Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Bitcoin Menguat di Tengah Gejolak Geopolitik, Pasar Cari Alternatif Selain Emas

Harga Bitcoin Menguat di Tengah Gejolak Geopolitik, Pasar Cari Alternatif Selain Emas

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Jakarta, 16 Maret 2026 – Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan signifikan dengan naik sekitar 3,18% dalam 24 jam terakhir ke level $73.905 atau sekitar Rp1,25 miliar pada Senin (16/3), mengungguli sebagian besar aset di pasar global yang cenderung berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kenaikan ini juga menunjukkan korelasi yang semakin kuat dengan emas, dengan tingkat korelasi mencapai sekitar 28,14%, mengindikasikan bahwa Bitcoin mulai diposisikan investor sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian global.

Lonjakan harga Bitcoin terjadi ketika risiko geopolitik meningkat setelah konflik di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mendekati $100 per barel, level tertinggi sejak 2022. Kondisi ini mendorong kekhawatiran inflasi global sekaligus membuat investor mencari alternatif penyimpan nilai di luar aset tradisional.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana, menilai bahwa dinamika pasar saat ini memperlihatkan perubahan persepsi investor terhadap Bitcoin di tengah ketidakpastian global.

“Ketika ketegangan geopolitik meningkat dan harga minyak melonjak, pasar biasanya mencari aset yang dianggap tahan terhadap tekanan inflasi dan risiko mata uang. Saat ini kita melihat Bitcoin semakin sering diperlakukan seperti emas digital, yakni sebagai alternatif lindung nilai terhadap gejolak makroekonomi,” ujar Calvin.

Dukungan Arus Masuk Institusi

Selain faktor geopolitik, kenaikan harga Bitcoin juga didorong oleh kembalinya permintaan institusional melalui ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat. Sepanjang Maret, produk ETF Bitcoin tercatat telah menarik sekitar $1,3 miliar arus masuk bersih, menandai pemulihan minat investor besar setelah periode perlambatan pada akhir 2025.

Dalam lima hari perdagangan terakhir saja, ETF Bitcoin di AS mencatat arus masuk lebih dari $767 juta, dengan BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) menyumbang sekitar $600 juta dari total tersebut. Secara keseluruhan, ETF telah menyerap sekitar 18.000 BTC sejak awal Maret, memperkuat permintaan struktural di pasar.

Di sisi lain, reli harga juga diperkuat oleh dinamika pasar derivatif. Data menunjukkan lonjakan likuidasi posisi sebesar 420% dalam 24 jam, dengan lebih dari 92% berasal dari posisi short, yang memicu efek short squeeze dan mempercepat kenaikan harga.

Calvin menjelaskan bahwa kombinasi arus masuk institusional dan tekanan pada posisi leverage bearish menjadi katalis penting dalam pergerakan harga terbaru.

“ETF memberikan permintaan riil dari investor institusional, sementara likuidasi posisi short mempercepat pergerakan harga di pasar derivatif. Kombinasi dua faktor ini menciptakan momentum yang kuat bagi Bitcoin dalam jangka pendek,” jelasnya.

Struktur Teknikal: Momentum Jangka Pendek Menguat

Dari sisi teknikal, Bitcoin berhasil menembus rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar $71.125, yang menjadi sinyal penguatan momentum dalam jangka pendek. Level ini kini menjadi salah satu area support penting yang dipantau pasar.

Namun secara jangka panjang, Bitcoin masih berada di bawah 200-day moving average sekitar $93.939, yang menunjukkan tren bearish struktural masih membayangi. Indikator teknikal lainnya memperlihatkan kondisi yang campuran, RSI 7-hari di level 70 mendekati area overbought, sementara MACD positif menunjukkan momentum bullish jangka pendek masih berlanjut.

Calvin menilai kondisi ini mencerminkan fase transisi pasar kripto yang masih sensitif terhadap sentimen makro. “Momentum jangka pendek terlihat positif, tetapi pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar. Selama Bitcoin belum mampu menembus rata-rata 200 hari, reli kemungkinan akan menghadapi resistensi kuat di level atas,” kata Calvin.

Dalam jangka pendek, analis memperkirakan Bitcoin berpotensi mengujicoba kembali area resistensi $74.000–$75.000 apabila mampu mempertahankan support di sekitar $71.500. Penembusan di atas $74.000 dapat membuka peluang menuju $77.000.

Sebaliknya, jika momentum melemah atau arus masuk ETF melambat, harga berisiko turun kembali ke area $69.000. Secara keseluruhan, pergerakan Bitcoin saat ini didorong oleh kombinasi lindung nilai makro, akumulasi institusional, serta momentum teknikal jangka pendek, sementara meningkatnya partisipasi investor ritel di dalam negeri turut memberikan sentimen positif bagi pasar kripto menjelang akhir Ramadan.

Aktivitas Trader Meningkat Menjelang Lebaran

Di dalam negeri, momentum penguatan pasar kripto juga bertepatan dengan periode menjelang Lebaran dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), yang biasanya ikut mendorong peningkatan aktivitas investasi ritel.

Tokocrypto mencatat adanya peningkatan jumlah active trader dan first-time trader lebih dari 30% di platform dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto. Tren ini juga didorong oleh kehadiran kampanye Ramadan bertajuk “Ramadan Berkah Bersama Tokocrypto! Total Hadiah hingga IDR250 Juta”, yang mengajak masyarakat untuk memperbanyak silaturahmi sekaligus mengundang kerabat terdekat untuk ikut berpartisipasi di ekosistem kripto.

Calvin mengatakan bahwa periode Ramadan hingga menjelang Idul Fitri kerap menjadi momentum meningkatnya partisipasi investor baru di pasar kripto. “Kami melihat adanya peningkatan jumlah trader aktif dan pengguna baru di platform Tokocrypto menjelang Lebaran. Pencairan THR sering kali menjadi momentum bagi sebagian masyarakat untuk mulai mencoba berinvestasi, termasuk di aset kripto,” ujar Calvin.

Ia menambahkan, berbagai program insentif dan kampanye pemasaran yang dijalankan selama Ramadan diharapkan dapat semakin mendorong aktivitas transaksi di pasar. Melalui program Ramadan Berkah Bersama Tokocrypto, perusahaan ingin menghadirkan semangat Ramadan yang bukan hanya identik dengan berbagi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mulai mengenal dan bertransaksi aset kripto secara lebih luas.

“Dengan adanya insentif serta program promosi yang kami jalankan selama Ramadan, kami berharap dapat mendorong peningkatan nilai transaksi baik di platform Tokocrypto maupun secara nasional. Kami optimistis momentum ini dapat menjadi penutup Ramadan yang ‘hijau’ bagi pasar kripto tahun ini,” tambahnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marshal Manengkei: Komposer Dunia dari Minahasa yang Terlupakan di Tanah Air

    Marshal Manengkei: Komposer Dunia dari Minahasa yang Terlupakan di Tanah Air

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Profil Singkat Nama Lengkap: Marshal Conradt Jules Manengkei Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 9 Maret 1949 Wafat: Jakarta, 25 Agustus 2017 Kebangsaan: Indonesia Asal Daerah: Minahasa, Sulawesi Utara Profesi: Komposer, Penulis Lagu, Produser Musik   Latar Belakang dan Kehidupan Awal Marshal Manengkei lahir dari keluarga berdarah Minahasa di Surabaya. Masa kecilnya diwarnai oleh gejolak politik Indonesia […]

  • KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat

    KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 1 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya penumpang KA Ciremai relasi Semarang Tawang – Bandung, yang perjalanannya terganggu akibat adanya longsoran tanah di petak jalan Maswati – Sasaksaat pada Rabu, 1 April 2026. Kejadian tersebut menyebabkan perjalanan KA Ciremai […]

  • Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

    Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus menjadi penopang utama perekonomian di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika pada 2025 tercatat tetap tinggi sebesar Rp131,07 triliun. Dari sisi struktur ekonomi, sektor pertambangan dan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

    Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang visi sebagai perusahaan agribisnis kelas dunia (global champion) pada tahun 2036. Komitmen tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan Leadership Alignment Forum (LAF) 2026 di Jakarta pada 11–12 Maret 2026. Mengusung tema “Aligning Leadership – Accelerating Execution”, forum ini menjadi momentum […]

  • Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 Perluas Peta Esports Kampus, Catat Partisipasi Tertinggi di Universitas Gunadarma

    Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 Perluas Peta Esports Kampus, Catat Partisipasi Tertinggi di Universitas Gunadarma

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Menjangkau lebih dari 2.500 mahasiswa sejak 2024, program ini hadir menjawab antusiasme kampus di luar Jabodetabek sekaligus memperkuat edukasi dan peluang karir di industri esports Depok, 9 April 2026 – Pop Mie bersama EVOS Esports kembali menghadirkan program Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 di Universitas Gunadarma, Depok. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan […]

  • Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

    Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Long weekend sering jadi momen yang paling ditunggu. Kalender merah terasa seperti tombol pause setelah rutinitas yang padat. Ada yang langsung booking tiket, hunting promo hotel, sampai bikin agenda kulineran bareng teman atau keluarga. Rasanya wajar kalau pengeluaran ikut naik saat suasana liburan mulai terasa. Tahun ini juga sama. Memasuki pertengahan tahun, long weekend identik […]

expand_less