikirkan kondisi keuangan, misalnya bekerja keras tetapi tabungan belum juga bertambah.  Fenomena ini semakin sering dialami masyarakat di tengah kenaikan biaya hidup, tuntutan pekerjaan, dan gaya hidup yang terus berkembang. Tidak sedikit orang yang merasa lelah secara mental karena penghasilan […]

  • Jasa Marga Perluas Akses Pasar UMKM Binaan, Wujudkan Produk Lokal Go Internasional melalui BTN Indonesia Fashion Week 2026

    Jasa Marga Perluas Akses Pasar UMKM Binaan, Wujudkan Produk Lokal Go Internasional melalui BTN Indonesia Fashion Week 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta (30/07), PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi lima mitra binaan untuk berpartisipasi dalam BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung pada 29 Juli-2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center […]

expand_less