Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Rebound Setelah Koreksi Tajam, Pasar Uji Arah di Tengah Tekanan Suku Bunga

Emas Rebound Setelah Koreksi Tajam, Pasar Uji Arah di Tengah Tekanan Suku Bunga

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Harga emas menunjukkan pemulihan setelah mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa hari terakhir. Logam mulia tersebut kembali naik ke atas level US$4.500 per troy ons, setelah sebelumnya anjlok sekitar 15% dalam sembilan hari perdagangan. Pergerakan ini menandai salah satu volatilitas tertinggi dalam periode singkat, mencerminkan sensitivitas pasar terhadap perubahan sentimen global.

Pemulihan harga emas sebagian didorong oleh meredanya kekhawatiran geopolitik. Pernyataan dari Donald Trump terkait adanya kemajuan dalam negosiasi dengan Iran memberikan harapan akan penurunan ketegangan di Timur Tengah. Meski demikian, belum adanya konfirmasi resmi dari pihak Teheran membuat sentimen pasar tetap berhati-hati dan cenderung fluktuatif.

Di pasar, rebound ini lebih banyak dipandang sebagai reli teknikal jangka pendek atau “relief rally”, bukan perubahan tren fundamental. Setelah tekanan jual ekstrem, pelaku pasar memanfaatkan momentum untuk melakukan pembelian kembali (buying on dip), sehingga mendorong harga naik dalam waktu singkat. Namun, arah pergerakan selanjutnya masih sangat bergantung pada faktor makroekonomi yang lebih luas.

Salah satu faktor utama yang membayangi harga emas adalah ekspektasi suku bunga global, khususnya kebijakan dari Federal Reserve. Dalam kondisi di mana inflasi masih berpotensi meningkat akibat kenaikan harga energi, bank sentral Amerika Serikat diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Skenario “higher for longer” ini cenderung menekan daya tarik emas, mengingat aset tersebut tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Kondisi ini menciptakan tekanan struktural bagi emas dalam jangka pendek. Ketika suku bunga tinggi bertahan, investor cenderung beralih ke instrumen berbasis imbal hasil seperti obligasi atau deposito. Selain itu, penguatan dolar AS yang biasanya menyertai kebijakan moneter ketat juga dapat menjadi faktor tambahan yang menekan harga emas di pasar global.

Meski demikian, prospek jangka menengah emas masih dinilai konstruktif oleh sebagian analis. Jika tekanan inflasi mulai mereda dan membuka ruang bagi penurunan suku bunga, emas berpotensi kembali mendapatkan dukungan sebagai aset lindung nilai. Dalam skenario tersebut, permintaan terhadap emas dapat meningkat seiring melemahnya dolar dan turunnya imbal hasil riil.

Dengan demikian, pergerakan emas saat ini berada di persimpangan antara tekanan makro jangka pendek dan potensi pemulihan yang lebih kuat ke depan. Investor dihadapkan pada kondisi pasar yang dinamis, di mana perubahan sentimen dapat terjadi dengan cepat seiring perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global.

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau pergerakan emas, saham Amerika Serikat, serta aset kripto secara real-time, semua dapat diakses melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memungkinkan pengguna untuk memantau dan berinvestasi dalam berbagai instrumen global dalam satu aplikasi yang praktis.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di saham AS maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang terpercaya dan aman. Aplikasi ini telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memberikan perlindungan aset dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io, dan aplikasi Nanovest tersedia di Play Store maupun App Store untuk mendukung aktivitas investasi di tengah dinamika pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta dan Fungsi Lidah Kucing Terasa Kasar

    Fakta dan Fungsi Lidah Kucing Terasa Kasar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kucing dikenal sebagai hewan yang sangat bersih dan sering menjilat tubuhnya. Namun, banyak Pawfriends yang bertanya-tanya mengapa lidah kucing terasa kasar ketika menjilat tangan atau kulit manusia. Tekstur unik ini ternyata bukan tanpa alasan. Fungsi Lidah Kucing memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari kucing, mulai dari menjaga kebersihan tubuh hingga membantu proses makan. Mengapa Lidah […]

  • Permintaan Baja Diprediksi Naik Setelah Lebaran, Banyak Kontraktor Mulai Berburu Stok Material

    Permintaan Baja Diprediksi Naik Setelah Lebaran, Banyak Kontraktor Mulai Berburu Stok Material

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Setiap tahun, periode setelah Hari Raya sering menjadi momentum meningkatnya aktivitas pembangunan di berbagai sektor industri. Banyak proyek konstruksi yang sebelumnya berjalan lebih lambat selama bulan Ramadhan kembali bergerak dengan cepat setelah masa libur Lebaran berakhir. Situasi ini tidak hanya terlihat pada proyek pembangunan skala besar, tetapi juga pada berbagai proyek fasilitas industri seperti gudang […]

  • Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan

    Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Palembang, (3/7) – Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan United Nations Office for Project Services (UNOPS) menunjuk PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai mitra pelaksana Program Kampung Iklim (ProKlim) untuk melakukan melakukan kegiatan field visit di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan gambaran langsung atas implementasi program di tingkat […]

  • Mengenal Hewan Eksotis Ras Kucing Bengal

    Mengenal Hewan Eksotis Ras Kucing Bengal

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kucing Bengal merupakan salah satu ras kucing yang paling menarik perhatian di dunia pecinta kucing. Banyak Pawfriends mengenal Kucing Bengal dari pola bulunya yang khas dengan totol-totol menyerupai macan tutul kecil. Penampilan Kucing Bengal yang eksotis membuat ras ini sering menjadi incaran para pet lovers yang ingin memelihara kucing dengan karakter unik sekaligus elegan. Asal-usul […]

  • Phapros Hadir Temani Mudik Lebaran: “Sahabat Sehat” di Setiap Perjalanan

    Phapros Hadir Temani Mudik Lebaran: “Sahabat Sehat” di Setiap Perjalanan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang paling dinanti masyarakat Indonesia. Jutaan orang berbondong-bondong kembali ke kampung halaman, menempuh perjalanan panjang dengan berbagai moda transportasi—darat, laut, maupun udara. Namun di balik euforia tersebut, perjalanan mudik juga menyimpan tantangan tersendiri, mulai dari kelelahan, mabuk perjalanan, hingga kondisi kesehatan yang menurun akibat durasi perjalanan yang panjang. Melihat kebutuhan […]

  • Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

    Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kulit bayi yang kering dan kasar sering memunculkan pertanyaan yang mirip dari banyak orang tua. Berikut lima yang paling sering, beserta penjelasan singkatnya. 1. Kenapa kulit bayi cepat kering lagi padahal sudah dioleskan pelembap? Karena skin barrier (lapisan pelindung terluar) pada bayi masih berkembang. Bila barrier lemah, kelembapan di permukaan mudah menguap kembali, sehingga kulit […]

expand_less