Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish

Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari Rabu, 8 April 2026 diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang solid dan dukungan faktor fundamental yang kondusif. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, XAU/USD kini menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H4, setelah berhasil menembus area resistance penting yang sebelumnya menjadi batas pergerakan harga.

Breakout yang terjadi tersebut menjadi indikasi awal terbentuknya tren naik baru dalam pergerakan emas. Dalam konteks pasar, keberhasilan menembus resistance biasanya mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap potensi kenaikan harga lebih lanjut. Kondisi ini juga sering diikuti oleh peningkatan minat beli yang dapat mendorong harga bergerak lebih tinggi dalam jangka menengah.

Meski demikian, pergerakan naik tidak selalu berlangsung secara konsisten tanpa jeda. Dalam kondisi saat ini, peluang terjadinya koreksi jangka pendek tetap terbuka, terutama setelah harga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Namun, koreksi tersebut dinilai sebagai bagian dari mekanisme pasar yang sehat dan justru dapat menjadi peluang bagi pelaku pasar untuk masuk pada level harga yang lebih optimal.

Secara teknikal, area Fibonacci retracement 61,8% menjadi salah satu level yang patut diperhatikan. Level ini dikenal sebagai golden ratio yang kerap menjadi titik penting dalam menentukan arah lanjutan tren. Koreksi menuju area tersebut berpotensi menjadi pijakan bagi harga emas untuk kembali melanjutkan penguatan dengan momentum yang lebih stabil.

Indikator teknikal lainnya juga menunjukkan sinyal yang sejalan dengan potensi kenaikan. Harga emas saat ini berada di atas Moving Average 21 dan 34, yang menandakan bahwa tren jangka menengah masih berada dalam jalur bullish. Posisi ini umumnya mencerminkan dominasi tekanan beli yang masih cukup kuat di pasar.

Sementara itu, indikator Stochastic berada di area overbought dan masih menunjukkan arah pergerakan ke atas. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum beli masih mendominasi, meskipun dalam waktu dekat terdapat kemungkinan terjadinya koreksi teknikal. Kondisi overbought sering kali menjadi sinyal bahwa harga telah naik cukup tinggi dalam waktu singkat, sehingga potensi konsolidasi atau penurunan sementara menjadi hal yang wajar.

Dari sisi fundamental, prospek penguatan harga emas turut didukung oleh sejumlah faktor global. Salah satunya adalah potensi pelemahan dolar Amerika Serikat apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan. Melemahnya indikator ekonomi seperti inflasi atau tenaga kerja dapat memberikan tekanan terhadap dolar, yang pada akhirnya membuka ruang bagi kenaikan harga emas.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar juga menjadi sentimen positif bagi emas. Jika Federal Reserve mulai mengisyaratkan penurunan suku bunga, maka daya tarik emas sebagai instrumen investasi akan meningkat. Hal ini karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga menjadi lebih kompetitif ketika suku bunga berada dalam tren penurunan.

Permintaan terhadap aset safe haven juga diperkirakan tetap tinggi di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung. Faktor geopolitik maupun kondisi ekonomi global yang belum stabil dapat mendorong investor untuk mencari instrumen yang relatif aman, seperti emas.

Di sisi lain, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat turut memberikan dukungan tambahan bagi harga emas. Ketika yield obligasi menurun, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren bullish pada emas masih memiliki ruang untuk berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah. Meskipun potensi koreksi tetap ada, arah pergerakan utama masih didominasi oleh sentimen positif. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati level-level kunci serta dinamika pasar global yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PU dan Pemkab Jember Bersinergi Merenovasi Pasar Tanjung dengan Desain Berbasis Kearifan Lokal

    Kementerian PU dan Pemkab Jember Bersinergi Merenovasi Pasar Tanjung dengan Desain Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JEMBER – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan komitmennya untuk melakukan pembangunan ulang secara menyeluruh terhadap Pasar Tanjung di Kabupaten Jember. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember guna meningkatkan kualitas infrastruktur pasar rakyat terbesar dan paling vital di pusat Kota Jember. Renovasi total pasar dilakukan karena kondisi fisik bangunan yang telah […]

  • Tom Lembong Laporkan Majelis Hakim ke MA Usai Dapat Abolisi dari Presiden Prabowo

    Tom Lembong Laporkan Majelis Hakim ke MA Usai Dapat Abolisi dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com — Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, yang akrab disapa Tom Lembong, resmi melaporkan majelis hakim yang menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara kepadanya ke Mahkamah Agung (MA). Langkah ini dilakukan usai ia memperoleh abolisi dari Presiden Prabowo Subianto, yang menghentikan proses hukum atas kasus yang menjeratnya. Sebelumnya, Tom divonis 4,5 tahun penjara oleh pengadilan dan sempat mengajukan banding. […]

  • Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta — Kerja sama tekstil Indonesia India memasuki babak baru transformasi industri di tengah tekanan global. Upaya memperkuat industri tekstil nasional kini tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri, tetapi juga didukung langsung oleh diplomasi antarnegara. Sebuah forum bisnis strategis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama India ITME Society dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) […]

  • Normalisasi Jalur Pekalongan – Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

    Normalisasi Jalur Pekalongan – Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88. KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi tepatnya di KM 88. Hingga Kamis (22/1), jalur tersebut tetap dapat dilalui kereta […]

  • Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Program hibah berbasis komunitas yang membuktikan bahwa kepercayaan publik bisa menjadi kompas pendanaan kesehatan mata di Indonesia. 22 Juni 2026 — Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Nusa Tenggara Timur menerima kacamata pertamanya di awal tahun ini. Bertahun-tahun ia kesulitan menerima pembelajaran di sekolah. Gurunya mengira ia tidak serius. Orang tuanya mengira ia lamban […]

  • Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US.000?

    Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US$85.000?

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 September 2026 – Bitcoin (BTC) masih bergerak di sekitar level US$79.000 setelah reli menuju US$82.000 belum mampu berlanjut. Meski momentum jangka pendek cenderung tertahan, peluang Bitcoin untuk kembali menguji US$85.000 masih terbuka seiring pasar bersiap menghadapi sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari ke depan. Data internal FLOQ menunjukkan Bitcoin […]

expand_less