Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor penting pada perdagangan pekan depan, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik hingga arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam kondisi ketidakpastian global yang masih tinggi, logam mulia tetap menjadi salah satu instrumen yang banyak dicari investor sebagai aset lindung nilai. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren pergerakan emas dalam jangka pendek masih menunjukkan kecenderungan bullish, meskipun pasar sempat mengalami koreksi setelah reli yang cukup kuat.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, mengungkapkan bahwa dari sisi teknikal pada timeframe H4, harga emas sebelumnya sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mendekati level $5.400 per troy ounce. Penguatan tersebut dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran di pasar keuangan global dan mendorong investor untuk mengalihkan sebagian asetnya ke instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas.

Permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven biasanya meningkat ketika ketidakpastian global meningkat. Kondisi ini juga terlihat dari meningkatnya minat investor terhadap logam mulia dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan geopolitik membuat pasar cenderung berada dalam mode risk-off, di mana pelaku pasar lebih berhati-hati dalam mengambil risiko dan memilih aset yang memiliki stabilitas nilai lebih baik dibandingkan instrumen berisiko tinggi.

Meski sempat mencatatkan penguatan tajam, harga emas tidak sepenuhnya terlepas dari tekanan. Setelah mencapai level tinggi, harga sempat mengalami koreksi sekitar lima persen. Penurunan tersebut dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terjadi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Ketika dolar menguat, harga emas biasanya cenderung mengalami tekanan karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar sehingga menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Selain penguatan dolar, perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve juga turut memengaruhi pergerakan emas. Harapan bahwa suku bunga dapat bertahan pada level tinggi dalam jangka waktu lebih lama membuat sebagian investor kembali mempertimbangkan instrumen investasi berbunga seperti obligasi. Kondisi ini sering kali menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Di sisi lain, faktor fundamental yang mendukung harga emas masih cukup kuat. Lonjakan harga energi global akibat konflik geopolitik memunculkan kekhawatiran baru terhadap potensi inflasi yang lebih tinggi di berbagai negara. Dalam situasi inflasi yang meningkat, emas sering dipandang sebagai salah satu instrumen yang mampu menjaga nilai kekayaan. Oleh karena itu, minat investor terhadap emas biasanya meningkat ketika risiko inflasi global mulai meningkat.

Melihat kondisi tersebut, Dupoin Futures menilai peluang penguatan emas masih terbuka pada perdagangan pekan depan. Selama tren bullish tetap terjaga dan harga mampu bertahan di atas area support utama, maka potensi kenaikan masih cukup besar. Andy Nugraha memproyeksikan bahwa jika tekanan beli tetap kuat, harga emas berpeluang kembali bergerak naik dan menguji area resistance penting di sekitar level $5.400 per troy ounce pada pekan depan.

Meski demikian, pelaku pasar juga diimbau untuk tetap memperhatikan kemungkinan perubahan arah pergerakan harga. Jika tekanan jual meningkat dan harga emas menembus level kunci di sekitar $4.630, maka potensi koreksi yang lebih dalam dapat terjadi. Dalam skenario tersebut, harga emas diperkirakan berpotensi melemah menuju area support berikutnya di sekitar level $4.415.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan pasar, mulai dari dinamika geopolitik hingga kebijakan moneter global, volatilitas harga emas diperkirakan masih akan cukup tinggi dalam waktu dekat. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan kondisi ekonomi global, arah pergerakan dolar AS, serta kebijakan Federal Reserve yang dapat menjadi penentu utama arah harga emas pada perdagangan pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Bandara Raih Top Digital Corporate Brand Award 2026

    KAI Bandara Raih Top Digital Corporate Brand Award 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PT Railink sebagai pengelola layanan KAI Bandara kembali menorehkan prestasi dengan meraih Top Digital Corporate Brand Award 2026 dalam kategori  Subsidiary BUMN. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang berlangsung di Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport Hotel. Penghargaan ini diselenggarakan oleh TRAS N CO Indonesia, berdasarkan hasil survei yang menilai kekuatan brand perusahaan di ranah digital. […]

  • KAI Daop 2 Bandung bersama KAI Commuter dan KAI Services Gelar Senam Sehat Gratis dan Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat di Stasiun Cimahi Selatan

    KAI Daop 2 Bandung bersama KAI Commuter dan KAI Services Gelar Senam Sehat Gratis dan Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat di Stasiun Cimahi Selatan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 2 April 2026 – Dalam rangka menyemarakkan pengoperasian Stasiun Cimahi Selatan sebagai stasiun yang melayani penumpang KA lokal sejak 16 Maret 2026, KAI Daop 2 Bandung bersama KAI Commuter dan KAI Services Area Bandung akan menggelar kegiatan senam sehat bersama untuk masyarakat secara gratis. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan KAI […]

  • Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

    Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Di saat dunia tidak stabil, yang paling berharga bukan hanya aset yang Anda miliki, tetapi bagaimana Anda mengelolanya tanpa harus kehilangannya. Di tengah situasi geopolitik yang tidak kondusif, mulai dari konflik kawasan Timur Tengah hingga ketegangan global, pasar keuangan mengalami tekanan yang signifikan. Dampaknya terasa langsung: harga minyak melonjak, harga emas bergejolak, dan nilai tukar […]

  • BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

    BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91 miliar pada tahun 2025. Hasil ini menempatkan perseroan di antara entitas anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang tetap mencetak kinerja positif di tengah capaian yang beragam pada level group. Kondisi industri pembiayaan yang belum sepenuhnya pulih, terutama […]

  • Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match? 12.39 Play Button

    Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match?

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Al Nassr failed to win major title with Cristiano Ronaldo in the squad. The Portuguese superstar has been incredible in front of the goal and led the league in goals scored in both his full seasons. Currently the side at the third position in the Saudi Pro League 2024-25 standings, with just 14 games remaining. […]

  • KTI dan PJT II Bersinergi Lestarikan Lingkungan Lewat Aksi Bersih Sungai Cikoneng di Padarincang

    KTI dan PJT II Bersinergi Lestarikan Lingkungan Lewat Aksi Bersih Sungai Cikoneng di Padarincang

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Serang, 6 Maret 2026 – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap kelestarian sumber daya air dan keberlanjutan lingkungan, PT Krakatau Tirta Industri (KTI) yang merupakan bagian dari Krakatau Steel Group bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta II (PJT II) melaksanakan kegiatan Bersih-Bersih Sungai Cikoneng yang berlokasi di Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Kegiatan ini merupakan […]

expand_less