Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Telkom Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penerapan kecerdasan buatan (AI) yang praktis dan berdampak bagi dunia usaha melalui penyelenggaraan AI Clinic for Business bertajuk “Mastering the Art of Prompting” pada Jumat (28/2). Kegiatan yang digelar secara luring di Telkom AI Center of Excellence Bali ini merupakan hasil kolaborasi dengan ADPList dan Buildclub AI. Acara tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelaku bisnis, praktisi teknologi, dan talenta digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI melalui teknik prompting yang efektif dan terstruktur.

AI Bukan Ensiklopedia Ajaib, Kualitas Output Bergantung pada Instruksinya

Sesi pertama dibuka oleh I Gede Teguh Permana, Founder Doublehouse sekaligus Co-Founder RapiMedika. Teguh memperkenalkan framework YTTA (You, Task, Target, Action) sebagai kerangka dasar menyusun prompt yang efektif, mencakup elemen Persona, Goal, Context, Constraint, dan Example. Melalui demonstrasi langsung menggunakan studi kasus analisis prospek klinik di Padangsambian, Bali, ia memperlihatkan perbedaan hasil yang sangat signifikan antara lazy prompt dan smart prompt.

Berdasarkan praktik nyata yang diterapkannya, Teguh menegaskan tiga aspek penting yang perlu dipahami pelaku bisnis dalam mengadopsi AI, yakni memahami keterbatasan teknologi seperti risiko AI hallucination, bias algoritmik, dan vendor lock-in yang berpotensi merugikan dalam jangka panjang; memperhatikan regulasi sesuai sektor, termasuk kewajiban integrasi dengan SATUSEHAT, perlindungan data pasien berdasarkan UU PDP, serta menempatkan AI sebatas Clinical Decision Support System, bukan pengambil keputusan medis; serta menyiapkan langkah awal yang tepat dengan melatih staf menyusun prompt secara efektif, merapikan pencatatan data klinik, dan mempertimbangkan adopsi sistem AI seperti Arcanum untuk meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan.

Genius Needs a Brief, Jadikan AI Mitra Kerja yang Terkendali

Melengkapi perspektif bisnis, Dana Putra, Product Designer Farmacare, hadir dengan materi “Genius Needs a Brief: Making AI Your Controlled Engineering Partner”. Dana membedah cara kerja AI sebagai pengendali pola berkecepatan tinggi yang belajar dari contoh dan memprediksi apa yang paling sesuai selanjutnya, bukan entitas yang “tahu” seperti manusia.

Dana memperkenalkan konsep Source of Truth (SoT), menyematkan referensi resmi seperti brand guidelines, API schema, price list, atau temuan riset ke dalam prompt agar AI berhenti menebak-nebak dan hasilnya dapat diaudit. Konsep ini ia terapkan dalam dua konteks nyata: design generation (menghasilkan desain konsisten dengan design system yang ada) dan app building (membangun fitur sesuai data model dan business rules).

Peserta juga diperkenalkan pada sticky-note trick sebagai mental model praktis menyusun prompt, mencakup lima elemen: Goal, User/Context, Steps/Method, Output Format dan Quality Checks. Dana menutup sesinya dengan memperkenalkan dua tools yang dapat langsung dipraktikkan: Prompt Cowboy untuk mengubah ide kasar menjadi prompt terstruktur, dan OpenAI Prompt Optimizer untuk menganalisis dan memperbaiki draft prompt secara otomatis.

Dari Teori ke Solusi Nyata untuk Optimasi Bisnis 

Keistimewaan utama acara ini terletak pada sesi klinik konsultasi yang dibuka setelah pemaparan materi. Para peserta, mulai dari pelaku usaha kecil, praktisi bisnis, hingga talenta digital, hadir membawa permasalahan konkret dari bisnis mereka dan mendapatkan arahan langsung dari narasumber.

Salah satu sesi konsultasi yang menarik yaitu masalah seorang perempuan pengusaha Skyrenttoys, jasa sewa mainan anak. Beliau menceritakan tantangannya dalam menggunakan ChatGPT untuk mendukung operasional bisnisnya. Ia kerap menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan seputar cara penggunaan mainan, mencari referensi jenis mainan baru untuk kelompok usia 3–5 tahun, hingga  rekomendasi pengembangan produk. Namun beliau selalu terganjal oleh jawaban AI yang terlalu panjang dan memakan waktu untuk dibaca di tengah kesibukan mengelola usaha. Setelah dianalisa dan dipahami, narasumber kemudian memberikan solusi melalui teknik prompting yang tepat yang dibantu dengan Prompt Cowboy dan OpenAI Prompt Optimizer. Selain itu, beliau juga diajari untuk dapat menambahkan instruksi spesifik seperti format output, batasan jumlah poin, atau panjang pendek ke dalam prompt sehingga AI akan menghasilkan respons yang lebih ringkas, menarik dan langsung menjawab kebutuhan.

Pertanyaannya sederhana namun mewakili banyak pengguna AI awam: bagaimana cara mendapatkan output AI yang lebih ringkas dan langsung ke intinya? Narasumber langsung memberikan solusi praktis: masalah tersebut bukan terletak pada AI-nya, melainkan pada cara prompt disusun. Dengan menambahkan instruksi output yang spesifik ke dalam prompt, seperti jumlah poin maksimal, format jawaban (bullet atau paragraf), atau batas panjang respons, AI akan menghasilkan jawaban yang padat, ringkas, dan langsung menjawab kebutuhan tanpa perlu membaca paragraf panjang yang tidak relevan.

Momen ini mempertegas esensi dari format klinik yang dipilih: bahwa pemahaman tentang prompting bukan hanya tentang teori, tetapi tentang kemampuan menerjemahkan kebutuhan bisnis yang nyata ke dalam instruksi AI yang tepat sasaran.

Perkuat Ekosistem  Bisnis memulai AI  Praktis yang  Berdampak

Sesi diskusi berlangsung sangat hidup dengan peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan mendapatkan arahan langsung dari para narasumber. Indria Trisni Puspita, Business & Community Lead Telkom AI Connect Bali, menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya konsisten Telkom AI Center dalam membangun kapabilitas AI yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami ingin mendorong pemanfaatan AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memiliki nilai nyata bagi operasional bisnis. Prompting adalah keterampilan strategis, dan siapapun bisa menguasainya dengan pendekatan yang tepat.”

Senada dengan hal tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menambahkan bahwa penguatan literasi AI di kalangan pelaku usaha menjadi kunci agar transformasi digital tidak berhenti pada wacana.

“AI akan memberikan dampak optimal ketika dipahami sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang terstruktur. Melalui forum seperti AI Clinic, kami ingin memastikan pelaku bisnis memiliki pemahaman yang benar sekaligus keterampilan praktis untuk mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Mizan.

Kolaborasi antara Telkom AI Center Bali, ADPList, dan Buildclub AI dalam acara ini membuktikan bahwa ekosistem AI di Indonesia terus tumbuh dan semakin solid. Melalui penyelenggaraan AI Clinic for Business ini, Telkom AI Center Bali berharap dapat terus menjadi katalisator lahirnya pelaku bisnis yang melek AI – yang mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan berdampak luas bagi kemajuan ekonomi bangsa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Impact Thinklab Sukses Gelar AI Executive Forum & AI Design Thinking Masterclass, Dorong Transformasi AI bagi berbagai Industri

    Impact Thinklab Sukses Gelar AI Executive Forum & AI Design Thinking Masterclass, Dorong Transformasi AI bagi berbagai Industri

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Para eksekutif lintas sektor perbankan, FMCG, kesehatan, energi, telekomunikasi, dan properti berkumpul untuk mendiskusikan bagaimana AI dapat memberikan dampak bisnis terukur di luar sekadar peningkatan produktivitas. JAKARTA – Impact Thinklab baru saja merampungkan penyelenggaraan “AI Executive Forum and AI Design Thinking Masterclass” pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Acara strategis yang dirancang khusus untuk para […]

  • Pemantauan Lalu Lintas Berbasis Drone dalam Ekosistem ETLE

    Pemantauan Lalu Lintas Berbasis Drone dalam Ekosistem ETLE

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Pengawasan lalu lintas terus berkembang mengikuti kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis. Selain kamera statis di titik tertentu, kini pemantauan juga dapat dilakukan dari udara untuk memberikan gambaran kondisi lapangan yang lebih menyeluruh. Pemanfaatan drone patrol menjadi salah satu pelengkap dalam ekosistem ETLE. Sistem ini bekerja berdampingan dengan infrastruktur yang sudah ada untuk memperluas jangkauan […]

  • Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jepara – Di tengah kondisi ekonomi yang masih diwarnai tantangan daya beli dan meningkatnya kebutuhan hidup, semakin banyak masyarakat mulai mencari sumber penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Fenomena yang dikenal sebagai side hustle ini tidak lagi hanya dilakukan oleh pekerja lepas, tetapi juga karyawan, ibu rumah tangga, hingga lulusan baru yang ingin memiliki pemasukan […]

  • Karena yang Istimewa Pantas Ditemani Motor Istimewa,  Cek Penawaran Spesial dari BRI Finance

    Karena yang Istimewa Pantas Ditemani Motor Istimewa, Cek Penawaran Spesial dari BRI Finance

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Februari 2026 – Setiap momen memiliki makna tersendiri, termasuk perayaan Valentine yang identik dengan pemberian hadiah dan ungkapan perhatian. Selain dimaknai sebagai simbol kasih sayang, momen ini juga kerap menjadi waktu yang tepat untuk merealisasikan rencana yang telah dipersiapkan, termasuk menghadirkan sesuatu yang bernilai jangka panjang. Dalam konteks mobilitas dan gaya hidup modern, […]

  • Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital

    Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bittime menyambut positif penyusunan Roadmap IAKD 2026–2031 oleh OJK sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem aset digital Indonesia. Roadmap ini dinilai memberikan kepastian regulasi yang mendorong inovasi, perlindungan investor, dan daya saing industri, sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap tokenisasi aset. Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime menyambut positif langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah […]

  • Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

    Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Banjarmasin, 6 Juli 2026 — Sebagai wujud komitmen dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) turut berpartisipasi dalam Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026 Goes to Banjarmasin yang diselenggarakan pada 4 – 5 Juli 2026 di Main Atrium Duta Mall Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan program kolaboratif […]

expand_less