Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

Emas Menguat di Tengah Konflik Global, Berpeluang Tembus Level 5.225

  • account_circle adm9l9jps
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pada sesi perdagangan Asia Kamis, 5 Maret 2026, harga emas (XAU/USD) tercatat masih bergerak di zona positif di sekitar level 5.145. Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya logam mulia tersebut mencatat kenaikan lebih dari 1% pada sesi perdagangan Amerika Utara, meskipun dalam beberapa hari terakhir sempat mengalami tekanan akibat penguatan Dolar AS.

Sentimen geopolitik menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan harga emas saat ini. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Israel dilaporkan melancarkan gelombang serangan baru yang menargetkan infrastruktur militer di Teheran, Iran. Perkembangan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan tersebut. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari instrumen investasi yang relatif aman, sehingga permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai kembali meningkat.

Selain itu, dinamika politik di Amerika Serikat juga turut memberikan pengaruh terhadap sentimen pasar. Partai Republik dilaporkan menolak resolusi yang bertujuan mewajibkan Presiden Amerika Serikat untuk meminta persetujuan Kongres sebelum mengambil tindakan militer terhadap Iran di masa mendatang. Situasi ini menambah ketidakpastian terkait arah kebijakan geopolitik AS. Di sisi lain, pernyataan dari pejabat militer AS yang menyebutkan bahwa serangan terhadap Iran dapat dilakukan secara bertahap semakin meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik berkepanjangan.

Meski demikian, sejumlah perkembangan lain memberikan sedikit harapan terhadap kemungkinan meredanya ketegangan. Laporan media internasional menyebutkan bahwa intelijen Iran secara tidak langsung telah menghubungi badan intelijen Amerika Serikat untuk membahas kemungkinan mengakhiri konflik. Namun, para pejabat di Washington dan Teheran masih menunjukkan sikap skeptis terhadap peluang de-eskalasi dalam waktu dekat. Ketidakpastian tersebut membuat investor tetap berhati-hati dan cenderung mempertahankan posisi pada aset safe-haven seperti emas.

Dari sisi ekonomi, pelaku pasar juga mencermati sejumlah data terbaru dari Amerika Serikat. Indeks Manajer Pembelian sektor jasa versi ISM tercatat meningkat menjadi 56,1 pada Februari, naik dari 53,8 pada bulan sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar di level 53,5. Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas sektor jasa di AS masih cukup kuat. Kondisi ini berpotensi memberikan ruang bagi bank sentral AS untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kebijakan suku bunga yang tetap tinggi biasanya akan memberikan dukungan terhadap Dolar AS, yang pada akhirnya dapat membatasi kenaikan harga emas. Namun, pada perdagangan terbaru Indeks Dolar AS (DXY) justru mengalami pelemahan sekitar 0,25% ke level 98,82. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun cenderung bergerak stabil di kisaran 4,06%. Pelemahan dolar tersebut memberikan ruang bagi harga emas untuk mempertahankan momentum penguatannya dalam jangka pendek.

Dari perspektif teknikal, analis Dupoin Futures Andy Nugraha menilai bahwa tren harga emas pada timeframe H1 masih menunjukkan kecenderungan bullish. Namun demikian, kekuatan tren tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan setelah reli yang cukup signifikan sebelumnya. Berdasarkan kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average yang terbentuk saat ini, pergerakan harga emas masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan, meskipun risiko koreksi tetap perlu diwaspadai oleh pelaku pasar.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa apabila tekanan beli masih mampu mendominasi pasar, maka harga emas berpotensi melanjutkan penguatan hingga menguji area resistance di sekitar level 5.225. Level tersebut menjadi target kenaikan terdekat yang berpotensi dicapai apabila sentimen safe-haven tetap kuat dan tidak ada tekanan signifikan dari penguatan dolar AS.

Namun di sisi lain, jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan dan muncul tekanan jual, maka pergerakan emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.126. Area tersebut dinilai sebagai titik penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar dalam jangka pendek.

Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar saat ini, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif. Investor juga menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk laporan klaim pengangguran mingguan, serta pernyataan dari pejabat Federal Reserve Michelle Bowman yang dijadwalkan akan berbicara dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut berpotensi memberikan petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Secara keseluruhan, emas masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, terutama jika ketegangan geopolitik tetap tinggi dan Dolar AS tidak kembali menguat secara signifikan. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan data ekonomi dan sentimen global yang dapat memicu volatilitas pada pergerakan harga emas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: adm9l9jps

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah,  BRI Finance Resmi Buka Dua Cabang Baru di Februari 2026

    Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah, BRI Finance Resmi Buka Dua Cabang Baru di Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan dinamika ekonomi yang solid menjelang awal 2026. Data resmi dari Badan Pusat Statistik mencatat bahwa perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,37 persen pada tahun 2025, meningkat dari capaian tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata nasional, yang mencerminkan penguatan aktivitas produksi, konsumsi, dan ekspor jasa serta […]

  • Kenali Kandungan Skincare Bayi: Mana yang Aman, Mana yang Sebaiknya Dihindari

    Kenali Kandungan Skincare Bayi: Mana yang Aman, Mana yang Sebaiknya Dihindari

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Saat memilih skincare bayi, banyak orang tua fokus pada merek atau klaim di kemasan. Padahal, yang paling menentukan aman atau tidaknya sebuah produk adalah kandungan skincare bayi di dalamnya. Kulit bayi yang masih tipis dan sensitif membuatnya lebih mudah bereaksi terhadap bahan tertentu, baik itu aman maupun berisiko. Itulah sebabnya penting bagi Mom & Dad […]

  • Dorong Jiwa Technopreneur, SMK Yadika 8 Bekasi Kunjungi Telkom AI Center Bandung

    Dorong Jiwa Technopreneur, SMK Yadika 8 Bekasi Kunjungi Telkom AI Center Bandung

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SMK Yadika 8 Bekasi mengajak siswa mengenal ekosistem digital dan peluang startup melalui kunjungan industri ke Telkom AI Center Bandung. Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital, SMK Yadika 8 Bekasi menggelar kegiatan kunjungan industri ke Telkom AI Center Bandung pada 27 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah […]

  • Baja sebagai Fondasi Rehabilitasi Pascabencana, Krakatau Steel Hadirkan Solusi Cepat dan Terukur

    Baja sebagai Fondasi Rehabilitasi Pascabencana, Krakatau Steel Hadirkan Solusi Cepat dan Terukur

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Inovasi Hunian & Infrastruktur Modular Baja Berpotensi Jadi Pendapatan Berulang, Dukung Target Pemerintah dan Perkuat Top Line Perseroan Jakarta, 25 Februari 2026 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (“Perseroan” atau “KRAS”) memperkuat portofolio bisnisnya melalui pengembangan solusi infrastruktur modular berbahan baja untuk rehabilitasi pascabencana. Inisiatif strategis ini tidak hanya sejalan dengan program […]

  • Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

    Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Dalam satu tahun sejak mulai beroperasi pada 1 Februari 2025, Kereta Api (KA) Gunungjati telah melayani 248.486 penumpang yang berangkat dari wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta. Layanan ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya KAI dalam menyediakan transportasi antarkota yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia […]

  • Gandeng Kejari Manado, BRI Finance Perkuat  Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah

    Gandeng Kejari Manado, BRI Finance Perkuat Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Manado, 10 Februari 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Manado melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan pada Selasa (10/2) di Kantor Kejaksaan Negeri Manado. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BRI Finance dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas, sekaligus meningkatkan […]

expand_less