Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Di Tengah Tekanan Pasar, KRAS Jadi Saham Menarik Pilihan Investor

Di Tengah Tekanan Pasar, KRAS Jadi Saham Menarik Pilihan Investor

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Di tengah tekanan pasar yang terjadi pada penutupan perdagangan 2 April 2026, ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah dan mayoritas sektor industri bergerak turun, saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau KRAS justru mencatatkan penguatan

Menyikapi fenomena tersebut, analis pasar modal Dr. Riska Afriani
mengatakan, investor memang akan memilih saham-saham yang dinilai menarik dan
memiliki kinerja baik. ”Kalau kondisi seperti ini, investor memilih saham yang
menarik. Salah satunya KRAS,” kata Riska di Jakarta hari ini.

Riska sependapat, bahwa penguatan saham KRAS memang menarik. Mengingat,
bahwa pelemahan IHSG pada hari tersebut bersifat luas dan dipengaruhi sentimen
global. Bukan hanya ketidakpastian geopolitik, melesatnya harga crude oil, dan
terus melemahnya mata uang Rupiah. Bahkan, menurut Riska, pelemahan IHSG juga
ditandai dengan penurunan saham-saham LQ45.

”Saya lihat memang lebih kompleks. Bahkan saham blue chip juga dijual, ini
kan menimbulkan kekhawatiran signifikan. Jadi, panic selling terhadap
investor.” jelas Riska.

Karena itulah Riska sependapat bahwa pergerakan KRAS menunjukkan dinamika
yang berbeda. Apalagi, saham sektor industri juga mengalami penurunan 2,23%
pada penutupan perdagangan minggu lalu.

Riska setuju bahwa penguatan saham KRAS mencerminkan adanya minat beli yang
lebih selektif dari investor, yang mulai melihat potensi jangka menengah hingga
panjang dari proses transformasi yang tengah berlangsung di dalam perusahaan.

Bahkan, kata Riska, dalam situasi pasar yang cenderung defensif, saham
dengan karakteristik turnaround story seperti KRAS kerap menjadi alternatif
bagi investor yang mencari peluang di luar pergerakan pasar secara umum.

”Kenaikan KRAS memang dipengaruhi faktor internal perusahaan, yang
fundamental. Apalagi sekarang KRAS membaik, yang bisa dilihat dari laba 2025
yang naik signifikan. Dari
rugi Rp2,8 T pada 2024 membalik menjadi untung Rp5,7 T pada 2026,” kata dia.
Terlebih, lanjut Riska, laba tersebut diperoleh melalui kinerja operasional.

”KRAS juga melakukan transformasi dan restrukturasi. Sekarang sudah menjadi
lebih sehat dan dari sisi efisiensi juga naik. Makanya, ini sebenarnya lebih
pada faktor investor yang mulai percaya lagi terhadap saham KRAS,” jelasnya.

Termasuk di antaranya, strategi transformasi Krakatau Steel bertajuk ”KS
Reborn”. KS Reborn merupakan langkah visioner perusahaan untuk mengonversi
dinamika volatilitas global dan disrupsi teknologi menjadi peluang pertumbuhan
yang berkelanjutan. ”Manajemen KRAS kan juga bilang ini momentum kebangkitan,”
imbuh Riska. 

Dari sisi teknikal, Riska juga mengatakan, bahwa pergerakan KRAS yang tetap
menguat di tengah tekanan pasar, mengindikasikan adanya fase akumulasi awal.
Saham yang mampu bertahan dan bahkan menguat saat pasar melemah umumnya
mencerminkan adanya keyakinan investor terhadap prospek perusahaan tersebut.

Mengenai kinerja positif KRAS, sebelumnya disampaikan Direktur Utama PT
Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan.

Akbar menyampaikan, bahwa perusahaan sukses membalikkan kinerja keuangan
(financial turnaround) yang impresif pada tahun buku 2025. Hal tersebut, antara
lain ditandai dengan raihan laba bersih sebesar USD 339,64 juta (setara Rp5,68
triliun).

“Kami sangat mensyukuri capaian ini sebagai bentuk amanah dari para
pemangku kepentingan. Dukungan pendanaan dan kepercayaan dari Danantara menjadi
pendorong utama bagi kami untuk terus berbenah. Laba ini adalah titik awal yang
kami sikapi dengan rendah hati untuk terus memastikan keberlanjutan industri
baja nasional,” ujar Akbar Djohan 

Sementara, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Krakatau Steel
(Persero) Tbk Daniel Fitzgerald Liman menyebut, bahwa harga saham KRAS
mengalami pergerakan menggembirakan. Bahkan, kinerja historis KRAS juga
bergerak sebesar 164% selama setahun terakhir, dengan rentang harga 52 minggu
antara 102 dan 436. ”Ketika pekan lalu IHSG melemah, kami tetap stabil pada
harga Rp314,” ujarnya.

Kondisi demikian, menurut Daniel, tak lepas dari kinerja finansial yang
positif, yang sebagian besar merupakan kontribusi kinerja operasional
perusahaan.

Selain membukukan laba  bersih setara
Rp5,68 triliun, kata Daniel, sepanjang 2025 Perseroan juga berhasil membukukan
pendapatan sebesar USD 959,84 juta (Rp16,05 triliun). Total volume penjualan
produk baja mencapai 944.562 ton, meningkat tajam sebesar 29,0% dibandingkan
tahun sebelumnya.

Daniel menambahkan, ketangguhan Krakatau Steel pada 2025 tidak hanya
tercermin pada angka laba, tetapi juga terlihat jelas dari struktur neraca yang
kian sehat dan kokoh. Perseroan berhasil memperkuat posisi keuangannya dengan
mencatatkan total aset sebesar USD 2,77 miliar atau setara dengan Rp46,24
triliun. Di saat yang sama, komitmen Perseroan dalam menyelesaikan kewajiban
utang membuahkan hasil nyata, di mana total liabilitas berhasil ditekan turun
sebesar 17,04% menjadi USD 2,04 miliar (Rp34,11 triliun).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Menghadapi ‘Weekly Close’: Cara Mengamankan Keuntungan Trading Menjelang Akhir Pekan

    Strategi Menghadapi ‘Weekly Close’: Cara Mengamankan Keuntungan Trading Menjelang Akhir Pekan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Hari Jumat selalu menjadi momen yang paling krusial sekaligus mendebarkan bagi para pelaku pasar keuangan di seluruh belahan dunia. Setelah melewati dinamika fluktuasi harga yang dipicu oleh berbagai rilis data ekonomi sepanjang minggu, jam-jam terakhir menjelang penutupan pasar mingguan atau weekly close merupakan waktu di mana keputusan besar diambil. Pada fase ini, arah tren jangka […]

  • Mudik Aman dan Nyaman, Intip Persiapan Dapur Pacu KAI Daop 9 Jember Jelang Lebaran 2026

    Mudik Aman dan Nyaman, Intip Persiapan Dapur Pacu KAI Daop 9 Jember Jelang Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung kelancaran masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memastikan kesiapan sarana perkeretaapian baik di wilayah Jember maupun Ketapang. Sebanyak 11 lokomotif dan 109 kereta disiapkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama periode angkutan Lebaran. Selain itu, sebagai langkah antisipasi, Daop 9 juga menyiapkan 1 lokomotif cadangan di […]

  • Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

    Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat pemesanan tiket kereta api jarak jauh reguler untuk keberangkatan H-1 Lebaran atau Kamis, 20 Maret 2026, telah terjual sebanyak 22.494 tiket. Penjualan tersebut berasal dari dua stasiun Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pemesanan tiket […]

  • Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

    Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pasar keuangan global tidak pernah bergerak dalam garis lurus, melainkan terus berfluktuasi berdasarkan persepsi kolektif para pelakunya terhadap risiko. Fenomena ini sering kali digambarkan melalui siklus sentimen yang sangat dinamis. Memahami psikologi massa di balik pergerakan harga merupakan keterampilan krusial bagi setiap trader untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk agresif dan kapan harus bersikap […]

  • Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik

    Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Robot humanoid bukan lagi teknologi yang hanya hidup di pameran teknologi. Unitree telah mengirimkan lebih dari 5.500 unit humanoid secara komersial sepanjang 2025, menjadikannya produsen dengan volume pengiriman terbesar di dunia untuk kategori ini. Teknologinya sudah digunakan secara aktif di fasilitas industri, universitas riset terkemuka, hingga ruang publik di berbagai negara. Yang menarik bukan hanya […]

  • Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan dimethyl ether (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada […]

expand_less