Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor penting pada perdagangan pekan depan, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik hingga arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam kondisi ketidakpastian global yang masih tinggi, logam mulia tetap menjadi salah satu instrumen yang banyak dicari investor sebagai aset lindung nilai. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren pergerakan emas dalam jangka pendek masih menunjukkan kecenderungan bullish, meskipun pasar sempat mengalami koreksi setelah reli yang cukup kuat.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, mengungkapkan bahwa dari sisi teknikal pada timeframe H4, harga emas sebelumnya sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mendekati level $5.400 per troy ounce. Penguatan tersebut dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran di pasar keuangan global dan mendorong investor untuk mengalihkan sebagian asetnya ke instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas.

Permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven biasanya meningkat ketika ketidakpastian global meningkat. Kondisi ini juga terlihat dari meningkatnya minat investor terhadap logam mulia dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan geopolitik membuat pasar cenderung berada dalam mode risk-off, di mana pelaku pasar lebih berhati-hati dalam mengambil risiko dan memilih aset yang memiliki stabilitas nilai lebih baik dibandingkan instrumen berisiko tinggi.

Meski sempat mencatatkan penguatan tajam, harga emas tidak sepenuhnya terlepas dari tekanan. Setelah mencapai level tinggi, harga sempat mengalami koreksi sekitar lima persen. Penurunan tersebut dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terjadi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Ketika dolar menguat, harga emas biasanya cenderung mengalami tekanan karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar sehingga menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Selain penguatan dolar, perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve juga turut memengaruhi pergerakan emas. Harapan bahwa suku bunga dapat bertahan pada level tinggi dalam jangka waktu lebih lama membuat sebagian investor kembali mempertimbangkan instrumen investasi berbunga seperti obligasi. Kondisi ini sering kali menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Di sisi lain, faktor fundamental yang mendukung harga emas masih cukup kuat. Lonjakan harga energi global akibat konflik geopolitik memunculkan kekhawatiran baru terhadap potensi inflasi yang lebih tinggi di berbagai negara. Dalam situasi inflasi yang meningkat, emas sering dipandang sebagai salah satu instrumen yang mampu menjaga nilai kekayaan. Oleh karena itu, minat investor terhadap emas biasanya meningkat ketika risiko inflasi global mulai meningkat.

Melihat kondisi tersebut, Dupoin Futures menilai peluang penguatan emas masih terbuka pada perdagangan pekan depan. Selama tren bullish tetap terjaga dan harga mampu bertahan di atas area support utama, maka potensi kenaikan masih cukup besar. Andy Nugraha memproyeksikan bahwa jika tekanan beli tetap kuat, harga emas berpeluang kembali bergerak naik dan menguji area resistance penting di sekitar level $5.400 per troy ounce pada pekan depan.

Meski demikian, pelaku pasar juga diimbau untuk tetap memperhatikan kemungkinan perubahan arah pergerakan harga. Jika tekanan jual meningkat dan harga emas menembus level kunci di sekitar $4.630, maka potensi koreksi yang lebih dalam dapat terjadi. Dalam skenario tersebut, harga emas diperkirakan berpotensi melemah menuju area support berikutnya di sekitar level $4.415.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan pasar, mulai dari dinamika geopolitik hingga kebijakan moneter global, volatilitas harga emas diperkirakan masih akan cukup tinggi dalam waktu dekat. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan kondisi ekonomi global, arah pergerakan dolar AS, serta kebijakan Federal Reserve yang dapat menjadi penentu utama arah harga emas pada perdagangan pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengantisipasi Klaim Pengangguran AS: Mengapa Data Ketenagakerjaan Mingguan Menjadi Kemudi Utama Pasar Forex

    Mengantisipasi Klaim Pengangguran AS: Mengapa Data Ketenagakerjaan Mingguan Menjadi Kemudi Utama Pasar Forex

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Dinamika pergerakan pasar mata uang global menjelang akhir pekan ini kembali tertuju pada indikator-indikator krusial yang dirilis oleh pemerintah Amerika Serikat. Setelah melewati periode libur nasional dan rilis data manufaktur di awal bulan, para pelaku pasar institusional kini mengalihkan fokus mereka pada rilis data klaim pengangguran mingguan (Initial Jobless Claims). Meskipun data ini diterbitkan secara […]

  • Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif?

    Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif?

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pernah nggak merasa semangat menabung di awal bulan, tapi begitu tanggal tua datang, uang yang tadinya ingin disimpan malah ikut terpakai? Hal seperti ini cukup sering terjadi. Bukan karena niat menabung kurang kuat, tetapi karena cara menyisihkan uang belum sesuai dengan kebiasaan masing-masing. Ada yang lebih nyaman menabung harian, sementara yang lain memilih langsung menabung […]

  • Fakta dan Fungsi Lidah Kucing Terasa Kasar

    Fakta dan Fungsi Lidah Kucing Terasa Kasar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kucing dikenal sebagai hewan yang sangat bersih dan sering menjilat tubuhnya. Namun, banyak Pawfriends yang bertanya-tanya mengapa lidah kucing terasa kasar ketika menjilat tangan atau kulit manusia. Tekstur unik ini ternyata bukan tanpa alasan. Fungsi Lidah Kucing memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari kucing, mulai dari menjaga kebersihan tubuh hingga membantu proses makan. Mengapa Lidah […]

  • Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Perkembangan pariwisata di Bali tidak lagi hanya terpusat di wilayah selatan seperti Kuta, Seminyak, atau Canggu. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng, mulai menunjukkan peningkatan aktivitas wisata. Salah satu wilayah yang perlahan masuk dalam radar wisatawan adalah Seririt, sebuah kecamatan pesisir yang berada sekitar 20 kilometer dari Singaraja. SERIRIT, BALI – […]

  • Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45%  di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

    Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 April 2026 – Nilai tukar Rupiah terus melemah bahkan sempat menembus level Rp17.115 per dolar Amerika Serikat (USD) per hari ini 10 April 2026. Selaras dengan ini, Bittime Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) juga mencatatkan kenaikan trading volume USDT/IDR hingga 45% […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Khitanan Massal sebagai Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

    BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Khitanan Massal sebagai Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BRI Region 6/Jakarta 1 kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui penyelenggaraan kegiatan khitanan massal. Kegiatan sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan. Khitanan massal yang digelar dengan melibatkan tenaga medis profesional ini diikuti oleh puluhan anak dari berbagai wilayah sekitar. Pelaksanaan […]

expand_less