Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor penting pada perdagangan pekan depan, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik hingga arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam kondisi ketidakpastian global yang masih tinggi, logam mulia tetap menjadi salah satu instrumen yang banyak dicari investor sebagai aset lindung nilai. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren pergerakan emas dalam jangka pendek masih menunjukkan kecenderungan bullish, meskipun pasar sempat mengalami koreksi setelah reli yang cukup kuat.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, mengungkapkan bahwa dari sisi teknikal pada timeframe H4, harga emas sebelumnya sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mendekati level $5.400 per troy ounce. Penguatan tersebut dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran di pasar keuangan global dan mendorong investor untuk mengalihkan sebagian asetnya ke instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas.

Permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven biasanya meningkat ketika ketidakpastian global meningkat. Kondisi ini juga terlihat dari meningkatnya minat investor terhadap logam mulia dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan geopolitik membuat pasar cenderung berada dalam mode risk-off, di mana pelaku pasar lebih berhati-hati dalam mengambil risiko dan memilih aset yang memiliki stabilitas nilai lebih baik dibandingkan instrumen berisiko tinggi.

Meski sempat mencatatkan penguatan tajam, harga emas tidak sepenuhnya terlepas dari tekanan. Setelah mencapai level tinggi, harga sempat mengalami koreksi sekitar lima persen. Penurunan tersebut dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terjadi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Ketika dolar menguat, harga emas biasanya cenderung mengalami tekanan karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar sehingga menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Selain penguatan dolar, perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve juga turut memengaruhi pergerakan emas. Harapan bahwa suku bunga dapat bertahan pada level tinggi dalam jangka waktu lebih lama membuat sebagian investor kembali mempertimbangkan instrumen investasi berbunga seperti obligasi. Kondisi ini sering kali menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Di sisi lain, faktor fundamental yang mendukung harga emas masih cukup kuat. Lonjakan harga energi global akibat konflik geopolitik memunculkan kekhawatiran baru terhadap potensi inflasi yang lebih tinggi di berbagai negara. Dalam situasi inflasi yang meningkat, emas sering dipandang sebagai salah satu instrumen yang mampu menjaga nilai kekayaan. Oleh karena itu, minat investor terhadap emas biasanya meningkat ketika risiko inflasi global mulai meningkat.

Melihat kondisi tersebut, Dupoin Futures menilai peluang penguatan emas masih terbuka pada perdagangan pekan depan. Selama tren bullish tetap terjaga dan harga mampu bertahan di atas area support utama, maka potensi kenaikan masih cukup besar. Andy Nugraha memproyeksikan bahwa jika tekanan beli tetap kuat, harga emas berpeluang kembali bergerak naik dan menguji area resistance penting di sekitar level $5.400 per troy ounce pada pekan depan.

Meski demikian, pelaku pasar juga diimbau untuk tetap memperhatikan kemungkinan perubahan arah pergerakan harga. Jika tekanan jual meningkat dan harga emas menembus level kunci di sekitar $4.630, maka potensi koreksi yang lebih dalam dapat terjadi. Dalam skenario tersebut, harga emas diperkirakan berpotensi melemah menuju area support berikutnya di sekitar level $4.415.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan pasar, mulai dari dinamika geopolitik hingga kebijakan moneter global, volatilitas harga emas diperkirakan masih akan cukup tinggi dalam waktu dekat. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan kondisi ekonomi global, arah pergerakan dolar AS, serta kebijakan Federal Reserve yang dapat menjadi penentu utama arah harga emas pada perdagangan pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet

    Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bogor — PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten. Agenda tersebut dilakukan dalam rangka konsultasi dan diskusi terkait hasil riset serta implementasi aspal karet sebagai solusi peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam […]

  • Solusi Drone untuk Akuisisi Data hingga Analisis Haul Road Pertambangan

    Solusi Drone untuk Akuisisi Data hingga Analisis Haul Road Pertambangan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kondisi haul road yang tidak optimal berdampak langsung pada efisiensi dan keselamatan operasional tambang. Dengan DJI Dock 3 dan Strayos, akuisisi data seluas ±136 Ha hingga analisis haul road lengkap dapat diselesaikan dalam 9 jam. DJI Dock 3 beroperasi sebagai drone-in-a-box yang terpasang di lokasi tambang. Tanpa pilot di lapangan, drone M4D terbang secara otomatis […]

  • Tampil di Jakarta Marketing Week 2026, Dirut Jasa Marga Ungkap Strategi Smart Mobility Lewat Travoy dan Umumkan Top 3 Pemenang Jasa Marga | Travoy WOW Case Competition 2026

    Tampil di Jakarta Marketing Week 2026, Dirut Jasa Marga Ungkap Strategi Smart Mobility Lewat Travoy dan Umumkan Top 3 Pemenang Jasa Marga | Travoy WOW Case Competition 2026

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta (10/05), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono tampil sebagai pembicara dalam perhelatan hari keempat The 14th Annual Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26) di Grand Atrium, Kota Kasablanka Jakarta, Sabtu (09/05). Dalam sesi talkshow bertajuk “Driving Customer Experience Through Smart Mobility Ecosystem”, Rivan memaparkan strategi perusahaan dalam mengintegrasikan teknologi digital untuk […]

  • KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run With KAI” di Kota Jombang

    KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run With KAI” di Kota Jombang

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun turut serta menyemarakkan acara “Smansa Fun Run With KAI” di Kota Jombang dengan membuka booth sekaligus menawarkan beberapa program layanan kereta api bagi masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness, memperkuat brand image KAI, serta menumbuhkan minat masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi […]

  • KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

    KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang secara resmi menjalin kerjasama dengan Primaya Hospital Semarang untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. KAI Daop 4 Semarang secara resmi menjalin kerjasama dengan Primaya Hospital Semarang untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) berlangsung di Primaya Hospital Semarang oleh Manager Kesehatan KAI Daop 4 Semarang Surono […]

  • Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

    Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta (23/04), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti meninjau progres proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Prambanan-Purwomartani, pada Rabu (22/04). Turut hadir dalam tinjauan tersebut Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah, […]

expand_less